{"id":2938,"date":"2017-12-30T10:11:12","date_gmt":"2017-12-30T03:11:12","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=2938"},"modified":"2018-01-01T06:10:45","modified_gmt":"2017-12-31T23:10:45","slug":"panas-dan-perpindahannya-sd-kelas-5-tema-6-sub-tema-2-1-k2013-rev-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/panas-dan-perpindahannya-sd-kelas-5-tema-6-sub-tema-2-1-k2013-rev-2017\/","title":{"rendered":"Panas dan Perpindahannya &#8211; SD Kelas 5 Tema 6 &#8211; Sub Tema 2-1 &#8211; K2013 Rev 2017"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/yuUNZYNN3S0\" width=\"480\" height=\"270\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Panas dan Perpindahannya - SD Kelas 5 Tema 6.\u00a0 Sub Tema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar Kita. Pembelajaran 1.\u00a0 Hari ini Siti libur sekolah. Siti dan Ibu memasak bersama di dapur. Siti membantu Ibu membuat tumis kangkung kesukaannya. Ibu meletakkan wajan di atas kompor, kemudian menyalakan api kompor. Tidak berapa lama Ibu menuangkan sedikit minyak goreng ke dalam wajan. Siti diminta menunggu wajan tersebut sampai minyak goreng di dalam wajan itu panas. Tak berapa lama, timbul gelembung kecil dalam minyak goreng. Saat itulah Siti tahu bahwa minyak goreng itu telah cukup panas. Siti pun memasukkan bumbu-bumbu yang sudah dipotong ke dalam wajan. Sreeeengg!! Terdengar suara dari dalam wajan ketika bumbu itu bertemu minyak goreng panas. Aroma bumbu pun menyebar di seluruh ruang dapur. Hmmm!! Sedap! Pernahkah kamu melakukan kegiatan yang serupa dengan Siti dan Ibunya? Menurutmu, sumber panas apakah yang digunakan Siti untuk memasak? Mengapa minyak di dalam wajan itu bisa mengeluarkan gelembung kecil tanda minyak itu sudah panas? Apa yang sebenarnya terjadi? Dapatkah kamu menemukan peristiwa yang serupa dengan yang dialami Siti? Kamu telah mempelajari tentang sumber energi panas yang ada di sekitar kita. Tentu kamu juga dapat menyebutkan sumber panas apa saja yang ada di sekelilingmu. Kemudian pernahkah terpikir olehmu mengapa minyak di wajan dapat memanas? Yuk, simak bacaan berikut ini dengan saksama! Judul Bacaan : Perpindahan Panas atau Kalor. Pernahkah kamu membantu ibumu memasak sayur? Tahukah kamu mengapa api kompor dapat memanaskan air dalam panci sehingga sayuran yang ada di dalamnya menjadi matang? Ketika kamu memasak sayuran, panas dari api kompor berpindah ke dalam panci. Kemudian, panas tersebut berpindah ke dalam air sehingga air menjadi panas dan sayuran yang ada di dalamnya menjadi matang. Peristiwa tersebut membuktikan bahwa panas dapat berpindah. Letak matahari dari planet kita ini sangat jauh, yaitu sekitar 152.100.000 km (Seratus lima puluh dua juta seratus ribu kilometer). Akan tetapi, panas dari matahari dapat berpindah atau merambat ke planet kita sehingga kita dapat merasakan hangatnya sinar matahari. Andai saja panas matahari tidak dapat berpindah ke bumi, dapatkah kamu membayangkan bagaimana keadaan bumi kita ini? Panas berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Bagaimana panas dapat berpindah? Panas dapat berpindah melalui tiga cara yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara seperti benda padat. Contoh konduksi adalah panci logam yang panas karena diletakkan di atas kompor yang berapi (tidak terjadi perpindahan zat). Konveksi adalah perpindahan panas yang disertai dengan perpindahan bagian zat perantaranya. Misalnya, air di\u00a0dalam panci yang dipanaskan hingga mendidih. Sedangkan radiasi adalah cara perpindahan panas dengan pancaran yang tidak membutuhkan zat perantara. Peristiwa radiasi yang terjadi sehari-hari adalah sinar matahari yang sampai ke bumi dan menghangatkan udara serta makhluk hidup di bumi. Sumber : IPA BSE kelas 5, Pusat Perbukuan, 2010. Bacaan di atas diperoleh dari sebuah buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Buku merupakan salah satu contoh media cetak yang sering digunakan masyarakat hingga kini. Buku adalah kumpulan kertas atau bahan lain yang dijilid di salah satu sisinya dan berisi tulisan atau gambar. Buku sudah ada sejak dahulu. Pada zaman kerajaan di Indonesia, buku disebut dengan kitab yang berisi catatan tentang peristiwa atau hasil pemikiran seorang penulisnya pada masa itu. Apakah kamu memiliki buku kesayangan? Ceritakanlah tentang buku kesayanganmu kepada teman sebangkumu! Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Lalu, carilah beberapa kata-kata kunci atau hal-hal penting dari setiap paragraf. Perhatikan kembali bacaan di atas! kamu akan menemukan beberapa kata- kata yang dicetak miring dan digarisbawahi. Carilah arti kata-kata tersebut dari kamus dan buatlah kalimat dengan menggunakan kata-kata tersebut! Buatlah kalimat lengkap menggunakan kata baku yang tepat! Kata;\u00a0 Arti; Kalimat. api\u00a0 :\u00a0panas dan cahaya yang berasal dari sesuatu yang terbakar. panas :\u00a0bersuhu relatif tinggi. berpindah :\u00a0beralih atau bertukar tempat. suhu :\u00a0 ukuran kuantitatif terhadap temperatur; panas dan dingin, diukur dengan termometer. logam :\u00a0 mineral yang tidak tembus pandang, dapat menjadi penghantar panas dan arus listrik (misalnya besi, aluminium, nikel); metal; mendidih :\u00a0 menggelembung-gelembung atau meluap-luap karena dipanaskan. pancaran :\u00a0menyembur ke berbagai arah dengan berbagai cara (tentang benda cair, sinar, dan sebagainya). Berdasarkan bacaan berjudul \u201cPerpindahan Panas dan Kalor, buatlah sebuah diagram tentang perpindahan panas yang kamu ketahui. Beberapa kata bantu telah dituliskan untuk mempermudah kamu menuliskan kalimat penting yang mewakili setiap paragraf. Lakukanlah kegiatan ini bersama dengan teman\u00a0sebangkumu! Perpindahan Panas atau Kalor. - Ditunjukan dengan peristiwa : air yang mengelembung ketika di panaskan, gelas yang di tuangkan air panas menjadi hangat bahkan menjadi panas. Berada di sekitar api unggun menjadi hangat; bahkan kalau mendekat menjadi panas. - Cara Perpindahan : konduksi, Konveksi, dan radiasi.\u00a0 Judul Bacaan : Perpindahan Kalor Secara Konduksi. Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalor secara hantaran, yaitu perpindahan kalor tanpa memindahkan zat perantaranya. Pada peristiwa perpindahan kalor secara konduksi, yang berpindah hanya energi kalornya saja. Umumnya, perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada zat padat. Agar kamu lebih mudah memahami peristiwa konduksi, mari kita lakukan kegiatan ini. Peristiwa konduksi dapat diumpamakan dengan kegiatan memindahkan buku secara estafet yang dilakukan oleh kamu dan teman-temanmu. Buku yang dipindahkan secara estafet kita upamakan sebagai kalor dan orang yang memindahkannya sebagai zat perantaranya. Ketika kamu dan teman-temanmu memindahkan buku secara estafet, yang berpindah hanya buku itu saja. Sedangkan kamu dan temanmu sebagai perantara tetap diam di tempat, tidak berpindah. Begitu pula dengan peristiwa konduksi. Hanya kalor yang berpindah, zat perantaranya tetap. Saat kamu membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok yang dimasukkan ke dalam air panas apa yang terjadi? Lama-kelamaan ujung sendok yang kamu pegang juga akan terasa panas. Peristiwa tersebut merupakan salah satu contoh perpindahan kalor secara konduksi. Pada perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah. Peristiwa konduksi juga dapat kamu jumpai pada saat kamu memasak. Pada saat kamu menggoreng, ujung spatula yang kamu pegang akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor. Setrika listrik merupakan alat yang cara kerjanya menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. Ketika setrika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalir melalui elemen pemanas. Panas dari elemen akan berpindah kebagian alas besi setrika yang tebal. (Sumber : IPA BSE Kelas 7, Pusbuk 2010 dengan penyesuaian). Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini! 1.Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat. 2.Gambarkanlah cara perpindahan panas secara konduksi menurut pemahamanmu berdasarkan keterangan pada bacaan! 3.Tuliskanlah beberapa contoh peristiwa perpindahan panas secara konduksi berdasarkan bacaan di atas! Lalu tambahkanlah beberapa contoh serupa yang kamu jumpai dalam kehidupanmu sehari-hari! Contoh Perpindahan Panas (Kalor) Dalam Kehidupan Sehari-hari ;\u00a0Panas (kalor) dapat berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Ada tiga cara perpindahan kalor, yaitu : Konduksi \/ Hantaran, Konveksi \/ aliran, Radiasi \/ Pancaran. 1, Konduksi (hantaran). Konduksi adalah perpindahan kalor secara merambat tanpa disertai perpindahan zat perantara, dan biasanya terjadi pada benda padat. Contoh : - Besi dibakar ujungnya, ujung lain terasa panas. - Gelas terasa panas ketika diisi air panas. - Sendok terasa panas ketika digunakan untuk menggoreng. - Melicinkan pakaian dengan strika. - Panasnya ujung solder ketika dibakar. 2, Konveksi (aliran). Konveksi adalah perpindahan kalor yang terjadi melalui aliran zat atau disertai perpindahan zat perantaranya. Biasanya terjadi pada benda cair dan gas. Contoh : - Merebus kacang hijau. - Angin laut bertiup pada siang hari. - Terjadinya angin darat dan laut. - Memasak air hingga mendidih. 3, Radiasi (pancaran). Radiasi adalah perpindahan panas dengan cara memancar dan tanpa zat perantara. Contoh : - Tangan terasa panas saat didekatkan dengan api. - Panas matahari dapat dirasakan di bumi. - Menjemur ikan asin di tepi pantai. Peristiwa perpindahan panas secara konduksi dapat kita jumpai sehari-hari di sekitar kita. Kali ini kamu akan mengamati dan melakukan percobaan untuk membuktikan perpindahan panas secara konduksi. Lakukan kegiatan berikut\u00a0ini dengan mengikuti petunjuknya secara saksama. Menyelidiki Perpindahan Panas secara Konduksi. Alat dan Bahan yang Diperlukan: 1, Sebuah sendok dari logam. 2, 200 mL air hangat. 3, Sebuah gelas bening. Cara Kerja: 1, Masukkan air hangat ke dalam gelas bening. 2, Masukkan sendok ke dalam gelas yang berisi air hangat. 3, Setelah beberapa saat peganglah ujung sendok dengan tanganmu. 4, Tetaplah memegang ujung sendok selama lebih kurang 2\u20143 menit. 5, Catatlah apa yang kamu rasakan. Setelah melakukan kegiatan di atas, jawablah pertanyaan berikut sebagai panduan membuat kesimpulan. Jawablah pertanyaan berikut! 1.Apa yang kamu rasakan setelah memegang sendok yang dimasukkan dalam air hangat? Sendok menjadi hangat pula. 2.Mengapa ujung sendok yang kamu pegang terasa panas? karena panas dari air berpindah ke sendok. 3.Termasuk peristiwa apakah perpindahan panas pada percobaan ini? perpindahan Konduksi Mengapa disebut demikian? sendok menjadi panas, tetapi tidak ada zat\/bendah yang berpindah. Kesimpulan :\u00a0 Peristiwa penghantaran panas di mana zat perantaranya tidak ikut berpindah disebut Konduksi. 1.Apa saja pengetahuan baru yang kamu dapatkan pada kegiatan pembelajaran hari ini? 2.Sebutkanlah beberapa hal dari kegiatan pembelajaran hari ini yang ingin kamu ketahui lebih dalam. 3.Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada pembelajaran hari ini? Cari dan lakukan kegiatan yang menunjukkan cara perpindahan kalor secara konduksi bersama kedua orang tuamu.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2851 \" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/Kelas-5-Tema-6-Buku-Siswa-Panas-dan-Perpindahannya-798x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"212\" height=\"272\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/Kelas-5-Tema-6-Buku-Siswa-Panas-dan-Perpindahannya-798x1024.jpg 798w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/Kelas-5-Tema-6-Buku-Siswa-Panas-dan-Perpindahannya-234x300.jpg 234w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/Kelas-5-Tema-6-Buku-Siswa-Panas-dan-Perpindahannya-768x985.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/Kelas-5-Tema-6-Buku-Siswa-Panas-dan-Perpindahannya.jpg 1608w\" sizes=\"(max-width: 212px) 100vw, 212px\" \/><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Panas dan Perpindahannya &#8211; SD Kelas 5 Tema 6.\u00a0<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sub Tema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar Kita.<\/strong><\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pembelajaran 1.\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hari ini Siti libur sekolah. Siti dan Ibu memasak bersama di dapur. Siti membantu Ibu membuat tumis kangkung kesukaannya. Ibu meletakkan wajan di atas kompor, kemudian menyalakan api kompor. Tidak berapa lama Ibu menuangkan sedikit minyak goreng ke dalam wajan. Siti diminta menunggu wajan tersebut sampai minyak goreng di dalam wajan itu panas. Tak berapa lama, timbul gelembung kecil dalam minyak goreng. Saat itulah Siti tahu bahwa minyak goreng itu telah cukup panas. Siti pun memasukkan bumbu-bumbu yang sudah dipotong ke dalam wajan. Sreeeengg!! Terdengar suara dari dalam wajan ketika bumbu itu bertemu minyak goreng panas. Aroma bumbu pun menyebar di seluruh ruang dapur. Hmmm!! Sedap!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2939\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema-6-siti-memasak-di-dapur.jpg\" alt=\"\" width=\"565\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema-6-siti-memasak-di-dapur.jpg 565w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema-6-siti-memasak-di-dapur-300x212.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 565px) 100vw, 565px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah kamu melakukan kegiatan yang serupa dengan Siti dan Ibunya? Menurutmu, sumber panas apakah yang digunakan Siti untuk memasak? Mengapa minyak di dalam wajan itu bisa mengeluarkan gelembung kecil tanda minyak itu sudah panas? Apa yang sebenarnya terjadi? Dapatkah kamu menemukan peristiwa yang serupa dengan yang dialami Siti?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu telah mempelajari tentang sumber energi panas yang ada di sekitar kita. Tentu kamu juga dapat menyebutkan sumber panas apa saja yang ada di sekelilingmu. Kemudian pernahkah terpikir olehmu mengapa minyak di wajan dapat memanas? Yuk, simak bacaan berikut ini dengan saksama!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Perpindahan Panas atau Kalor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah kamu membantu ibumu memasak sayur? Tahukah kamu mengapa api kompor dapat memanaskan air dalam panci sehingga sayuran yang ada di dalamnya menjadi matang? Ketika kamu memasak sayuran, panas dari api kompor berpindah ke dalam panci. Kemudian, panas tersebut berpindah ke dalam air sehingga air menjadi panas dan sayuran yang ada di dalamnya menjadi matang. Peristiwa tersebut membuktikan bahwa panas dapat berpindah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Letak matahari dari planet kita ini sangat jauh, yaitu sekitar 152.100.000 km (Seratus lima puluh dua juta seratus ribu kilometer). Akan tetapi, panas dari matahari dapat berpindah atau merambat ke planet kita sehingga kita dapat merasakan hangatnya sinar matahari. Andai saja panas matahari tidak dapat berpindah ke bumi, dapatkah kamu membayangkan bagaimana keadaan bumi kita ini?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Panas berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Bagaimana panas dapat berpindah? Panas dapat berpindah melalui tiga cara yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara seperti benda padat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh <strong>konduksi<\/strong> adalah panci logam yang panas karena diletakkan di atas kompor yang berapi (tidak terjadi perpindahan zat). <strong>Konveksi<\/strong> adalah perpindahan panas yang disertai dengan perpindahan bagian zat perantaranya. Misalnya, air di\u00a0dalam panci yang dipanaskan hingga mendidih. Sedangkan <strong>radiasi<\/strong> adalah cara perpindahan panas dengan pancaran yang tidak membutuhkan zat perantara. Peristiwa radiasi yang terjadi sehari-hari adalah sinar matahari yang sampai ke bumi dan menghangatkan udara serta makhluk hidup di bumi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber : IPA BSE kelas 5, Pusat Perbukuan, 2010.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacaan di atas diperoleh dari sebuah buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Buku merupakan salah satu contoh media cetak yang sering digunakan masyarakat hingga kini. Buku adalah kumpulan kertas atau bahan lain yang dijilid di salah satu sisinya dan berisi tulisan atau gambar. Buku sudah ada sejak dahulu. Pada zaman kerajaan di Indonesia, buku disebut dengan kitab yang berisi catatan tentang peristiwa atau hasil pemikiran seorang penulisnya pada masa itu. Apakah kamu memiliki buku kesayangan? Ceritakanlah tentang buku kesayanganmu kepada teman sebangkumu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Lalu, carilah beberapa kata-kata kunci atau hal-hal penting dari setiap paragraf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan kembali bacaan di atas! kamu akan menemukan beberapa kata- kata yang dicetak miring dan digarisbawahi. Carilah arti kata-kata tersebut dari kamus dan buatlah kalimat dengan menggunakan kata-kata tersebut!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Buatlah kalimat lengkap menggunakan kata baku yang tepat!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kata;\u00a0 Arti; Kalimat.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>api\u00a0<\/strong> :\u00a0panas dan cahaya yang berasal dari sesuatu yang terbakar.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>panas<\/strong> :\u00a0bersuhu relatif tinggi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>berpindah<\/strong> :\u00a0beralih atau bertukar tempat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>suhu<\/strong> :\u00a0 ukuran kuantitatif terhadap temperatur; panas dan dingin, diukur dengan termometer.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>logam<\/strong> :\u00a0 mineral yang tidak tembus pandang, dapat menjadi penghantar panas dan arus listrik (misalnya besi, aluminium, nikel); metal;<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>mendidih<\/strong> :\u00a0 menggelembung-gelembung atau meluap-luap karena dipanaskan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>pancaran<\/strong> :\u00a0menyembur ke berbagai arah dengan berbagai cara (tentang benda cair, sinar, dan sebagainya).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan bacaan berjudul \u201cPerpindahan Panas dan Kalor, buatlah sebuah diagram tentang perpindahan panas yang kamu ketahui. Beberapa kata bantu telah dituliskan untuk mempermudah kamu menuliskan kalimat penting yang mewakili setiap paragraf. Lakukanlah kegiatan ini bersama dengan teman\u00a0sebangkumu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perpindahan Panas atau Kalor.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Ditunjukan dengan peristiwa : air yang mengelembung ketika di panaskan, gelas yang di tuangkan air panas menjadi hangat bahkan menjadi panas. Berada di sekitar api unggun menjadi hangat; bahkan kalau mendekat menjadi panas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Cara Perpindahan : konduksi, Konveksi, dan radiasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Judul Bacaan : Perpindahan Kalor Secara Konduksi.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalor secara hantaran, yaitu perpindahan kalor tanpa memindahkan zat perantaranya. Pada peristiwa perpindahan kalor secara konduksi, yang berpindah hanya energi kalornya saja. Umumnya, perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada zat padat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2943\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema-6-estafet.jpg\" alt=\"\" width=\"523\" height=\"196\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema-6-estafet.jpg 523w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema-6-estafet-300x112.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 523px) 100vw, 523px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar kamu lebih mudah memahami peristiwa konduksi, mari kita lakukan kegiatan ini. Peristiwa konduksi dapat diumpamakan dengan kegiatan memindahkan buku secara estafet yang dilakukan oleh kamu dan teman-temanmu. Buku yang dipindahkan secara estafet kita upamakan sebagai kalor dan orang yang memindahkannya sebagai zat perantaranya. Ketika kamu dan teman-temanmu memindahkan buku secara estafet, yang berpindah hanya buku itu saja. Sedangkan kamu dan temanmu sebagai perantara tetap diam di tempat, tidak berpindah. Begitu pula dengan peristiwa konduksi. Hanya kalor yang berpindah, zat perantaranya tetap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat kamu membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok yang dimasukkan ke dalam air panas apa yang terjadi? Lama-kelamaan ujung sendok yang kamu pegang juga akan terasa panas. Peristiwa tersebut merupakan salah satu contoh perpindahan kalor secara konduksi. Pada perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peristiwa konduksi juga dapat kamu jumpai pada saat kamu memasak. Pada saat kamu menggoreng, ujung spatula yang kamu pegang akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setrika listrik merupakan alat yang cara kerjanya menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. Ketika setrika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalir melalui elemen pemanas. Panas dari elemen akan berpindah kebagian alas besi setrika yang tebal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Sumber : IPA BSE Kelas 7, Pusbuk 2010 dengan penyesuaian).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2.Gambarkanlah cara perpindahan panas secara konduksi menurut pemahamanmu berdasarkan keterangan pada bacaan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3.Tuliskanlah beberapa contoh peristiwa perpindahan panas secara konduksi berdasarkan bacaan di atas! Lalu tambahkanlah beberapa contoh serupa yang kamu jumpai dalam kehidupanmu sehari-hari!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh Perpindahan Panas (Kalor) Dalam Kehidupan Sehari-hari ;\u00a0Panas (kalor) dapat berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada tiga cara perpindahan kalor, yaitu : Konduksi \/ Hantaran, Konveksi \/ aliran, Radiasi \/ Pancaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1, Konduksi (hantaran).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Konduksi adalah perpindahan kalor secara merambat tanpa disertai perpindahan zat perantara, dan biasanya terjadi pada benda padat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Contoh :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Besi dibakar ujungnya, ujung lain terasa panas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Gelas terasa panas ketika diisi air panas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Sendok terasa panas ketika digunakan untuk menggoreng.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Melicinkan pakaian dengan strika.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Panasnya ujung solder ketika dibakar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>2, Konveksi (aliran).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Konveksi adalah perpindahan kalor yang terjadi melalui aliran zat atau disertai perpindahan zat perantaranya. Biasanya terjadi pada benda cair dan gas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Contoh :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Merebus kacang hijau.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Angin laut bertiup pada siang hari.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Terjadinya angin darat dan laut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Memasak air hingga mendidih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>3, Radiasi (pancaran).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Radiasi adalah perpindahan panas dengan cara memancar dan tanpa zat perantara.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Contoh :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Tangan terasa panas saat didekatkan dengan api.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Panas matahari dapat dirasakan di bumi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Menjemur ikan asin di tepi pantai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peristiwa perpindahan panas secara konduksi dapat kita jumpai sehari-hari di sekitar kita. Kali ini kamu akan mengamati dan melakukan percobaan untuk membuktikan perpindahan panas secara konduksi. Lakukan kegiatan berikut\u00a0ini dengan mengikuti petunjuknya secara saksama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menyelidiki Perpindahan Panas secara Konduksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alat dan Bahan yang Diperlukan:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1, Sebuah sendok dari logam.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2, 200 mL air hangat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3, Sebuah gelas bening.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara Kerja:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1, Masukkan air hangat ke dalam gelas bening.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2, Masukkan sendok ke dalam gelas yang berisi air hangat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3, Setelah beberapa saat peganglah ujung sendok dengan tanganmu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4, Tetaplah memegang ujung sendok selama lebih kurang 2\u20143 menit.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5, Catatlah apa yang kamu rasakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2945\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema6-perpindahan-kalor.jpg\" alt=\"\" width=\"112\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema6-perpindahan-kalor.jpg 112w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sd5-tema6-perpindahan-kalor-82x300.jpg 82w\" sizes=\"(max-width: 112px) 100vw, 112px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah melakukan kegiatan di atas, jawablah pertanyaan berikut sebagai panduan membuat kesimpulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawablah pertanyaan berikut!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1.Apa yang kamu rasakan setelah memegang sendok yang dimasukkan dalam air hangat? Sendok menjadi hangat pula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2.Mengapa ujung sendok yang kamu pegang terasa panas? karena panas dari air berpindah ke sendok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3.Termasuk peristiwa apakah perpindahan panas pada percobaan ini? perpindahan Konduksi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Mengapa disebut demikian? sendok menjadi panas, tetapi tidak ada zat\/bendah yang berpindah.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Kesimpulan :\u00a0<\/span><\/strong><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Peristiwa penghantaran panas di mana zat perantaranya tidak ikut berpindah disebut Konduksi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1.Apa saja pengetahuan baru yang kamu dapatkan pada kegiatan pembelajaran hari ini?<br \/>\n<\/span><span style=\"color: #000000;\">2.Sebutkanlah beberapa hal dari kegiatan pembelajaran hari ini yang ingin kamu ketahui lebih dalam.<br \/>\n<\/span><span style=\"color: #000000;\">3.Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada pembelajaran hari ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cari dan lakukan kegiatan yang menunjukkan cara perpindahan kalor secara konduksi bersama kedua orang tuamu.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Panas dan Perpindahannya &#8211; SD Kelas 5 Tema 6.\u00a0 Sub Tema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar Kita. Pembelajaran 1.\u00a0 Hari ini Siti libur sekolah. Siti dan Ibu memasak bersama di dapur. Siti membantu Ibu membuat tumis kangkung kesukaannya. Ibu meletakkan wajan di atas kompor, kemudian menyalakan api kompor. Tidak berapa lama Ibu menuangkan sedikit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,316],"tags":[],"class_list":["post-2938","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd5","category-sd5-tema-6"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2938","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2938"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2938\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2960,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2938\/revisions\/2960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}