{"id":2196,"date":"2017-06-26T15:56:25","date_gmt":"2017-06-26T08:56:25","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=2196"},"modified":"2017-09-13T13:33:36","modified_gmt":"2017-09-13T06:33:36","slug":"sd5-1-wujud-benda-dan-cirinya-matematika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd5-1-wujud-benda-dan-cirinya-matematika\/","title":{"rendered":"SD5.1 Wujud Benda dan Cirinya &#8211; Matematika"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya - Matematika. Setelah berkunjung ke rumah Defi, Sahabat Alam beristirahat di tanah lapang. Mereka melihat beberapa anak-anak sedang bermain. Anak-anak itu membawa bola, boneka, dan pesawat mainan. Inilah mainan yang mereka bawa. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Banyak mainan bola = 3. Banyak mainan boneka = 5. Banyak pesawat mainan = 4. Jumlah mainan = 3 + 4 + 5 = 12. Banyak bola dibandingkan dengan seluruh mainan dapat dituliskan dalam bentuk\u00a03\/12 . Artinya, 3 mainan bola dibandingkan dengan 12 mainan. Sambil melihat anak-anak bermain, Lani mengeluarkan bekalnya. Lani mengeluarkan beberapa roti untuk dibagikan kepada teman-teman dan anak-\u00a0anak yang sedang bermain. Lani mengambil satu roti. Satu roti itu dipotong menjadi\u00a08 bagian sama besar. Besar setiap potongan dapat dinyatakan sebagai\u00a01\/8 roti.\u00a0Setelah roti dimakan 3 potong tersisa 5 potong. Sisa 5 potong ini dapat dituliskan\u00a0sebagai 5\/8 roti. Dalam pecahan ada pembilang dan penyebut, bagian atas pembilang, bagian bawah penyebut; 3\/12 maka 3 disebut pembilang, 12 disebut penyebut. Selain roti, Lani juga membawa 7 buah jeruk. 7 buah jeruk dibagi 2 bagian. Satu bagian untuk Lani dan teman-teman. Satu bagian untuk anak-anak yang sedang bermain. 7 jeruk dibagikan kepada dua anak, masing-masing anak mendapat bagian 7\/2 . 7\/2 dibaca tujuh per dua, Artinya tujuh dibagi dua ; 7\/2 , termasuk bentuk pecahan biasa. 7 : 2 hasilnya 3 1\/2\u00a0, dibaca tiga setengah, termasuk bentuk pecahan campuran. Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat diikuti bilangan pecahan. 3 = Bilangan bulat, 1\/2 Bilangan pecahan. \u00a0 Ketika mengunjungi Desa Matahari, Kepala Desa mengatakan bahwa kira-kira hanya 15% lahan pertanian yang dapat ditanami. Apa maksudnya? Berapakah 15% itu? 15 \/ 100 \u00a0; \u00a0angka 15 adalah pembilang, 100 adalah penyebut. Jadi 15% artinya 15\/100. Untuk menjadikan suatu pecahan kedalam bentuk persen, maka pecahan tersebut harus di jadikan ke bentuk pecahan dengan pembilang 100. Contoh . 1\/2 \u00a0maka bisa di jadikan 50\/100 \u00a0dalam bentuk persen adalah 50%. 1\/4 \u00a0maka bisa dijadikan 25\/100 dalam bentuk persen adalah 25%. 3\/4 \u00a0maka bisa dijadikan 75\/100 dalam bentuk persen adalah 75%. 1\/10 \u00a0maka bisa dijadikan 10\/100 dalam bentuk persen adalah 10%. dan seterusnya. \u00a0 Bapak Kepala Desa juga mengatakan bahwa ketika lahan pertanian dapat ditanami, warga pernah menanam melon. Berat rata-rata sebuah melon 2,58 kg. Bilangan 2,58 disebut pecahan desimal. Perhatikan pecahan desimal berikut. 2,58 \u00a0; angka 2 satuan; 5 per puluhan ; 8 per seratusan. 2,58 = 2 satuan + 5 per puluhan + 8 per ratusan. = 2 + 5\/10 + 8\/100 = 200\/100 + 50\/100 + 8\/100 = 258\/100. Menjadi angka 3\/20 menjadi bentuk desimal. 3\/20 kira jadikan pecahan dengan pembilan 100, \u00a03\/20 = (3x5) \/ (20x5) = 15\/100 = 0,15. dalam bentuk persen adalah 15%. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Female\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n<p>SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya &#8211; Matematika.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-2197\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tematik-1.png\" alt=\"\" width=\"184\" height=\"259\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tematik-1.png 791w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tematik-1-212x300.png 212w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tematik-1-768x1086.png 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tematik-1-724x1024.png 724w\" sizes=\"(max-width: 184px) 100vw, 184px\" \/><\/p>\n<p>Setelah berkunjung ke rumah Defi, Sahabat Alam beristirahat di tanah lapang. Mereka melihat beberapa anak-anak sedang bermain. Anak-anak itu membawa bola, boneka, dan pesawat mainan. Inilah mainan yang mereka bawa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Banyak mainan bola = 3.<br \/>\nBanyak mainan boneka = 5.<br \/>\nBanyak pesawat mainan = 4.<br \/>\nJumlah mainan = 3 + 4 + 5 = 12.<br \/>\nBanyak bola dibandingkan dengan seluruh mainan dapat dituliskan dalam bentuk\u00a03\/12 . Artinya, 3 mainan bola dibandingkan dengan 12 mainan.<br \/>\n<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2198\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-teama1-pecahan.jpg\" alt=\"\" width=\"296\" height=\"182\" \/><\/p>\n<p>Sambil melihat anak-anak bermain, Lani mengeluarkan bekalnya. Lani mengeluarkan beberapa roti untuk dibagikan kepada teman-teman dan anak-\u00a0anak yang sedang bermain. Lani mengambil satu roti. Satu roti itu dipotong menjadi\u00a08 bagian sama besar. Besar setiap potongan dapat dinyatakan sebagai\u00a01\/8 roti.\u00a0Setelah roti dimakan 3 potong tersisa 5 potong. Sisa 5 potong ini dapat dituliskan\u00a0sebagai 5\/8 roti.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2199\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-pecahan.jpg\" alt=\"\" width=\"748\" height=\"388\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-pecahan.jpg 748w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-pecahan-300x156.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 748px) 100vw, 748px\" \/><\/p>\n<p>Dalam pecahan ada pembilang dan penyebut, bagian atas pembilang, bagian bawah penyebut; 3\/12 maka 3 disebut pembilang, 12 disebut penyebut.<\/p>\n<p>Selain roti, Lani juga membawa 7 buah jeruk. 7 buah jeruk dibagi 2 bagian. Satu bagian untuk Lani dan teman-teman. Satu bagian untuk anak-anak yang sedang bermain.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2202\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-7-jeruk.jpg\" alt=\"\" width=\"719\" height=\"115\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-7-jeruk.jpg 719w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-7-jeruk-300x48.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 719px) 100vw, 719px\" \/><\/p>\n<p>7 jeruk dibagikan kepada dua anak, masing-masing anak mendapat bagian 7\/2 .<br \/>\n7\/2 dibaca tujuh per dua, Artinya tujuh dibagi dua ;<br \/>\n7\/2 , termasuk bentuk pecahan biasa. 7 : 2 hasilnya 3 1\/2\u00a0, dibaca tiga setengah, termasuk bentuk pecahan campuran.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2204\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-pecahan-campuran.jpg\" alt=\"\" width=\"521\" height=\"297\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-pecahan-campuran.jpg 521w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-pecahan-campuran-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 521px) 100vw, 521px\" \/><\/p>\n<p>Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat diikuti bilangan pecahan.<br \/>\n3 = Bilangan bulat, 1\/2 Bilangan pecahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika mengunjungi Desa Matahari, Kepala Desa mengatakan bahwa kira-kira hanya 15% lahan pertanian yang dapat ditanami. Apa maksudnya? Berapakah 15% itu?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2206\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/sd5-tema1-15persen.jpg\" alt=\"\" width=\"482\" height=\"391\" \/><\/p>\n<p>15 \/ 100 \u00a0; \u00a0angka 15 adalah pembilang, 100 adalah penyebut.<\/p>\n<p>Jadi 15% artinya 15\/100.<\/p>\n<p>Untuk menjadikan suatu pecahan kedalam bentuk persen, maka pecahan tersebut harus di jadikan ke bentuk pecahan dengan pembilang 100.<\/p>\n<p>Contoh . 1\/2 \u00a0maka bisa di jadikan 50\/100 \u00a0dalam bentuk persen adalah 50%.<br \/>\n1\/4 \u00a0maka bisa dijadikan 25\/100 dalam bentuk persen adalah 25%.<br \/>\n3\/4 \u00a0maka bisa dijadikan 75\/100 dalam bentuk persen adalah 75%.<br \/>\n1\/10 \u00a0maka bisa dijadikan 10\/100 dalam bentuk persen adalah 10%. dan seterusnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bapak Kepala Desa juga mengatakan bahwa ketika lahan pertanian dapat ditanami, warga pernah menanam melon. Berat rata-rata sebuah melon 2,58 kg. Bilangan 2,58 disebut pecahan desimal.<br \/>\nPerhatikan pecahan desimal berikut.<\/p>\n<p>2,58 \u00a0; angka 2 satuan; 5 per puluhan ; 8 per seratusan.<\/p>\n<p>2,58 = 2 satuan + 5 per puluhan + 8 per ratusan.<br \/>\n= 2 + 5\/10 + 8\/100<br \/>\n= 200\/100 + 50\/100 + 8\/100<br \/>\n= 258\/100.<\/p>\n<p>Menjadi angka 3\/20 menjadi bentuk desimal.<br \/>\n3\/20 kira jadikan pecahan dengan pembilan 100, \u00a03\/20 = (3&#215;5) \/ (20&#215;5) = 15\/100 = 0,15.<br \/>\ndalam bentuk persen adalah 15%.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya &#8211; Matematika. Setelah berkunjung ke rumah Defi, Sahabat Alam beristirahat di tanah lapang. Mereka melihat beberapa anak-anak sedang bermain. Anak-anak itu membawa bola, boneka, dan pesawat mainan. Inilah mainan yang mereka bawa. &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Banyak mainan bola = 3. Banyak mainan boneka = [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,180],"tags":[271,275,232,273,272,277,276,55,183,278,182,185,279,274,184],"class_list":["post-2196","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd5","category-sd5-tema1","tag-audiobook","tag-book","tag-budi-pekerti","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pecahan","tag-pelajaran","tag-sd5","tag-sd5-tema1","tag-sekolah","tag-suara","tag-tema-1"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2196"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2209,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2196\/revisions\/2209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}