{"id":146,"date":"2016-03-06T20:42:47","date_gmt":"2016-03-06T13:42:47","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/?p=146"},"modified":"2017-09-13T13:53:13","modified_gmt":"2017-09-13T06:53:13","slug":"sd3-tema5-3-melestarikan-olahraga-dan-permainan-tradisional-di-daerahku-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd3-tema5-3-melestarikan-olahraga-dan-permainan-tradisional-di-daerahku-3\/","title":{"rendered":"SD3-Tema5.3-Melestarikan Olahraga dan Permainan Tradisional di Daerahku #3"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Pada pembelajaran sebelumnya, kita pernah\u00a0bermain peran. Kita tampil \u00a0emerankan sebuah\u00a0tokoh dalam cerita. Bermain peran adalah\u00a0salah satu bentuk seni teater. Pernahkah kamu\u00a0menonton pertunjukan teater sebelumnya? Indonesia kaya akan jenis teater. Beberapa jenis\u00a0teater tradisional adalah sebagai berikut: Pertunjukan Wayang :\u00a0Seni teater ini\u00a0berasal dari Pulau\u00a0Jawa dan Bali. Tokoh\u00a0utamanya berupa\u00a0wayang-wayang\u00a0yang dimainkan oleh\u00a0seorang dalang. Lenong\u00a0berasal dari\u00a0Betawi. Pertunjukan\u00a0ini kadang diiringi\u00a0alat musik gambang\u00a0kromong. Ludruk;\u00a0Ludruk merupakan\u00a0seni teater yang\u00a0berasal dari Jawa\u00a0Timur. Seluruh pemain\u00a0dalam pertunjukan ini\u00a0adalah laki-laki. Contoh Ludruk. Ketoprak\u00a0Ketoprak merupakan\u00a0seni teater yang\u00a0banyak dimainkan di Yogyakarta dan\u00a0daerah Jawa Tengah.\u00a0Bahasa, busana, dan\u00a0iringan musiknya\u00a0menggunakan adat\u00a0Jawa. Mamanda;\u00a0Mamanda adalah seni\u00a0teater yang berasal\u00a0dari Kalimantan\u00a0Selatan.Cerita yang\u00a0dimainkan berkisah\u00a0tentang kerajaan,\u00a0sehingga tokoh yang dimainkan adalah tokoh\u00a0Raja, Perdana menteri, Ratu, dan Putri Dengan menampilkan seni teater pada acara\u00a0sekolah kita ikut melestarikan seni tersebut.\u00a0Untuk dapat menampilkan pertunjukan yang\u00a0bagus, dalam seni teater, kita perlu mempersiapkan\u00a0cerita, pemeran, busana, tata rias, dan musik yang\u00a0mengiringi. Sumber : www.teaterpetass.com Pernahkah kamu menonton salah satu pertunjukan\u00a0yang disebutkan di atas? Diskusikan bersama\u00a0temanmu, seni teater tradisional dari daerahmu\u00a0dan sampaikan di depan kelas! Ayo Bermain Peran ! Kita sudah belajar berbagai jenis seni teater\u00a0tradisional yang ada di Indonesia. Pertunjukan\u00a0teater atau drama sangatlah menarik untuk\u00a0ditonton. Sekarang kita akan bermain drama\u00a0bersama teman-teman. Sebelumnya ikutilah\u00a0langkah-langkah berikut ini ! Bacalah percakapan dengan teliti. Buatlah kelompok dan tentukan peran masingmasing. Hafalkanlah dialognya. Peragakanlah di depan kelas. Judul : Bekel & Basket Di Suatu sore yang cerah di halaman rumah\u00a0Udin, anak-anak berkumpul untuk bermain. Udin : Hai teman-teman, cuaca sangat\u00a0cerah. Kita bermain, yuk! Siti : Main apa, ya, di cuaca yang cerah ini? Beni : Aku punya ide! Bagaimana kalau kita\u00a0bermain bola basket saja? Lani : Bermain basket? Aku tidak suka, ah!\u00a0Aku lebih suka bermain bekel! Beni : Bekel? Ah, itu permainan yang hanya\u00a0duduk-dukuk saja, tak membuat\u00a0berkeringat. Lebih baik barmain\u00a0basket! Udin : Ya, aku setuju dengan Beni Dayu : Menurutku, bekel dan basket samasama\u00a0serunya! Lani : Bekel adalah permainan tradisional,\u00a0kita harus melestarikan permainan tradisional. Beni : Tapi menurutku, bermain basket lebih\u00a0seru, Lani! Dayu : Teman-teman, kenapa kita tidak\u00a0bermain kedua-duanya? Kita dapat bermain basket terlebih dahulu, lalu\u00a0bermain bekel. Siti : Ya, kedua-duanya sama-sama\u00a0menyenangkan untuk dimainkan! Udin : Sama-sama berawalan huruf \u201cb\u201d. Lani : Sama-sama memakai bola. Beni : Basket bolanya ukuran besar, kalau\u00a0bekel ukuran bolanya kecil. Ha, ha,\u00a0ha. Lani : Ayo kita suit. Kalau aku menang,\u00a0kita bermain bekel dahulu, kalau\u00a0aku kalah, kita bermain basket\u00a0dahulu. Beni : Baiklah, Lani!\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p style=\"text-align: justify;\">Pada pembelajaran sebelumnya, kita pernah\u00a0bermain peran. Kita tampil \u00a0emerankan sebuah\u00a0tokoh dalam cerita. Bermain peran adalah\u00a0salah satu bentuk seni teater. Pernahkah kamu\u00a0menonton pertunjukan teater sebelumnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indonesia kaya akan jenis teater. Beberapa jenis\u00a0teater tradisional adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pertunjukan Wayang :\u00a0Seni teater ini\u00a0berasal dari Pulau\u00a0Jawa dan Bali. Tokoh\u00a0utamanya berupa\u00a0wayang-wayang\u00a0yang dimainkan oleh\u00a0seorang dalang.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lenong\u00a0berasal dari\u00a0Betawi. Pertunjukan\u00a0ini kadang diiringi\u00a0alat musik gambang\u00a0kromong.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ludruk;\u00a0Ludruk merupakan\u00a0seni teater yang\u00a0berasal dari Jawa\u00a0Timur. Seluruh pemain\u00a0dalam pertunjukan ini\u00a0adalah laki-laki. <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=oDYY1spPHBA\" target=\"_blank\">Contoh Ludruk<\/a>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ketoprak\u00a0Ketoprak merupakan\u00a0seni teater yang\u00a0banyak dimainkan<br \/>\ndi Yogyakarta dan\u00a0daerah Jawa Tengah.\u00a0Bahasa, busana, dan\u00a0iringan musiknya\u00a0menggunakan adat\u00a0Jawa.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mamanda;\u00a0Mamanda adalah seni\u00a0teater yang berasal\u00a0dari Kalimantan\u00a0Selatan.Cerita yang\u00a0dimainkan berkisah\u00a0tentang kerajaan,\u00a0sehingga tokoh yang dimainkan adalah tokoh\u00a0Raja, Perdana menteri, Ratu, dan Putri<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan menampilkan seni teater pada acara\u00a0sekolah kita ikut melestarikan seni tersebut.\u00a0Untuk dapat menampilkan pertunjukan yang\u00a0bagus, dalam seni teater, kita perlu mempersiapkan\u00a0cerita, pemeran, busana, tata rias, dan musik yang\u00a0mengiringi.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : www.teaterpetass.com<\/p>\n<p>Pernahkah kamu menonton salah satu pertunjukan\u00a0yang disebutkan di atas? Diskusikan bersama\u00a0temanmu, seni teater tradisional dari daerahmu\u00a0dan sampaikan di depan kelas!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Ayo Bermain Peran !<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita sudah belajar berbagai jenis seni teater\u00a0tradisional yang ada di Indonesia. Pertunjukan\u00a0teater atau drama sangatlah menarik untuk\u00a0ditonton. Sekarang kita akan bermain drama\u00a0bersama teman-teman. Sebelumnya ikutilah\u00a0langkah-langkah berikut ini !<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bacalah percakapan dengan teliti.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Buatlah kelompok dan tentukan peran masingmasing.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Hafalkanlah dialognya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Peragakanlah di depan kelas.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Judul : Bekel &amp; Basket<\/strong><\/p>\n<p>Di Suatu sore yang cerah di halaman rumah\u00a0Udin, anak-anak berkumpul untuk bermain.<\/p>\n<ul>\n<li>Udin : Hai teman-teman, cuaca sangat\u00a0cerah. Kita bermain, yuk!<\/li>\n<li>Siti : Main apa, ya, di cuaca yang cerah ini?<\/li>\n<li>Beni : Aku punya ide! Bagaimana kalau kita\u00a0bermain bola basket saja?<\/li>\n<li>Lani : Bermain basket? Aku tidak suka, ah!\u00a0Aku lebih suka bermain bekel!<\/li>\n<li>Beni : Bekel? Ah, itu permainan yang hanya\u00a0duduk-dukuk saja, tak membuat\u00a0berkeringat. Lebih baik barmain\u00a0basket!<\/li>\n<li>Udin : Ya, aku setuju dengan Beni<\/li>\n<li>Dayu : Menurutku, bekel dan basket samasama\u00a0serunya!<\/li>\n<li>Lani : Bekel adalah permainan tradisional,\u00a0kita harus melestarikan permainan<br \/>\ntradisional.<\/li>\n<li>Beni : Tapi menurutku, bermain basket lebih\u00a0seru, Lani!<\/li>\n<li>Dayu : Teman-teman, kenapa kita tidak\u00a0bermain kedua-duanya? Kita dapat<br \/>\nbermain basket terlebih dahulu, lalu\u00a0bermain bekel.<\/li>\n<li>Siti : Ya, kedua-duanya sama-sama\u00a0menyenangkan untuk dimainkan!<\/li>\n<li>Udin : Sama-sama berawalan huruf \u201cb\u201d.<\/li>\n<li>Lani : Sama-sama memakai bola.<\/li>\n<li>Beni : Basket bolanya ukuran besar, kalau\u00a0bekel ukuran bolanya kecil. Ha, ha,\u00a0ha.<\/li>\n<li>Lani : Ayo kita suit. Kalau aku menang,\u00a0kita bermain bekel dahulu, kalau\u00a0aku kalah, kita bermain basket\u00a0dahulu.<\/li>\n<li>Beni : Baiklah, Lani!<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada pembelajaran sebelumnya, kita pernah\u00a0bermain peran. Kita tampil \u00a0emerankan sebuah\u00a0tokoh dalam cerita. Bermain peran adalah\u00a0salah satu bentuk seni teater. Pernahkah kamu\u00a0menonton pertunjukan teater sebelumnya? Indonesia kaya akan jenis teater. Beberapa jenis\u00a0teater tradisional adalah sebagai berikut: Pertunjukan Wayang :\u00a0Seni teater ini\u00a0berasal dari Pulau\u00a0Jawa dan Bali. Tokoh\u00a0utamanya berupa\u00a0wayang-wayang\u00a0yang dimainkan oleh\u00a0seorang dalang. Lenong\u00a0berasal dari\u00a0Betawi. Pertunjukan\u00a0ini kadang diiringi\u00a0alat musik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,278,279,274],"class_list":["post-146","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd3","category-sd3-tema5","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":152,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146\/revisions\/152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}