{"id":3307,"date":"2018-02-16T22:31:06","date_gmt":"2018-02-16T15:31:06","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=3307"},"modified":"2018-05-21T21:18:07","modified_gmt":"2018-05-21T14:18:07","slug":"sd5-tema-8-1-4-sd-6-lingkunan-sahat-kita-manusia-dan-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd5-tema-8-1-4-sd-6-lingkunan-sahat-kita-manusia-dan-lingkungan\/","title":{"rendered":"SD5 Tema 8-1-4 sd 6 Lingkungan Sahabat Kita &#8211; Manusia dan Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Jm8SgQswxh0\" width=\"480\" height=\"270\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"\u00a0 \u00a0 \u00a0 SD Kelas 5 Tema 8 Lingkunan Sahabat Kita - Sub Tema 1 - Manusia dan Lingkungan. \u00a0 Pembelajaran 4 sampai dengan 6. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Pembelajaran 4. \u00a0 Dalam Pembelajaran 3 disebutkan bahwa manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam dari lingkungan dalam usaha pertanian. Bagaimana dengan jenis usaha lain? \u00a0 Judul Bacaan : Jenis Usaha Masyarakat Indonesia. \u00a0 Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki usaha yang bergerak di bidang pertanian. Selain pertanian, ada bermacam-macam jenis usaha masyarakat Indonesia. Jenis usaha itu ada yang menghasilkan barang dan ada jenis usaha menghasilkan jasa. Berikut beberapa jenis usaha selain pertanian. \u00a0 1) Perindustrian. \u00a0 Industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, misalnya mesin. Ada industri yang mengolah bahan baku atau mentah menjadi produk olahan. Ada industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi. Ada pula industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi. \u00a0 Ada industri besar dan industri kecil. Industri besar menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah besar. Industri kecil menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah lebih kecil. Contoh industri kecil, antara lain perajin mebel, pembuatan tahu atau tempe, dan perajin keramik. Contoh industri besar antara lain industri baja, industri mobil, dan industri tekstil. \u00a0 \u00a0 2) Perdagangan. \u00a0 Perdagangan adalah semua hal yang berhubungan dengan kegiatan jual beli. Dalam perdagangan ada perpindahan hak milik. Pedagang membeli barang atau jasa dari suatu tempat pada waktu tertentu, kemudian menjualnya ke tempat lain dengan tujuan memperoleh keuntungan. \u00a0 Tanpa adanya perdagangan, setiap orang harus memproduksi sendiri segala kebutuhan hidupnya. Dengan adanya perdagangan, produsen menjual hasil produksinya pada konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan antara lain bahan makanan, pakaian, hewan, barang elektronika, kendaraan bermotor, dan sebagainya. \u00a0 \u00a0 3) Jasa. \u00a0 Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang ditawarkan kepada orang lain (konsumen). Meskipun tidak menghasilkan barang seperti misalnya industri konfeksi menghasilkan pakaian. Usaha jasa memberikan pelayanan kepada konsumen. Contoh pekerjaan yang menjual jasa adalah guru, pengacara, dokter, montir mobil, jasa keuangan, pemandu wisata, dan sebagainya. \u00a0 \u00a0 Buatlah kelompok besar terdiri atas 10-11 siswa. \u00a0 1.Jenis usaha apa yang dilakukan keluargamu atau tetanggamu? Apa manfaatnya? Tulislah hasilnya dalam bentuk tabel berikut. \u00a0 2.Selanjutnya, bersama seluruh temanmu di kelas, hitunglah jumlah jenis usaha yang sudah diidentifikasi. Tulislah hasilnya dalam tabel berikut. \u00a0 Jenis Usaha Banyaknya : - pertanian, - peternakan, - perikanan, - perkebunan, - perdagangan, - industri, - jasa. \u00a0 3.Berdasarkan tabel yang telah kamu isi di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan ini. a.Jenis usaha apa yang paling sedikit? b.Jenis usaha apa yang paling banyak? c.Apa kesimpulan kalian?. \u00a0 Dari kegiatan di atas, kamu mengetahui keragaman sosial di tempat tinggalmu, yaitu keragaman jenis usaha yang dilakukan oleh warga\/masyarakat. Bagaimana sikapmu atas keragaman tersebut? Tulislah dalam tabel berikut. \u00a0 \u00a0 Pembelajaran 5. \u00a0 \u00a0 Lagu Kampungku. Syair dan Lagu\u00a0 oleh AT MAhmud. \u00a0 Kampungku tepi sungai dengan rumah bambu. Kampungku tepi sungai tempat lintas prahu. Disana mulai kembang rasa kasih sayang. Padamu kampungku slalu ku kenang. \u00a0 1.Apa judul lagu itu? 2.Siapa penciptanya? 3.Apa nada dasar yang digunakan? 4.Apa tanda tempo yang digunakan? 5.Apa arti tanda tempo itu? 6.Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah teks lagu itu? \u00a0 Ayo Bernyanyi! \u00a0 1.Berlatihlah menyanyikan lagu \u201cKampungku\u201d. Berlatihlah terus hingga kamu dapat bernyanyi dengan baik. Perhatikan pula pengucapan syair lagu agar jelas dan dipahami oleh pendengar. Kemudian, nyanyikan bersama teman-temanmu. Gunakan alat musik yang ada di sekitarmu untuk mengiringi. \u00a0 2.Nyanyikan lagu \u201cKampungku\u201d dengan nada dasar yang berbeda. Rasakan mana yang lebih nyaman bagimu untuk menyanyikannya. \u00a0 Ada lagu bertangga nada diatonis mayor. Ada pula lagu bertangga nada diatonis minor. Lagu \u201cKampungku\u201d termasuk lagu bertangga nada diatonis mayor. Apa maksudnya? \u00a0 Ayo, bacalah bacaan ini. \u00a0 Tangga Nada Diatonis Mayor. \u00a0 Tangga nada merupakan susunan berjenjang, misalnya do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Dalam seni musik ada jenis tangga nada diatonis. Tangga nada diatonis terdiri atas delapan nada. Tangga nada diatonis dibagi lagi dalam dua jenis tangga nada, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor. \u00a0 \u00a0 Tangga nada diatonis mayor memiliki interval (jarak nada) 1 1 \u00bd 1 1 1 \u00bd. Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis mayor berikut. \u00a0 Ciri-ciri tangga nada diatonis mayor biasanya sebagai berikut. a.Bersifat riang gembira. b.Bersemangat. c.Biasanya diawali dan diakhiri nada do. Namun, tidak menutup kemungkinan diawali dengan nada 5 (sol) atau 3 (mi) dan diakhiri nada 1 (do). \u00a0 Kamu telah membaca teks \u201cTangga Nada Diatonis Mayor\u201d. \u00a0 1.Apa pengertian tangga nada mayor? 2.Apa ciri-ciri lagu bertangga nada mayor? Tulislah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. \u00a0 Lagu \u201cKampungku\u201d menceritakan sebuah kampung di tepi sungai tempat perahu-perahu melintas. Rumah-rumah di kampung itu terbuat dari bambu. Dapatkah kamu membayangkan suasana kampung tersebut? \u00a0 Pada siang hari yang terik, panas matahari akan menguapkan air dari permukaan sungai. Apa akibatnya bagi persediaan air sungai? \u00a0 Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu. \u00a0 1.Dari mana asal persediaan air sungai? \u00a0 2.Siapa saja yang memanfaatkan air sungai? \u00a0 3.Apa saja manfaat air sungai? \u00a0 4.Apakah persediaan air sungai dapat berkurang karena menguap saat terkena panas matahari? Jelaskan jawabanmu. \u00a0 5.Faktor-faktor apa yang dapat memengaruhi persediaan air sungai? \u00a0 Bacalah hasil diskusimu di hadapan kelompok lain dan Bapak\/Ibu Guru. Adakah perbedaan jawaban di antara kelompok-kelompok diskusi di kelasmu? Jika ada, bagaimana kalian menanggapi perbedaan itu? \u00a0 Judul Bacaan : Bunga Paling Berharga. Makale tinggal di sebuah desa yang selalu kekeringan. Hujan jarang turun di desa itu sehingga tidak banyak tetumbuhan. Jangankan bunga-bungaan, semak-semak pun jarang ditemui. Suatu hari, sebelum berakhirnya pelajaran, Bu Mala memberi seluruh siswanya masing-masing sebuah buku tulis. Buku tulis itu halaman-halaman dalamnya berwarna putih dan bersampul merah. Indah sekali. \u201cBuku tulis itu untuk kalian. Kalian boleh menulis apa saja di dalamnya,\u201d kata Bu Mala. \u201cSaya mau menuliskan catatan harian di buku ini,\u201d kata Nola. \u201cSaya mau menggambar wajah setiap orang yang saya temui,\u201d kata Wendi yang hobi menggambar. \u201cSaya mau membuat herbarium,\u201d kata Makale. Bu Mala memandang Makale dengan penuh keheranan mendengar ucapan Makale. \u201cKamu mau membuat herbarium?\u201d tanya Bu Mala kepada Makale. \u201cYa. Seorang pelancong pernah menunjukkan buku herbariumnya kepada saya. Herbarium itu sangat indah,\u201d jawab Makakale. \u201cTetapi, untuk membuat herbarium kamu akan membutuhkan banyak daun. Tahukah kamu?\u201d tanya Bu Mala. Makale menganggukkan kepalanya sambil berkata, \u201cAtau bunga...\u201d \u201cDi mana kamu akan mencarinya?\u201d tanya teman-teman Makale. Makale memandang keluar jendela. Tidak tampak tanaman sama sekali. \u201cSaya akan mendapatkannya,\u201d kata Makale sambil tersenyum. Hari berganti hari. Waktu berlalu dengan cepat. Buku tulis merah milik para siswa Bu Mala telah berisi berbagai cerita, gambar, dan foto. Hanya buku tulis Makale yang masih kosong. Pada suatu hari, sebuah awan hitam berhenti di atas desa tempat tinggal Makale. Tak lama kemudian awan hitam itu mencurahkan hujan yang sangat deras. Benih-benih tumbuhan yang terkubur di dalam tanah tandus desa itu pun tumbuh. Sepetak kebun terbentuk. Bunga-bunga merah kecil memenuhi petak kebun itu. Makale senang. Dipetiknya sekuntum bunga merah. Hanya satu. Kemudian, ditempelkannya bunga itu di dalam buku tulis merahnya. Hari berikutnya, bunga-bunga lainnya telah layu karena terbakar matahari. Di dalam kelas, Makale berseru dengan gembira. \u201cSaya sudah membuat herbarium saya, Bu Mala.\u201d Bu Mala membuka buku tulis merah Makale. Herbarium itu hanya satu halaman. Hanya ada satu bunga di dalamnya. Namun, bunga itu paling berharga di dunia karena hanya mekar sehari dalam setahun. Disadur dari \u201c52 Dongeng di hari Kamis\u201d; Jakarta: BIP. \u00a0 Kamu telah membaca cerita \u201cBunga Paling Berharga\u201d. 1) Tulislah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada cerita. 2) Tuliskan urutan-urutan peristiwa pada cerita. 3) Tulislah kembali cerita tersebut dengan bahasamu sendiri. Tuliskan dengan ejaan yang benar. 4) Bacalah tulisanmu, lalu kumpulkan kepada Bapak\/Ibu Guru. Dari pembelajaran hari ini, kamu telah mendapat pengetahuan baru, melatih keterampilan, dan mengembangkan sikap-sikap baik. Adakah pengetahuan dan keterampilan yang dapat kamu berikan bagi perbaikan lingkungan sekitarmu? \u00a0 Pembelajaran 6. Pada hari Minggu, 11 Desember 2016 digelar acara Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Acara ini biasa digelar setiap tahun. Tujuan digelarnya acara ini adalah supaya anak Indonesia mengenal keragaman lingkungan dan kebudayaannya. Saat ini anak-anak dibanjiri dengan permainan digital melalui alat-alat elektronika. Dengan permainan digital itu anak merasa tidak perlu bermain dengan teman sebayanya. Oleh karena itu, permainan tradisional menjadi jurus ampuh agar anak-anak kembali kepada nilai-nilai kebersamaan. Hal tersebut setidaknya diutarakan Zaini Alif dari Komunitas Hong saat di acara Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia. Zaini Alif mengatakan, \u201cPermainan tradisional itu aset budaya bangsa yang sekarang mulai ditinggalkan, karena munculnya gadget. Kita tidak antipati pada gadget, tapi bagaimana menyeimbangkan gadget dengan permainan tradisional, karena permainan tradisional mengajarkan nilai, etika, dan identitas budaya bangsa.\u201d \u201cBanyak permainan tradisional di Indonesia yang tidak hanya menyajikan keseruan, tapi juga kaya nilai-nilai. Misalnya di Jawa ada permainan dingklik oglak aglik, di Sunda ada perepet jengkol, dan sebagainya. Keragaman itu mengajarkan bagaimana kita toleran atas perbedaan. Jadi perbedaan bukan menjadi sesuatu yang harus diperdebatkan, justru itu bisa menjadi suatu keunggulan,\u201d kata Zaini. Anak-anak zaman sekarang merupakan generasi emas para pemimpin bangsa di era 100 tahun Indonesia. Kita mengharapkan tiga puluh tahun lagi generasi ini adalah generasi yang dapat mengenali keragaman bangsa, bertoleransi, serta menjaga dan melestarikan kebudayaan. Sumber: lifestyle.liputan6.com. Diskusikan tugas-tugas berikut bersama kelompokmu. 1) Tulislah peristiwa pada teks \u201cBelajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak\u201d. 2)\u00a0 Keragaman apa yang disebutkan pada teks? 3.\u00a0 Sikap apa yang dapat saya tiru dari teks? 4. Apa yang sebaiknya kamu lakukan dalam upaya ikut melestarikan permainan tradisional? Presentasikan hasil diskusimu di hadapan kelompok-kelompok lain dan Bapak\/ Ibu Guru. \u00a0 Tahukah Kamu ! Permainan Dhingklik Oglak Aglik dan Permainan Perepet Jengkol. Permainan dhingklik oglak aglik serupa dengan permainan perepet jengkol. Keduanya merupakan permainan tradisional anak. Permainan dhingklik oglak aglik dimainkan di Jawa Tengah dan permainan perepet jengkol dimainkan di Jawa Barat. Permainan ini dilakukan dalam kelompok-kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3-5 anak. Semua anggota berdiri melingkar saling membelakangi dan berpegangan tangan. Kaki kanan atau kaki kiri setiap anggota kelompok lalu saling bertautan. Kemudian, dengan satu kaki yang menapak, mereka bergerak melingkar sambil menyanyikan lagu daerah. Kelompok yang paling lama mempertahankan tautan kaki sambil bergerak akan menjadi pemenang. Berikut lagu yang dinyanyikan di Jawa Tengah. Pasang dhingklik oglak aglik Yen keceklik adang gogik, Yu yu mbakyu mangga dhateng pasar blanja, Leh olehe napa, Jenang Jagung, enthok-enthok jenang jagung, enthok-enthok jenang jagung, enthok-enthok jenang jagung. Berikut lirik lagu yang dinyanyikan di Jawa Barat. Perepet jengkol jajahean Kadempet kohkol jejeretean Eh jaja eh jaja eh jaja eh jaja Sumber: 2.bp.blogspot.com. \u00a0 Tugas 1) Mainkan permainan dhingklik oglak aglik atau perepet jengkol bersama teman-temanmu. a) Apa yang kamu rasakan? b) Nilai-nilai apakah yang terdapat pada permainan dhingklik oglak aglik dan perepet jengkol? 2) Adakah permainan serupa permainan dhingklik oglak aglik atau perepet jengkol di daerahmu? Jika ada, apa nama permainan itu? 3) Mainkan salah satu permainan tradisional daerahmu. Ceritakan pengalamanmu saat memainkan permainan itu bersama teman-temanmu. \u00a0 Keragaman sosial dan budaya di Indonesia ini menjadikan Indonesia kaya. Sepatutnya kita mensyukuri keragaman dan keadaan negara kita. Lagu berikut merupakan ungkapan syukur kita kepada Tuhan. Ayo, menyanyi bersama. Lirik Lagu Syukur - Ciptaan: H. Mutahar. Dari yakinku teguh, Hati ikhlasku penuh, Akan karuniamu, Tanah air pusaka, Indonesia merdeka, Syukur aku sembahkan, KehadiratMu Tuhan. \u00a0 Ayo Bercerita ! 1) Apa judul lagu itu? 2) Siapa penciptanya? 3) Apa nada dasar yang digunakan? 4) Apa tanda tempo yang digunakan? 5) Apa arti tanda tempo itu? 6) Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah syair lagu itu? \u00a0 Ayo Bernyanyi. 1. Berlatihlah menyanyikan lagu \u201cSyukur\u201d. Berlatihlah terus berulang-ulang hingga kamu dapat bernyanyi dengan baik. Resapi isi syair lagu. Nyanyikan dengan penuh perasaan ungkapan syukur. Perhatikan pengucapan syair lagu agar jelas dan dipahami pendengar. 2. Ceritakan isi syair lagu \u201cSyukur\u201d. 3. Nyanyikan lagu \u201cSyukur\u201d dengan nada dasar yang berbeda. Rasakan mana yang lebih nyaman bagimu untuk menyanyikannya. Pada Pembelajaran 5 kamu telah mengetahui lagu \u201cKampungku\u201d yang bertangga nada diatonis mayor. Sebaliknya, lagu \u201cSyukur\u201d termasuk jenis lagu bertangga nada diatonis minor. Apa maksudnya? \u00a0 Tangga Nada Diatonis Minor. Tangga nada diatonis minor memiliki interval (jarak nada) 1 \u00bd 1 1 1 \u00bd 1 1. Tangga nada diatonis minor ada bermacam-macam, salah satunya tangga nada diatonis minor harmonis. Tangga nada diatonis minor harmonis adalah tangga nada diatonis minor dengan nada ketujuh dinaikkan setengah. Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis minor harmonis berikut. Ciri-ciri tangga nada diatonis minor sebagai berikut. 1) Lagu bersifat sedih. 2) Lagu kurang bersemangat. 3) Melodi lagu diawali dan diakhiri nada 6 (la). Namun tidak menutup kemungkinan diawali nada 3 (mi) dan diakhiri nada 6 (la). Secara umum lagu bertangga nada diatonis minor bersifat sedih dan kurang bersemangat. Namun, ada pula lagu bertangga nada minor yang gembira dan bersemangat, misalnya lagu \u201cAyam Den Lapeh\u201d dan \u201cBungong Jeumpa\u201d. Kedua lagu tersebut akan kamu pelajari pada Tema 9. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3291 alignleft\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/Kelas-5-Tema-8-Siswa-Lingkungan-Sahabat-Kita-1.jpg\" alt=\"\" width=\"194\" height=\"267\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SD Kelas 5 <\/strong><strong>Tem<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>a 8 Lingkunan Sahabat Kita &#8211;<br \/>\n<\/strong><strong>Sub Tema 1 &#8211; Manusia dan Lingkungan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 4 sampai dengan 6.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 4.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam Pembelajaran 3 disebutkan bahwa manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam dari lingkungan dalam usaha pertanian. Bagaimana dengan jenis usaha lain?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Jenis Usaha Masyarakat Indonesia.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki usaha yang bergerak di bidang pertanian. Selain pertanian, ada bermacam-macam jenis usaha masyarakat Indonesia. Jenis usaha itu ada yang menghasilkan barang dan ada jenis usaha menghasilkan jasa. Berikut beberapa jenis usaha selain pertanian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">1) Perindustrian.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, misalnya mesin. Ada industri yang mengolah bahan baku atau mentah menjadi produk olahan. Ada industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi. Ada pula industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada industri besar dan industri kecil. Industri besar menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah besar. Industri kecil menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah lebih kecil. Contoh industri kecil, antara lain perajin mebel, pembuatan tahu atau tempe, dan perajin keramik. Contoh industri besar antara lain industri baja, industri mobil, dan industri tekstil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">2) Perdagangan.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perdagangan adalah semua hal yang berhubungan dengan kegiatan jual beli. Dalam perdagangan ada perpindahan hak milik. Pedagang membeli barang atau jasa dari suatu tempat pada waktu tertentu, kemudian menjualnya ke tempat lain dengan tujuan memperoleh keuntungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tanpa adanya perdagangan, setiap orang harus memproduksi sendiri segala kebutuhan hidupnya. Dengan adanya perdagangan, produsen menjual hasil produksinya pada konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan antara lain bahan makanan, pakaian, hewan, barang elektronika, kendaraan bermotor, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">3) Jasa.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang ditawarkan kepada orang lain (konsumen). Meskipun tidak menghasilkan barang seperti misalnya industri konfeksi menghasilkan pakaian. Usaha jasa memberikan pelayanan kepada konsumen. Contoh pekerjaan yang menjual jasa adalah guru, pengacara, dokter, montir mobil, jasa keuangan, pemandu wisata, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah kelompok besar terdiri atas 10-11 siswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Jenis usaha apa yang dilakukan keluargamu atau tetanggamu? Apa manfaatnya? Tulislah hasilnya dalam bentuk tabel berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2.Selanjutnya, bersama seluruh temanmu di kelas, hitunglah jumlah jenis usaha yang sudah diidentifikasi. Tulislah hasilnya dalam tabel berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis Usaha Banyaknya :<br \/>\n&#8211; pertanian,<br \/>\n&#8211; peternakan,<br \/>\n&#8211; perikanan,<br \/>\n&#8211; perkebunan,<br \/>\n&#8211; perdagangan,<br \/>\n&#8211; industri,<br \/>\n&#8211; jasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3.Berdasarkan tabel yang telah kamu isi di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan ini.<br \/>\na.Jenis usaha apa yang paling sedikit?<br \/>\nb.Jenis usaha apa yang paling banyak?<br \/>\nc.Apa kesimpulan kalian?.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari kegiatan di atas, kamu mengetahui keragaman sosial di tempat tinggalmu, yaitu keragaman jenis usaha yang dilakukan oleh warga\/masyarakat. Bagaimana sikapmu atas keragaman tersebut? Tulislah dalam tabel berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 5.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3310\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lagu-kampungku.jpg\" alt=\"\" width=\"1183\" height=\"948\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lagu-kampungku.jpg 1183w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lagu-kampungku-300x240.jpg 300w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lagu-kampungku-768x615.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lagu-kampungku-1024x821.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1183px) 100vw, 1183px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lagu Kampungku. Syair dan Lagu\u00a0 oleh AT MAhmud.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kampungku tepi sungai dengan rumah bambu.<br \/>\nKampungku tepi sungai tempat lintas prahu.<br \/>\nDisana mulai kembang rasa kasih sayang.<br \/>\nPadamu kampungku slalu ku kenang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Apa judul lagu itu?<br \/>\n2.Siapa penciptanya?<br \/>\n3.Apa nada dasar yang digunakan?<br \/>\n4.Apa tanda tempo yang digunakan?<br \/>\n5.Apa arti tanda tempo itu?<br \/>\n6.Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah teks lagu itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Bernyanyi!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Berlatihlah menyanyikan lagu \u201cKampungku\u201d. Berlatihlah terus hingga kamu dapat bernyanyi dengan baik. Perhatikan pula pengucapan syair lagu agar jelas dan dipahami oleh pendengar. Kemudian, nyanyikan bersama teman-temanmu. Gunakan alat musik yang ada di sekitarmu untuk mengiringi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2.Nyanyikan lagu \u201cKampungku\u201d dengan nada dasar yang berbeda. Rasakan mana yang lebih nyaman bagimu untuk menyanyikannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada lagu bertangga nada diatonis mayor. Ada pula lagu bertangga nada diatonis minor. Lagu \u201cKampungku\u201d termasuk lagu bertangga nada diatonis mayor. Apa maksudnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo, bacalah bacaan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tangga Nada Diatonis Mayor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tangga nada merupakan susunan berjenjang, misalnya do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Dalam seni musik ada jenis tangga nada diatonis. Tangga nada diatonis terdiri atas delapan nada. Tangga nada diatonis dibagi lagi dalam dua jenis tangga nada, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3312\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/diatonis-mayor.jpg\" alt=\"\" width=\"705\" height=\"359\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/diatonis-mayor.jpg 705w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/diatonis-mayor-300x153.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 705px) 100vw, 705px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tangga nada diatonis mayor memiliki interval (jarak nada) 1 1 \u00bd 1 1 1 \u00bd. Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis mayor berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri tangga nada diatonis mayor biasanya sebagai berikut.<br \/>\na.Bersifat riang gembira.<br \/>\nb.Bersemangat.<br \/>\nc.Biasanya diawali dan diakhiri nada do. Namun, tidak menutup kemungkinan diawali dengan nada 5 (sol) atau 3 (mi) dan diakhiri nada 1 (do).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu telah membaca teks \u201cTangga Nada Diatonis Mayor\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Apa pengertian tangga nada mayor?<br \/>\n2.Apa ciri-ciri lagu bertangga nada mayor?<br \/>\nTulislah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lagu \u201cKampungku\u201d menceritakan sebuah kampung di tepi sungai tempat perahu-perahu melintas. Rumah-rumah di kampung itu terbuat dari bambu. Dapatkah kamu membayangkan suasana kampung tersebut?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada siang hari yang terik, panas matahari akan menguapkan air dari permukaan sungai. Apa akibatnya bagi persediaan air sungai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Dari mana asal persediaan air sungai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2.Siapa saja yang memanfaatkan air sungai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3.Apa saja manfaat air sungai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4.Apakah persediaan air sungai dapat berkurang karena menguap saat terkena panas matahari? Jelaskan jawabanmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5.Faktor-faktor apa yang dapat memengaruhi persediaan air sungai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah hasil diskusimu di hadapan kelompok lain dan Bapak\/Ibu Guru. Adakah perbedaan jawaban di antara kelompok-kelompok diskusi di kelasmu? Jika ada, bagaimana kalian menanggapi perbedaan itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Bunga Paling Berharga.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Makale tinggal di sebuah desa yang selalu kekeringan. Hujan jarang turun di desa itu sehingga tidak banyak tetumbuhan. Jangankan bunga-bungaan, semak-semak pun jarang ditemui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Suatu hari, sebelum berakhirnya pelajaran, Bu Mala memberi seluruh siswanya masing-masing sebuah buku tulis. Buku tulis itu halaman-halaman dalamnya berwarna putih dan bersampul merah. Indah sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cBuku tulis itu untuk kalian. Kalian boleh menulis apa saja di dalamnya,\u201d kata Bu Mala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cSaya mau menuliskan catatan harian di buku ini,\u201d kata Nola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cSaya mau menggambar wajah setiap orang yang saya temui,\u201d kata Wendi yang hobi menggambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cSaya mau membuat herbarium,\u201d kata Makale.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bu Mala memandang Makale dengan penuh keheranan mendengar ucapan Makale.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cKamu mau membuat herbarium?\u201d tanya Bu Mala kepada Makale.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cYa. Seorang pelancong pernah menunjukkan buku herbariumnya kepada saya. Herbarium itu sangat indah,\u201d jawab Makakale.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cTetapi, untuk membuat herbarium kamu akan membutuhkan banyak daun. Tahukah kamu?\u201d tanya Bu Mala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Makale menganggukkan kepalanya sambil berkata, \u201cAtau bunga&#8230;\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cDi mana kamu akan mencarinya?\u201d tanya teman-teman Makale.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Makale memandang keluar jendela. Tidak tampak tanaman sama sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cSaya akan mendapatkannya,\u201d kata Makale sambil tersenyum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hari berganti hari. Waktu berlalu dengan cepat. Buku tulis merah milik para siswa Bu Mala telah berisi berbagai cerita, gambar, dan foto. Hanya buku tulis Makale yang masih kosong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada suatu hari, sebuah awan hitam berhenti di atas desa tempat tinggal Makale. Tak lama kemudian awan hitam itu mencurahkan hujan yang sangat deras. Benih-benih tumbuhan yang terkubur di dalam tanah tandus desa itu pun tumbuh. Sepetak kebun terbentuk. Bunga-bunga merah kecil memenuhi petak kebun itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Makale senang. Dipetiknya sekuntum bunga merah. Hanya satu. Kemudian, ditempelkannya bunga itu di dalam buku tulis merahnya. Hari berikutnya, bunga-bunga lainnya telah layu karena terbakar matahari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di dalam kelas, Makale berseru dengan gembira.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cSaya sudah membuat herbarium saya, Bu Mala.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bu Mala membuka buku tulis merah Makale. Herbarium itu hanya satu halaman. Hanya ada satu bunga di dalamnya. Namun, bunga itu paling berharga di dunia karena hanya mekar sehari dalam setahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: xx-small;\"><span style=\"font-size: xx-small;\"><span style=\"font-size: small;\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Disadur dari \u201c52 Dongeng di hari Kamis\u201d; Jakarta: BIP<\/i>.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu telah membaca cerita \u201cBunga Paling Berharga\u201d.<br \/>\n1) Tulislah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada cerita.<br \/>\n2) Tuliskan urutan-urutan peristiwa pada cerita.<br \/>\n3) Tulislah kembali cerita tersebut dengan bahasamu sendiri. Tuliskan dengan ejaan yang benar.<br \/>\n4) Bacalah tulisanmu, lalu kumpulkan kepada Bapak\/Ibu Guru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari pembelajaran hari ini, kamu telah mendapat pengetahuan baru, melatih keterampilan, dan mengembangkan sikap-sikap baik. Adakah pengetahuan dan keterampilan yang dapat kamu berikan bagi perbaikan lingkungan sekitarmu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 6.<\/span><\/h3>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wpsF0F7.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"wpsF0F7.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wpsF0F7.tmp_thumb.png\" alt=\"wpsF0F7.tmp\" width=\"351\" height=\"228\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada hari Minggu, 11 Desember 2016 digelar acara Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Acara ini biasa digelar setiap tahun. Tujuan digelarnya acara ini adalah supaya anak Indonesia mengenal keragaman lingkungan dan kebudayaannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat ini anak-anak dibanjiri dengan permainan digital melalui alat-alat elektronika. Dengan permainan digital itu anak merasa tidak perlu bermain dengan teman sebayanya. Oleh karena itu, permainan tradisional menjadi jurus ampuh agar anak-anak kembali kepada nilai-nilai kebersamaan. Hal tersebut setidaknya diutarakan Zaini Alif dari Komunitas Hong saat di acara Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zaini Alif mengatakan, \u201cPermainan tradisional itu aset budaya bangsa yang sekarang mulai ditinggalkan, karena munculnya <i>gadget<\/i>. Kita tidak antipati <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">pada <i>gadget<\/i>, tapi bagaimana menyeimbangkan <i>gadget<\/i> dengan permainan tradisional, karena permainan tradisional mengajarkan nilai, etika, dan identitas budaya bangsa.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cBanyak permainan tradisional di Indonesia yang tidak hanya menyajikan keseruan, tapi juga kaya nilai-nilai. Misalnya di Jawa ada permainan <i>dingklik<\/i> <i>oglak aglik<\/i>, di Sunda ada<i> perepet jengkol<\/i>, dan sebagainya. Keragaman itu<i> <\/i>mengajarkan bagaimana kita toleran atas perbedaan. Jadi perbedaan bukan menjadi sesuatu yang harus diperdebatkan, justru itu bisa menjadi suatu keunggulan,\u201d kata Zaini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anak-anak zaman sekarang merupakan generasi emas para pemimpin bangsa di era 100 tahun Indonesia. Kita mengharapkan tiga puluh tahun lagi generasi ini adalah generasi yang dapat mengenali keragaman bangsa, bertoleransi, serta menjaga dan melestarikan kebudayaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber: lifestyle.liputan6.com.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wpsC18F.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"wpsC18F.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wpsC18F.tmp_thumb.png\" alt=\"wpsC18F.tmp\" width=\"240\" height=\"77\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Diskusikan tugas-tugas berikut bersama kelompokmu.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Tulislah peristiwa pada teks \u201cBelajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2)\u00a0 Keragaman apa yang disebutkan pada teks?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3.\u00a0 Sikap apa yang dapat saya tiru dari teks?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Apa yang sebaiknya kamu lakukan dalam upaya ikut melestarikan permainan tradisional?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Presentasikan hasil diskusimu di hadapan kelompok-kelompok lain dan Bapak\/ Ibu Guru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Tahukah Kamu !<\/span><\/b><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Permainan <i>Dhingklik Oglak Aglik dan Permainan <i>Perepet Jengkol.<\/i><\/i><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Permainan <i>dhingklik oglak aglik<\/i> serupa dengan permainan <i>perepet<\/i> <i>jengkol<\/i>. Keduanya merupakan permainan<i> <\/i>tradisional anak. Permainan <i>dhingklik<\/i> <i>oglak aglik <\/i>dimainkan di Jawa Tengah dan<i> <\/i>permainan <i>perepet jengkol<\/i> dimainkan di Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb.png\" alt=\"image\" width=\"225\" height=\"244\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Permainan ini dilakukan dalam kelompok-kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3-5 anak. Semua anggota berdiri melingkar saling membelakangi dan berpegangan tangan. Kaki kanan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">atau kaki kiri setiap anggota kelompok lalu saling bertautan. Kemudian, dengan satu kaki yang menapak, mereka bergerak melingkar sambil menyanyikan lagu daerah. Kelompok yang paling lama mempertahankan tautan kaki sambil bergerak akan menjadi pemenang. Berikut lagu yang dinyanyikan di Jawa Tengah.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"color: #000000;\">Pasang dhingklik oglak aglik<br \/>\n<\/span><i><span style=\"color: #000000;\">Yen keceklik adang gogik,<br \/>\n<\/span><i><span style=\"color: #000000;\">Yu yu mbakyu mangga dhateng pasar blanja,<br \/>\n<\/span><i><span style=\"color: #000000;\">Leh olehe napa,<br \/>\n<\/span><i><span style=\"color: #000000;\">Jenang Jagung, enthok-enthok jenang jagung,<br \/>\n<\/span><i><span style=\"color: #000000;\">enthok-enthok jenang jagung,<br \/>\n<i>enthok-enthok jenang jagung.<\/i><\/span><\/i><\/i><\/i><\/i><\/i><\/i><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut lirik lagu yang dinyanyikan di Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"color: #000000;\">Perepet jengkol jajahean<br \/>\n<\/span><i><span style=\"color: #000000;\">Kadempet kohkol jejeretean<br \/>\n<i>Eh jaja eh jaja eh jaja eh jaja<\/i><\/span><\/i><\/i><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber: 2.bp.blogspot.com.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Tugas<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Mainkan permainan <i>dhingklik oglak aglik<\/i> atau <i>perepet jengkol<\/i> bersama teman-temanmu.<br \/>\na) Apa yang kamu rasakan?<br \/>\nb) Nilai-nilai apakah yang terdapat pada permainan <i>dhingklik oglak aglik<\/i> dan <i>perepet jengkol<\/i>?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Adakah permainan serupa permainan <i>dhingklik oglak aglik<\/i> atau <i>perepet<\/i> <i>jengkol <\/i>di daerahmu? Jika ada, apa nama permainan itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Mainkan salah satu permainan tradisional daerahmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ceritakan pengalamanmu saat memainkan permainan itu bersama teman-temanmu.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-1.png\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-1.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-1.png\" alt=\"image\" width=\"150\" height=\"244\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Keragaman sosial dan budaya di Indonesia ini menjadikan Indonesia kaya. Sepatutnya kita mensyukuri keragaman dan keadaan negara kita. Lagu berikut merupakan ungkapan syukur kita kepada Tuhan. Ayo, menyanyi bersama.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps1FB8.tmp_.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"wps1FB8.tmp\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/wps1FB8.tmp_thumb.png\" alt=\"wps1FB8.tmp\" width=\"479\" height=\"376\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lirik Lagu Syukur &#8211; Ciptaan: H. Mutahar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari yakinku teguh,<br \/>\nHati ikhlasku penuh,<br \/>\nAkan karuniamu,<br \/>\nTanah air pusaka,<br \/>\nIndonesia merdeka,<br \/>\nSyukur aku sembahkan,<br \/>\nKehadiratMu Tuhan.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Ayo Bercerita !<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Apa judul lagu itu?<br \/>\n2) Siapa penciptanya?<br \/>\n3) Apa nada dasar yang digunakan?<br \/>\n4) Apa tanda tempo yang digunakan?<br \/>\n5) Apa arti tanda tempo itu?<br \/>\n6) Bacalah syair lagu tersebut. Bercerita tentang apakah syair lagu itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Ayo Bernyanyi.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Berlatihlah menyanyikan lagu \u201cSyukur\u201d. Berlatihlah terus berulang-ulang hingga kamu dapat bernyanyi dengan baik. Resapi isi syair lagu. Nyanyikan dengan penuh perasaan ungkapan syukur. Perhatikan pengucapan syair lagu agar jelas dan dipahami pendengar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Ceritakan isi syair lagu \u201cSyukur\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Nyanyikan lagu \u201cSyukur\u201d dengan nada dasar yang berbeda. Rasakan mana yang lebih nyaman bagimu untuk menyanyikannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada Pembelajaran 5 kamu telah mengetahui lagu \u201cKampungku\u201d yang bertangga nada diatonis mayor. Sebaliknya, lagu \u201cSyukur\u201d termasuk jenis lagu bertangga nada diatonis minor. Apa maksudnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><strong><span style=\"color: #000000;\">Tangga Nada Diatonis Minor.<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tangga nada diatonis minor memiliki interval (jarak nada) 1 \u00bd 1 1 1 \u00bd 1 1. Tangga nada diatonis minor ada bermacam-macam, salah satunya tangga nada diatonis minor harmonis. Tangga nada diatonis minor harmonis adalah tangga nada diatonis minor dengan nada ketujuh dinaikkan setengah. Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis minor harmonis berikut.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image-2.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/image_thumb-2.png\" alt=\"image\" width=\"516\" height=\"206\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri tangga nada diatonis minor sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Lagu bersifat sedih.<br \/>\n2) Lagu kurang bersemangat.<br \/>\n3) Melodi lagu diawali dan diakhiri nada 6 (la). Namun tidak menutup kemungkinan diawali nada 3 (mi) dan diakhiri nada 6 (la).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum lagu bertangga nada diatonis minor bersifat sedih dan kurang bersemangat. Namun, ada pula lagu bertangga nada minor yang gembira dan bersemangat, misalnya lagu \u201cAyam Den Lapeh\u201d dan \u201cBungong Jeumpa\u201d. Kedua lagu tersebut akan kamu pelajari pada Tema 9.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 \u00a0 &nbsp; \u00a0 SD Kelas 5 Tema 8 Lingkunan Sahabat Kita &#8211; Sub Tema 1 &#8211; Manusia dan Lingkungan. \u00a0 Pembelajaran 4 sampai dengan 6. \u00a0 &nbsp; \u00a0 &nbsp; \u00a0 &nbsp; \u00a0 Pembelajaran 4. \u00a0 Dalam Pembelajaran 3 disebutkan bahwa manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam dari lingkungan dalam usaha pertanian. Bagaimana dengan jenis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,320],"tags":[391,253,390,389,387,388],"class_list":["post-3307","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd5","category-sd5-tema-8","tag-herbarium","tag-jasa","tag-perdagangan","tag-perikanan","tag-perindustrian","tag-peternakan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3307"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4249,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3307\/revisions\/4249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}