{"id":3267,"date":"2018-02-08T21:49:11","date_gmt":"2018-02-08T14:49:11","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=3267"},"modified":"2018-02-23T06:33:23","modified_gmt":"2018-02-22T23:33:23","slug":"sd5-tema-7-3-3-peristiwa-kehidupan-peristiwa-mengisi-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd5-tema-7-3-3-peristiwa-kehidupan-peristiwa-mengisi-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"SD5 Tema 7-3-3 Peristiwa Kehidupan &#8211; Peristiwa Mengisi Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/R7AVqfmjRxA\" width=\"480\" height=\"270\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 5\u00a0Tema 7 Peristiwa Kehidupan - Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan. Pembelajaran 3. Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila merupakan cara positif dalam mengisi kemerdekaan. Nilai-nilai dalam Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur yang telah berkembang di masyarakat sejak zaman dulu. Oleh karena itulah, Pancasila menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia dan menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku bagi setiap warga negara Indonesia. Bagaimanakah sejarah lahirnya Pancasila? Bacalah bacaan berikut dengan saksama! Judul Bacaan : Peristiwa Lahirnya Pancasila. Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu panca dan sila. Panca artinya lima, dan sila artinya dasar. Jadi, Pancasila berarti lima dasar atau lima asas. Istilah pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit, yaitu terdapat pada kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca dan kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Dalam kitab Sutasoma, pancasila berarti berbatu sendi yang lima atau pelaksanaan kesusilaan yang lima. Lahirnya Pancasila sebagai dasar negara terjadi pada saat Sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang pertama. Berikut usulan-usulan dasar negara yang disampaikan oleh tiga tokoh bangsa. 29 Mei 1945. Pada tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin mengusulkan lima dasar negara, yaitu: 1) peri kebangsaan, 2) peri kemanusiaan, 3) peri ketuhanan, 4) peri kerakyatan, dan 5) kesejahteraan rakyat. 31 Mei 1945. Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Soepomo dalam pidato singkatnya mengusulkan lima asas: 1) persatuan 2) kekeluargaan 3) keseimbangangan lahir batin 4) musyawarah 5) keadilan rakyat. 1 Juni 1945. Pada hari terakhir Sidang BPUKPI tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno berpidato tanpa teks tentang calon rumusan dasar negara Republik Indonesia, yaitu: 1) internasionalisme, 2) peri kemanusiaan, 3) mufakat atau demokrasi, 4) kesejahteraan sosial, dan 5) Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian, untuk memberikan nama pada kelima dasar tersebut, diusulkan istilah \u201cPancasila\u201d. Tanggal 1 Juni 1945 dianggap sebagai hari lahirnya Pancasila sebagai dasar negara. Pada tanggal 18 Agustus 1945, disahkan Undang-Undang Dasar 1945 pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), termasuk Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Di dalam Pembukaan Undang- Undang Dasar 1945, termuat isi rumusan Prinsip Dasar Negara yang disebut Pancasila, tepatnya pada alinea IV yang berbunyi sebagai berikut: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa 2) Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 3) Persatuan Indonesia 4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan 5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Bacalah dengan saksama bacaan yang berjudul \u201cPeristiwa Lahirnya Pancasila\u201d. Setelah itu, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut. 1.Siapa sajakah tokoh yang mengusulkan calon rumusan dasar negara Indonesia? 2.Sejak kapan istilah Pancasila dikenal? Uraikan secara singkat! 3.Dari bahasa apakah istilah pancasila? Apakah artinya? 4.Apa yang dibahas dalam Sidang Pertama BPUPKI? 5.Apakah isi pidato Ir. Soekarno pada Sidang Pertama BPUPKI? 6.Kapan dan pada peristiwa apakah rumusan Pancasila disahkan? Berdasarkan jawabanmu tersebut, buatlah cerita lahirnya Pancasila. Bacakan hasilnya di depan guru dan teman-temanmu! Sekarang, kamu telah memahami sejarah lahirnya Pancasila. Lalu, apa makna Pancasila bagi kehidupan bangsa Indonesia yang sangat beragam ini? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama. Judul Bacaan : Peran Pancasila dalam Menjaga Keberagaman Bangsa. Pancasila sebagai dasar negara merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Maka, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus dipahami dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia. Apalagi pada dewasa ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat dan membawa banyak perubahan. Perubahan-perubahan tersebut akan bisa memengaruhi sikap dan perilaku seseorang. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, kita memiliki dasar yang kuat sehingga akan bisa menentukan sikap dan perilaku dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Dengan demikian, kita tidak akan kehilangan kepribadian sebagai bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia yang terdiri atas berbagai suku bangsa yang hidup dalam lingkup budayanya masing-masing. Budaya yang beraneka ragam ini menunjukkan kekayaan budaya bangsa Indonesia. Dunia makin maju dan berkembang dengan ditandai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Untuk itu, diperlukan sikap yang bijaksana dan sikap yang mau dan bersedia membuka diri dan tetap waspada menerima perkembangan dunia. Hal tersebut berarti, kita berani menerima pengaruh globalisasi dan perkembangan iptek tanpa harus kehilangan kepribadian sebagai bangsa Indonesia. Bagi bangsa Indonesia, Pancasila merupakan ukuran dan pedoman nilai dan norma untuk menyikapi pengaruh dan perkembangan iptek. Pancasila merupakan pandangan hidup yang telah menyatu di dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut! Nilai-nilai Pancasila sesungguhnya telah ada dalam kehidupan bangsa Indonesia yang beragam. Sebuah nilai yang menunjukkan adanya perilaku dan sikap kerukunan serta kerja sama dalam masyarakat yang beragam, yaitu hidup gotong royong. Dalam kehidupan masyarakat, kita sering menghadapi masalah yang menyangkut kepentingan bersama. Perhatikanlah gambar di halaman sebelumnya yang menunjukkan sikap kegiatan gotong royong. Kegiatan untuk membantu anggota masyarakat yang lain secara bersama-sama dan sukarela disebut bergotong royong. Kegiatan ini dilakukan atas kesadaran bahwa dalam hal tertentu, permasalahan yang dihadapi salah satu anggota masyarakat dapat dibantu dengan sukarela dan bersama-sama. Kegiatan ini menunjukkan nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan secara sadar oleh masyarakat Indonesia untuk kepentingan bersama. Dengan menggunakan gambar di atas sebagai bantuan dan informasi lain berbagai sumber, diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. 1) Apa saja manfaat gotong royong? 2) Bagaimana ciri masyarakat Indonesia ditunjukkan melalui kebiasaan gotong royong tersebut? 3) Nilai-nilai Pancasila apa sajakah yang nyata dalam gotong royong tersebut? 4) Berikanlah paling sedikit tiga contoh yang menunjukkan peran Pancasila dalam membina keutuhan bangsa Indonesia yang memiliki keragaman budaya. Kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam menuntut warganya untuk mengembangkan cara untuk menjaga keutuhan dan kerukunan warganya dengan melakukan musyawarah. Bacalah kisah berikut ini dengan saksama, lalu jawablah pertanyaan tentang kisah tersebut. Judul Bacaan : Musyawarah Mufakat untuk\u00a0Mengatasi Masalah dalam Keberagaman. Desa Sukamaju mendapat dana bantuan dari pemerintah untuk perbaikan ekonomi masyarakat. Kepala Desa mengadakan rapat untuk menentukan jenis bantuan yang akan diberikan kepada warga yang tidak mampu. Pak Doni dan Pak Badu bersikeras agar semua bantuan diwujudkan dalam bentuk binatang ternak, yaitu kambing dan sapi. Pak Ali mengusulkan agar bantuan yang diberikan\u00a0 disesuaikan dengan kemampuan dan mata pencaharian warga. Misalnya, Pak Anto sebagai peternak bebek mendapat bantuan bebek. Bu Rita penjual nasi goreng dan Bu Parmi penjual barang kelontong mendapatkan bantuan berupa uang sebagai tambahan modal usaha. Namun, usul Pak Ali ini ditentang oleh Pak Doni dan Pak Badu\u00a0karena tidak sesuai dengan pendapat mereka berdua. Jawablah pertanyaan berikut ini! 1.Apakah menurutmu sikap Kepala Desa mencerminkan sikap mengutamakan musyawarah dan mufakat? Mengapa? 2.Bagaimana pendapatmu tentang sikap Pak Doni dan Pak Badu? 3.Bagaimana pendapatmu tentang sikap Pak Ali? 4.Tuliskan paling sedikit dua cara yang dapat kamu lakukan untuk menghargai orang lain! Kamu telah mengetahui peran Pancasila dalam keragaman budaya bangsa. Kamu juga telah mengetahui contoh-contoh tindakan yang mencerminkan pengamalan dan peran nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Nah, sekarang renungkan tindakan-tindakan apa yang telah kamu biasakan dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan penerapan dan peran nilai-nilai Pancasila dalam keragaman budaya. Ceritakan peristiwa lahirnya Pancasila kepada orang tua dan anggota keluargamu yang lain. Mintalah pendapat dan saran dari orang tuamu tentang isi dan caramu bercerita!\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-3088 alignleft\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul.jpg\" alt=\"\" width=\"181\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul.jpg 1567w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-226x300.jpg 226w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-768x1018.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-772x1024.jpg 772w\" sizes=\"(max-width: 181px) 100vw, 181px\" \/><\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SD Kelas 5\u00a0<\/strong><strong>Tem<\/strong><strong>a 7 Peristiwa Kehidupan &#8211;<br \/>\nSub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pembe<\/strong><strong>lajaran 3.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila merupakan cara positif dalam mengisi kemerdekaan. Nilai-nilai dalam Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur yang telah berkembang di masyarakat sejak zaman dulu. Oleh karena itulah, Pancasila menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia dan menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku bagi setiap warga negara Indonesia. Bagaimanakah sejarah lahirnya Pancasila?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah bacaan berikut dengan saksama!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Peristiwa Lahirnya Pancasila.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu panca dan sila. Panca artinya lima, dan sila artinya dasar. Jadi, Pancasila berarti lima dasar atau lima asas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Istilah pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit, yaitu terdapat pada kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca dan kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Dalam kitab Sutasoma, pancasila berarti berbatu sendi yang lima atau pelaksanaan kesusilaan yang lima.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lahirnya Pancasila sebagai dasar negara terjadi pada saat Sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang pertama. Berikut usulan-usulan dasar negara yang disampaikan oleh tiga tokoh bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">29 Mei 1945.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pada tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin mengusulkan lima dasar negara, yaitu:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1) peri kebangsaan,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2) peri kemanusiaan,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3) peri ketuhanan,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4) peri kerakyatan, dan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5) kesejahteraan rakyat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">31 Mei 1945.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Soepomo dalam pidato singkatnya mengusulkan lima asas:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1) persatuan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2) kekeluargaan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3) keseimbangangan lahir batin<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4) musyawarah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5) keadilan rakyat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1 Juni 1945.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pada hari terakhir Sidang BPUKPI tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno berpidato tanpa teks tentang calon rumusan dasar negara Republik Indonesia, yaitu:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1) internasionalisme,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2) peri kemanusiaan,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3) mufakat atau demokrasi,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4) kesejahteraan sosial, dan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5) Ketuhanan Yang Maha Esa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, untuk memberikan nama pada kelima dasar tersebut, diusulkan istilah \u201cPancasila\u201d. Tanggal 1 Juni 1945 dianggap sebagai hari lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada tanggal 18 Agustus 1945, disahkan Undang-Undang Dasar 1945 pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), termasuk Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Di dalam Pembukaan Undang- Undang Dasar 1945, termuat isi rumusan Prinsip Dasar Negara yang disebut Pancasila, tepatnya pada alinea IV yang berbunyi sebagai berikut:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1) Ketuhanan Yang Maha Esa<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2) Kemanusiaan yang Adil dan Beradab<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3) Persatuan Indonesia<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah dengan saksama bacaan yang berjudul \u201cPeristiwa Lahirnya Pancasila\u201d. Setelah itu, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1.Siapa sajakah tokoh yang mengusulkan calon rumusan dasar negara Indonesia?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2.Sejak kapan istilah Pancasila dikenal? Uraikan secara singkat!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3.Dari bahasa apakah istilah pancasila? Apakah artinya?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4.Apa yang dibahas dalam Sidang Pertama BPUPKI?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5.Apakah isi pidato Ir. Soekarno pada Sidang Pertama BPUPKI?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">6.Kapan dan pada peristiwa apakah rumusan Pancasila disahkan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan jawabanmu tersebut, buatlah cerita lahirnya Pancasila. Bacakan hasilnya di depan guru dan teman-temanmu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang, kamu telah memahami sejarah lahirnya Pancasila. Lalu, apa makna Pancasila bagi kehidupan bangsa Indonesia yang sangat beragam ini? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Judul Bacaan : Peran Pancasila dalam Menjaga Keberagaman Bangsa.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pancasila sebagai dasar negara merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Maka, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus dipahami dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia. Apalagi pada dewasa ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat dan membawa banyak perubahan. Perubahan-perubahan tersebut akan bisa memengaruhi sikap dan perilaku seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, kita memiliki dasar yang kuat sehingga akan bisa menentukan sikap dan perilaku dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Dengan demikian, kita tidak akan kehilangan kepribadian sebagai bangsa Indonesia.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Masyarakat Indonesia yang terdiri atas berbagai suku bangsa yang hidup dalam lingkup budayanya masing-masing. Budaya yang beraneka ragam ini menunjukkan kekayaan budaya bangsa Indonesia.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Dunia makin maju dan berkembang dengan ditandai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Untuk itu, diperlukan sikap yang bijaksana dan sikap yang mau dan bersedia membuka diri dan tetap waspada menerima perkembangan dunia. Hal tersebut berarti, kita berani menerima pengaruh globalisasi dan perkembangan iptek tanpa harus kehilangan kepribadian sebagai bangsa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagi bangsa Indonesia, Pancasila merupakan ukuran dan pedoman nilai dan norma untuk menyikapi pengaruh dan perkembangan iptek. Pancasila merupakan pandangan hidup yang telah menyatu di dalam kebudayaan bangsa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nilai-nilai Pancasila sesungguhnya telah ada dalam kehidupan bangsa Indonesia yang beragam. Sebuah nilai yang menunjukkan adanya perilaku dan sikap kerukunan serta kerja sama dalam masyarakat yang beragam, yaitu hidup gotong royong.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Dalam kehidupan masyarakat, kita sering menghadapi masalah yang menyangkut kepentingan bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhatikanlah gambar di halaman sebelumnya yang menunjukkan sikap kegiatan gotong royong. Kegiatan untuk membantu anggota masyarakat yang lain secara bersama-sama dan sukarela disebut bergotong royong. Kegiatan ini dilakukan atas kesadaran bahwa dalam hal tertentu, permasalahan yang dihadapi salah satu anggota masyarakat dapat dibantu dengan sukarela dan bersama-sama. Kegiatan ini menunjukkan nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan secara sadar oleh masyarakat Indonesia untuk kepentingan bersama.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan gambar di atas sebagai bantuan dan informasi lain berbagai sumber, diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Apa saja manfaat gotong royong?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2) Bagaimana ciri masyarakat Indonesia ditunjukkan melalui kebiasaan gotong royong tersebut?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3) Nilai-nilai Pancasila apa sajakah yang nyata dalam gotong royong tersebut?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4) Berikanlah paling sedikit tiga contoh yang menunjukkan peran Pancasila dalam membina keutuhan bangsa Indonesia yang memiliki keragaman budaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam menuntut warganya untuk mengembangkan cara untuk menjaga keutuhan dan kerukunan warganya dengan melakukan musyawarah. Bacalah kisah berikut ini dengan saksama, lalu jawablah pertanyaan tentang kisah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Judul Bacaan : Musyawarah Mufakat untuk\u00a0Mengatasi Masalah dalam Keberagaman.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Desa Sukamaju mendapat dana bantuan dari pemerintah untuk perbaikan ekonomi masyarakat. Kepala Desa mengadakan rapat untuk menentukan jenis bantuan yang akan diberikan kepada warga yang tidak mampu. Pak Doni dan Pak Badu bersikeras agar semua bantuan diwujudkan dalam bentuk binatang ternak, yaitu kambing dan sapi. Pak Ali mengusulkan agar bantuan yang diberikan\u00a0 disesuaikan dengan kemampuan dan mata pencaharian warga. Misalnya, Pak Anto sebagai peternak bebek mendapat bantuan bebek. Bu Rita penjual nasi goreng dan Bu Parmi penjual barang kelontong mendapatkan bantuan berupa uang sebagai tambahan modal usaha. Namun, usul Pak Ali ini ditentang oleh Pak Doni dan Pak Badu\u00a0karena tidak sesuai dengan pendapat mereka berdua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawablah pertanyaan berikut ini!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1.Apakah menurutmu sikap Kepala Desa mencerminkan sikap mengutamakan musyawarah dan mufakat? Mengapa?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2.Bagaimana pendapatmu tentang sikap Pak Doni dan Pak Badu?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3.Bagaimana pendapatmu tentang sikap Pak Ali?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4.Tuliskan paling sedikit dua cara yang dapat kamu lakukan untuk menghargai orang lain!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu telah mengetahui peran Pancasila dalam keragaman budaya bangsa. Kamu juga telah mengetahui contoh-contoh tindakan yang mencerminkan pengamalan dan peran nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Nah, sekarang renungkan tindakan-tindakan apa yang telah kamu biasakan dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan penerapan dan peran nilai-nilai Pancasila dalam keragaman budaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ceritakan peristiwa lahirnya Pancasila kepada orang tua dan anggota keluargamu yang lain. Mintalah pendapat dan saran dari orang tuamu tentang isi dan caramu bercerita!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; SD Kelas 5\u00a0Tema 7 Peristiwa Kehidupan &#8211; Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan. Pembelajaran 3. Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila merupakan cara positif dalam mengisi kemerdekaan. Nilai-nilai dalam Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur yang telah berkembang di masyarakat sejak zaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3267","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3267"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3569,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3267\/revisions\/3569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}