{"id":1925,"date":"2017-05-09T20:41:12","date_gmt":"2017-05-09T13:41:12","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=1925"},"modified":"2017-09-13T13:35:08","modified_gmt":"2017-09-13T06:35:08","slug":"sd-kelas-4-tema-9-3-2-pelestarian-kekayaan-sumber-daya-alam-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd-kelas-4-tema-9-3-2-pelestarian-kekayaan-sumber-daya-alam-indonesia\/","title":{"rendered":"SD Kelas 4 Tema 9-3-2 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia. Pembelajaran 2. A. Hak dan Kewajiban Warga Masyarakat terhadap Air. Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Tanpa air manusia tidak.bisa melanjutkan kehidupan. Terpenuhi kebutuhan air bersih merupakan hak setiap warga masyarakat. Hak memanfaatkan air bersih hendaknya\u00a0diikuti dengan kewajiban menjaga ketersedian air bersih. Perlu kamu sadari bahwa persediaan air bersih semakin menipis, semeritara seiring pertambahan jumlah penduduk Indonesia kebutuhan air bersih semakin meningkat. Kebutuhan air per hari per orang dapat kamu cermati dalam gambar piramida hirarki berikut ini. 70 liter air untuk sanitasi; 60 liter air untuk menumbuhkan bahan makanan (untuk rumah tangga), 50 liter membersihkan rumah, 40 liter mencuci pakaian, 30 liter air kebersihan diri, 20 liter air memasak, 10 liter minum. Kebutuhan air bersih menjadi permasalahan dunia. OIeh karena itu, telah ditetapkan hari Air Dunia dalam Sidang Umum PBB. Simak teks bacaan tentang hari Air Dunia berikut. Hari \u00a0Air Dunia. Sesuai keputusan Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 ditetapkan tanggal 22 Maret sebagai hari Air Dunia atau Word Water Day. Hari \u00a0Air Dunia diperingati pertama kali pada 22 Maret 1993 oleh negara-negara anggota PBS. Jadi, pada 22 Maret 2017 merupakan peringatan ke-24 hari \u00a0Air Dunia. Hari Air Dunia diperingati setiap tahun dengan tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan masyarakat dunia. Dengan demikian diharapkan lahir kesadaran masyarakat dunia untuk bersama-sama memanfaatkan dan melestarikan sumber daya air (SDA) secara berkelanjutan. Secara umum, persediaan air bersih semakin menipis karena berkurangnya cadangan air dalam tanah. Berkurangnya cadangan air dalam tanah sebagai akibat banyaknya penebangan liar terhadap pohon di hutan. Akibatnya, tidak ada lagi akar-akar pohon yang dapat menahan air di dalam tanah. Sebagian besar lahan-lahan hijau berubah menjadi perumahan, perkantoran, dan kawasan industri sehingga air hujan tidak bisa masuk tanah dan langsung mengalir ke parit, selokan, lalu ke sungai, dan terus ke laut. Berkurangnya cadangan air tanah membawa dampak besar bagi kehidupan manusia. Mengapa demikian? Akibat berkurangnya cadangan air tanah, banyak mata air kering termasuk sumur gali yang kebanyakan dimiliki warga masyarakat. Keadaan ini membuat penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan keseharian. Kegagalan panen pun dirasakan warga masyarakat karena tanaman kurang air yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Sungguh keadaan memilukan yang perlu segera diatasi agar tidak berlarut-larut penderitaan warga masyarakat perdesaan. Langkah awal yang bisa dilakukan setiap warga masyarakat untuk mengantisipasi dan mengatasi terjadinya krisis air adalah hemat dalam memanfaatkan air. Selanjutnya, setiap warga masyarakat hendaknya melaksanakan hak dan kewajiban terhadap air secara seimbang. Dengan cara itu, terjadi krisis air bersih dapat dihindari dengan melakukan tindakan seperti berikut. 1. Membuat lubang resapan untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah. 2. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah. 3. Menjaga kebersihan Iingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Berdasarkan teks bacaan \u201cHari Air Dunia\u201d dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut. 1. Air bersih adalah air yang aman dan sehat untuk dikonsumsi manusia. 2. Air bersih penting untuk menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup pada umumnya dan manusia pada khususnya. Mantaat air bagi kehidupan manusia antara lain untuk: a. minum dan memasak, b. kebersihan din, c. mencuci pakaian, d. membersihkan rumah, e. keperluan rumah tangga, f. sanitasi, dan g. irigasi. 3. Ketersediaan air bersih bisa terganggu karena tindakan-tindakan berikut. a. Banyak pohon hutan ditebangi. b. Pembuangan sarnpah dilakukan secara tidak bertanggung jawab. c. Perubahan fungsi lahan hijau menjadi perumahan, perkantoran, dan kawasan industri. 4. Akibat kekurangan air bersih antara lain penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari dan gagal panen. 5. Contoh upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi krisis air bersih sebagai berikut. a. Membuat lubang resapan .untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah. b. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah. c. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. B. Tangga Nada. Perhatikan tangga hada lagu \u201cAku Cinta Lingkungan\u201d berikut. Lagu di atas menggunakan nada dasar do = c. Artinya, tinggi nada do sama dengan nada c. Nada dasar adalah nada pertama yang dijadikan sebagai dasar dalam menentukan susunan nada dalam sebuah tangga nada.\u00a0Berdasarkan jenisnya tangga nada dasar dikelompokkan menjadi tiga, yaitu tangga nada natural, tangga nada berkres, dan tangga nada bermol. Nada dasar natural adalah nada dasar yang tidak menurunkan atau menaikkan jarak antar nada dalam penyusunannya. Nada dasar natural dalam tangga nada mayor sering di istilahkan dengan nada dasar do = c. Pemakaian tanda aksidental berfungsi sebagai petunjuk nada dasar. Tanda aksidental ini berlaku untuk semua tingkatan not senama pada seluruh bagian paranada, kecuali ada perubahan nada dasar Lebih detail silakan lihat buku cetak. \u00a0\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>A. Hak dan Kewajiban Warga Masyarakat terhadap Air.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Tanpa air manusia tidak.bisa melanjutkan kehidupan. Terpenuhi kebutuhan air bersih merupakan hak setiap warga masyarakat. Hak memanfaatkan air bersih hendaknya\u00a0diikuti dengan kewajiban menjaga ketersedian air bersih. Perlu kamu sadari bahwa persediaan air bersih semakin menipis, semeritara seiring pertambahan jumlah penduduk Indonesia kebutuhan air bersih semakin meningkat. Kebutuhan air per hari per orang dapat kamu cermati dalam gambar piramida hirarki berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1926\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/sd4-9-piramida-air.jpg\" alt=\"\" width=\"431\" height=\"194\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/sd4-9-piramida-air.jpg 431w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/sd4-9-piramida-air-300x135.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 431px) 100vw, 431px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">70 liter air untuk sanitasi; 60 liter air untuk menumbuhkan bahan makanan (untuk rumah tangga), 50 liter membersihkan rumah, 40 liter mencuci pakaian, 30 liter air kebersihan diri, 20 liter air memasak, 10 liter minum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kebutuhan air bersih menjadi permasalahan dunia. OIeh karena itu, telah ditetapkan hari Air Dunia dalam Sidang Umum PBB. Simak teks bacaan tentang hari Air Dunia berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Hari \u00a0Air Dunia.<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Sesuai keputusan Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 ditetapkan tanggal 22 Maret sebagai hari Air Dunia atau Word Water Day. Hari \u00a0Air Dunia diperingati pertama kali pada 22 Maret 1993 oleh negara-negara anggota PBS. Jadi, pada 22 Maret 2017 merupakan peringatan ke-24 hari \u00a0Air Dunia.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Hari Air Dunia diperingati setiap tahun dengan tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan masyarakat dunia. Dengan demikian diharapkan lahir kesadaran masyarakat dunia untuk bersama-sama memanfaatkan dan melestarikan sumber daya air (SDA) secara berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, persediaan air bersih semakin menipis karena berkurangnya cadangan air dalam tanah. Berkurangnya cadangan air dalam tanah sebagai akibat banyaknya penebangan liar terhadap pohon di hutan. Akibatnya, tidak ada lagi akar-akar pohon yang dapat menahan air di dalam tanah. Sebagian besar lahan-lahan hijau berubah menjadi perumahan, perkantoran, dan kawasan industri sehingga air hujan tidak bisa masuk tanah dan langsung mengalir ke parit, selokan, lalu ke sungai, dan terus ke laut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Berkurangnya cadangan air tanah membawa dampak besar bagi kehidupan manusia. Mengapa demikian? Akibat berkurangnya cadangan air tanah, banyak mata air kering termasuk sumur gali yang kebanyakan dimiliki warga masyarakat. Keadaan ini membuat penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan keseharian. Kegagalan panen pun dirasakan warga masyarakat karena tanaman kurang air yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Sungguh keadaan memilukan yang perlu segera diatasi agar tidak berlarut-larut penderitaan warga masyarakat perdesaan. Langkah awal yang bisa dilakukan setiap warga masyarakat untuk mengantisipasi dan mengatasi terjadinya krisis air adalah hemat dalam memanfaatkan air. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, setiap warga masyarakat hendaknya melaksanakan hak dan kewajiban terhadap air secara seimbang. Dengan cara itu, terjadi krisis air bersih dapat dihindari dengan melakukan tindakan seperti berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1. Membuat lubang resapan untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 2. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 3. Menjaga kebersihan Iingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan teks bacaan \u201cHari Air Dunia\u201d dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Air bersih adalah air yang aman dan sehat untuk dikonsumsi manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">2. Air bersih penting untuk menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup pada umumnya dan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> manusia pada khususnya. Mantaat air bagi kehidupan manusia antara lain untuk:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> a. minum dan memasak,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> b. kebersihan din,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> c. mencuci pakaian,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> d. membersihkan rumah,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> e. keperluan rumah tangga,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> f. sanitasi, dan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> g. irigasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">3. Ketersediaan air bersih bisa terganggu karena tindakan-tindakan berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> a. Banyak pohon hutan ditebangi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> b. Pembuangan sarnpah dilakukan secara tidak bertanggung jawab.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> c. Perubahan fungsi lahan hijau menjadi perumahan, perkantoran, dan kawasan industri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">4. Akibat kekurangan air bersih antara lain penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> air bersih untuk keperluan sehari-hari dan gagal panen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">5. Contoh upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi krisis air bersih sebagai berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> a. Membuat lubang resapan .untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> tanah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> b. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> c. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">B. Tangga Nada.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan tangga hada lagu \u201cAku Cinta Lingkungan\u201d berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Lagu di atas menggunakan nada dasar do = c. Artinya, tinggi nada do sama dengan nada c. Nada dasar adalah nada pertama yang dijadikan sebagai dasar dalam menentukan susunan nada dalam sebuah tangga nada.\u00a0Berdasarkan jenisnya tangga nada dasar dikelompokkan menjadi tiga, yaitu tangga nada natural, tangga nada berkres, dan tangga nada bermol.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Nada dasar natural adalah nada dasar yang tidak menurunkan atau menaikkan jarak antar nada dalam penyusunannya. Nada dasar natural dalam tangga nada mayor sering di istilahkan dengan nada dasar do = c.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Pemakaian tanda aksidental berfungsi sebagai petunjuk nada dasar. Tanda aksidental ini berlaku untuk semua tingkatan not senama pada seluruh bagian paranada, kecuali ada perubahan nada dasar<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Lebih detail silakan lihat buku cetak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia. Pembelajaran 2. A. Hak dan Kewajiban Warga Masyarakat terhadap Air. Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Tanpa air manusia tidak.bisa melanjutkan kehidupan. Terpenuhi kebutuhan air bersih merupakan hak setiap warga masyarakat. Hak memanfaatkan air bersih hendaknya\u00a0diikuti dengan kewajiban menjaga ketersedian air bersih. Perlu kamu sadari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,111],"tags":[174,271,275,232,273,272,277,276,175,55,278,279,274],"class_list":["post-1925","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd4","category-sd4-tema-9","tag-air","tag-audiobook","tag-book","tag-budi-pekerti","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-hari-air","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1925"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1925\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1953,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1925\/revisions\/1953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}