{"id":1918,"date":"2017-05-09T18:28:04","date_gmt":"2017-05-09T11:28:04","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=1918"},"modified":"2017-09-13T13:35:21","modified_gmt":"2017-09-13T06:35:21","slug":"sd-kelas-4-tema-9-3-1-pelestarian-kekayaan-sumber-daya-alam-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd-kelas-4-tema-9-3-1-pelestarian-kekayaan-sumber-daya-alam-indonesia\/","title":{"rendered":"SD Kelas 4 Tema 9-3-1 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia. Pembelajaran 1. Carilah Gambar tentang : -Kerja bakti membersihkan sungai. -Ilegal Loging. -Perburuan Liar. -Reboisasi. Rangkaian gambar di atas adalah perilaku manusia balk positif maupun negatif. Kegiatan menjaga kebersihan sungai dan reboisasi merupakan kegiatan menjaga kelestarian Iingkungan. Sementara itu, illegal logging (penebangan liar) dan perburuan liar merupakan tindakan merusak lingkungan. Ayo, temukan contoh-contoh tindakan pelestarian alam agar kamu dapat meneladaninya. Indonesia memiliki beragam kekayaan sumber daya alam. Sumber daya alam yang ada di Indonesia tersebut harus dilestarikan keberadaannya. Pelestarian tersebut bertujuan agar kehidupan masyarakat Indonesia seimbang dengan lingkungan. Salah satu upaya pelestarian sumber daya alam tersebut adalah memanfaatkan sumber daya alam dengan bijaksana. Bangsa Indonesia memHiki beragam kekayaan\u00a0sumber daya alam. Semua kekayaan tersebut harus dilestarikan\u00a0agar kehidupan masyarakat Indonesia bisa bejalan\u00a0dengan baik. A. Pemanfaatan Sumber Daya Alam. Sumber daya alam yang ada di Indonesia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Masyarakat harus menggunakan atau mengambil manfaat dan sumber daya alarn tersebut dengan bijaksana. Pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh merusak ekosistem dan harus niemikirkan kelanjutan keberadaan sumber daya alam tersebut. Bacalah bacaan berikut! Manusia sangat bergantung pada alam. Alam memberikan semua yang dibutuhkan oleh manusia. Manusia memanfaatkan berbagai bagian dan alam untuk memenuhi kebutuharinya, termasuk hewan dan tumbuhan. Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya tersebut sering menyebabkan kerusakan Iingkungan. Manusia memanfaatkan seluruh sumber daya alam, baik abiotik maupun biotik, secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. Salah satu sumber daya alam abiotik yang dimanfaatkan oleh manusia adalah tanah. Manusia menggali tanah untuk mendapatkan bahan tambang. Bahan tambang yang digali manusia, seperti batu bara, nikel, timah, dan bauksit. Selain itu, logam mulia bernilai tinggi seperti emas dan perak pun ditambang oleh manusia. Emas dan perak merupakan salahsatu bahan tambang logam mulia yang pahhg banyak dicari karena memiliki nilai yang tinggi. Manusia juga memanfaatkan sumber daya alam biotik untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Hampir semua jenis tumbuhan dan hewan dimanfaatkan oleh manusia. Tumbuhan dan hewan yang dilindungi pun menjadi sasaran manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Saat ini keberadaan sumber daya alam yang dilindungi dan terbatas balk jumlah maupun kualitasnya menjadi masalah serius. Sumber daya alam biotik berupa hewan yang dimanfaatkan manusia ada dua jenis yaitu hewan piaraan atau budi daya dan hewan liar yang hidup bebas di hutan. Manusia membudidayakan beberapa jenis hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti ayam, sapi, dan ikan. Sementara itu, hewan yang hidup bebas di hutan sering diburu manusia. Ada hewan yang diburu untuk diambil kulit, bulu, atau bagian tubuh lain seperti cula badak dan gading gajah. Perburuan terhadap hewan liar yang tidak terkendali menyebabkan populasi hewan tersebut menurun secara drastis. Apabila perburuan liar dibiarkan, populasi hewan akan mengalami kepunahan. Sumber daya alam berupa tumbuhan dimanfaatkan manusia sebagai sumber makanan, obat, dan peralatan rumah tangga. Sumber daya alam berupa tumbuhan tersebut ada yang ditanam dan dibudidayakan. Beberapa tumbuhan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, misalnya pohon jati Pemanfaatan Sumber Daya Alam oleh Manusia\u00a0dan pohon cendana. Tekstur kayu yang bagus dan kukuh pada kayu pohon jati disukai oleh para pembuat mebel. Sementara itu, aroma khas kayu cendana dicari banyak orang untuk pembuatan\u00a0minyak wangi, hiasan, pigura, dan kipas tangan. Bacaan tersebut menginformasikan pemanfaatan sumber daya alambiotik dan abiotik oleh manusia. Bad\u00e0an tersebut terdirhatas beberapa paragraf. Setiap paragraf memiliki ide pokok dan kalimat utama. Pada pembelajaran yang lalu kamu telah mempelajari ide pokok dan kalirnat utama. Sebagai pengingat perhatikan dengan saksama informasi berikut. Gagasan pokok disebut juga gagasan utama atau ide pokok. Gagasan pokok merupakan masalah utama yang dibahas atau diungkapkan dalam bacaan. Gagasan pokok dapat terletak di awal, di akhir, di awal dan di akhir paragraf, atau menyebar di seluruh paragrat.\u00a0Gagasan pokok dalam sebuah paragraf terdapat dalam kalimat utama. Kalimat utama adalah kalimat yang memuat gagasan pokok. Gagasan pokok diperjelas oleh gagasan penjelas. Gagasan penjelas termuat dalam kalimat-kalimat penjelas. Berdasarkan isi bacaan, kamu juga dapat membuat kalimat tanya. Kalimat tanya yang kamu susun dapat menggunakan kata tanya seperti apa, siapa, di maria, kapan, bagaimana, dan mongapa. Kalimat tanya yang kamu susun harus dapat dijawab dengan informasi yang terdapat pada bacaan. B. Pelestarian Kekayaan Alam Hayati. Kekayaan alam hayati meliputi semua hewan dan tunibUhan. DiHhat dan sifatnya, hewan dan tumbuhan merupakan sumber daya alam terbarukan, yaitu sumber daya yang dapat diadakan lagi setelah digunakan. Hewan dan tumbuhan dapat diadakan lagi melalui usaha budi daya. Hewan dan tumbuhan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Hewan dan tumbuhan memiliki fungsi sebagai berikut. 1. Fungsi ekonomis, adalah memenuhi kebutuhan pangan bagi manusia. Sebagai contoh, ayam menghasilkan daging dan te)ur. Padi menghasilkan beras dan jerami untuk pakan ternak dan industri kertas. 2. Fungsi ekologis, adalah menjaga kualitas lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Sebagai contoh, tumbuhan menyerap gas karbon dioksida dan melepaskan oksigen ke udara. Oleh karena tumbuhan, udara menjadi sehat dan segar Fungsi dalam menjaga keseimbangan ekosistem contohnya ular dan burung hantu memangsa tikus sehingga populasi tikus terkendali. Jika ular dan burung hantu diburu, tidak ada yang memangsa tikus sehingga tikus merajalela. 3. Fungsi edukatif, adalah sebagai sumber belajar untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang kehidupan. 4. Fungsi estetis, adalah memperindah alam. Hewan, misalnya beberapa burung memiliki bulu yang indah den suara merdu. Tumbuhan dengan berbagal bpntuk dan warna daunnya dapat menciptakan pemandangan yang memesona. Hewan dan tumbuhan tersebut sebagian dibudidayakan oleh manusia, sebagian lagi hidup secara liar. Hewan yang dibudidayakan manusia biasa disebut hewan ternak atau hewan piaraan. Tumbuhan yang dibudidayakan manusia disebut tanaman. Meskipun dapat diadakan lagi setelah digunakan, bukan berarti hewan dan tumbuhan selalu ada. Jika digunakan tanpa disertai upaya pelestarian, hewan dan tumbuhan akan punah. Beberapa hewan dan tumbuhan saat ml sudah tidak bisa ditemukan lagi da beberapa di antaranya terancam kepunahan. Agar terhindar dan kepunahan, dipenlukan upaya pelestanian hewan dan tumbuhan. Upaya p\u00e9lestarian dapat dilakukan dengan menghindari kegiatan yang dapat merusak kekayaan alarn. Tindakan yang dapat merusak kekayaan alam hayati sebagai berikut. 1. Menebang hutan secara liar. Menebang hutan secara liar biasanya dilakukan manusia untuk membuka lahan pertanian atau memanfaatkan kayunya. Tindakan tersebutsangat berbahaya bagi lingkurigan karena dapat menyebabkan hutan gundul dan merusak habitat hewan liar Hutan gundul memicu terjadinya bencana lingkungan seperti banjir dan tanah longsor Kerusakan habitat menyebabkan hewan liar kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan. Akibatnya, hewan Han menyerang permukiman periduduk. 2. Membakar hutan. Kegiatan membakar hutan secara langsung akan menyebabkan polusi udara dan hutan menjadi gundul. Kegiatan mi juga menyebabkan hilangnya beberapa jenis tumbuhan dan hewan. Beberapa hewan dan tumbuhan akan berkurang populasinya bahkan mengalami kepunahan. 3. Menggunakan deterjen dan pestisida berlebihan. Deterjen dan pestisida mengandung bahan kimia yang dapat merusak lingkungan. Deterjen menghasilkan busa yang dapat menutupi perairan sehingga sinar matahari tidak dapat menembus kedalaman tertentu. Akibatnya, proses fotosintesis tumbuhan air tenganggu. Oleh karena fotQsintesis tergaiiggu, tumbuhan air kekurangan makanan dan akhirnya mati. Di sisi lain, deterjen mi menyuburkan.tumbuhan gulma semacam eceng gondok. Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali akan mengganggu kehidupan hewan air Pestisida juga mengandung zat kimia berbahaya. Pestisida biasanya digunakan untuk membunuh hama tanaman. Jika penggunaan pestisida tidak hati-hati, hewan yang bukan hama pun akan mati. Akibatnya, populasi hewan akani berkurang. 4. Menggunakan racun dan bahan peledak untuk menangkap ikan. Racun dan bahan peledak dapat membunuh semua jenis ikan. Ikan-ikan kecil yang seharusnya dapat berkembang biak pun aka\u00f1 mati. Akibatnya, spesies ikan berkurang bahkan punah. 5. Berburu hewan dan tumbuhan liar. Bebenapa bagian tubuh hewan berharga mahal jika dijual. Sebagai contoh tanduk rusa, cula badak, kulit hanimau, dan sirip ikan hiu. Oleh karena itulah, banyak hewan diburu. Manusia berburu hewan untuk memperoleh keuntungan. Selain hewan, beberapa tumbuhan juga diburu karena keindahannya. Beberapa tanaman seperti anggrek liar dan kantong semar diburu oleh para kolektor Kegiatan mi jelas akan membuat hewan dan tumbuhan menjadi langka bahkan punah. Selain itu, penburuan hewan dan tumbuhan membuat ekosistem terganggu. Jika ekosistem terganggu, keseimbangan alam pun tenganggu. 6. Mencemari lingkungan. Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan dapat menyebabkan pencemaran. Sebagai contoh kegiatan industni yang menghasilkan .limbah yang mencemani air atau asap yang mencemari udana. Pencemaran udara juga diakibatkan oleh asap kendaraan berMotor: Air\u00a0dan udara yang tercemar dapat membunuh hewan tertentu. Akibatnya, populasi hewan akan berkurang. Limbab juga dapat mencemari tanah. Tanah yang tercemar tidak dapat mendukung kehiclupan tumbuhan. 7. Merusak terumbu karang. Terumbu karang merupakan habitat bagi biota iaut seperti kepiting, udang, penyu, dan berbagai jenis ikan. Terumbu karang memiliki keindahan yang menarik b\u00e1gi banyak orang sehingga mendorong orang urituk mengambilnya. Pengambilan terumbu karang jelas akan merusak habitat. Ikan-ikan kecil akan mati karena kehilangan habitat. Jika perusakan terumbu karang torus terjadi, hewan-hewan laut yang tergantung oleh keberadaan terumbu karang akan punah. 8. Mengonversi lahan. Konversi lahan adalah perubahan fungsi (ahan dan fungsi semula menjadi fungsi lain. Mengonversi )ahan berarti mengubah fungsi lahan. Sebagai contoh, lahan yang semula hutan diubah menjadi kebun kelapa sawit atau mengubah kawasan liridung menjadi permukiman penduduk. Perubahan fungsi )ahan tersebut akan merusak habitat hewan dan tumbuhan tertentu. Akibatnya, populasi hewan dan tumbuhan akan berkurang. ltulah beberapa contoh kegiatan yang dapat merusak kekayaan alem hayati. Jik kegiatan tersebut dibiarkan terus-menerus, kekayaan alam hayati tidak mungkin dapat dipertahankan. Tanpa kekayaan alam hayati, manusia akan kesulitan. Mengingat fungsinya yang sangat penting, sudah seharusnya manusia meningaIkan kegiatan yang dapat merusak kekayaan atam hayati tersebut. C. Upaya Pelestarian Sumber Daya Energi. Potensi sumber daya energi di Indonesia masih cukup besar. Cadangan bahan tambang yang menjadi sumber daya energi masih tersedia di bumi Indonesia. Bahan tambang batu bara, minyak bumi, dan gas alam masih ada yang belum dieksplorasi. Belum lagi potensi sumber daya energi terbarukan yang belum begitu banyak dimanfaatkan. Meskipun begitu, bergam potensi sumber daya energi tersebut harus dikelola dengan balk. Tujuannya agar generasi mendatang masih dapat menikmati kekayaan alam bangsa Indonesia tersebut; Eksploitasi besar-besaran terhadap bahan tambang sumber energi merupakan tindakan tidak bijaksana. lindakan tersebut mengakibatkan cadangan sumber daya energi akan cepat habis. Jika cadangan habis kita akan kekurangan sumber energi. Kurangnya pasokan energi mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. Produktivitas masyarakat akan menurun sehingga perekonomian\u00a0negara dapatterganggu. Oleh karena itu, upaya pelestarian sumber daya energi harus dimulai sedini mungkin. Upaya pelestarian sumberdaya energi berhubungan erat dengan upaya pelestarian sumber daya alam. Mengapa? Karena sumber daya energi merupakan bagian dan sumber daya alam. Melestarikan sumber daya alam berarti telah melestarikan sumber daya energi. Secara umum upaya pelestarian sumber daya energi dapat dilakukan saat melakukan penambangan. Kita harus mengambil dan menggunakan sumber daya energi sesuai kebutuhan. Pengambilan bahan tambang yang berlebihan dapat mengakibatkan cadangan sumber energi cepat habis. Selanjutnya, bahan tambarig sumber energi tersebut harus diolah secara efisien. Tujuannya agar menghasilkan energi yang maksimal. Pengolahan sumber energiakan menghasilkan energi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Energi tersebut harus digunakan secara hemat. Inilah salah satu upaya pelestarian sumber daya energi yang paling baik dan mudah dilakukan. Namun, masih banyak orang yang tidak melaksanakannya. Perilaku boros energi masih dijumpal dalam berbagai aktivitas mayarakat. Sebagai contoh menyalakan televisi dan radio secara bersamaan, tidak memadamkan lampu kamar saat tidur, dan menggunakan kendaraan (motor, mobil) meskipun jaraknya dekat. Upaya menghemat energi dapat dimulai dar[ din sendini. Setelah kesadaran hemat energi tumbuh dalam din sendiri, dapat ditularkaridengan mengajak orang-orang sekitar. Ajaklah anggota keluarga, teman-teman, hingga masyarakat di Iingkungan sekitar untuk membiasakan hemat energi. Semakin banyak orang yang sadar dan berperilaku hemat energi, semakin besar energi yang dapat dihemat. Dengan demikian, penggunaan energi semakin efisien karena energi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Upaya menghemat energi dapat dimulai dan kegiatan sehani-hari. Penilaku hemat energi hams diulang-ulang dan dilakukan terus-menerus agar menjadi kebiasaan. Lantas, bagaimana cara menghemat energi? Upaya menhemat energi dapat diakukan dengan dua cara, sebaai berikut. 1. Menggunakan energi lebih sedikit. Contohnya, memilih naik sepeda atau benjalan kaki danipada menggunakan sepeda motor\/mobil untuk menujulokasi yang dekat, memadamkan lampu saat tidak digunakan, menyetrika baju dalam jumlah banyak, serta menggunakan kipas angin danipada menghidupkan AC (pendingin ruangan). 2. Menggunakan energi Iebih efisien. Contohnya, menggunakan Fampu hemat energi, menggunakan bahan bakar untuk kendaraan yang Iebih efisien, dan berkendara dalam kecepatan di bawah 90 km\/jam. Upaya menghemat energi harus dilakukan oleh segenap masyarakat. Dengan menghemat eniergi berarti kita mempenlambat habisnya sumber energi. Selain itu, hemat energi juga \u2018mengurangi polusi udara karena semakin sedikit bahan bakar yang digunakan. Tindakan menghemat energi juga akan mengurangi pengeluaran. Anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan energi menjadi berkunang. Oleh karena itu, upaya menghemat energi harus disebanluaskan kepada masyarakat sekitar. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan penyebaran informasi hemat energi melalul poster. Ayo, lakukan kegiatan berikut dalam upaya tunut benperan serta melestanikan sumber daya energi!.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 1.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Carilah Gambar tentang :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -Kerja bakti membersihkan sungai.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -Ilegal Loging.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -Perburuan Liar.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> -Reboisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rangkaian gambar di atas adalah perilaku manusia balk positif maupun negatif. Kegiatan menjaga kebersihan sungai dan reboisasi merupakan kegiatan menjaga kelestarian Iingkungan. Sementara itu, illegal logging (penebangan liar) dan perburuan liar merupakan tindakan merusak lingkungan. Ayo, temukan contoh-contoh tindakan pelestarian alam agar kamu dapat meneladaninya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Indonesia memiliki beragam kekayaan sumber daya alam. Sumber daya alam yang ada di Indonesia tersebut harus dilestarikan keberadaannya. Pelestarian tersebut bertujuan agar kehidupan masyarakat Indonesia seimbang dengan lingkungan. Salah satu upaya pelestarian sumber daya alam tersebut adalah memanfaatkan sumber daya alam dengan bijaksana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bangsa Indonesia memHiki beragam kekayaan\u00a0sumber daya alam. Semua kekayaan tersebut harus dilestarikan\u00a0agar kehidupan masyarakat Indonesia bisa bejalan\u00a0dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>A. Pemanfaatan Sumber Daya Alam.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber daya alam yang ada di Indonesia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Masyarakat harus menggunakan atau mengambil manfaat dan sumber daya alarn tersebut dengan bijaksana. Pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh merusak ekosistem dan harus niemikirkan kelanjutan keberadaan sumber daya alam tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Bacalah bacaan berikut!<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manusia sangat bergantung pada alam. Alam memberikan semua yang dibutuhkan oleh manusia. Manusia memanfaatkan berbagai bagian dan alam untuk memenuhi kebutuharinya, termasuk hewan dan tumbuhan. Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya tersebut sering menyebabkan kerusakan Iingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manusia memanfaatkan seluruh sumber daya alam, baik abiotik maupun biotik, secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. Salah satu sumber daya alam abiotik yang dimanfaatkan oleh manusia adalah tanah. Manusia menggali tanah untuk mendapatkan bahan tambang. Bahan tambang yang digali manusia, seperti batu bara, nikel, timah, dan bauksit. Selain itu, logam mulia bernilai tinggi seperti emas dan perak pun ditambang oleh manusia. Emas dan perak merupakan salahsatu bahan tambang logam mulia yang pahhg banyak dicari karena memiliki nilai yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manusia juga memanfaatkan sumber daya alam biotik untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Hampir semua jenis tumbuhan dan hewan dimanfaatkan oleh manusia. Tumbuhan dan hewan yang dilindungi pun menjadi sasaran manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Saat ini keberadaan sumber daya alam yang dilindungi dan terbatas balk jumlah maupun kualitasnya menjadi masalah serius.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber daya alam biotik berupa hewan yang dimanfaatkan manusia ada dua jenis yaitu hewan piaraan atau budi daya dan hewan liar yang hidup bebas di hutan. Manusia membudidayakan beberapa jenis hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti ayam, sapi, dan ikan. Sementara itu, hewan yang hidup bebas di hutan sering diburu manusia. Ada hewan yang diburu untuk diambil kulit, bulu, atau bagian tubuh lain seperti cula badak dan gading gajah. Perburuan terhadap hewan liar yang tidak terkendali menyebabkan populasi hewan tersebut menurun secara drastis. Apabila perburuan liar dibiarkan, populasi hewan akan mengalami kepunahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber daya alam berupa tumbuhan dimanfaatkan manusia sebagai sumber makanan, obat, dan peralatan rumah tangga. Sumber daya alam berupa tumbuhan tersebut ada yang ditanam dan dibudidayakan. Beberapa tumbuhan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, misalnya pohon jati<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Pemanfaatan Sumber Daya Alam oleh Manusia\u00a0dan pohon cendana. Tekstur kayu yang bagus dan kukuh pada kayu pohon jati disukai oleh para pembuat mebel. Sementara itu, aroma khas kayu cendana dicari banyak orang untuk pembuatan\u00a0minyak wangi, hiasan, pigura, dan kipas tangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacaan tersebut menginformasikan pemanfaatan sumber daya alambiotik dan abiotik oleh manusia. Bad\u00e0an tersebut terdirhatas beberapa paragraf. Setiap paragraf memiliki ide pokok dan kalimat utama. Pada pembelajaran yang lalu kamu telah mempelajari ide pokok dan kalirnat utama. Sebagai pengingat perhatikan dengan saksama informasi berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gagasan pokok disebut juga gagasan utama atau ide pokok. Gagasan pokok merupakan masalah utama yang dibahas atau diungkapkan dalam bacaan. Gagasan pokok dapat terletak di awal, di akhir, di awal dan di akhir paragraf, atau menyebar di seluruh paragrat.\u00a0Gagasan pokok dalam sebuah paragraf terdapat dalam kalimat utama. Kalimat utama adalah kalimat yang memuat gagasan pokok. Gagasan pokok diperjelas oleh gagasan penjelas. Gagasan penjelas termuat dalam kalimat-kalimat penjelas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Berdasarkan isi bacaan, kamu juga dapat membuat kalimat tanya. Kalimat tanya yang kamu susun dapat menggunakan kata tanya seperti apa, siapa, di maria, kapan, bagaimana, dan mongapa. Kalimat tanya yang kamu susun harus dapat dijawab dengan informasi yang terdapat pada bacaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>B. Pelestarian Kekayaan Alam Hayati.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Kekayaan alam hayati meliputi semua hewan dan tunibUhan. DiHhat dan sifatnya, hewan dan tumbuhan merupakan sumber daya alam terbarukan, yaitu sumber daya yang dapat diadakan lagi setelah digunakan. Hewan dan tumbuhan dapat diadakan lagi melalui usaha budi daya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hewan dan tumbuhan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Hewan dan tumbuhan memiliki fungsi sebagai berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1. Fungsi ekonomis, adalah memenuhi kebutuhan pangan bagi manusia. Sebagai contoh, ayam menghasilkan daging dan te)ur. Padi menghasilkan beras dan jerami untuk pakan ternak dan industri kertas.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 2. Fungsi ekologis, adalah menjaga kualitas lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Sebagai contoh, tumbuhan menyerap gas karbon dioksida dan melepaskan oksigen ke udara. Oleh karena tumbuhan, udara menjadi sehat dan segar Fungsi dalam menjaga keseimbangan ekosistem contohnya ular dan burung hantu memangsa tikus sehingga populasi tikus terkendali. Jika ular dan burung hantu diburu, tidak ada yang memangsa tikus sehingga tikus merajalela.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 3. Fungsi edukatif, adalah sebagai sumber belajar untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang kehidupan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 4. Fungsi estetis, adalah memperindah alam. Hewan, misalnya beberapa burung memiliki bulu yang indah den suara merdu. Tumbuhan dengan berbagal bpntuk dan warna daunnya dapat menciptakan pemandangan yang memesona.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hewan dan tumbuhan tersebut sebagian dibudidayakan oleh manusia, sebagian lagi hidup secara liar. Hewan yang dibudidayakan manusia biasa disebut hewan ternak atau hewan piaraan. Tumbuhan yang dibudidayakan manusia disebut tanaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meskipun dapat diadakan lagi setelah digunakan, bukan berarti hewan dan tumbuhan selalu ada. Jika digunakan tanpa disertai upaya pelestarian, hewan dan tumbuhan akan punah. Beberapa hewan dan tumbuhan saat ml sudah tidak bisa ditemukan lagi da beberapa di antaranya terancam kepunahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar terhindar dan kepunahan, dipenlukan upaya pelestanian hewan dan tumbuhan. Upaya p\u00e9lestarian dapat dilakukan dengan menghindari kegiatan yang dapat merusak kekayaan alarn. Tindakan yang dapat merusak kekayaan alam hayati sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Menebang hutan secara liar.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Menebang hutan secara liar biasanya dilakukan manusia untuk membuka lahan pertanian atau memanfaatkan kayunya. Tindakan tersebutsangat berbahaya bagi lingkurigan karena dapat menyebabkan hutan gundul dan merusak habitat hewan liar Hutan gundul memicu terjadinya bencana lingkungan seperti banjir dan tanah longsor Kerusakan habitat menyebabkan hewan liar kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan. Akibatnya, hewan Han menyerang permukiman periduduk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Membakar hutan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Kegiatan membakar hutan secara langsung akan menyebabkan polusi udara dan hutan menjadi gundul. Kegiatan mi juga menyebabkan hilangnya beberapa jenis tumbuhan dan hewan. Beberapa hewan dan tumbuhan akan berkurang populasinya bahkan mengalami kepunahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Menggunakan deterjen dan pestisida berlebihan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Deterjen dan pestisida mengandung bahan kimia yang dapat merusak lingkungan. Deterjen menghasilkan busa yang dapat menutupi perairan sehingga sinar matahari tidak dapat menembus kedalaman tertentu. Akibatnya, proses fotosintesis tumbuhan air tenganggu. Oleh karena fotQsintesis tergaiiggu, tumbuhan air kekurangan makanan dan akhirnya mati. Di sisi lain, deterjen mi menyuburkan.tumbuhan gulma semacam eceng gondok. Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali akan mengganggu kehidupan hewan air<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Pestisida juga mengandung zat kimia berbahaya. Pestisida biasanya digunakan untuk membunuh hama tanaman. Jika penggunaan pestisida tidak hati-hati, hewan yang bukan hama pun akan mati. Akibatnya, populasi hewan akani berkurang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Menggunakan racun dan bahan peledak untuk menangkap ikan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Racun dan bahan peledak dapat membunuh semua jenis ikan. Ikan-ikan kecil yang seharusnya dapat berkembang biak pun aka\u00f1 mati. Akibatnya, spesies ikan berkurang bahkan punah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5. Berburu hewan dan tumbuhan liar.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Bebenapa bagian tubuh hewan berharga mahal jika dijual. Sebagai contoh tanduk rusa, cula badak, kulit hanimau, dan sirip ikan hiu. Oleh karena itulah, banyak hewan diburu. Manusia berburu hewan untuk memperoleh keuntungan. Selain hewan, beberapa tumbuhan juga diburu karena keindahannya. Beberapa tanaman seperti anggrek liar dan kantong semar diburu oleh para kolektor<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Kegiatan mi jelas akan membuat hewan dan tumbuhan menjadi langka bahkan punah. Selain itu, penburuan hewan dan tumbuhan membuat ekosistem terganggu. Jika ekosistem terganggu, keseimbangan alam pun tenganggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">6. Mencemari lingkungan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan dapat menyebabkan pencemaran. Sebagai contoh kegiatan industni yang menghasilkan .limbah yang mencemani air atau asap yang mencemari udana. Pencemaran udara juga diakibatkan oleh asap kendaraan berMotor: Air\u00a0dan udara yang tercemar dapat membunuh hewan tertentu. Akibatnya, populasi hewan akan berkurang. Limbab juga dapat mencemari tanah. Tanah yang tercemar tidak dapat mendukung kehiclupan tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">7. Merusak terumbu karang.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Terumbu karang merupakan habitat bagi biota iaut seperti kepiting, udang, penyu, dan berbagai jenis ikan. Terumbu karang memiliki keindahan yang menarik b\u00e1gi banyak orang sehingga mendorong orang urituk mengambilnya. Pengambilan terumbu karang jelas akan merusak habitat. Ikan-ikan kecil akan mati karena kehilangan habitat. Jika perusakan terumbu karang torus terjadi, hewan-hewan laut yang tergantung oleh keberadaan terumbu karang akan punah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">8. Mengonversi lahan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Konversi lahan adalah perubahan fungsi (ahan dan fungsi semula menjadi fungsi lain. Mengonversi )ahan berarti mengubah fungsi lahan. Sebagai contoh, lahan yang semula hutan diubah menjadi kebun kelapa sawit atau mengubah kawasan liridung menjadi permukiman penduduk. Perubahan fungsi )ahan tersebut akan merusak habitat hewan dan tumbuhan tertentu. Akibatnya, populasi hewan dan tumbuhan akan berkurang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">ltulah beberapa contoh kegiatan yang dapat merusak kekayaan alem hayati. Jik kegiatan tersebut dibiarkan terus-menerus, kekayaan alam hayati tidak mungkin dapat dipertahankan. Tanpa kekayaan alam hayati, manusia akan kesulitan. Mengingat fungsinya yang sangat penting, sudah seharusnya manusia meningaIkan kegiatan yang dapat merusak kekayaan atam hayati tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">C. Upaya Pelestarian Sumber Daya Energi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Potensi sumber daya energi di Indonesia masih cukup besar. Cadangan bahan tambang yang menjadi sumber daya energi masih tersedia di bumi Indonesia. Bahan tambang batu bara, minyak bumi, dan gas alam masih ada yang belum dieksplorasi. Belum lagi potensi sumber daya energi terbarukan yang belum begitu banyak dimanfaatkan. Meskipun begitu, bergam potensi sumber daya energi tersebut harus dikelola dengan balk. Tujuannya agar generasi mendatang masih dapat menikmati kekayaan alam bangsa Indonesia tersebut;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Eksploitasi besar-besaran terhadap bahan tambang sumber energi merupakan tindakan tidak bijaksana. lindakan tersebut mengakibatkan cadangan sumber daya energi akan cepat habis. Jika cadangan habis kita akan kekurangan sumber energi. Kurangnya pasokan energi mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. Produktivitas masyarakat akan menurun sehingga perekonomian\u00a0negara dapatterganggu. Oleh karena itu, upaya pelestarian sumber daya energi harus dimulai sedini mungkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Upaya pelestarian sumberdaya energi berhubungan erat dengan upaya pelestarian sumber daya alam. Mengapa? Karena sumber daya energi merupakan bagian dan sumber daya alam. Melestarikan sumber daya alam berarti telah melestarikan sumber daya energi. Secara umum upaya pelestarian sumber daya energi dapat dilakukan saat melakukan penambangan. Kita harus mengambil dan menggunakan sumber daya energi sesuai kebutuhan. Pengambilan bahan tambang yang berlebihan dapat mengakibatkan cadangan sumber energi cepat habis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, bahan tambarig sumber energi tersebut harus diolah secara efisien. Tujuannya agar menghasilkan energi yang maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Pengolahan sumber energiakan menghasilkan energi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Energi tersebut harus digunakan secara hemat. Inilah salah satu upaya pelestarian sumber daya energi yang paling baik dan mudah dilakukan. Namun, masih banyak orang yang tidak melaksanakannya. Perilaku boros energi masih dijumpal dalam berbagai aktivitas mayarakat. Sebagai contoh menyalakan televisi dan radio secara bersamaan, tidak memadamkan lampu kamar saat tidur, dan menggunakan kendaraan (motor, mobil) meskipun jaraknya dekat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Upaya menghemat energi dapat dimulai dar[ din sendini. Setelah kesadaran hemat energi tumbuh dalam din sendiri, dapat ditularkaridengan mengajak orang-orang sekitar. Ajaklah anggota keluarga, teman-teman, hingga masyarakat di Iingkungan sekitar untuk membiasakan hemat energi. Semakin banyak orang yang sadar dan berperilaku hemat energi, semakin besar energi yang dapat dihemat. Dengan demikian, penggunaan energi semakin efisien karena energi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Upaya menghemat energi dapat dimulai dan kegiatan sehani-hari. Penilaku hemat energi hams diulang-ulang dan dilakukan terus-menerus agar menjadi kebiasaan. Lantas, bagaimana cara menghemat energi? Upaya menhemat energi dapat diakukan dengan dua cara, sebaai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Menggunakan energi lebih sedikit. Contohnya, memilih naik sepeda atau benjalan kaki danipada menggunakan sepeda motor\/mobil untuk menujulokasi yang dekat, memadamkan lampu saat tidak digunakan, menyetrika baju dalam jumlah banyak, serta menggunakan kipas angin danipada menghidupkan AC (pendingin ruangan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Menggunakan energi Iebih efisien. Contohnya, menggunakan Fampu hemat energi, menggunakan bahan bakar untuk kendaraan yang Iebih efisien, dan berkendara dalam kecepatan di bawah 90 km\/jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Upaya menghemat energi harus dilakukan oleh segenap masyarakat. Dengan menghemat eniergi berarti kita mempenlambat habisnya sumber energi. Selain itu, hemat energi juga \u2018mengurangi polusi udara karena semakin sedikit bahan bakar yang digunakan. Tindakan menghemat energi juga akan mengurangi pengeluaran. Anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan energi menjadi berkunang. Oleh karena itu, upaya menghemat energi harus disebanluaskan kepada masyarakat sekitar. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan penyebaran informasi hemat energi melalul poster. Ayo, lakukan kegiatan berikut dalam upaya tunut benperan serta melestanikan sumber daya energi!.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia. Pembelajaran 1. Carilah Gambar tentang : -Kerja bakti membersihkan sungai. -Ilegal Loging. -Perburuan Liar. -Reboisasi. Rangkaian gambar di atas adalah perilaku manusia balk positif maupun negatif. Kegiatan menjaga kebersihan sungai dan reboisasi merupakan kegiatan menjaga kelestarian Iingkungan. Sementara itu, illegal logging (penebangan liar) dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,111],"tags":[271,275,232,273,272,277,276,55,278,173,279,274,160],"class_list":["post-1918","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd4","category-sd4-tema-9","tag-audiobook","tag-book","tag-budi-pekerti","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-pelestarian-sda","tag-sekolah","tag-suara","tag-sumber-daya-alam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1918"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1918\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1949,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1918\/revisions\/1949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}