{"id":3257,"date":"2018-02-08T05:37:02","date_gmt":"2018-02-07T22:37:02","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=3257"},"modified":"2018-02-08T06:08:46","modified_gmt":"2018-02-07T23:08:46","slug":"sd5-tema-7-3-2-peristiwa-kehidupan-peristiwa-mengisi-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd5-tema-7-3-2-peristiwa-kehidupan-peristiwa-mengisi-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"SD5 Tema 7-3-2 Peristiwa Kehidupan &#8211; Peristiwa Mengisi Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 5\u00a0Tema 7 Peristiwa Kehidupan - Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan. Pembelajaran 2. Setiap warga negara Indonesia berkewajiban mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif sesuai dengan peran masing-masing di dalam masyarakat. Demikian juga dengan pelajar. Peran apa yang bisa\u00a0dilakukan sebagai pelajar untuk mengisi kemerdekaan? Judul Bacaan : Peran Pelajar dalam Mengisi Kemerdekaan. Negara Kesatuan Republik Indonesia kini telah menjadi negara yang berdaulat dan merdeka. Sebagai negara yang telah merdeka, adalah tugas warga negaranya untuk melakukan kegiatan-kegiatan mengisi kemerdekaan sesuai dengan peran masing-masing. Pelajar merupakan salah satu warga negara yang memiliki peran dan tugas yang harus dilaksanakan untuk mengisi kemerdekaan. Pelajar merupakan bagian dari pemuda bangsa yang akan menjadi penerus bangsa ini. Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar dituntut bekerja keras dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas dirinya. Ya, generasi berkualitas pasti diperlukan untuk memajukan bangsa. Belajar tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Belajar dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang sangat berguna untuk mengasah rasa peduli dan cinta tanah air. Kegiatan-kegiatan seperti pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), menjadi duta seni, kegiatan olahraga, merupakan beberapa kegiatan yang berdampak baik bagi peningkatan kualitas diri pelajar. Dengan demikian pelajar terhindar dari kegiatan negatif yang dapat menimbulkan masalah dalam masyarakat, seperti tawuran antarpelajar atau terjerumus dalam tindakan kekerasan serta pelanggaran hukum lainnya. Perjuangan pelajar sebagai generasi muda saat ini tidak lagi mengangkat senjata dan berlaga di medan perang melawan penjajah yang tampak. Masa itu telah berlalu. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus berjuang\u00a0untuk melawan kebodohan, kemiskinan, rasa malas, rasa mudah menyerah yang dapat merugikan masyarakat dan bangsa. Generasi muda Indonesia harus sehat jiwa dan raganya. Ia harus berpendidikan, pantang menyerah, pekerja keras, kreatif, berakhlak mulia, cinta tanah air dan bangsa. Dari bacaan di atas, temukanlah kosakata baku dan tidak baku. Lalu, carilah artinya dengan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya pada guru, atau berdiskusi. Salah satu peran yang ditunjukkan oleh pelajar dalam mengisi kemerdekaan adalah dengan belajar giat dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Carilah informasi mengenai perilaku dan kegiatan positif yang dapat dilakukan pelajar di lingkungan-lingkungan berikut! Perhatikan contoh yang telah dibuat untuk membantumu. Kegiatan Positif dalam mengisi kemerdekaan : Rajin Belajar di sekolah dan dirumah. Menjunjung tinggi persatuan, saling menghormati antar individu. Meningkatkan rasa nasionalisme : ikut upacara bendera, mengisi acara hari 17 agustus, berlomba mewakili negara indonesia. Aktif dalam kegiatan sosial baik di sekolah ataupun di masyarakat. Semangat dalam meraih cita-cita dan rajin belajar dan sekolah. menghormati orang tua, guru, dan sesama manusia. Mengerti tentang atiribut dasar negara seperti dasar negara, lambang, lagu kebangsaan, para pemimpin negara, dll agar ketika ada orang lain yang bukan warga negara Indonesia bertanya, kita bisa menjelaskan dengan baik. berpikiran terbuka dan mau belajar, bukan berarti anti kepada semua yang berbau asing, tetapi mempelajari apa yang baik dari asing dan menerapkannya di Indonesia. berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena apa yang kita ucapkan atau lakukan di dunia maya akan bisa diakses oleh orang di negara lain sehingga bisa mewakili citra Indonesia juga. Catatan Harianku Buatlah tabel catatan kegiatanmu sehari-hari. Siapkan dua tabel. Tabel pertama\u00a0berisi\u00a0catatan\u00a0kegiatan\u00a0positif\u00a0yang\u00a0kamu\u00a0lakukan\u00a0dalam\u00a0sehari.\u00a0Tabel kedua berisi catatan\u00a0kesalahan. Jila kamu melakukan perbuatan baik, kamu berhak mendapatkan tanda bintang (\u00a0\u00b6\u00a0)\u00a0pada\u00a0tabel\u00a0kebaikan.\u00a0Misalnya,\u00a0kamu\u00a0baru\u00a0saja\u00a0membantu\u00a0ibu\u00a0menyapu lantai. Kamu dapat menulis sendiri dan membubuhkan tanda\u00a0bintang. Begitu pula dengan kesalahan. Catatlah kesalahan yang kamu perbuat dan berilah tanda sedih( L\u00a0). Mintalah bantuan orang tuamu untuk mengamati. Di akhir pekan, hitunglah jumlah bintang dan tanda sedih. Bandingkanlah, berapa banyak kamu berbuat kebaikan dan berapa banyak kamu berbuat kesalahan. Dengan \u00a0demikian, \u00a0kamu akan bisa mengontrol\u00a0perilakumu. Catatan Harianku.\u00a0 Buatlah tabel catatan kegiatanmu sehari-hari. Siapkan dua tabel. Tabel pertama berisi catatan kegiatan positif yang kamu lakukan dalam sehari. Tabel kedua berisi catatan kesalahan. Jila kamu melakukan perbuatan baik, kamu berhak mendapatkan tanda bintang\u00a0pada tabel kebaikan. Misalnya, kamu baru saja membantu ibu menyapu lantai. Kamu dapat menulis sendiri dan membubuhkan tanda bintang. Begitu pula dengan kesalahan. Catatlah kesalahan yang kamu perbuat dan berilah tanda sedih. Mintalah bantuan orang tuamu untuk mengamati. Di akhir pekan, hitunglah jumlah bintang dan tanda sedih. Bandingkanlah, berapa banyak kamu berbuat kebaikan dan berapa banyak kamu berbuat kesalahan. Dengan demikian, kamu akan bisa mengontrol perilakumu. Contoh kebaikah yang dilakukan : belajar rajin, membantu orang tua, membantu teman, dan lain-lain. Contoh kesalahan yang dilakukan\u00a0 : lupa tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah, Bangun terlambat, Tidur terlalu malam, malas belajar, dan sebagainya. Tahukan Kamu ?\u00a0 Bacalah Artikel berikut : Banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan oleh pelajar di sekolah. Dengan mempelajari fenomena alam di sekitar kita, kamu dapat memahami apa yang sedang terjadi di sekitarmu. Sebelumnya, kamu telah melakukan percobaan tentang penyubliman sebagai salah satu perubahan wujud benda karena kalor. Sekarang, kamu akan melakukan percobaan untuk menunjukkan perubahan wujud benda yang juga disebabkan oleh kalor, yaitu peristiwa pengkristalan. Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor. Contoh peristiwa pengkristal- an dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan. Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor ada- lah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam. PERCOBAAN :\u00a0Mengamati perubahan wujud benda. Alat dan Bahan : \u2022 4 buah batu bata untuk membuat tungku, \u2022 1 buah lilin, \u2022 1 buah kaleng susu bekas, \u2022 Air laut atau larutan garam. Cara Kerja :\u00a0 1) Buatlah tungku dengan meletakkan dua tingkat batu bata secara sejajar, berikan ruang di tengah untuk lilin yang telah dinyalakan. 2) Isi kaleng susu dengan air laut hingga setengah bagian. 3) Jika tidak ada air laut, larutkan satu sendok makan garam dapur dengan setengah kaleng air suhu ruang. 4) Letakkan kaleng susu bekas berisi air laut atau larutan garam ke atas tungku. 5) Diamkan hingga air di dalam kaleng mendidih dan menyusut. Amati apa yang terjadi. Sebagai generasi penerus bangsa, kamu tentu tahu bahwa pelajar harus berusaha untuk meningkatkan kualitas dirinya. Selain memahami ilmu pengetahuan, seorang pelajar juga harus dapat menyeimbangkan dirinya dengan kemampuan untuk memahami dan menikmati keindahan di sekitarnya. Salah satu keindahan yang dapat dinikmati adalah seni rupa. Hasil karya seni rupa telah menjadi bagian dari peradaban manusia, termasuk nenek moyang kita. Bentuk seni rupa seperti seni tekstil (batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik, seni lukis, dan seni patung. Keindahan karya-karya seni rupa terdapat pada bentuk dan warnanya. Dengan mengenal berbagai bentuk karya seni rupa, kamu dapat merasakan keindahannya dengan baik. Mari kita simak bacaan berikut ini untuk memahami berbagai jenis seni rupa tanah air sejak zaman nenek moyang kita dahulu. Ayo Membaca :\u00a0 Judul Bacaan : Seni Rupa Daerah Indonesia. Seni rupa daerah adalah seni rupa yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Seni rupa daerah dapat disebut juga seni rupa tradisional karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah. Seni rupa daerah dapat berupa seni kerajinan, seni lukis, dan seni patung. Seni kerajinan meliputi seni tekstil (batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik. Hasil karya seni tekstil dan seni lukis berbentuk dua dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang dan lebar. Hasil karya seni anyam, seni keramik, dan seni patung pada umumnya berbentuk tiga dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau memiliki volume. 1) Seni Lukis Daerah. Seni lukis adalah seni menggambar- kan objek-objek berupa pemandang- an alam, tumbuhan, binatang, manusia, benda di alam, untuk me- nimbulkan perasaan keindahan. Seni lukis daerah mengandung nilai- nilai budaya yang berkembang di suatu daerah. Salah satu seni lukis daerah yang terkenal adalah seni lukis Kamasan dari Bali. Kamasan adalah sebuah desa di Kabupaten Klungkung yang\u00a0sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pelukis. Seni lukis Kamasan merupakan seni lukis klasik yang biasanya\u00a0bertema kisah pewayangan, kehidupan bangsawan, dan dongeng binatang. Para pelukis menggunakan warna alam yang dicampur dengan perekat yang menempel pada kanvas. Kanvas yang digunakan berupa kain kasar yang dicelup dengan bubur beras, lalu dijemur di bawah matahari. Setelah dijemur, kain digosok agar permukaannya halus dan siap untuk dibuat sketsa.\u00a0Selain seni lukis daerah dari Kamasan, seni lukis kaca Cirebon juga merupakan seni lukis klasik yang\u00a0menggunakan bahan dan teknik yang berbeda. \u00a0\u00a0 Seni lukis kaca Cirebon dibuat dengan cara terbalik menggunakan media kaca. Sketsa dibuat pada kertas yang kemudian ditempel pada kaca, lalu dilukis bagian sebaliknya dengan menggunakan kuas. Salah satu tema khas lukis kaca Cirebon adalah wayang dan batik Cirebon dengan motif mega mendung yang terkenal. 2) Seni Patung Daerah. Seni patung adalah seni membuat bentuk manusia atau binatang dengan bahan yang lunak atau bahan keras. Patung dari bahan lunak dibuat dengan teknik membentuk, sedangkan patung dari bahan keras dibuat dengan teknik meraut atau memahat. Salah satu contoh patung tradisional adalah patung Asmat yang dibuat oleh suku Asmat yang tinggal di Pulau Papua. Masyarakat suku ini biasanya menggunakan kayu bakau untuk membuat patung yang menjadi bentuk hubungan mereka dengan nenek moyang. Oleh karenanya, tema pemahatan pada umumnya tentang penghargaan kepada nenek moyang mereka. Walaupun hanya menggunakan peralatan sederhana seperti kapak batu, pisau dari tulang, dan paku yang dipipihkan, patung yang dihasilkan bernilai estetika dan religius yang sangat tinggi. 3.Seni Kriya Seni kriya merupakan seni kerajinan dalam membuat benda-benda pakai berdasarkan kegunaan dan keindahannya dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis seni kriya dapat dijumpai sehari-hari seperti seni tekstil berupa batik, songket, dan tenun. Selain itu, terdapat pula seni anyam dan seni ukir. Karya seni kriya seperti batik, songket, dan tenun telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karya seni tekstil biasanya digunakan pada acara-acara penting dalam masyarakat adat, mulai dari acara kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Seni tekstil selalu menjadi bagian penting suatu daerah. Seni anyaman merupakan seni menjalin bahan berbentuk bilah atau batang dengan menggunakan pola tertentu sehingga berbentuk sebuah benda. Seni anyam dibuat untuk memenuhi kebutuhan untuk membuat wadah- wadah dengan menggunakan bahan alam yang tersedia. Bahan-bahan yang digunakan pun sangat beragam, misalnya bilah bambu, rotan, lidi, akar-akaran, pelepah pisang, dan daun pandan. Seni anyam digunakan untuk membuat tikar, keranjang, bakul, kursi, dan alat rumah tangga lainnya. Perhatikan beberapa contoh hasil seni anyaman berikut ini. Tahukah kamu kegunaan barang-barang ini? Gambar Anyaman. Seni ukir juga telah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seni ukir menggunakan motif tertentu yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat. Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan. Seni ukir juga telah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seni ukir menggunakan motif tertentu yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat. Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan. Bersama temanmu, isilah kolom-kolom di bawah ini dengan keterangan sesuai dengan jenis-jenis seni rupa daerah yang dapat kamu temukan di daerah sekitar tempat tinggalmu! Kamu dapat mencari bahannya dari buku, ensiklopedia, majalah, atau internet. Seni Kerajinan di Daerahku - Asal Daerah;\u00a0Ciri-Ciri\u00a0 ;\u00a0Seni Tekstil ;\u00a0Seni Anyaman Seni Ukir\/Pahat\/ Raut. - Jenis (batik\/ tenun\/songket);\u00a0Kegunaan ;\u00a0Bentuk (dua dimensi\/tiga dimensi);\u00a0Warna;\u00a0Motif hias;\u00a0Bahan;\u00a0Teknik pembuatan. Bagaimana perasaanmu saat belajar di dalam kelas bersama teman- temanmu? Pasti menyenangkan, bukan? Dengan bersekolah, berarti kamu telah berkesempatan mendapatkan pendidikan. Saat ini, pemerintah telah banyak membangun gedung sekolah di setiap daerah dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat untuk bersekolah dan mendapatkan pendidikan. Bagaimanakah caramu untuk mensyukuri hal ini? Minta bantuanlah kepada orang tuamu atau anggota keluarga lain yang sudah dewasa. Lakukan percobaan untuk membuktikan peristiwa pengkristalan. Tentukan sendiri jenis percobaannya dan laporkan hasilnya.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-3088 alignleft\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul.jpg\" alt=\"\" width=\"181\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul.jpg 1567w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-226x300.jpg 226w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-768x1018.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-772x1024.jpg 772w\" sizes=\"(max-width: 181px) 100vw, 181px\" \/><\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SD Kelas 5\u00a0<\/strong><strong>Tem<\/strong><strong>a 7 Peristiwa Kehidupan &#8211;<br \/>\nSub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pembe<\/strong><strong>lajaran 2.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap warga negara Indonesia berkewajiban mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif sesuai dengan peran masing-masing di dalam masyarakat. Demikian juga dengan pelajar. Peran apa yang bisa\u00a0dilakukan sebagai pelajar untuk mengisi kemerdekaan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Judul Bacaan : Peran Pelajar dalam Mengisi Kemerdekaan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Negara Kesatuan Republik Indonesia kini telah menjadi negara yang berdaulat dan merdeka. Sebagai negara yang telah merdeka, adalah tugas warga negaranya untuk melakukan kegiatan-kegiatan mengisi kemerdekaan sesuai dengan peran masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pelajar merupakan salah satu warga negara yang memiliki peran dan tugas yang harus dilaksanakan untuk mengisi kemerdekaan. Pelajar merupakan bagian dari pemuda bangsa yang akan menjadi penerus bangsa ini. Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar dituntut bekerja keras dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas dirinya. Ya, generasi berkualitas pasti diperlukan untuk memajukan bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Belajar tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Belajar dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang sangat berguna untuk mengasah rasa peduli dan cinta tanah air. Kegiatan-kegiatan seperti pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), menjadi duta seni, kegiatan olahraga, merupakan beberapa kegiatan yang berdampak baik bagi peningkatan kualitas diri pelajar. Dengan demikian pelajar terhindar dari kegiatan negatif yang dapat menimbulkan masalah dalam masyarakat, seperti tawuran antarpelajar atau terjerumus dalam tindakan kekerasan serta pelanggaran hukum lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perjuangan pelajar sebagai generasi muda saat ini tidak lagi mengangkat senjata dan berlaga di medan perang melawan penjajah yang tampak. Masa itu telah berlalu. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus berjuang\u00a0untuk melawan kebodohan, kemiskinan, rasa malas, rasa mudah menyerah yang dapat merugikan masyarakat dan bangsa. Generasi muda Indonesia harus sehat jiwa dan raganya. Ia harus berpendidikan, pantang menyerah, pekerja keras, kreatif, berakhlak mulia, cinta tanah air dan bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3260\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/belajar-bersama-di-kelas.jpg\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"290\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/belajar-bersama-di-kelas.jpg 590w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/belajar-bersama-di-kelas-300x147.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 590px) 100vw, 590px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari bacaan di atas, temukanlah kosakata baku dan tidak baku. Lalu, carilah artinya dengan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya pada guru, atau berdiskusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu peran yang ditunjukkan oleh pelajar dalam mengisi kemerdekaan adalah dengan belajar giat dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Carilah informasi mengenai perilaku dan kegiatan positif yang dapat dilakukan pelajar di lingkungan-lingkungan berikut! Perhatikan contoh yang telah dibuat untuk membantumu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan Positif dalam mengisi kemerdekaan :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rajin Belajar di sekolah dan dirumah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menjunjung tinggi persatuan, saling menghormati antar individu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Meningkatkan rasa nasionalisme : ikut upacara bendera, mengisi acara hari 17 agustus, berlomba mewakili negara indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Aktif dalam kegiatan sosial baik di sekolah ataupun di masyarakat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Semangat dalam meraih cita-cita dan rajin belajar dan sekolah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">menghormati orang tua, guru, dan sesama manusia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengerti tentang atiribut dasar negara seperti dasar negara, lambang, lagu kebangsaan, para pemimpin negara, dll agar ketika ada orang lain yang bukan warga negara Indonesia bertanya, kita bisa menjelaskan dengan baik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">berpikiran terbuka dan mau belajar, bukan berarti anti kepada semua yang berbau asing, tetapi mempelajari apa yang baik dari asing dan menerapkannya di Indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena apa yang kita ucapkan atau lakukan di dunia maya akan bisa diakses oleh orang di negara lain sehingga bisa mewakili citra Indonesia juga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong><b>Catatan Harianku<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah tabel catatan kegiatanmu sehari-hari. Siapkan dua tabel. Tabel pertama\u00a0berisi\u00a0catatan\u00a0kegiatan\u00a0positif\u00a0yang\u00a0kamu\u00a0lakukan\u00a0dalam\u00a0sehari.\u00a0Tabel kedua berisi catatan\u00a0kesalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jila kamu melakukan perbuatan baik, kamu berhak mendapatkan tanda bintang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(\u00a0\u00b6\u00a0)\u00a0pada\u00a0tabel\u00a0kebaikan.\u00a0Misalnya,\u00a0kamu\u00a0baru\u00a0saja\u00a0membantu\u00a0ibu\u00a0menyapu lantai. Kamu dapat menulis sendiri dan membubuhkan tanda\u00a0bintang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Begitu pula dengan kesalahan. Catatlah kesalahan yang kamu perbuat dan berilah tanda sedih( L\u00a0).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mintalah bantuan orang tuamu untuk mengamati. Di akhir pekan, hitunglah jumlah bintang dan tanda sedih. Bandingkanlah, berapa banyak kamu berbuat kebaikan dan berapa banyak kamu berbuat kesalahan. Dengan \u00a0demikian, \u00a0kamu akan bisa mengontrol\u00a0perilakumu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Catatan Harianku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah tabel catatan kegiatanmu sehari-hari. Siapkan dua tabel. Tabel pertama berisi catatan kegiatan positif yang kamu lakukan dalam sehari. Tabel kedua berisi catatan kesalahan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Jila kamu melakukan perbuatan baik, kamu berhak mendapatkan tanda bintang\u00a0pada tabel kebaikan. Misalnya, kamu baru saja membantu ibu menyapu lantai. Kamu dapat menulis sendiri dan membubuhkan tanda bintang.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Begitu pula dengan kesalahan. Catatlah kesalahan yang kamu perbuat dan berilah tanda sedih.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Mintalah bantuan orang tuamu untuk mengamati. Di akhir pekan, hitunglah jumlah bintang dan tanda sedih. Bandingkanlah, berapa banyak kamu berbuat kebaikan dan berapa banyak kamu berbuat kesalahan. Dengan demikian, kamu akan bisa mengontrol perilakumu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kebaikah yang dilakukan : belajar rajin, membantu orang tua, membantu teman, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kesalahan yang dilakukan\u00a0 : lupa tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah, Bangun terlambat, Tidur terlalu malam, malas belajar, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukan Kamu ?\u00a0 Bacalah Artikel berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan oleh pelajar di sekolah. Dengan mempelajari fenomena alam di sekitar kita, kamu dapat memahami apa yang sedang terjadi di sekitarmu. Sebelumnya, kamu telah melakukan percobaan tentang penyubliman sebagai salah satu perubahan wujud benda karena kalor. Sekarang, kamu akan melakukan percobaan untuk menunjukkan perubahan wujud benda yang juga disebabkan oleh kalor, yaitu peristiwa pengkristalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor. Contoh peristiwa pengkristal- an dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor ada- lah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PERCOBAAN :\u00a0Mengamati perubahan wujud benda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alat dan Bahan :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u2022 4 buah batu bata untuk membuat tungku,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u2022 1 buah lilin,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u2022 1 buah kaleng susu bekas,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u2022 Air laut atau larutan garam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara Kerja :\u00a0<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1) Buatlah tungku dengan meletakkan dua tingkat batu bata secara sejajar, berikan ruang di tengah untuk lilin yang telah dinyalakan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2) Isi kaleng susu dengan air laut hingga setengah bagian.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3) Jika tidak ada air laut, larutkan satu sendok makan garam dapur dengan setengah kaleng air suhu ruang.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4) Letakkan kaleng susu bekas berisi air laut atau larutan garam ke atas tungku.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5) Diamkan hingga air di dalam kaleng mendidih dan menyusut. Amati apa yang terjadi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagai generasi penerus bangsa, kamu tentu tahu bahwa pelajar harus berusaha untuk meningkatkan kualitas dirinya. Selain memahami ilmu pengetahuan, seorang pelajar juga harus dapat menyeimbangkan dirinya dengan kemampuan untuk memahami dan menikmati keindahan di sekitarnya. Salah satu keindahan yang dapat dinikmati adalah seni rupa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hasil karya seni rupa telah menjadi bagian dari peradaban manusia, termasuk nenek moyang kita. Bentuk seni rupa seperti seni tekstil (batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik, seni lukis, dan seni patung. Keindahan karya-karya seni rupa terdapat pada bentuk dan warnanya. Dengan mengenal berbagai bentuk karya seni rupa, kamu dapat merasakan keindahannya dengan baik. Mari kita simak bacaan berikut ini untuk memahami berbagai jenis seni rupa tanah air sejak zaman nenek moyang kita dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Membaca :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Seni Rupa Daerah Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni rupa daerah adalah seni rupa yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Seni rupa daerah dapat disebut juga seni rupa tradisional karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah. Seni rupa daerah dapat berupa seni kerajinan, seni lukis, dan seni patung. Seni kerajinan meliputi seni tekstil (batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik. Hasil karya seni tekstil dan seni lukis berbentuk dua dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang dan lebar. Hasil karya seni anyam, seni keramik, dan seni patung pada umumnya berbentuk tiga dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau memiliki volume.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Seni Lukis Daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni lukis adalah seni menggambar- kan objek-objek berupa pemandang- an alam, tumbuhan, binatang, manusia, benda di alam, untuk me- nimbulkan perasaan keindahan. Seni lukis daerah mengandung nilai- nilai budaya yang berkembang di suatu daerah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Salah satu seni lukis daerah yang terkenal adalah seni lukis Kamasan dari Bali. Kamasan adalah sebuah desa di Kabupaten Klungkung yang\u00a0sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pelukis. Seni lukis Kamasan merupakan seni lukis klasik yang biasanya\u00a0bertema kisah pewayangan, kehidupan bangsawan, dan dongeng binatang. Para pelukis menggunakan warna alam yang dicampur dengan perekat yang menempel pada kanvas. Kanvas yang digunakan berupa kain kasar yang dicelup dengan bubur beras, lalu dijemur di bawah matahari. Setelah dijemur, kain digosok agar permukaannya halus dan siap untuk dibuat sketsa.\u00a0Selain seni lukis daerah dari Kamasan, seni lukis kaca Cirebon juga merupakan seni lukis klasik yang\u00a0menggunakan bahan dan teknik yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3261\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lukisan-daerah-1.jpg\" alt=\"\" width=\"260\" height=\"234\" \/>\u00a0\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3262\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/lukisan-kaca.jpg\" alt=\"\" width=\"149\" height=\"217\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni lukis kaca Cirebon dibuat dengan cara terbalik menggunakan media kaca. Sketsa dibuat pada kertas yang kemudian ditempel pada kaca, lalu dilukis bagian sebaliknya dengan menggunakan kuas. Salah satu tema khas lukis kaca Cirebon adalah wayang dan batik Cirebon dengan motif mega mendung yang terkenal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Seni Patung Daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3263 alignleft\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-patung.jpg\" alt=\"\" width=\"176\" height=\"253\" \/>Seni patung adalah seni membuat bentuk manusia atau binatang dengan bahan yang lunak atau bahan keras. Patung dari bahan lunak dibuat dengan teknik membentuk, sedangkan patung dari bahan keras dibuat dengan teknik meraut atau memahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu contoh patung tradisional adalah patung Asmat yang dibuat oleh suku Asmat yang tinggal di Pulau Papua. Masyarakat suku ini biasanya menggunakan kayu bakau untuk membuat patung yang menjadi bentuk hubungan mereka dengan nenek moyang. Oleh karenanya, tema pemahatan pada umumnya tentang penghargaan kepada nenek moyang mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun hanya menggunakan peralatan sederhana seperti kapak batu, pisau dari tulang, dan paku yang dipipihkan, patung yang dihasilkan bernilai estetika dan religius yang sangat tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3.Seni Kriya<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Seni kriya merupakan seni kerajinan dalam membuat benda-benda pakai berdasarkan kegunaan dan keindahannya dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis seni kriya dapat dijumpai sehari-hari seperti seni tekstil berupa batik, songket, dan tenun. Selain itu, terdapat pula seni anyam dan seni ukir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3264\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-kriya.jpg\" alt=\"\" width=\"513\" height=\"167\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-kriya.jpg 513w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-kriya-300x98.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 513px) 100vw, 513px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Karya seni kriya seperti batik, songket, dan tenun telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karya seni tekstil biasanya digunakan pada acara-acara penting dalam masyarakat adat, mulai dari acara kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Seni tekstil selalu menjadi bagian penting suatu daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni anyaman merupakan seni menjalin bahan berbentuk bilah atau batang dengan menggunakan pola tertentu sehingga berbentuk sebuah benda. Seni anyam dibuat untuk memenuhi kebutuhan untuk membuat wadah- wadah dengan menggunakan bahan alam yang tersedia. Bahan-bahan yang digunakan pun sangat beragam, misalnya bilah bambu, rotan, lidi, akar-akaran, pelepah pisang, dan daun pandan. Seni anyam digunakan untuk membuat tikar, keranjang, bakul, kursi, dan alat rumah tangga lainnya. Perhatikan beberapa contoh hasil seni anyaman berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kamu kegunaan barang-barang ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3265\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-anyaman.jpg\" alt=\"\" width=\"507\" height=\"202\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-anyaman.jpg 507w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/seni-anyaman-300x120.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 507px) 100vw, 507px\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Gambar Anyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni ukir juga telah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seni ukir menggunakan motif tertentu yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat. Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni ukir juga telah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seni ukir menggunakan motif tertentu yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat. Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bersama temanmu, isilah kolom-kolom di bawah ini dengan keterangan sesuai dengan jenis-jenis seni rupa daerah yang dapat kamu temukan di daerah sekitar tempat tinggalmu! Kamu dapat mencari bahannya dari buku, ensiklopedia, majalah, atau internet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seni Kerajinan di Daerahku<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Asal Daerah;\u00a0Ciri-Ciri\u00a0 ;\u00a0Seni Tekstil ;\u00a0Seni Anyaman Seni Ukir\/Pahat\/ Raut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Jenis (batik\/ tenun\/songket);\u00a0Kegunaan ;\u00a0Bentuk (dua dimensi\/tiga dimensi);\u00a0Warna;\u00a0Motif hias;\u00a0Bahan;\u00a0Teknik pembuatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana perasaanmu saat belajar di dalam kelas bersama teman- temanmu? Pasti menyenangkan, bukan? Dengan bersekolah, berarti kamu telah berkesempatan mendapatkan pendidikan. Saat ini, pemerintah telah banyak membangun gedung sekolah di setiap daerah dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat untuk bersekolah dan mendapatkan pendidikan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Bagaimanakah caramu untuk mensyukuri hal ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Minta bantuanlah kepada orang tuamu atau anggota keluarga lain yang sudah dewasa. Lakukan percobaan untuk membuktikan peristiwa pengkristalan. Tentukan sendiri jenis percobaannya dan laporkan hasilnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; SD Kelas 5\u00a0Tema 7 Peristiwa Kehidupan &#8211; Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan. Pembelajaran 2. &nbsp; &nbsp; Setiap warga negara Indonesia berkewajiban mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif sesuai dengan peran masing-masing di dalam masyarakat. Demikian juga dengan pelajar. Peran apa yang bisa\u00a0dilakukan sebagai pelajar untuk mengisi kemerdekaan? Judul Bacaan : Peran Pelajar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,317],"tags":[379,378,377],"class_list":["post-3257","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd5","category-sd5-tema-7","tag-seni-kriya","tag-seni-patung","tag-seni-rupa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3257"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3266,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3257\/revisions\/3266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}