{"id":2446,"date":"2017-08-09T05:20:05","date_gmt":"2017-08-08T22:20:05","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=2446"},"modified":"2017-08-09T06:30:58","modified_gmt":"2017-08-08T23:30:58","slug":"sistem-gerak-pada-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sistem-gerak-pada-manusia\/","title":{"rendered":"Sistem Gerak pada Manusia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot. Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, yang hanya dapat bergerak bila dibantu oleh otot. Berdasarkan bentuknya tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, sedangkan berdasarkan pada zat penyusun dan sturkturnya tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. Fungsi persendian adalah menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya. Fungsi otot adalah sebagai alat gerak aktif, yang dapat menggerak- kan organ lain sehingga terjadi suatu gerakan. Untuk lebih jelasnya dalam membahas system gerak ini, akan diuraikan satu persatu, sebagai berikut yaitu rangka (tulang), sendi dan otot. A. Rangka (Tulang). Rangka atau tulang pada tubuh manusia termasuk salah satu alat gerak pasif karena tulang baru akan bergerak bila digerakkan oleh otot. Sedangkan unsur pembentuk tulang pada manusia adalah unsur kalsium dalam bentuk garam yang direkatkan oleh kalogen. Dalam perkembangannya bentuk tulang dan rangka tubuh yang disusun nya dapat mengalami kelainan yang disebabkan oleh gangguan yang dibawa sejak lahir, infeksi penyakit, faktor gizi atau posisi tubuh yang salah. Hubungan antar tulang yang satu dengan tulang yang lainnya, dihubung- kan oleh persendian (sendi). Pada manusia terdapat tiga (3) bentuk persendian, yaitu sendi mati, sendi kaku dan sendi gerak. 1.Macam-Macam Organ Penyusun Sistem Gerak. \u00a0Rangka pada manusia terdiri atas 3 kelompok : bagian tengkorak, bagian badan, bagian aggota gerak. Fungsi Rangka Pada Manusia. Kerangka pada tubuh manusia memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu : sebagai penegak tubuh sebagai pembentuk tubuh sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka) sebagai pelindung bagian tubuh yang penting sebagai tempat pembentukkan sel darah merah sebagai alat gerak pasif Kerangka manusia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu : Bagian Tengkorak Bagian Badan Bagian Anggota Gerak Bagian Tengkorak (Kepala) :\u00a0tersusun dari tulang pipih yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih.\u00a0terdiri dari : - 1 tulang dahi, - 2 tulang tapis, - 2 tulang hidung, - 2 tulang ubun-ubun, - 2 tulang pipi, - 2 tulang pipi, - 2 tulang langit-langit, - 2 tulang baji, - 2 tulang pelipis, - 2 tulang air mata, - 2 tulang rahang atas, - 1 tulang lidah, - 1 tulang tengkorak, - 2 tulang rahang bawah. Rangka Bagian Badan :\u00a0Bagian badan terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu : \u00a0 Ruas-ruas tulang belakang ( 33 ruas ) b. Tulang rusuk ( 12 pasang ) -7 pasang tulang rusuk sejati -3 pasang tulang rusuk palsu -2 pasang tulang rusuk melayang c. Tulang dada, terdiri dari : -tulang hulu -tulang badan -tulang pedang-pedangan d. Gelang bahu terdiri dari : - 2 tulang selangka (kiri dan kanan) - 2 tulang belikat (kiri dan kanan) e. Gelang panggul terdiri dari : - 2 tulang duduk (kiri dan kanan) - 2 tulang usus (kiri dan kanan) - 2 tulang kemaluan (kiri dan kanan) Bagian Anggota Gerak,\u00a0Anggota gerak dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : a. anggota gerak atas (tangan kiri dan kanan) terdiri dari : 2 tulang pengumpil 2 tulang lengan atas 2 tulang hasta 16 tulang pergelangan tangan 10 tulang telapak tangan 28 ruas tulang jari tangan\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, yang hanya dapat bergerak bila dibantu oleh otot. Berdasarkan bentuknya tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, sedangkan berdasarkan pada zat penyusun dan sturkturnya tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi persendian adalah menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi otot adalah sebagai alat gerak aktif, yang dapat menggerak- kan organ lain sehingga terjadi suatu gerakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih jelasnya dalam membahas system gerak ini, akan diuraikan satu persatu, sebagai berikut yaitu rangka (tulang), sendi dan otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>A. Rangka (Tulang).<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rangka atau tulang pada tubuh manusia termasuk salah satu alat gerak pasif karena tulang baru akan bergerak bila digerakkan oleh otot. Sedangkan unsur pembentuk tulang pada manusia adalah unsur kalsium dalam bentuk garam yang direkatkan oleh kalogen. Dalam perkembangannya bentuk tulang dan rangka tubuh yang disusun nya dapat mengalami kelainan yang disebabkan oleh gangguan yang dibawa sejak lahir, infeksi penyakit, faktor gizi atau posisi tubuh yang salah. Hubungan antar tulang yang satu dengan tulang yang lainnya, dihubung- kan oleh persendian (sendi). Pada manusia terdapat tiga (3) bentuk persendian, yaitu sendi mati, sendi kaku dan sendi gerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1.Macam-Macam Organ Penyusun Sistem Gerak.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2447\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-rangka-manusia.jpg\" alt=\"\" width=\"336\" height=\"474\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-rangka-manusia.jpg 336w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-rangka-manusia-213x300.jpg 213w\" sizes=\"(max-width: 336px) 100vw, 336px\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> \u00a0Rangka pada manusia terdiri atas 3 kelompok : bagian tengkorak, bagian badan, bagian aggota gerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi Rangka Pada Manusia.<br \/>\nKerangka pada tubuh manusia memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">sebagai penegak tubuh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">sebagai pembentuk tubuh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">sebagai pelindung bagian tubuh yang penting<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">sebagai tempat pembentukkan sel darah merah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">sebagai alat gerak pasif<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kerangka manusia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagian Tengkorak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagian Badan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagian Anggota Gerak<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagian Tengkorak (Kepala) :\u00a0<\/strong>tersusun dari tulang pipih yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih.\u00a0terdiri dari :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2448\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-rangka-tengkorak.jpg\" alt=\"\" width=\"460\" height=\"397\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-rangka-tengkorak.jpg 460w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-rangka-tengkorak-300x259.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 460px) 100vw, 460px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; 1 tulang dahi,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang tapis,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang hidung,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang ubun-ubun,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang pipi,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang pipi,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang langit-langit,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang baji,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang pelipis,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang air mata,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang rahang atas,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 1 tulang lidah,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 1 tulang tengkorak,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang rahang bawah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rangka Bagian Badan :\u00a0Bagian badan terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu :<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2450\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-tulang-bahu.jpg\" alt=\"\" width=\"393\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-tulang-bahu.jpg 393w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-tulang-bahu-300x244.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 393px) 100vw, 393px\" \/>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2451\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-tulang-panggul.jpg\" alt=\"\" width=\"393\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-tulang-panggul.jpg 393w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/sd5-tulang-panggul-259x300.jpg 259w\" sizes=\"(max-width: 393px) 100vw, 393px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ruas-ruas tulang belakang ( 33 ruas )<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> b. Tulang rusuk ( 12 pasang )<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -7 pasang tulang rusuk sejati<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -3 pasang tulang rusuk palsu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -2 pasang tulang rusuk melayang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> c. Tulang dada, terdiri dari :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -tulang hulu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -tulang badan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -tulang pedang-pedangan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> d. Gelang bahu terdiri dari :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang selangka (kiri dan kanan)<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang belikat (kiri dan kanan)<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> e. Gelang panggul terdiri dari :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang duduk (kiri dan kanan)<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang usus (kiri dan kanan)<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; 2 tulang kemaluan (kiri dan kanan)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagian Anggota Gerak,\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Anggota gerak dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :<\/span><\/p>\n<p>a. anggota gerak atas (tangan kiri dan kanan) terdiri dari :<\/p>\n<p>2 tulang pengumpil<br \/>\n2 tulang lengan atas<br \/>\n2 tulang hasta<br \/>\n16 tulang pergelangan tangan<br \/>\n10 tulang telapak tangan<br \/>\n28 ruas tulang jari tangan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot. Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[195,179,180],"tags":[229,228,227,226],"class_list":["post-2446","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ipa","category-sd5","category-sd5-tema1","tag-anggota-gerak","tag-manusia","tag-rangka","tag-sistem-gerak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2446"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2446\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2454,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2446\/revisions\/2454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}