{"id":3244,"date":"2018-01-18T20:40:04","date_gmt":"2018-01-18T13:40:04","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=3244"},"modified":"2018-02-08T05:34:29","modified_gmt":"2018-02-07T22:34:29","slug":"sd5-tema-7-3-1-peristiwa-kehidupan-peristiwa-mengisi-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd5-tema-7-3-1-peristiwa-kehidupan-peristiwa-mengisi-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"SD5 Tema 7-3-1 Peristiwa Kehidupan &#8211; Peristiwa Mengisi Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 5\u00a0Tema 7 Peristiwa Kehidupan - Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan. Pembelajaran 1. Tampak gambar : proses belajar mengajar aktif di dalam kelas; gambar pembangunan gedung-gedung; gambar menjadi juara dalam bidang olahraga; gambar belajar gamelan untuk meningkatkan budaya Indonesia. Banyak peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan kita. Ada peristiwa-peristiwa yang dianggap penting dan patut dirayakan bersama orang lain. Untuk itu, diperlukan sebuah surat undangan untuk merayakannya bersama orang lain. Hari menjelang sore. Ayah Beni mengajak Beni pulang dari kebun cengkih Pak Rudi. Ayah Beni akan menghadiri undangan pertemuan warga. Pertemuan warga tersebut sangat penting karena akan membahas pembangunan jalan dusun. Ayah : \u201cBeni, ayo, kita pamit pulang ke Pak Rudi.\u201d Beni : \u201cKenapa kita harus buru-buru pulang, Yah? Beni masih betah di sini.\u201d Ayah : \u201cAyah ada undangan ke pertemuan warga. Ini surat undangannya.\u201d Beni : \u201dBaik, Ayah. Nanti Ayah harus jelaskan tentang surat undangan, ya!\u201d Surat Undangan. Surat undangan merupakan surat yang berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Kalimat yang digunakan dalam undangan haruslah efektif, yaitu singkat, padat, dan jelas. Tujuannya agar orang yang membacanya dapat segera mengerti isinya. Surat undangan dibedakan atas 3 jenis, yaitu sebagai berikut. 1, Undangan resmi. Undangan yang mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan kedinasan. Biasanya dipergunakan untuk kepentingan kedinasan. 2, Undangan setengah resmi. Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi. 3, Undangan tidak resmi. Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada perorangan untuk kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun, undangan perayaan kelahiran. Kamu telah mengatahui jenis-jenis surat. Setiap jenis surat memuat bagian- bagian surat. Secara umum, inilah gambaran bagian-bagian yang ada dalam suatu surat. Bagian dari Udangan : - Kepala Surat. - Nama dan Alamat Tujuan. - Pembuka Surat. - Isi Surat. - Penutup Surat. - Tempat dan Tanggal Surat. - Pembuat Surat. Pernahkah kamu melihat surat undangan yang diterima ayah atau ibumu? Dapatkah kamu menentukan bagian-bagian di dalamnya? Perhatikan beberapa contoh surat undangan berikut, lalu lakukanlah petunjuk kegiatannya. 1.Tandai dengan warna merah untuk contoh undangan resmi. 2.Tandai dengan warna kuning untuk contoh undangan setengah resmi. 3.Tandai dengan warna biru untuk contoh tidak undangan resmi. Persamaan Undangan Resmi, setengah resmi, dan tidak resmi : Semua undangan mencantumkan siapa yang diundang, kapan, di mana, acaranya apa, dan siapa yang mengundang. Undangan Resmi : biasanya berbentuk polos dan hiasan, pada kertas kop instansi, disertai Nomer surat, tulisan font resmi, ditanda tangani dan ada stempel instansi. Undangan setengah Resmi : berbentuk polos, belum ada kop, tanpa stempel, font resmi, tidak ada nomor surat. Undangan tidak resmi : bentuk variatif, dan penuh dengan hiasan, warna-warni, tanpa kop, tanpa stempel, tidak ada nomor surat. Undangan yang diterima ayah Beni terbuat dari kertas. Kertas merupakan benda yang mudah terbakar. Tahukah kamu bahwa pada peristiwa pembakaran, terjadi perubahan bentuk benda karena kalor, tetapi tidak mengubah wujud benda? Kertas yang merupakan benda padat dibakar dengan api (panas) dan berubah menjadi abu yang juga masih benda padat, hanya berubah bentuknya. Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita. Salah satu perubahan wujud yang mungkin tidak kamu sadari adalah penyubliman. Pernahkah kamu mengamati kapur barus yang diletakkan ibu di dalam lemari untuk melindungi pakaian dari ngengat? Kapur barus di lemari pakaianmu dalam beberapa hari akan mengecil dan meng- hilang dari lemari pakaianmu. Apakah yang sebenarnya terjadi? Mengapa kapur barus itu seperti menghilang dari lemari? Kapur barus merupakan benda padat, yang dalam waktu tertentu berubah wujud menjadi\u00a0gas. Kapur barus mengalami penyubliman. Menyublim adalah peristiwa berubahnya wujud benda dari padat ke gas. Dapatkah kamu menemukan contoh penyubliman lain di dalam kehidupan sehari-hari? Untuk menunjukkan proses penyubliman, lakukan percobaan berikut. PERCOBAAN -\u00a0Mengamati perubahan wujud benda. Alat dan Bahan \u20224 buah batu bata untuk membuat tungku sederhana, \u20221 buah lilin, \u20221 buah kaleng bekas susu, \u20225 butir kapur barus ukuran kecil, \u20221\/5 bagian kaleng pasir kering, \u2022Piring aluminium, \u2022Es batu. Cara Kerja : 1, Tumpuk batu bata menjadi dua tingkat untuk dijadikan tungku sederhana. 2, Letakkan lilin di tengah tungku, lalu nyalakan lilin. 3, Isi kaleng bekas susu dengan pasir, lalu masukkan kapur barus. 4, Letakkan kaleng bekas susu tersebut di atas tungku. 5, Letakkan piring aluminium di atas kaleng susu, lalu letakkan beberapa butir es batu. 6, Diamkan selama sepuluh menit. Pengamatan : Amatilah perubahan yang terjadi pada kapur barus setelah sepuluh menit. Angkatlah piring alumunium dari atas kaleng. Lalu, perhatikanlah apa yang terjadi pada dasar piring. Setelah melakukan pengamatan pada kegiatan di atas, dapatkah kamu menjelaskan kesimpulanmu? Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita tanpa kita sadari. Perubahan wujud benda merupakan satu perubahan alami karena fenomena alam yang terjadi di sekeliling kita. Dalam kehidupan bermasyarakat, perubahan juga terjadi. Perubahan itu dapat berupa perubahan fisik maupun perubahan perilaku masyarakat. Perubahan secara fisik merupakan perubahan yang dapat dengan mudah dilihat, misalnya perubahan kenampakan suatu wilayah karena pembangunan gedung-gedung prasarana, dan juga jalan-jalan. Usaha dan kegiatan pembangunan di negara kita sudah dilakukan sejak negara merdeka oleh pemerintah hingga sekarang. Pembangunan nasional Indonesia merupakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Artinya, pembangunan semua aspek dan bidang kehidupan, tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga manusia Indonesia seutuhnya. Pembangunan tidak dapat dilakukan jika kita belum merdeka dan berdaulat sebagai sebuah negara dan bangsa yang diakui dunia. Oleh karena kita sudah merdeka, ada banyak kegiatan pembangunan yang perlu dilakukan untuk mengisi kemerdekaan ini. Judul Bacaan : Kegiatan Mengisi Kemerdekaan Negara Indonesia. Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia didapatkan dengan cara yang tidak mudah dan tidak murah. Bertahun-tahun para pemimpin bangsa ini berupaya dengan berbagai macam cara untuk melepaskan diri dari penjajahan bangsa lain. Ribuan nyawa manusia juga telah melayang dalam upaya ini. Kini, Indonesia telah merdeka dan berdaulat. Namun, banyak hal yang harus dilakukan untuk mengisinya dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia yang seutuhnya seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini. Generasi penerus bangsa harus mengupayakan agar pembangunan manusia seutuhnya ini dapat dilakukan terus-menerus dengan berbagai cara. Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain adalah mencintai dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimulai dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara dan mengenal budaya bangsa sendiri. Rasa cinta tanah air dan bangsa dapat dipupuk dan dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sederhana, seperti mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dan mengenal cara hidup dan nilai-nilai masyarakatnya. Selain itu, kemerdekaan harus diisi dengan membangun kualitas manusia Indonesia. Para pemuda hendaknya dapat menggunakan masa kemerdekaan bangsa dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya dan berkarya untuk membangun negara sendiri. Berbagai ilmu dan teknologi hendaknya dikuasai untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara dan untuk menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera. Sumber: diolah dari berbagai sumber. Berdasarkan bacaan di atas, temukan kosakata baku dan tidak baku. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi dengan teman lainnya. Perhatikan cara-cara menggunakan kamus 1.Pilihlah sebuah kata dari daftar kosakata barumu. Misalnya pembangunan. 2.Bukalah kamusmu, carilah daftar kata-kata yang dimulai dengan huruf awal \u201cp\u201d. Ingat, setiap kata pada kamus selalu diurutkan berdasarkan urutan abjad. 3.Dalam daftar kata yang berhuruf awal \u201cp\u201d itu, carilah daftar kata yang dimulai dengan \u201cpe\u201d. 4.Carilah daftar kata yang dimulai dengan \u201cpem\u201d. Kata tebal akan kamu temukan di antara kata-kata itu. Selamat mencari. Amati gambar-gambar berikut yang menunjukkan kegiatan pembangunan! Pembangunan sarana dan prasarana di berbagai bidang berikut dilakukan untuk menunjang kegiatan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan manusia guna mencapai kesejahteraan. Tampak pada gambar proyek pembangunan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan pasar, pembangunan sekolah, pembangunan Tempat ibadah. Semua biayanya berasal dari Pajak yang kita setor ke negara. Pernahkah kamu melihat kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan sekolah dan tempat tinggalmu? Apakah yang kamu rasakan? Bagaimana masyarakat sekitarmu menanggapi pembangunan tersebut? Di masyarakat, terdapat kegiatan-kegiatan yang mendukung pembangunan nasional. Ada juga, kegiatan yang tidak mendukung kegiatan pembangunan nasional, baik pembangunan fisik maupun nonfisik. Bersama teman-temanmu, carilah informasi mengenai permasalahan berikut :\u00a0 \u2022Faktor pendukung pembangunan nasional. \u2022Faktor penghambat pembangunan nasional. Informasi dapat kamu peroleh dengan melakukan kegiatan-kegiatan berikut. 1.Studi pustaka: mencari informasi melalui buku, surat kabar, majalah, atau artikel di internet. 2.Diskusi: bisa dilakukan dalam diskusi kelompok kecil maupun diskusi kelas. 3.Wawancara: melakukan wawancara kepada orang yang memiliki pengetahuan seperti guru atau sejarawan. Setelah informasi kamu dapatkan, tuliskan hasilnya pada kolom berikut. A, Faktor Pendukung Pembangunan Nasional. 1) Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa, Untuk terselenggaranya pembangunan ekonomi bangsa Indonesia, modal yang dipandang sangat penting adalah modal yang mencerminkan harga diri dan martabat bangsa yang merupakan motivasi kuat untuk bertekad memperbaiki nasib dengan mengandalkan kekuatan sendiri. 2) Posisi geografik negara Indonesia yang berada di daerah tropis kaya akan sumber daya alam; demikian juga Indonesia sebagai persimpangan antara Asia dan Australia sangat mendukung dalam lalulintas perekonomian dunia. 3) Penduduk. Jumlah penduduk yang besar merupakan keunggulan yang luar biasa menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Bila potensi ini dapat didayagunakan dan ditingkatkan terutama kualitas fisik dan mental intelektualnya, maka selain merupakan sumber tenaga kerja yang besar serta menjadi konsumen bagi pasaran industri nasioanl, juga dapat menjadi modal utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global di dunia internasional. 4) Kekayaan alam Keberhasilan pembangunan ekonomi yang telah dicapai oleh Indonesia selama ini tidak terlepas dari dukungan sumber daya alam yang dimiliki, yang menjadi modal dasar pembangunan ekonomi nasional. 5) Faktor rohaniah dan mental Keimanan dan ketaqwaa terhadap Tuhan YME serta diterimanya Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan merupakan faktor pendukung bisa terlaksanya pembangunan ekonomi. 6) Globalisasi ekonomi, Tata pergaulan dunia yang melahirkan globalisasi di berbagai bidang terutama di bidang informasi dan ekonomi memberikan peluang untuk mengenali dan memanfaatkan budaya ekonomi bangsa lain dan membuka jalan masuk keluarnya produk dalam dan luar negeri yang akan bersaing dalam pasar internasional. 7) Kepercayaan kreditur luar negeri, Keberhasilan pembangunan ekonomi bangsa Indonesia menambah kepercayaan kreditur luar negeri. 8) Situasi politik nasional yang stabil, Hal ini merupakan kesadaran bahwa dalam keadaan situasi politik yang stabil pembangunan di segala bidang bisa diselenggarakan. B, Faktor Penghambat Pembangunan Nasional. Pelaksanaan pembangunan nasional tidak berjalan mulus seperti yang dikehendaki tetapi pelaksanaannya banyak dihadapkan pada berbagai masalah yang merupakan penghambat pembangunan nasional. Faktor-faktor penghambat tersebut adalah : 1) Gejolak SARA (Suku, Agama, Ras). Adanya perbedaan suku, ras dan agama, dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menimbulkan gejolak sara yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia. 2) Produktivitas penduduk yang rendah Masih tertinggalnya Indonesia di bidang produktivitas yang masih rendah serta tingkat pertumbuhan penduduk masih cukup tinggi membuat sumber daya manusia Indonesia saat ini lebih cenderung menjadi beban yang menghambat laju pertumbuhan Indonesia. 3) Kesenjangan sosial. Kesenjangan pemerataan pendapatan, kesempatan kerja (pengangguran), pelayanan kesehatan, kesenjangan pembangunan antar daerah dapat menyebabkan kecemburuan sosial. 4) Kekurangan modal dan teknologi. Kekurangan modal mengakibatkan terjadinya banyak pengangguran dan pertumbuhan teknologi yang lambat akan memperlambat pula seluruh aktivitas kegiatan. 5) Persaingan dan proteksi negara lain.\u00a0 Di bidang perdagangan; persaingan semakin ketat terhadap komoditas ekspor serta tindakan proteksi Negara lain merupakan hambatan pengembangan ekspor Indonesia. 6) Tingkat pendidikan bangsa Indonesia. Tingkat pendidikan bangsa Indonesia kebanyakan masih rendah serta masih banyak ditemui penduduk yang buta aksara. Ayo Renungkan !. Undangan adalah surat ajakan dari seseorang untuk menghadiri suatu acara. Jadi, kehadiran orang-orang yang mendapat undangan sangatlah diharapkan oleh pihak yang mengundang. Apa yang kamu lakukan seandainya kamu mendapat undangan? Kamu abaikan isi undangan tersebut ataukah kamu baca isi undangan tersebut? Kamu akan datang tepat waktu sesuai waktu yang dicantumkan dalam undangan, terlambat, ataukah justru tidak datang? Mintalah bantuan kepada orang tuamu atau dengan anggota keluarga lain yang sudah dewasa. Lakukan percobaan untuk membuktikan peristiwa menyublim. Tentukan sendiri jenis percobaannya dan laporkan hasilnya. \u00a0 \u00a0\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-3088 alignleft\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul.jpg\" alt=\"\" width=\"181\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul.jpg 1567w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-226x300.jpg 226w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-768x1018.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Kelas-5-Tema-7-Buku-Siswa-Sampul-772x1024.jpg 772w\" sizes=\"(max-width: 181px) 100vw, 181px\" \/><\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SD Kelas 5\u00a0<\/strong><strong>Tem<\/strong><strong>a 7 Peristiwa Kehidupan &#8211;<br \/>\nSub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pembe<\/strong><strong>lajaran 1.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak gambar : proses belajar mengajar aktif di dalam kelas; gambar pembangunan gedung-gedung; gambar menjadi juara dalam bidang olahraga; gambar belajar gamelan untuk meningkatkan budaya Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3245\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/mengisi-kemerdekaan.jpg\" alt=\"\" width=\"427\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/mengisi-kemerdekaan.jpg 545w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/mengisi-kemerdekaan-300x268.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 427px) 100vw, 427px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Banyak peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan kita. Ada peristiwa-peristiwa yang dianggap penting dan patut dirayakan bersama orang lain. Untuk itu, diperlukan sebuah surat undangan untuk merayakannya bersama orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hari menjelang sore. Ayah Beni mengajak Beni pulang dari kebun cengkih Pak Rudi. Ayah Beni akan menghadiri undangan pertemuan warga. Pertemuan warga tersebut sangat penting karena akan membahas pembangunan jalan dusun.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Ayah : \u201cBeni, ayo, kita pamit pulang ke Pak Rudi.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Beni : \u201cKenapa kita harus buru-buru pulang, Yah? Beni masih betah di sini.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Ayah : \u201cAyah ada undangan ke pertemuan warga. Ini surat undangannya.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Beni : \u201dBaik, Ayah. Nanti Ayah harus jelaskan tentang surat undangan, ya!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3248\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/surat-udangan.jpg\" alt=\"\" width=\"396\" height=\"368\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/surat-udangan.jpg 517w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/surat-udangan-300x279.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Surat Undangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Surat undangan merupakan surat yang berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Kalimat yang digunakan dalam undangan haruslah efektif, yaitu singkat, padat, dan jelas. Tujuannya agar orang yang membacanya dapat segera mengerti isinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Surat undangan dibedakan atas 3 jenis, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1, Undangan resmi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Undangan yang mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan kedinasan. Biasanya dipergunakan untuk kepentingan kedinasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2, Undangan setengah resmi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3, Undangan tidak resmi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada perorangan untuk kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun, undangan perayaan kelahiran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu telah mengatahui jenis-jenis surat. Setiap jenis surat memuat bagian- bagian surat. Secara umum, inilah gambaran bagian-bagian yang ada dalam suatu surat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3249\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/bagian-surat.jpg\" alt=\"\" width=\"504\" height=\"475\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/bagian-surat.jpg 584w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/bagian-surat-300x283.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 504px) 100vw, 504px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagian dari Udangan :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Kepala Surat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Nama dan Alamat Tujuan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Pembuka Surat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Isi Surat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Penutup Surat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Tempat dan Tanggal Surat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Pembuat Surat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah kamu melihat surat undangan yang diterima ayah atau ibumu? Dapatkah kamu menentukan bagian-bagian di dalamnya?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Perhatikan beberapa contoh surat undangan berikut, lalu lakukanlah petunjuk kegiatannya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1.Tandai dengan warna merah untuk contoh undangan resmi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 2.Tandai dengan warna kuning untuk contoh undangan setengah resmi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 3.Tandai dengan warna biru untuk contoh tidak undangan resmi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3251\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/gambar-3-jenis-surat.jpg\" alt=\"\" width=\"1291\" height=\"1520\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/gambar-3-jenis-surat.jpg 1291w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/gambar-3-jenis-surat-255x300.jpg 255w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/gambar-3-jenis-surat-768x904.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/gambar-3-jenis-surat-870x1024.jpg 870w\" sizes=\"(max-width: 1291px) 100vw, 1291px\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Persamaan Undangan Resmi, setengah resmi, dan tidak resmi : Semua undangan mencantumkan siapa yang diundang, kapan, di mana, acaranya apa, dan siapa yang mengundang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Undangan Resmi : biasanya berbentuk polos dan hiasan, pada kertas kop instansi, disertai Nomer surat, tulisan font resmi, ditanda tangani dan ada stempel instansi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Undangan setengah Resmi : berbentuk polos, belum ada kop, tanpa stempel, font resmi, tidak ada nomor surat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Undangan tidak resmi : bentuk variatif, dan penuh dengan hiasan, warna-warni, tanpa kop, tanpa stempel, tidak ada nomor surat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Undangan yang diterima ayah Beni terbuat dari kertas. Kertas merupakan benda yang mudah terbakar. Tahukah kamu bahwa pada peristiwa pembakaran, terjadi perubahan bentuk benda karena kalor, tetapi tidak mengubah wujud benda? Kertas yang merupakan benda padat dibakar dengan api (panas) dan berubah menjadi abu yang juga masih benda padat, hanya berubah bentuknya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita. Salah satu perubahan wujud yang mungkin tidak kamu sadari adalah penyubliman. Pernahkah kamu mengamati kapur barus yang diletakkan ibu di dalam lemari untuk melindungi pakaian dari ngengat? Kapur barus di lemari pakaianmu dalam beberapa hari akan mengecil dan meng- hilang dari lemari pakaianmu. Apakah yang sebenarnya terjadi? Mengapa kapur barus itu seperti menghilang dari lemari?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kapur barus merupakan benda padat, yang dalam waktu tertentu berubah wujud menjadi\u00a0gas. Kapur barus mengalami penyubliman. Menyublim adalah peristiwa berubahnya wujud benda dari padat ke gas. Dapatkah kamu menemukan contoh penyubliman lain di dalam kehidupan sehari-hari?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Untuk menunjukkan proses penyubliman, lakukan percobaan berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PERCOBAAN &#8211;\u00a0Mengamati perubahan wujud benda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alat dan Bahan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u20224 buah batu bata untuk membuat tungku sederhana,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u20221 buah lilin,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u20221 buah kaleng bekas susu,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u20225 butir kapur barus ukuran kecil,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u20221\/5 bagian kaleng pasir kering,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u2022Piring aluminium,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u2022Es batu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara Kerja :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1, Tumpuk batu bata menjadi dua tingkat untuk dijadikan tungku sederhana.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 2, Letakkan lilin di tengah tungku, lalu nyalakan lilin.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 3, Isi kaleng bekas susu dengan pasir, lalu masukkan kapur barus.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 4, Letakkan kaleng bekas susu tersebut di atas tungku.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 5, Letakkan piring aluminium di atas kaleng susu, lalu letakkan beberapa butir es batu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 6, Diamkan selama sepuluh menit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengamatan :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Amatilah perubahan yang terjadi pada kapur barus setelah sepuluh menit. Angkatlah piring alumunium dari atas kaleng. Lalu, perhatikanlah apa yang terjadi pada dasar piring.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Setelah melakukan pengamatan pada kegiatan di atas, dapatkah kamu menjelaskan kesimpulanmu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita tanpa kita sadari. Perubahan wujud benda merupakan satu perubahan alami karena fenomena alam yang terjadi di sekeliling kita. Dalam kehidupan bermasyarakat, perubahan juga terjadi. Perubahan itu dapat berupa perubahan fisik maupun perubahan perilaku masyarakat. Perubahan secara fisik merupakan perubahan yang dapat dengan mudah dilihat, misalnya perubahan kenampakan suatu wilayah karena pembangunan gedung-gedung prasarana, dan juga jalan-jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Usaha dan kegiatan pembangunan di negara kita sudah dilakukan sejak negara merdeka oleh pemerintah hingga sekarang. Pembangunan nasional Indonesia merupakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Artinya, pembangunan semua aspek dan bidang kehidupan, tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga manusia Indonesia seutuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembangunan tidak dapat dilakukan jika kita belum merdeka dan berdaulat sebagai sebuah negara dan bangsa yang diakui dunia. Oleh karena kita sudah merdeka, ada banyak kegiatan pembangunan yang perlu dilakukan untuk mengisi kemerdekaan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Judul Bacaan : Kegiatan Mengisi Kemerdekaan Negara Indonesia.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia didapatkan dengan cara yang tidak mudah dan tidak murah. Bertahun-tahun para pemimpin bangsa ini berupaya dengan berbagai macam cara untuk melepaskan diri dari penjajahan bangsa lain. Ribuan nyawa manusia juga telah melayang dalam upaya ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kini, Indonesia telah merdeka dan berdaulat. Namun, banyak hal yang harus dilakukan untuk mengisinya dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia yang seutuhnya seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini. Generasi penerus bangsa harus mengupayakan agar pembangunan manusia seutuhnya ini dapat dilakukan terus-menerus dengan berbagai cara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain adalah mencintai dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimulai dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara dan mengenal budaya bangsa sendiri. Rasa cinta tanah air dan bangsa dapat dipupuk dan dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sederhana, seperti mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dan mengenal cara hidup dan nilai-nilai masyarakatnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, kemerdekaan harus diisi dengan membangun kualitas manusia Indonesia. Para pemuda hendaknya dapat menggunakan masa kemerdekaan bangsa dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya dan berkarya untuk membangun negara sendiri. Berbagai ilmu dan teknologi hendaknya dikuasai untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara dan untuk menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"color: #000000;\">Sumber: diolah dari berbagai sumber.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan bacaan di atas, temukan kosakata baku dan tidak baku. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi dengan teman lainnya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Perhatikan cara-cara menggunakan kamus<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1.Pilihlah sebuah kata dari daftar kosakata barumu. Misalnya pembangunan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2.Bukalah kamusmu, carilah daftar kata-kata yang dimulai dengan huruf awal \u201cp\u201d. Ingat, setiap kata pada kamus selalu diurutkan berdasarkan urutan abjad.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3.Dalam daftar kata yang berhuruf awal \u201cp\u201d itu, carilah daftar kata yang dimulai dengan \u201cpe\u201d.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4.Carilah daftar kata yang dimulai dengan \u201cpem\u201d. Kata tebal akan kamu temukan di antara kata-kata itu. Selamat mencari.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amati gambar-gambar berikut yang menunjukkan kegiatan pembangunan! Pembangunan sarana dan prasarana di berbagai bidang berikut dilakukan untuk menunjang kegiatan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan manusia guna mencapai kesejahteraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3255\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/pajak-untuk-membangun.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"541\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/pajak-untuk-membangun.jpg 500w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/pajak-untuk-membangun-277x300.jpg 277w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak pada gambar proyek pembangunan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan pasar, pembangunan sekolah, pembangunan Tempat ibadah. Semua biayanya berasal dari Pajak yang kita setor ke negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah kamu melihat kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan sekolah dan tempat tinggalmu? Apakah yang kamu rasakan? Bagaimana masyarakat sekitarmu menanggapi pembangunan tersebut?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Di masyarakat, terdapat kegiatan-kegiatan yang mendukung pembangunan nasional. Ada juga, kegiatan yang tidak mendukung kegiatan pembangunan nasional, baik pembangunan fisik maupun nonfisik.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Bersama teman-temanmu, carilah informasi mengenai permasalahan berikut :\u00a0<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u2022Faktor pendukung pembangunan nasional.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u2022Faktor penghambat pembangunan nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Informasi dapat kamu peroleh dengan melakukan kegiatan-kegiatan berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1.Studi pustaka: mencari informasi melalui buku, surat kabar, majalah, atau artikel di internet.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2.Diskusi: bisa dilakukan dalam diskusi kelompok kecil maupun diskusi kelas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3.Wawancara: melakukan wawancara kepada orang yang memiliki pengetahuan seperti guru atau sejarawan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Setelah informasi kamu dapatkan, tuliskan hasilnya pada kolom berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">A, Faktor Pendukung Pembangunan Nasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">1) Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa,<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk terselenggaranya pembangunan ekonomi bangsa Indonesia, modal yang dipandang sangat penting adalah modal yang mencerminkan harga diri dan martabat bangsa yang merupakan motivasi kuat untuk bertekad memperbaiki nasib dengan mengandalkan kekuatan sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">2) Posisi geografik negara<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Indonesia yang berada di daerah tropis kaya akan sumber daya alam; demikian juga Indonesia sebagai persimpangan antara Asia dan Australia sangat mendukung dalam lalulintas perekonomian dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">3) Penduduk.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Jumlah penduduk yang besar merupakan keunggulan yang luar biasa menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Bila potensi ini dapat didayagunakan dan ditingkatkan terutama kualitas fisik dan mental intelektualnya, maka selain merupakan sumber tenaga kerja yang besar serta menjadi konsumen bagi pasaran industri nasioanl, juga dapat menjadi modal utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global di dunia internasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">4) Kekayaan alam<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Keberhasilan pembangunan ekonomi yang telah dicapai oleh Indonesia selama ini tidak terlepas dari dukungan sumber daya alam yang dimiliki, yang menjadi modal dasar pembangunan ekonomi nasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">5) Faktor rohaniah dan mental<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Keimanan dan ketaqwaa terhadap Tuhan YME serta diterimanya Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan merupakan faktor pendukung bisa terlaksanya pembangunan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">6) Globalisasi ekonomi,<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tata pergaulan dunia yang melahirkan globalisasi di berbagai bidang terutama di bidang informasi dan ekonomi memberikan peluang untuk mengenali dan memanfaatkan budaya ekonomi bangsa lain dan membuka jalan masuk keluarnya produk dalam dan luar negeri yang akan bersaing dalam pasar internasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">7) Kepercayaan kreditur luar negeri,<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Keberhasilan pembangunan ekonomi bangsa Indonesia menambah kepercayaan kreditur luar negeri.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">8) Situasi politik nasional yang stabil,<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal ini merupakan kesadaran bahwa dalam keadaan situasi politik yang stabil pembangunan di segala bidang bisa diselenggarakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">B, Faktor Penghambat Pembangunan Nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pelaksanaan pembangunan nasional tidak berjalan mulus seperti yang dikehendaki tetapi pelaksanaannya banyak dihadapkan pada berbagai masalah yang merupakan penghambat pembangunan nasional. Faktor-faktor penghambat tersebut adalah :<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">1) Gejolak SARA (Suku, Agama, Ras).<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Adanya perbedaan suku, ras dan agama, dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menimbulkan gejolak sara yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">2) Produktivitas penduduk yang rendah<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Masih tertinggalnya Indonesia di bidang produktivitas yang masih rendah serta tingkat pertumbuhan penduduk masih cukup tinggi membuat sumber daya manusia Indonesia saat ini lebih cenderung menjadi beban yang menghambat laju pertumbuhan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">3) Kesenjangan sosial.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Kesenjangan pemerataan pendapatan, kesempatan kerja (pengangguran), pelayanan kesehatan, kesenjangan pembangunan antar daerah dapat menyebabkan kecemburuan sosial.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">4) Kekurangan modal dan teknologi.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Kekurangan modal mengakibatkan terjadinya banyak pengangguran dan pertumbuhan teknologi yang lambat akan memperlambat pula seluruh aktivitas kegiatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">5) Persaingan dan proteksi negara lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Di bidang perdagangan; persaingan semakin ketat terhadap komoditas ekspor serta tindakan proteksi Negara lain merupakan hambatan pengembangan ekspor Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"color: #000000;\">6) Tingkat pendidikan bangsa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 60px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tingkat pendidikan bangsa Indonesia kebanyakan masih rendah serta masih banyak ditemui penduduk yang buta aksara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Renungkan !.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Undangan adalah surat ajakan dari seseorang untuk menghadiri suatu acara. Jadi, kehadiran orang-orang yang mendapat undangan sangatlah diharapkan oleh pihak yang mengundang.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Apa yang kamu lakukan seandainya kamu mendapat undangan? Kamu abaikan isi undangan tersebut ataukah kamu baca isi undangan tersebut? Kamu akan datang tepat waktu sesuai waktu yang dicantumkan dalam undangan, terlambat, ataukah justru tidak datang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mintalah bantuan kepada orang tuamu atau dengan anggota keluarga lain yang sudah dewasa. Lakukan percobaan untuk membuktikan peristiwa menyublim. Tentukan sendiri jenis percobaannya dan laporkan hasilnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; SD Kelas 5\u00a0Tema 7 Peristiwa Kehidupan &#8211; Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan. Pembelajaran 1. &nbsp; &nbsp; Tampak gambar : proses belajar mengajar aktif di dalam kelas; gambar pembangunan gedung-gedung; gambar menjadi juara dalam bidang olahraga; gambar belajar gamelan untuk meningkatkan budaya Indonesia. Banyak peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan kita. Ada peristiwa-peristiwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,317],"tags":[376,375,374],"class_list":["post-3244","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd5","category-sd5-tema-7","tag-pembangunan-nasional","tag-surat","tag-undangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3244"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3256,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3244\/revisions\/3256"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}