{"id":1433,"date":"2017-02-22T22:03:12","date_gmt":"2017-02-22T15:03:12","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=1433"},"modified":"2017-09-13T13:41:58","modified_gmt":"2017-09-13T06:41:58","slug":"sd4-7-1-sd-kelas-4-tema-7-indahnya-keragaman-di-negeriku-sub-tema-1-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd4-7-1-sd-kelas-4-tema-7-indahnya-keragaman-di-negeriku-sub-tema-1-5\/","title":{"rendered":"SD4.7.1 &#8211; SD Kelas 4 Tema 7 &#8211; Indahnya Keragaman di Negeriku &#8211; Sub Tema 1-5"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/I9SygA3DoGc\" width=\"480\" height=\"270\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD4.7.1 - SD Kelas 4 Tema 7 - Indahnya Keragaman di Negeriku. Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku - Pembelajaran 5. Kamu telah mengetahui\u00a0keragaman suku bangsa dan bahasa di Indonesia. Meskipun beragam suku bangsa dan bahasa, tetapi seluruh penduduk Indonesia merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.\u00a0Hal itu juga tertuang dalam lagu ini. Satu nusa, Satu bangsa, Satu bahasa kita, Tanah air, Pasti jaya, Untuk Selama-lamanya. Indonesia pusaka, Indonesia tercinta, Nusa bangsa, Dan Bahasa, Kita bela bersama. 1. Pada teks lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d, tandailah syair lagu bernada tinggi dan syair lagu bernada rendah. 2. Cobalah menyanyikan lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Perhatikan tinggi rendah nada. 3. Mintalah temanmu membunyikan alat musik bernada (misalnya: pianika atau seruling) sesuai notasi lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Dengan mengikuti nada alat musik yang dimainkan temanmu itu, kamu akan lebih terbantu dalam menyanyikan sesuai nada yang benar. Lakukan bergantian hingga kamu dapat menyanyikan dengan tepat. Tahukah kamu tinggi rendah nada? Berikut adalah urutan tinggi rendah nada pada notasi angka. Semakin ke kanan nada semakin tinggi. Pada notasi not balok, semakin ke atas letak nada akan semakin tinggi bunyi nada tersebut. Perhatikan notasi lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Di bagian kiri atas lagu\u00a0\u00a0 itu terdapat tulisan \u201cTempo = lambat.\u201d Tanda tempo adalah tanda yang digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. Secara umum lagu dinyanyikan dalam tiga tempo, yaitu: cepat, sedang, dan lambat. Berikut istilah tanda tempo. Tanda Tempo Artinya Keterangan Allegro Cepat lebih dari 60 ketukan\/menit Moderato Sedang 60 ketukan\/menit Largo Lambat kurang dari 60 ketukan\/menit Kamu telah menyanyikan lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Dengan lagu itu, kamu semakin mengerti bahwa meskipun di Indonesia\u00a0 terdapat\u00a0 beragam\u00a0 suku, tetapi kita tetap satu bangsa\u00a0\u00a0 \u00a0Indonesia. Selain keragaman suku bangsa dan bahasa, di Indonesia juga memiliki keragaman agama. Apa agamamu? Apa agama teman-teman di sekolahmu? Keragaman Agama di Indonesia. Letak geografis Indonesia di antara dua samudera dan dua benua menjadikan Indonesia sebagai pusat lalu lintas perdagangan internasional. Salah satu akibatnya, terjadilah persebaran agama dari para pedagang asing yang berdagang dan singgah di Indonesia. Pada awalnya masuk agama Hindu dan Buddha yang dibawa bangsa India. Selanjutnya, datang bangsa Gujarat membawa ajaran agama Islam, bangsa Eropa membawa ajaran agama Katolik dan Kristen, serta bangsa Cina membawa ajaran agama Konghucu. Jadi, keragaman agama telah ada sejak zaman dahulu. Dalam suasana keragaman beragama itu, setiap warga negara Indonesia dijamin haknya untuk memeluk keyakinan atau kepercayaan masing-masing. Di Indonesia terdapat enam agama\/kepercayaan yang diakui negara. Keenam agama\/kepercayaan itu yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Pemeluk agama diwajibkan menjalankan ajaran agama masing-masing. Setiap agama memiliki tata cara beribadat, kitab suci, dan tempat ibadah yang berbeda. Negara memberikan kebebasan bagi semua pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya masing-masing. Bersama teman sekelompokmu, carilah informasi-informasi berikut. 1. Nama kitab suci setiap agama di Indonesia 2. Tempat beribadah setiap agama di Indonesia. 3. Hari-hari besar setiap agama di Indonesia. 1. Agama Islam Agama islam termasuk salah satu agama besar di dunia dan merupakan agama dengan jumlah penganut terbesar di Indonesia.\u00a0Tempat ibadah bagi penganut agama Islam adalah Masjid. Setiap harinya mereka menjalankan sholat wajib sebanyak 5 kali di Masjid. Hari raya :\u00a0Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra\u2019 Mi\u2019ra. Contoh gambar Masjid 2. Agama Kristen Protestan Agama Kristen juga merupakan agama yang besar dan memiliki jumlah pemeluk yang berjumlah besar di dunia.\u00a0Tempat ibadah bagi pemeluk agama Kristen Protestan adalah Gereja. Hari Raya Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih Contoh Gambar Gereja Kristen 3. Agama Katolik Tempat ibadah bagi pemeluk agama Katolik adalah Gereja,Kapel. Hari Raya Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih Contoh Gambar Gereja Katolik 4. Agama Hindu Tempat ibadah bagi pemeluk agama Hindu adalah Pura. Hari Raya : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi Contoh Gambar Pura 5. Agama Buddha Tempat ibadah bagi pemeluk agama Buddha adalah Vihara. Hari Raya : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina Contoh Gambar Vihara 6. Agama Kong Hu Cu Tempat ibadah bagi pemeluk agama Kong Hu Cu adalah Litang \/ Klenteng. Hari Raya Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh Contoh Gambar Klenteng Itulah 6 agama yang diakui secara resmi di Indonesia beserta tempat ibadahnya. Meski, pada hakikatnya, masih banyak agama lain yang masih berkembang di Indonesia hingga saat ini. Perhatikan kembali teks \u201cKeragaman Agama di Indonesia\u201d. 1. Tuliskan gagasan pokok dari setiap paragraf. 2. Tuliskan pengetahuan baru yang kamu dapat dari teks tersebut. 3. Tulislah kembali teks \u201cKeragaman Agama di Indonesia\u201d dengan bahasamu sendiri. Tulislah menggunakan ejaan yang tepat. Serahkan hasil tugasmu kepada Bapak\/Ibu guru. Di Indonesia terdapat keragaman agama. Namun, negara menjamin kebebasan setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya masing-masing. Apa yang kamu lakukan agar temanmu dapat menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya?\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p>SD4.7.1 &#8211; SD Kelas 4 Tema 7 &#8211; Indahnya Keragaman di Negeriku.<\/p>\n<p>Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku &#8211; Pembelajaran 5.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kamu telah mengetahui\u00a0keragaman suku bangsa dan bahasa di Indonesia.<br \/>\nMeskipun beragam suku bangsa dan bahasa, tetapi seluruh penduduk Indonesia merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.\u00a0Hal itu juga tertuang dalam lagu ini.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1434\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Satu-Nusa-Satu-Bangsa-Partitur.jpg\" alt=\"\" width=\"1079\" height=\"1600\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Satu-Nusa-Satu-Bangsa-Partitur.jpg 1079w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Satu-Nusa-Satu-Bangsa-Partitur-202x300.jpg 202w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Satu-Nusa-Satu-Bangsa-Partitur-768x1139.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Satu-Nusa-Satu-Bangsa-Partitur-691x1024.jpg 691w\" sizes=\"(max-width: 1079px) 100vw, 1079px\" \/><\/p>\n<p>Satu nusa,<br \/>\nSatu bangsa,<br \/>\nSatu bahasa kita,<\/p>\n<p>Tanah air,<br \/>\nPasti jaya,<br \/>\nUntuk Selama-lamanya.<\/p>\n<p>Indonesia pusaka,<br \/>\nIndonesia tercinta,<br \/>\nNusa bangsa,<br \/>\nDan Bahasa,<br \/>\nKita bela bersama.<\/p>\n<p>1. Pada teks lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d, tandailah syair lagu bernada tinggi dan syair lagu bernada rendah.<br \/>\n2. Cobalah menyanyikan lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Perhatikan tinggi rendah nada.<br \/>\n3. Mintalah temanmu membunyikan alat musik bernada (misalnya: pianika atau seruling) sesuai notasi lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Dengan mengikuti nada alat musik yang dimainkan temanmu itu, kamu akan lebih terbantu dalam menyanyikan sesuai nada yang benar. Lakukan bergantian hingga kamu dapat menyanyikan dengan tepat.<\/p>\n<p>Tahukah kamu tinggi rendah nada?<br \/>\nBerikut adalah urutan tinggi rendah nada pada notasi angka.<br \/>\nSemakin ke kanan nada semakin tinggi.<br \/>\nPada notasi not balok, semakin ke atas letak nada akan semakin tinggi bunyi nada tersebut.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1435\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sd4-tema7-notasi.png\" alt=\"\" width=\"665\" height=\"476\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sd4-tema7-notasi.png 665w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sd4-tema7-notasi-300x215.png 300w\" sizes=\"(max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/><\/p>\n<p>Perhatikan notasi lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Di bagian kiri atas lagu\u00a0\u00a0 itu terdapat tulisan \u201cTempo = lambat.\u201d Tanda tempo adalah tanda yang digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. Secara umum lagu dinyanyikan dalam tiga tempo, yaitu: cepat, sedang, dan lambat. Berikut istilah tanda tempo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"175\"><strong>Tanda Tempo<\/strong><\/td>\n<td width=\"137\"><strong>Artinya<\/strong><\/td>\n<td width=\"273\"><strong>Keterangan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"175\">Allegro<\/td>\n<td width=\"137\">Cepat<\/td>\n<td width=\"273\">lebih dari 60 ketukan\/menit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"175\">Moderato<\/td>\n<td width=\"137\">Sedang<\/td>\n<td width=\"273\">60 ketukan\/menit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"175\">Largo<\/td>\n<td width=\"137\">Lambat<\/td>\n<td width=\"273\">kurang dari 60 ketukan\/menit<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kamu telah menyanyikan lagu \u201cSatu Nusa Satu Bangsa\u201d. Dengan lagu itu, kamu semakin mengerti bahwa meskipun di Indonesia\u00a0 terdapat\u00a0 beragam\u00a0 suku, tetapi kita tetap satu bangsa\u00a0\u00a0 \u00a0Indonesia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain keragaman suku bangsa dan bahasa, di Indonesia juga memiliki keragaman agama. Apa agamamu? Apa agama teman-teman di sekolahmu?<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Keragaman Agama di Indonesia.<\/strong><\/p>\n<p>Letak geografis Indonesia di antara dua samudera dan dua benua menjadikan Indonesia sebagai pusat lalu lintas perdagangan internasional. Salah satu akibatnya, terjadilah persebaran agama dari para pedagang asing yang berdagang dan singgah di Indonesia. Pada awalnya masuk agama Hindu dan Buddha yang dibawa bangsa India. Selanjutnya, datang bangsa Gujarat membawa ajaran agama Islam, bangsa Eropa membawa ajaran agama Katolik dan Kristen, serta bangsa Cina membawa ajaran agama Konghucu. Jadi, keragaman agama telah ada sejak zaman dahulu. Dalam suasana keragaman beragama itu, setiap warga negara Indonesia dijamin haknya untuk memeluk keyakinan atau kepercayaan masing-masing. Di Indonesia terdapat enam agama\/kepercayaan yang diakui negara. Keenam agama\/kepercayaan itu yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.<br \/>\nPemeluk agama diwajibkan menjalankan ajaran agama masing-masing. Setiap agama memiliki tata cara beribadat, kitab suci, dan tempat ibadah yang berbeda. Negara memberikan kebebasan bagi semua pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya masing-masing.<\/p>\n<p>Bersama teman sekelompokmu, carilah informasi-informasi berikut.<br \/>\n1. Nama kitab suci setiap agama di Indonesia<br \/>\n2. Tempat beribadah setiap agama di Indonesia.<br \/>\n3. Hari-hari besar setiap agama di Indonesia.<\/p>\n<p>1. Agama Islam<br \/>\nAgama islam termasuk salah satu agama besar di dunia dan merupakan agama dengan jumlah penganut terbesar di Indonesia.\u00a0Tempat ibadah bagi penganut agama Islam adalah <strong>Masjid<\/strong>. Setiap harinya mereka menjalankan sholat wajib sebanyak 5 kali di Masjid.<\/p>\n<p>Hari raya :\u00a0Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul<br \/>\nAdha, Tahun Baru Hijrah, Isra\u2019 Mi\u2019ra.<\/p>\n<div id=\"attachment_287\" class=\"wp-caption aligncenter\">\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-287\" src=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/masjid-tempat-ibadah-agama-islam.jpg\" sizes=\"(max-width: 507px) 100vw, 507px\" srcset=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/masjid-tempat-ibadah-agama-islam.jpg 507w, http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/masjid-tempat-ibadah-agama-islam-300x204.jpg 300w\" alt=\"Contoh gambar Masjid\" width=\"507\" height=\"344\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Contoh gambar Masjid<\/p>\n<\/div>\n<p>2. Agama Kristen Protestan<br \/>\nAgama Kristen juga merupakan agama yang besar dan memiliki jumlah pemeluk yang berjumlah besar di dunia.\u00a0Tempat ibadah bagi pemeluk agama Kristen Protestan adalah <strong>Gereja<\/strong>.<\/p>\n<p>Hari Raya Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih<\/p>\n<div id=\"attachment_292\" class=\"wp-caption aligncenter\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-292\" src=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/gereja-tempat-ibadah-agama-kristen2.jpg\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" srcset=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/gereja-tempat-ibadah-agama-kristen2.jpg 400w, http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/gereja-tempat-ibadah-agama-kristen2-300x289.jpg 300w\" alt=\"gereja tempat ibadah agama kristen\" width=\"400\" height=\"385\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Contoh Gambar Gereja Kristen<\/p>\n<\/div>\n<p>3. Agama Katolik<br \/>\nTempat ibadah bagi pemeluk agama Katolik adalah <strong>Gereja<\/strong>,<strong>Kapel<\/strong>.<\/p>\n<p>Hari Raya Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih<\/p>\n<div id=\"attachment_295\" class=\"wp-caption aligncenter\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-295\" src=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/gereja-tempat-ibadah-agama-katolik.jpg\" sizes=\"(max-width: 369px) 100vw, 369px\" srcset=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/gereja-tempat-ibadah-agama-katolik.jpg 369w, http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/gereja-tempat-ibadah-agama-katolik-254x300.jpg 254w\" alt=\"Contoh Gambar Gereja Katolik\" width=\"369\" height=\"436\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Contoh Gambar Gereja Katolik<\/p>\n<\/div>\n<p>4. Agama Hindu<br \/>\nTempat ibadah bagi pemeluk agama Hindu adalah <strong>Pura<\/strong>.<\/p>\n<p>Hari Raya : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi<\/p>\n<div id=\"attachment_297\" class=\"wp-caption aligncenter\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-297\" src=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/pura-tempat-ibadah-agama-hindu.jpg\" sizes=\"(max-width: 615px) 100vw, 615px\" srcset=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/pura-tempat-ibadah-agama-hindu.jpg 615w, http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/pura-tempat-ibadah-agama-hindu-300x170.jpg 300w\" alt=\"Contoh Gambar Pura\" width=\"615\" height=\"348\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Contoh Gambar Pura<\/p>\n<\/div>\n<p>5. Agama Buddha<br \/>\nTempat ibadah bagi pemeluk agama Buddha adalah <strong>Vihara<\/strong>.<\/p>\n<p>Hari Raya : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina<\/p>\n<div id=\"attachment_300\" class=\"wp-caption aligncenter\">\n<p>Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-300\" src=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/vihara-tempat-ibadah-agama-buddha.jpg\" sizes=\"(max-width: 504px) 100vw, 504px\" srcset=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/vihara-tempat-ibadah-agama-buddha.jpg 504w, http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/vihara-tempat-ibadah-agama-buddha-300x200.jpg 300w\" alt=\"Contoh Gambar Vihara\" width=\"504\" height=\"336\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Contoh Gambar Vihara<\/p>\n<\/div>\n<p>6. Agama Kong Hu Cu<br \/>\nTempat ibadah bagi pemeluk agama Kong Hu Cu adalah <strong>Litang<\/strong> \/ <strong>Klenteng<\/strong>.<\/p>\n<p>Hari Raya Keagamaan : Tahun <span class=\"l9\">Baru Imlek, <span class=\"l10\">Cap <span class=\"l8\">Go Meh<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_301\" class=\"wp-caption aligncenter\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-301\" src=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/klenteng-tempat-ibadah-agama-kong-hu-cu.jpg\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" srcset=\"http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/klenteng-tempat-ibadah-agama-kong-hu-cu.jpg 500w, http:\/\/kamuiyakamu.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/klenteng-tempat-ibadah-agama-kong-hu-cu-300x181.jpg 300w\" alt=\"Contoh Gambar Klenteng\" width=\"500\" height=\"302\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Contoh Gambar Klenteng<\/p>\n<\/div>\n<p>Itulah 6 agama yang diakui secara resmi di Indonesia beserta tempat ibadahnya. Meski, pada hakikatnya, masih banyak agama lain yang masih berkembang di Indonesia hingga saat ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perhatikan kembali teks \u201cKeragaman Agama di Indonesia\u201d.<br \/>\n1. Tuliskan gagasan pokok dari setiap paragraf.<br \/>\n2. Tuliskan pengetahuan baru yang kamu dapat dari teks tersebut.<br \/>\n3. Tulislah kembali teks \u201cKeragaman Agama di Indonesia\u201d dengan bahasamu sendiri. Tulislah menggunakan ejaan yang tepat.<br \/>\nSerahkan hasil tugasmu kepada Bapak\/Ibu guru.<\/p>\n<p>Di Indonesia terdapat keragaman agama. Namun, negara menjamin kebebasan setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya masing-masing. Apa yang kamu lakukan agar temanmu dapat menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD4.7.1 &#8211; SD Kelas 4 Tema 7 &#8211; Indahnya Keragaman di Negeriku. Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku &#8211; Pembelajaran 5. &nbsp; Kamu telah mengetahui\u00a0keragaman suku bangsa dan bahasa di Indonesia. Meskipun beragam suku bangsa dan bahasa, tetapi seluruh penduduk Indonesia merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.\u00a0Hal itu juga tertuang dalam lagu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,71,131,278,79,279,274,127],"class_list":["post-1433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd4-tema-7","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-kelas-4","tag-keragaman-agama","tag-pelajaran","tag-sd4","tag-sekolah","tag-suara","tag-tema-7"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1433"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1556,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1433\/revisions\/1556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}