{"id":1708,"date":"2017-04-10T20:26:03","date_gmt":"2017-04-10T13:26:03","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=1708"},"modified":"2017-09-13T13:38:28","modified_gmt":"2017-09-13T06:38:28","slug":"sd-kelas-4-tema-8-2-6-daerah-tempat-tinggalku-sub-tema-2-keunikan-daerah-tempat-tinggalku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd-kelas-4-tema-8-2-6-daerah-tempat-tinggalku-sub-tema-2-keunikan-daerah-tempat-tinggalku\/","title":{"rendered":"SD Kelas 4 Tema 8.2.6 &#8211; Daerah Tempat Tinggalku &#8211; Sub.Tema 2 &#8211; Keunikan Daerah Tempat Tinggalku"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 4 Tema 8.2. - Daerah Tempat Tinggalku - Sub.Tema 2 - Keunikan Daerah Tempat Tinggalku. Pembelajaran 6. Gambar di atas menunjukkan peta daerah Papua. Apa keunikan daerah Papua menurutmu? Tuliskan pada tempat di bawah ini. Papua memiliki banyak keunikan dan daya tarik tersendiri. Gunung Jaya Wijaya yang terkenal dengan puncaknya tertutup salju terletak di Papua. Selain Gunung Jaya Wijaya, Papua juga memiliki banyak tempat wisata alam yang dapat memanjakan mata wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tidak hanya itu, Papua memiliki jenis fauna yang terkenal yaitu burung cenderawasih. Asal Usul Burung Cendrawasih. Di suatu daerah di Papua tinggal seorang anak laki-laki bernama Kweiya. Kweiya tinggal bersama ibu dan adik-adik tirinya. Adik-adik tiri Kweiya tidak menyukai Kweiya. Mereka menjebak Kweiya sehingga dia tersesat di hutan. Kweiya yang tersesat di hutan mencoba untuk bertahan hidup. Dia membangun rumah kayu sederhana dan berburu. Kulit binatang hasil buruannya dia pintal menjadi benang. Kweiya berencana untuk membuat sayap dari benang pintalannya. Setelah Kweiya pergi, ibunya sangat sedih. Adik-adik Kweiya berbohong bahwa Kweiya pergi karena tidak mau tinggal bersama mereka lagi. Ibu Kweiya tidak percaya. Ibu Kweiya berusaha mencari tahu kebenarannya. Adik bungsu Kweiya yang jujur memberitahu ibu kebenarannya. \u201dBu, kak Kweiya tidak meninggalkan kita. Dia dijebak oleh kakak-kakak sehingga tersesat di hutan.\u201d Jelas adik bungsu Kweiya. \u201dBenarkah yang kau katakan itu anakku? Kalau begitu ibu harus mencari Kweiya,\u201d sahut ibu Kweiya. Ibu Kweiya segera pergi ke hutan. Dia berjalan tanpa kenal lelah sambut terus memanggil-manggil Kweiya sekuat tenaga. Tidak ada sahutan. Sampai akhirnya ibu Kweiya melihat seekor burung muncul dari pepohonan. Eee\u2026 eee\u2026 eee\u2026. Begitu suara burung yang muncul di hadapan ibu Kweiya. Ibu Kweiya terkejut, ternyata burung itu adalah Kweiya yang menyelipkan pintalan benang di bawah lengannya. Kweiya telah berubah wujud menjadi seekor burung yang indah. Ibu Kweiya mengikuti Kweiya dan mengambil sejumput pintalan benang. Ibu Kweiya menyelipkan pintalan benang di bawah lengannya seperti yang telah dilakukan Kweiya. Dalam sekejap, ibu Kweiya berubah menjadi seekor burung. Dia segera terbang bersama Kweiya. Adik-adik tiri Kweiya ternyata menyaksikan ibunya dan Kweiya yang telah berubah menjadi burung. Mereka menyesali perbuatan jahatnya. Namun, penyesalan itu telah terlambat. Kweiya dan ibunya telah berubah menjadi burung yang kini dikenal sebaga burung Cenderawasih. Disadur dari: Dian. K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2016. Apalagi yang menjadikan Papua daerah unik? Ya, Papua memiliki kesenian yang terkenal di seluruh daerah di Indonesia berupa tarian dan lagu daerah yaitu ada tari Perang dan ada lagu Apuse. Lagu Apuse di atas dapat digunakan untuk mengiringi gerak-gerak tari kreasi. Ayo mencoba melakukan gerak tari dengan iringan lagu Apuse. Lihat Buku halaman 115. Gerak 1a :\u00a0Kepala menengok ke kanan bersamaan dengan kaki kanan melangkah ke samping kanan. kedua pergelangan tangan di tekuk ke atas. Gerak 1b :\u00a0Kepala menengok ke kiri bersamaan dengan kaki kiri merapat di samping kaki kanan. kedua pergelangan tangan\u00a0ditekuk ke atas. Dilakukan sampai membentuk lingkaran. Syair lagu: Wuf lenso baninema bakibase Gerak 3a :\u00a0Kedua telapak tangan ditepukkan ke samping kanan dan kiri paha. Gerak 3b :\u00a0Tangan kanan diluruskan ke depan, tangan kiri diluruskan ke belakang. Badan dan pandangan ke arah samping kiri. Kedua telapak tangan ditepukkan ke samping kanan dan kiri paha. Tangan kiri diluruskan ke depan, tangan kanan diluruskan ke belakang. Badan dan pandangan ke arah samping kanan. Syair lagu : Apuse kokondao Yarabe Sorendoreri Berjalan Berputar ke kiri : dilakukan sampai membentuk lingkaran. Syair lagu : Wuf lenso baninema bakipase. Berjalan berputar ke kanan secara lambat. Dilakukan sampai membentuk lingkaran. Syair lagu : Arafabye aswara.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p>SD Kelas 4 Tema 8.2. &#8211; Daerah Tempat Tinggalku &#8211; Sub.Tema 2 &#8211; Keunikan Daerah Tempat Tinggalku.<\/p>\n<p>Pembelajaran 6.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1712\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-papua.jpg\" alt=\"\" width=\"563\" height=\"494\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-papua.jpg 563w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-papua-300x263.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 563px) 100vw, 563px\" \/><\/p>\n<p>Gambar di atas menunjukkan peta daerah Papua. Apa keunikan daerah Papua menurutmu? Tuliskan pada tempat di bawah ini.<\/p>\n<p>Papua memiliki banyak keunikan dan daya tarik tersendiri. Gunung Jaya Wijaya yang terkenal dengan puncaknya tertutup salju terletak di Papua. Selain Gunung Jaya Wijaya, Papua juga memiliki banyak tempat wisata alam yang dapat memanjakan mata wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tidak hanya itu, Papua memiliki jenis fauna yang terkenal yaitu burung cenderawasih.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1714\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-papua-burung.jpg\" alt=\"\" width=\"625\" height=\"268\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-papua-burung.jpg 625w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-papua-burung-300x129.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><\/p>\n<p>Asal Usul Burung Cendrawasih.<\/p>\n<p>Di suatu daerah di Papua tinggal seorang anak laki-laki bernama Kweiya. Kweiya tinggal bersama ibu dan adik-adik tirinya. Adik-adik tiri Kweiya tidak menyukai Kweiya. Mereka menjebak Kweiya sehingga dia tersesat di hutan.<\/p>\n<p>Kweiya yang tersesat di hutan mencoba untuk bertahan hidup. Dia membangun rumah kayu sederhana dan berburu. Kulit binatang hasil buruannya dia pintal menjadi benang. Kweiya berencana untuk membuat sayap dari benang pintalannya.<br \/>\nSetelah Kweiya pergi, ibunya sangat sedih. Adik-adik Kweiya berbohong bahwa Kweiya pergi karena tidak mau tinggal bersama mereka lagi. Ibu Kweiya tidak percaya. Ibu Kweiya berusaha mencari tahu kebenarannya. Adik bungsu Kweiya yang jujur memberitahu ibu kebenarannya. \u201dBu, kak Kweiya tidak meninggalkan kita. Dia dijebak oleh kakak-kakak sehingga tersesat di hutan.\u201d Jelas adik bungsu Kweiya.<br \/>\n\u201dBenarkah yang kau katakan itu anakku? Kalau begitu ibu harus mencari Kweiya,\u201d sahut ibu Kweiya.<br \/>\nIbu Kweiya segera pergi ke hutan. Dia berjalan tanpa kenal lelah sambut terus memanggil-manggil Kweiya sekuat tenaga. Tidak ada sahutan. Sampai akhirnya ibu Kweiya melihat seekor burung muncul dari pepohonan. Eee\u2026 eee\u2026 eee\u2026. Begitu suara burung yang muncul di hadapan ibu Kweiya. Ibu Kweiya terkejut, ternyata burung itu adalah Kweiya yang menyelipkan pintalan benang di bawah lengannya. Kweiya telah berubah wujud menjadi seekor burung yang indah.<br \/>\nIbu Kweiya mengikuti Kweiya dan mengambil sejumput pintalan benang. Ibu Kweiya menyelipkan pintalan benang di bawah lengannya seperti yang telah dilakukan Kweiya. Dalam sekejap, ibu Kweiya berubah menjadi seekor burung. Dia segera terbang bersama Kweiya. Adik-adik tiri Kweiya ternyata menyaksikan ibunya dan Kweiya yang telah berubah menjadi burung. Mereka menyesali perbuatan jahatnya. Namun, penyesalan itu telah terlambat. Kweiya dan ibunya telah berubah menjadi burung yang kini dikenal sebaga burung Cenderawasih.<\/p>\n<p>Disadur dari: Dian. K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2016.<\/p>\n<p>Apalagi yang menjadikan Papua daerah unik? Ya, Papua memiliki kesenian yang terkenal di seluruh daerah di Indonesia berupa tarian dan lagu daerah yaitu ada tari Perang dan ada lagu Apuse.<\/p>\n<p>Lagu Apuse di atas dapat digunakan untuk mengiringi gerak-gerak tari kreasi. Ayo mencoba melakukan gerak tari dengan iringan lagu Apuse.<\/p>\n<p>Lihat Buku halaman 115.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1716\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-1.jpg\" alt=\"\" width=\"712\" height=\"541\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-1.jpg 712w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-1-300x228.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 712px) 100vw, 712px\" \/><\/p>\n<p>Gerak 1a :\u00a0Kepala menengok ke kanan bersamaan dengan kaki kanan melangkah ke samping kanan. kedua pergelangan tangan di tekuk ke atas.<\/p>\n<p>Gerak 1b :\u00a0Kepala menengok ke kiri bersamaan dengan kaki kiri merapat di samping kaki kanan. kedua pergelangan tangan\u00a0ditekuk ke atas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1717\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-2.jpg\" alt=\"\" width=\"513\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-2.jpg 513w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-2-300x239.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 513px) 100vw, 513px\" \/><\/p>\n<p>Dilakukan sampai membentuk lingkaran. Syair lagu: Wuf lenso baninema bakibase<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1718\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-3.jpg\" alt=\"\" width=\"636\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-3.jpg 636w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-3-300x215.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 636px) 100vw, 636px\" \/><\/p>\n<p>Gerak 3a :\u00a0Kedua telapak tangan ditepukkan ke samping kanan dan kiri paha.<\/p>\n<p>Gerak 3b :\u00a0Tangan kanan diluruskan ke depan, tangan kiri diluruskan ke belakang.<br \/>\nBadan dan pandangan ke arah samping kiri.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1720\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-3b.jpg\" alt=\"\" width=\"614\" height=\"425\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-3b.jpg 614w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-3b-300x208.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 614px) 100vw, 614px\" \/><\/p>\n<p>Kedua telapak tangan ditepukkan ke samping kanan dan kiri paha.<\/p>\n<p>Tangan kiri diluruskan ke depan, tangan kanan diluruskan ke belakang. Badan dan pandangan ke arah samping kanan.<\/p>\n<p>Syair lagu : Apuse kokondao Yarabe Sorendoreri<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1721\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-4-5.jpg\" alt=\"\" width=\"684\" height=\"461\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-4-5.jpg 684w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-4-5-300x202.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 684px) 100vw, 684px\" \/><\/p>\n<p>Berjalan Berputar ke kiri : dilakukan sampai membentuk lingkaran. Syair lagu : Wuf lenso baninema bakipase.<\/p>\n<p>Berjalan berputar ke kanan secara lambat. Dilakukan sampai membentuk lingkaran. Syair lagu : Arafabye aswara.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1723\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-6-7.jpg\" alt=\"\" width=\"730\" height=\"447\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-6-7.jpg 730w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-6-7-300x184.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 730px) 100vw, 730px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1724\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-8.jpg\" alt=\"\" width=\"634\" height=\"410\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-8.jpg 634w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/sd4-tema-8-tari-apuse-8-300x194.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 634px) 100vw, 634px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 4 Tema 8.2. &#8211; Daerah Tempat Tinggalku &#8211; Sub.Tema 2 &#8211; Keunikan Daerah Tempat Tinggalku. Pembelajaran 6. Gambar di atas menunjukkan peta daerah Papua. Apa keunikan daerah Papua menurutmu? Tuliskan pada tempat di bawah ini. Papua memiliki banyak keunikan dan daya tarik tersendiri. Gunung Jaya Wijaya yang terkenal dengan puncaknya tertutup salju terletak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,110],"tags":[271,275,232,273,272,277,276,55,278,279,274],"class_list":["post-1708","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd4","category-sd4-tema-8","tag-audiobook","tag-book","tag-budi-pekerti","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1708"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1725,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708\/revisions\/1725"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}