{"id":3338,"date":"2018-02-18T11:18:12","date_gmt":"2018-02-18T04:18:12","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=3338"},"modified":"2018-02-23T06:20:24","modified_gmt":"2018-02-22T23:20:24","slug":"sd5-tema-8-2-1-sd-3-lingkunan-sahat-kita-perubahan-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd5-tema-8-2-1-sd-3-lingkunan-sahat-kita-perubahan-lingkungan\/","title":{"rendered":"SD5 Tema 8-2 1 sd 3 Lingkunan Sahat Kita &#8211; Perubahan Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/9jyAugYSATI\" width=\"480\" height=\"270\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 5 Tema 8 Lingkunan Sahat Kita - Sub Tema 2 - Perubahan Lingkunan. \u00a0 \u00a0 \u00a0 Tampak gambar A lingkungan yang subur dan satu lagu Gambar B lingkungan tandus. Perhatikan gambar-gambar di atas. 1) Apa komentarmu melihat kedua gambar tersebut? 2) Gambar manakah yang lebih indah dilihat? 3) Dapatkah lingkungan seperti gambar A berubah seperti gambar B? Apa yang menyebabkannya? 4) Dapatkah lingkungan seperti gambar B berubah seperti gambar A? Bagaimana caranya? 5) Sebutkan cara-cara yang biasa kamu lakukan dalam menjaga lingkungan rumah dan sekolahmu! Pembelajaran 1. Perubahan lingkungan terjadi karena faktor alam dan kegiatan manusia. Ada perubahan yang menguntungkan, tetapi ada pula perubahan yang merugikan. Apa sajakah itu? Judul Bacaan : Siklus Air Tanah. Proses siklus air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah dalam bentuk air hujan. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang masuk ke sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Selain masuk ke sungai dan mengalir ke laut, ada juga air yang tergenang membentuk danau. Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air). Gambar : Hutan menjaga ketersediaan air. Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah resapan air terdapat di hutan-hutan. Tumbuhan hutan mampu memperkukuh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi air akan terserap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kukuh dan tidak mudah longsor. Nah, menyimak uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan. Saat ini hutan banyak yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Pepohonan di hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan-kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan. Gambar : Bangunan gedung dan jalan mengurangi resapan air hujan. Pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan. Nah, apa akibatnya jika daerah resapan air semakin berkurang? Apabila daerah resapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan. (Sumber: IPA Salingtemas 5 untuk SD\/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional) Kamu telah membaca teks \u201dSiklus Air Tanah\u201d. Peristiwa apa yang terdapat pada teks? Bagaimana urutannya? Tuliskan dalam diagram alir berikut. \u00a0 Kerjakan tugas berikut bersama kelompokmu. 1. Tulislah proses terjadinya air tanah. 2. Tulislah faktor-faktor yang memengaruhi berkurangnya ketersediaan air tanah. 3. Tulislah kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjamin ketersediaan air tanah. Bacalah hasil diskusimu, lalu serahkan kepada Bapak\/Ibu Guru. \u00a0 Kekeringan dapat terjadi karena beberapa sebab, yaitu faktor alam dan kegiatan manusia. Salah satu penyebabnya karena faktor alam yaitu kondisi tanah dan iklim. Kondisi tanah berbatu akan menyebabkan tanah tidak dapat menyimpan air. Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui lebih jelas. \u00a0 Lakukan kegiatan berikut bersama kelompokmu (4-5 orang). 1. Siapkan air, batu bata, bongkahan-bongkahan batu, dan dua buah wadah, misalnya loyang. 2. Pada satu loyang letakkan batu bata. Pada loyang lain letakkan bongkahan-bongkahan batu. 3. Tuangkan air ke dalam loyang setinggi 5 cm. Diamkan selama lebih kurang 1 jam. 4. Setelah 1 jam, amati tinggi air pada setiap loyang. 5. Apa hasil pengamatanmu? Adakah perbedaan tinggi permukaan air pada kedua loyang? 6. Apa yang terjadi pada air di loyang berisi batu bata? 7. Apa yang terjadi pada loyang berisi bongkahan-bongkahan batu? 8. Apa yang dimaksud air tanah? 9. Apa yang dimaksud air permukaan? 10. Dari percobaan di atas, loyang manakah yang menunjukkan terbentuknya air tanah dan loyang mana menunjukkan terbentuknya air permukaan? \u00a0 Ayo Bercerita! 1. Tulislah hasil pengamatan dan analisis kalian. Kemudian, ceritakan hasil diskusi kelompokmu pada kelompok lain. 2. Dari hasil percobaan tersebut, jelaskan terjadinya air tanah dan air permukaan. \u00a0 Batu bata terbuat dari tanah liat yang dibakar. Tanah liat bersifat menyerap air. Di dalam batu bata terdapat lubang-lubang halus yang dapat dilalui air. Jika sebuah batu bata direndam dalam air, lubang-lubang halus itu akan penuh dengan air hingga jenuh dan tidak ada lagi air yang dapat terserap. Selanjutnya jika batu bata basah ini diletakkan di atas batu bata kering, air dari batu bata basah ini akan terserap oleh batu bata kering di bawahnya. \u00a0 Pembelajaran 2. \u00a0 Perubahan lingkungan juga memengaruhi budaya, termasuk tarian. Tarian daerah berkembang mengikuti perubahan. Namun, perkembangan itu juga masih mengikuti aturan dasar tari, termasuk pola lantai. Apa yang dimaksud pola lantai? Lihatlah peragaan tari daerahmu, baik secara langsung maupun melalui rekaman video. Fokuslah untuk memperhatikan gerak para penari. 1. Bagaimana formasi para penari saat melakukan gerak tari? 2. Bagaimana arah hadap gerak penari selama peragaan tari? 3. Bagaimana bentuk garis imajiner yang dilalui penari selama melakukan gerak tari? Jelaskan hasil pengamatanmu dalam bentuk gambar sederhana, lalu peragakan. Judul Bacaan : Pola Lantai Gerak Tari. Pada saat menari, penari kadang bergerak ke kiri, ke kanan, maju, mundur, atau bergerak membentuk lingkaran. Jika digambarkan, seolah-olah ada satu garis imajiner yang dilalui penari selama menyajikan satu tarian. Garis imajiner juga dapat digambarkan dengan melihat formasi para penari dalam memperagakan tarian. Para penari dapat membentuk formasi garis lurus, lengkung, segitiga, atau lingkaran. Bentuk formasi garis dapat berubah-ubah selama penari menampilkan sebuah tarian. Garis imajiner yang dilalui oleh penari saat melakukan gerak tari disebut pola lantai. Pola lantai merupakan garis imajiner yang dibuat oleh formasi penari kelompok. Secara umum, pola lantai berupa garis lurus atau garis lengkung. Bentuk pola garis lurus dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya horizontal, diagonal, garis lurus ke depan, zig-zag, segitiga, segi empat, dan segi lima. Bentuk pola garis lengkung dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya lingkaran, angka delapan, garis lengkung ke depan, dan garis lengkung ke belakang. Perhatikan gambar-gambar berikut. a) Penari bergerak melalui garis lurus ke depan. b) Penari bergerak melalui garis diagonal. c) Penari bergerak melalui garis horizontal. d) Penari bergerak melalui garis diagonal. e) Penari bergerak melalui garis lurus ke depan. f) Penari bergerak melalui garis lingkaran. a) Formasi penari membentuk pola lantai diagonal. b) Formasi penari membentuk pola lantai segi lima. c) Formasi penari membentuk pola lantai garis lurus ke depan. d) Formasi penari membentuk pola lantai zig-zag. e) Formasi penari membentuk lantai lingkaran. f) Formasi penari membentuk pola lantai diagonal. Tugas Berdasarkan teks \u201cPola Lantai Gerak Tari\u201d pada halaman 61-63, kerjakan tugas berikut. 1. Tuliskan kembali pengertian pola lantai menggunakan bahasamu sendiri. Usahakan agar orang lain memahami dengan mudah saat membaca tulisanmu. Gunakan kosakata baku. 2. Gambarlah pola lantai yang terlihat dari gambar dua tarian pada teks tersebut. \u00a0 \u00a0 Ayo Berlatih ! 1. Lihatlah sebuah video tari kreasi daerah. 2. Perhatikan gerakan dan pola lantai penari dalam menyajikan tarian. 3. Tirukan 5 gerakan dari tarian tersebut. Berlatihlah melakukan gerakan-gerakan tari tersebut hingga dapat meragakan dengan benar. 4. Buatlah pola lantai sesuai dengan gerakan yang dipelajari. Gerak tari daerah satu dengan daerah lain memiliki karakter berbeda-beda. Tari Bali berkarakter lincah dengan rangkaian gerak patah-patah. Sebaliknya, tarian daerah Solo dan Yogyakarta cenderung berkarakter lembut dalam rangkaian gerak yang mengalir seperti aliran air yang tenang. Siklus Air dan Bencana Kekeringan Peristiwa siklus air merupakan peristiwa sehari-hari yang sering tidak disadari oleh manusia. Siklus air menghasilkan air bersih yang berguna untuk kehidupan manusia. Manusia memerlukan air bersih antara lain untuk keperluan rumah tangga, keperluan industri, dan juga pertanian. Siklus air menghasilkan air bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran pada air tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih dan siap digunakan untuk berbagai keperluan. Air hujan yang jatuh, sebagian akan diserap oleh tanah, lalu menjadi air tanah. Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. Air ini biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Untuk mendapatkan air tanah, manusia membuat sumur dengan cara menggali lubang. Air hujan yang tidak terserap oleh tanah, akan terus mengalir menjadi air permukaan. Lalu, air itu menuju tempat yang lebih rendah seperti sungai, danau, dan laut. Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah tetapi diserap oleh permukaan tanah, sehingga mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali. Air ini biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur. Air ini juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi. Pada musim kemarau, air hujan yang turun menjadi berkurang. Air hujan yang turun biasanya langsung diserap oleh tanah menjadi air tanah. Jika air sungai dan danau surut akan menyebabkan berkurangnya penguapan air sebagai pembentuk titik-titik air di awan. Akibat dari semakin sedikitnya awan adalah semakin berkurangnya curah hujan. Oleh karena itu, sumur-sumur penduduk pun menjadi kering. Di saat inilah biasanya terjadi kelangkaan air bersih. Jika kelangkaan air bersih terjadi dalam waktu yang panjang, bencana kekeringan akan terjadi. Mari kita biasakan menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari. (Sumber: Scott Foresman. 2010. Science. Illinois). \u00a0 Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu. 1) Peristiwa apa saja yang terjadi pada teks \u201cSiklus Air dan Bencana Kekeringan\u201d? 2) Bagaimana proses siklus air menghasilkan air yang bersih? Jelaskan! 3) Apa yang dimaksud dengan air tanah? 4) Bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan? 5) Mengapa air permukaan biasanya lebih kotor dibandingkan dengan air tanah? Jelaskan! 6) Apa akibat dari musim kemarau yang panjang? \u00a0 Ayo Berkreasi ! Berdasarkan bacaan \u201cSiklus Air dan Bencana Kekeringan\u201d, buatlah poster tentang dampak siklus air bagi kehidupan. Buatlah semenarik mungkin. Pada Pembelajaran 5 nanti kamu akan mempresentasikan poster yang kamu buat. Poster Air Sumber Kehidupan, Hemat Air Jaga sumber air demi masa depan. \u00a0 Pembelajaran 3. Pada pembelajaran di Subtema 1 kamu telah mengetahui jenis-jenis usaha ekonomi. Ada usaha ekonomi yang memanfaatkan alam, seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan. Berbagai jenis usaha dapat dikelola sendiri atau berkelompok. Apa saja jenis usaha yang dikelola sendiri? Jenis Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri Amatilah kegiatan ekonomi di lingkungan sekitarmu! Bagaimana pengelolaan kegiatan ekonomi tersebut? Jika dicermati, kegiatan ekonomi tersebut ada yang dikelola sendiri. Ada pula kegiatan ekonomi yang dikelola secara berkelompok. Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Usaha ekonomi ini memiliki modal terbatas dan biasanya dikelola secara sederhana. Contoh usaha ekonomi perorangan sebagai berikut. 1) Usaha Pertanian. Sebagian besar usaha pertanian dikelola secara perorangan. Usaha ini memiliki modal terbatas. Lahan yang digarap petani biasanya terbatas, lahan persawahan dan tegalan. Namun, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran. 2)\u00a0 Usaha Perdagangan. Usaha perdagangan secara perorangan biasanya berskala kecil dan sedang. Contoh usaha perdagangan antara lain, pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, warung, dan toko kelontong. 3)\u00a0 Usaha Jasa. Perhatikan usaha jasa perorangan di daerah sekitarmu! Coba sebutkan usaha jasa tersebut! Secara umum, banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan, contohnya usaha salon, fotokopi, bengkel, potong rambut, dan penjualan pulsa. 4)\u00a0 Industri Kecil. Sektor industri yang dikelola perorangan merupakan industri rumahan. Contoh industri rumahan antara lain usaha kerajinan tangan berupa pembuatan keramik, souvenir, tembikar, anyaman, dan mebel. \u00a0 Amatilah lingkungan sekitarmu. Identifikasilah jenis-jenis usaha ekonomi yang dikelola secara perorangan berdasarkan setiap jenisnya. Buatlah laporan dalam bentuk tabel seperti contoh berikut. No. Jenis Usaha, Macam Usaha, Banyaknya, \u00a0 Buatlah kliping mengenai jenis-jenis usaha yang dikelola perorangan. 1) Siapkan buku gambar atau buku tulis tipis. 2) Carilah gambar dari buku, surat kabar, atau majalah lama. 3) Guntinglah gambar dengan rapi, lalu tempelkan pada buku gambar atau buku tulis. 4) Berilah keterangan di bawah setiap gambar: a) Nama jenis usaha,\u00a0 b) Sumber gambar. Usaha masyarakat banyak dipengaruhi oleh kondisi geografis tempat tinggalnya. Sebagai contoh di Bali. Keindahan alam dan keunikan budaya di pulau Bali menjadikan industri pariwisata berkembang pesat. Akibatnya, banyak jenis usaha jasa di Bali. Tahukah kamu keunikan budaya di Bali? Judul Bacaan : Desa Unik di Bali. Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Banyak hal yang membuat Bali menarik untuk dikunjungi wisatawan. Salah satu daya tarik Bali adalah adanya beberapa desa unik. Desa apa sajakah itu? Apa keunikannya? Bacalah penjelasan berikut. Desa Tenganan. Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem di sebelah timur Pulau Bali. Desa Tenganan merupakan salah satu desa tertua di Bali. Masyarakat desa ini masih menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Desa Tenganan merupakan salah satu Desa Bali Aga (desa asli suku Bali). Desa ini terkenal dengan kesederhanaannya. \u00a0 Desa Trunyan. Desa Trunyan terletak di pinggir Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali Utara. Keunikan desa ini adalah tradisi pemakamannya. Pada masyarakat Hindu Bali, jenazah orang meninggal akan dibakar atau yang disebut ngaben. Namun, di Desa Trunyan jenazah orang meninggal hanya diletakkan di atas tanah di dalam gua, bahkan di atas pohon. Tradisi ini mereka sebut dengan istilah mepasah. Desa Penglipuran. Desa Penglipuran terletak di Kabupaten Bangli, lebih kurang 45 km dari Kota Denpasar. Desa ini memiliki struktur bangunan yang teratur dan rapi. Masyarakat Desa Penglipuran tidak pernah melepaskan\u00a0 adat dan budaya yang berlaku turun-temurun. Oleh karena itu, masyarakat Desa Penglipuran banyak melakukan acara adat, seperti pemasangan dan penurunan odalan serta perayaan Galungan, dan hari besar lainnya. \u00a0 Buatlah kelompok diskusi bersama 4-5 orang temanmu. Kemudian, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut. 1) Apa saja keunikan desa-desa pada bacaan \u201cDesa Unik di Bali\u201d? 2) Adakah keunikan dari daerah tempat tinggalmu? Apa sajakah itu? 3) Bagaimana sikapmu atas perbedaan budaya dan adat istiadat daerahmu dengan daerah lain? Tuliskan hasil diskusi kalian, lalu bandingkan dengan hasil diskusi kelompok lain. - Keunikan desa di Bali: - Keunikan daerah tempat tinggalku: - Sikapku atas perbedaan budaya dan adat istiadat daerahku dengan daerah lain: \u00a0\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3291 alignleft\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/Kelas-5-Tema-8-Siswa-Lingkungan-Sahabat-Kita-1.jpg\" alt=\"\" width=\"194\" height=\"267\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SD Kelas 5 <\/strong><strong>Tem<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>a 8 Lingkunan Sahat Kita &#8211;<br \/>\n<\/strong><strong>Sub Tema 2 &#8211; Perubahan Lingkunan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak gambar A lingkungan yang subur dan satu lagu Gambar B lingkungan tandus.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-3.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-3.png\" alt=\"image\" width=\"237\" height=\"318\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan gambar-gambar di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Apa komentarmu melihat kedua gambar tersebut?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Gambar manakah yang lebih indah dilihat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Dapatkah lingkungan seperti gambar A berubah seperti gambar B? Apa yang menyebabkannya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4) Dapatkah lingkungan seperti gambar B berubah seperti gambar A? Bagaimana caranya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5) Sebutkan cara-cara yang biasa kamu lakukan dalam menjaga lingkungan rumah dan sekolahmu!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-4.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-4.png\" alt=\"image\" width=\"504\" height=\"310\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 1.<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perubahan lingkungan terjadi karena faktor alam dan kegiatan manusia. Ada perubahan yang menguntungkan, tetapi ada pula perubahan yang merugikan. Apa sajakah itu?<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Siklus Air Tanah.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses siklus air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah dalam bentuk air hujan. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang masuk ke sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Selain masuk ke sungai dan mengalir ke laut, ada juga air yang tergenang membentuk danau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air).<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps32BE.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"wps32BE.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps32BE.tmp_thumb.png\" alt=\"wps32BE.tmp\" width=\"372\" height=\"249\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gambar : Hutan menjaga ketersediaan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah resapan air terdapat di hutan-hutan. Tumbuhan hutan mampu memperkukuh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi air akan terserap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kukuh dan tidak mudah longsor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, menyimak uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat ini hutan banyak yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Pepohonan di hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan-kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wpsD9B8.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"wpsD9B8.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wpsD9B8.tmp_thumb.png\" alt=\"wpsD9B8.tmp\" width=\"311\" height=\"322\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gambar : Bangunan gedung dan jalan mengurangi resapan air hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, apa akibatnya jika daerah resapan air semakin berkurang? Apabila daerah resapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Sumber: <i>IPA Salingtemas 5 untuk SD\/MI Kelas V<\/i>. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu telah membaca teks \u201dSiklus Air Tanah\u201d. Peristiwa apa yang terdapat pada teks? Bagaimana urutannya? Tuliskan dalam diagram alir berikut.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Kerjakan tugas berikut bersama kelompokmu.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Tulislah proses terjadinya air tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Tulislah faktor-faktor yang memengaruhi berkurangnya ketersediaan air tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Tulislah kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjamin ketersediaan air tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah hasil diskusimu, lalu serahkan kepada Bapak\/Ibu Guru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kekeringan dapat terjadi karena beberapa sebab, yaitu faktor alam dan kegiatan manusia. Salah satu penyebabnya karena faktor alam yaitu kondisi tanah dan iklim. Kondisi tanah berbatu akan menyebabkan tanah tidak dapat menyimpan air. Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui lebih jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Lakukan kegiatan berikut bersama kelompokmu (4-5 orang).<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Siapkan air, batu bata, bongkahan-bongkahan batu, dan dua buah wadah, misalnya loyang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Pada satu loyang letakkan batu bata. Pada loyang lain letakkan bongkahan-bongkahan batu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Tuangkan air ke dalam loyang setinggi 5 cm. Diamkan selama lebih kurang 1 jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Setelah 1 jam, amati tinggi air pada setiap loyang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5. Apa hasil pengamatanmu? Adakah perbedaan tinggi permukaan air pada kedua loyang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">6. Apa yang terjadi pada air di loyang berisi batu bata?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">7. Apa yang terjadi pada loyang berisi bongkahan-bongkahan batu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">8. Apa yang dimaksud air tanah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">9. Apa yang dimaksud air permukaan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">10. Dari percobaan di atas, loyang manakah yang menunjukkan terbentuknya air tanah dan loyang mana menunjukkan terbentuknya air permukaan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Ayo Bercerita!<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Tulislah hasil pengamatan dan analisis kalian. Kemudian, ceritakan hasil diskusi kelompokmu pada kelompok lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Dari hasil percobaan tersebut, jelaskan terjadinya air tanah dan air permukaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Batu bata terbuat dari tanah liat yang dibakar. Tanah liat bersifat menyerap air. Di dalam batu bata terdapat lubang-lubang halus yang dapat dilalui air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika sebuah batu bata direndam dalam air, lubang-lubang halus itu akan penuh dengan air hingga jenuh dan tidak ada lagi air yang dapat terserap. Selanjutnya jika batu bata basah ini diletakkan di atas batu bata kering, air dari batu bata basah ini akan terserap oleh batu bata kering di bawahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-5.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-5.png\" alt=\"image\" width=\"464\" height=\"265\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 2.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perubahan lingkungan juga memengaruhi budaya, termasuk tarian. Tarian daerah berkembang mengikuti perubahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, perkembangan itu juga masih mengikuti aturan dasar tari, termasuk pola lantai. Apa yang dimaksud pola lantai?<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Lihatlah peragaan tari daerahmu, baik secara langsung maupun melalui rekaman video. Fokuslah untuk memperhatikan gerak para penari.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Bagaimana formasi para penari saat melakukan gerak tari?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Bagaimana arah hadap gerak penari selama peragaan tari?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Bagaimana bentuk garis imajiner yang dilalui penari selama melakukan gerak tari?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jelaskan hasil pengamatanmu dalam bentuk gambar sederhana, lalu peragakan.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Pola Lantai Gerak Tari.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada saat menari, penari kadang bergerak ke kiri, ke kanan, maju, mundur, atau bergerak membentuk lingkaran. Jika digambarkan, seolah-olah ada satu garis imajiner yang dilalui penari selama menyajikan satu tarian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Garis imajiner juga dapat digambarkan dengan melihat formasi para penari dalam memperagakan tarian. Para penari dapat membentuk formasi garis lurus, lengkung, segitiga, atau lingkaran. Bentuk formasi garis dapat berubah-ubah selama penari menampilkan sebuah tarian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Garis imajiner yang dilalui oleh penari saat melakukan gerak tari disebut <b>pola lantai<\/b>. Pola lantai merupakan garis imajiner yang dibuat oleh formasi<b> <\/b>penari kelompok. Secara umum, pola lantai berupa garis lurus atau garis lengkung. Bentuk pola garis lurus dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya horizontal, diagonal, garis lurus ke depan, zig-zag, segitiga, segi empat, dan segi lima. Bentuk pola garis lengkung dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya lingkaran, angka delapan, garis lengkung ke depan, dan garis lengkung ke belakang. Perhatikan gambar-gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-6.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-6.png\" alt=\"image\" width=\"618\" height=\"272\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a) Penari bergerak melalui garis lurus ke depan.<br \/>\nb) Penari bergerak melalui garis diagonal.<br \/>\nc) Penari bergerak melalui garis horizontal.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-7.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-7.png\" alt=\"image\" width=\"619\" height=\"319\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">d) Penari bergerak melalui garis diagonal.<br \/>\ne) Penari bergerak melalui garis lurus ke depan.<br \/>\nf) Penari bergerak melalui garis lingkaran. <\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-8.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-8.png\" alt=\"image\" width=\"617\" height=\"670\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a) Formasi penari membentuk pola lantai diagonal.<br \/>\nb) Formasi penari membentuk pola lantai segi lima.<br \/>\nc) Formasi penari membentuk pola lantai garis lurus ke depan.<br \/>\nd) Formasi penari membentuk pola lantai zig-zag.<br \/>\ne) Formasi penari membentuk lantai lingkaran.<br \/>\nf) Formasi penari membentuk pola lantai diagonal. <\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-9.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-9.png\" alt=\"image\" width=\"244\" height=\"209\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-10.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-10.png\" alt=\"image\" width=\"292\" height=\"208\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Tugas<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan teks \u201cPola Lantai Gerak Tari\u201d pada halaman 61-63, kerjakan tugas berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Tuliskan kembali pengertian pola lantai menggunakan bahasamu sendiri. Usahakan agar orang lain memahami dengan mudah saat membaca tulisanmu. Gunakan kosakata baku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Gambarlah pola lantai yang terlihat dari gambar dua tarian pada teks tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><strong><span style=\"color: #000000;\">Ayo Berlatih !<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Lihatlah sebuah video tari kreasi daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Perhatikan gerakan dan pola lantai penari dalam menyajikan tarian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Tirukan 5 gerakan dari tarian tersebut. Berlatihlah melakukan gerakan-gerakan tari tersebut hingga dapat meragakan dengan benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Buatlah pola lantai sesuai dengan gerakan yang dipelajari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gerak tari daerah satu dengan daerah lain memiliki karakter berbeda-beda. Tari Bali berkarakter lincah dengan rangkaian gerak patah-patah. Sebaliknya, tarian daerah Solo dan Yogyakarta cenderung berkarakter lembut dalam rangkaian gerak yang mengalir seperti aliran air yang tenang.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Siklus Air dan Bencana Kekeringan<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peristiwa siklus air merupakan peristiwa sehari-hari yang sering tidak disadari oleh manusia. Siklus air menghasilkan air bersih yang berguna untuk kehidupan manusia. Manusia memerlukan air bersih antara lain untuk keperluan rumah tangga, keperluan industri, dan juga pertanian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Siklus air menghasilkan air bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran pada air tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih dan siap digunakan untuk berbagai keperluan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-11.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-11.png\" alt=\"image\" width=\"244\" height=\"168\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Air hujan yang jatuh, sebagian akan diserap oleh tanah, lalu menjadi air tanah. Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. Air ini biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Untuk mendapatkan air tanah, manusia membuat sumur dengan cara menggali lubang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Air hujan yang tidak terserap oleh tanah, akan terus mengalir menjadi air permukaan. Lalu, air itu menuju tempat yang lebih rendah seperti sungai, danau, dan laut. Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah tetapi diserap oleh permukaan tanah, sehingga mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali. Air ini biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur. Air ini juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada musim kemarau, air hujan yang turun menjadi berkurang. Air hujan yang turun biasanya langsung diserap oleh tanah menjadi air tanah. Jika air sungai dan danau surut akan menyebabkan berkurangnya penguapan air sebagai pembentuk titik-titik air di awan. Akibat dari semakin sedikitnya awan adalah semakin berkurangnya curah hujan. Oleh karena itu, sumur-sumur penduduk pun menjadi kering. Di saat inilah biasanya terjadi kelangkaan air bersih. Jika kelangkaan air bersih terjadi dalam waktu yang panjang, bencana kekeringan akan terjadi. Mari kita biasakan menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Sumber: <i>Scott Foresman. 2010. Science. Illinois<\/i>).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Peristiwa apa saja yang terjadi pada teks \u201cSiklus Air dan Bencana Kekeringan\u201d?<br \/>\n2) Bagaimana proses siklus air menghasilkan air yang bersih? Jelaskan!<br \/>\n3) Apa yang dimaksud dengan air tanah?<br \/>\n4) Bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan?<br \/>\n5) Mengapa air permukaan biasanya lebih kotor dibandingkan dengan air tanah? Jelaskan!<br \/>\n6) Apa akibat dari musim kemarau yang panjang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><strong><span style=\"color: #000000;\">Ayo Berkreasi !<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan bacaan \u201c<b>Siklus Air dan Bencana Kekeringan\u201d<\/b>, buatlah poster tentang dampak siklus air bagi kehidupan. Buatlah semenarik mungkin. Pada Pembelajaran 5 nanti kamu akan mempresentasikan poster yang kamu buat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-12.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-12.png\" alt=\"image\" width=\"304\" height=\"383\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Poster Air Sumber Kehidupan, Hemat Air Jaga sumber air demi masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 3.<\/span><\/h2>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-13.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-13.png\" alt=\"image\" width=\"344\" height=\"237\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada pembelajaran di Subtema 1 kamu telah mengetahui jenis-jenis usaha ekonomi. Ada usaha ekonomi yang memanfaatkan alam, seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berbagai jenis usaha dapat dikelola sendiri atau berkelompok. Apa saja jenis usaha yang dikelola sendiri?<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Jenis Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amatilah kegiatan ekonomi di lingkungan sekitarmu! Bagaimana pengelolaan kegiatan ekonomi tersebut? Jika dicermati, kegiatan ekonomi tersebut ada yang dikelola sendiri. Ada pula kegiatan ekonomi yang dikelola secara berkelompok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Usaha ekonomi ini memiliki modal terbatas dan biasanya dikelola secara sederhana. Contoh usaha ekonomi perorangan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-14.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-14.png\" alt=\"image\" width=\"244\" height=\"186\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">1) Usaha Pertanian.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagian besar usaha pertanian dikelola secara perorangan. Usaha ini memiliki modal terbatas. Lahan yang digarap petani biasanya terbatas, lahan persawahan dan tegalan. Namun, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2)\u00a0 Usaha Perdagangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Usaha perdagangan secara perorangan biasanya berskala kecil dan sedang. Contoh usaha perdagangan antara lain, pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, warung, dan toko kelontong.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps52D6.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"wps52D6.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps52D6.tmp_thumb.png\" alt=\"wps52D6.tmp\" width=\"244\" height=\"224\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3)\u00a0 Usaha Jasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan usaha jasa perorangan di daerah sekitarmu! Coba sebutkan usaha jasa tersebut! Secara umum, banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan, contohnya usaha salon, fotokopi, bengkel, potong rambut, dan penjualan pulsa.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps52D7.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"wps52D7.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps52D7.tmp_thumb.png\" alt=\"wps52D7.tmp\" width=\"414\" height=\"206\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4)\u00a0 Industri Kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sektor industri yang dikelola perorangan merupakan industri rumahan. Contoh industri rumahan antara lain usaha kerajinan tangan berupa pembuatan keramik, <i>souvenir<\/i>, tembikar, anyaman, dan mebel.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-15.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-15.png\" alt=\"image\" width=\"404\" height=\"294\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amatilah lingkungan sekitarmu. Identifikasilah jenis-jenis usaha ekonomi yang dikelola secara perorangan berdasarkan setiap jenisnya. Buatlah laporan dalam bentuk tabel seperti contoh berikut.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"42\"><b><span style=\"color: #000000;\">No.<\/span><\/b><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"120\"><b><span style=\"color: #000000;\">Jenis Usaha,<\/span><\/b><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"305\"><b><span style=\"color: #000000;\">Macam Usaha,<\/span><\/b><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"116\"><b><span style=\"color: #000000;\">Banyaknya,<\/span><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Buatlah kliping mengenai jenis-jenis usaha yang dikelola perorangan.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Siapkan buku gambar atau buku tulis tipis.<br \/>\n2) Carilah gambar dari buku, surat kabar, atau majalah lama.<br \/>\n3) Guntinglah gambar dengan rapi, lalu tempelkan pada buku gambar atau buku tulis.<br \/>\n4) Berilah keterangan di bawah setiap gambar: a) Nama jenis usaha,\u00a0 b) Sumber gambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Usaha masyarakat banyak dipengaruhi oleh kondisi geografis tempat tinggalnya. Sebagai contoh di Bali. Keindahan alam dan keunikan budaya di pulau Bali menjadikan industri pariwisata berkembang pesat. Akibatnya, banyak jenis usaha jasa di Bali. Tahukah kamu keunikan budaya di Bali?<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-16.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-16.png\" alt=\"image\" width=\"526\" height=\"295\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Desa Unik di Bali.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Banyak hal yang membuat Bali menarik untuk dikunjungi wisatawan. Salah satu daya tarik Bali adalah adanya beberapa desa unik. Desa apa sajakah itu? Apa keunikannya? Bacalah penjelasan berikut.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Desa Tenganan.<\/span><\/b><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps6B0A.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"wps6B0A.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps6B0A.tmp_thumb.png\" alt=\"wps6B0A.tmp\" width=\"244\" height=\"189\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem di sebelah timur Pulau Bali. Desa Tenganan merupakan salah satu desa tertua di Bali. Masyarakat desa ini masih menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Desa Tenganan merupakan salah satu Desa Bali Aga (desa asli suku Bali). Desa ini terkenal dengan kesederhanaannya.<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Desa Trunyan.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Desa Trunyan terletak di pinggir Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali Utara. Keunikan desa ini adalah tradisi pemakamannya. Pada masyarakat Hindu Bali, jenazah orang meninggal akan dibakar atau yang disebut <i>ngaben.<\/i> Namun, di Desa Trunyan jenazah orang meninggal hanya diletakkan di atas tanah di dalam gua, bahkan di atas pohon. Tradisi ini mereka sebut dengan istilah <i>mepasah<\/i>.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps6B0B.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"wps6B0B.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps6B0B.tmp_thumb.png\" alt=\"wps6B0B.tmp\" width=\"244\" height=\"189\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Desa Penglipuran.<\/span><\/b><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps6B0C.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"wps6B0C.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps6B0C.tmp_thumb.png\" alt=\"wps6B0C.tmp\" width=\"244\" height=\"189\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Desa Penglipuran terletak di Kabupaten Bangli, lebih kurang 45 km dari Kota Denpasar. Desa ini memiliki struktur bangunan yang teratur dan rapi. Masyarakat Desa Penglipuran tidak pernah melepaskan\u00a0 adat dan budaya yang berlaku turun-temurun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, masyarakat Desa Penglipuran banyak melakukan acara adat, seperti pemasangan dan penurunan odalan serta perayaan Galungan, dan hari besar lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah kelompok diskusi bersama 4-5 orang temanmu. Kemudian, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Apa saja keunikan desa-desa pada bacaan \u201cDesa Unik di Bali\u201d?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Adakah keunikan dari daerah tempat tinggalmu? Apa sajakah itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Bagaimana sikapmu atas perbedaan budaya dan adat istiadat daerahmu dengan daerah lain?<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Tuliskan hasil diskusi kalian, lalu bandingkan dengan hasil diskusi kelompok lain.<br \/>\n&#8211; Keunikan desa di Bali:<br \/>\n&#8211; Keunikan daerah tempat tinggalku:<br \/>\n&#8211; Sikapku atas perbedaan budaya dan adat istiadat daerahku dengan daerah lain:<\/span><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 5 Tema 8 Lingkunan Sahat Kita &#8211; Sub Tema 2 &#8211; Perubahan Lingkunan. &nbsp; &nbsp; \u00a0 \u00a0 \u00a0 Tampak gambar A lingkungan yang subur dan satu lagu Gambar B lingkungan tandus. Perhatikan gambar-gambar di atas. 1) Apa komentarmu melihat kedua gambar tersebut? 2) Gambar manakah yang lebih indah dilihat? 3) Dapatkah lingkungan seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,320],"tags":[348,393,392,326,383],"class_list":["post-3338","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd5","category-sd5-tema-8","tag-bali","tag-desa-bali","tag-perubahan-alam","tag-perubahan-wujud","tag-siklus-air"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3338"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3562,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3338\/revisions\/3562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}