{"id":1342,"date":"2017-02-08T06:13:40","date_gmt":"2017-02-07T23:13:40","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=1342"},"modified":"2017-09-13T13:43:21","modified_gmt":"2017-09-13T06:43:21","slug":"sd4-2-1-agama-katolik-mukjizat-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd4-2-1-agama-katolik-mukjizat-yesus\/","title":{"rendered":"SD4.2.2. Agama Katolik : Mukjizat Yesus"},"content":{"rendered":"<p><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/videoseries?list=PLsu7iFWN-AW6owvROGLwx7cVbAHgt00E0\" frameborder=\"0\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"SD4.2.2. Agama Katolik : Mukjizat Yesus.. Mukjizat sebagai tindakan keilahian Yesus juga terjadi pada saat seorang perwira memohon Yesus untuk menyembuhkan hambanya. Pada peristiwa itu, hamba tersebut sembuh bukan karena Yesus datang ke rumahnya, tetapi iman perwira tersebut. Hal itu tercermin pada kata-katanya: \u201cTuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, makahambakuituakansembuh\u201d.Selainkuasailahi,Imanmenjadi syarat utama bagi terjadinya suatu mukjizat.Peristiwa mukjizat menunjukkan hubungan antara kata-kata dengan tindakan Yesus. Sabda atau kata-kata Yesus diwujudkan di dalam tindakan nyata. Sebaliknya, tindakan atau mukjizat Yesus menguatkan kata-kata-Nya. 1. Mukjizat-Mukjizat yang Terjadi pada Zaman Ini. Simaklah kisah berikut ini! Penyembuhan Berkat Perantara Yohanes Paulus II. Mantan Walikota Huila, Kolombia, Marco Fidel Rojas memberi kesaksian, bahwa dirinya mengalami kesembuhan secara ajaib atas penyakit parkinsonnya berkat doa melalui perantara Beato Yohanes Paulus II (JP-II). Kesaksiannya itu dilaporkan sebuah koran terbitan Kolombia, El Tiempo. Menurut Koran El Tiempo, demikian catholicnewsagency.com, Selasa, 17\/7, testimoni Rojastelah dikirim ke ke kantor Kongregasi Penggelaran Kudus di Vatikan, untuk diperiksa berkaitan dengan proses kanonisasi Beato JP-II. Pada hari yang sama, ewtn.com juga melansir hal tersebut. Disebutkan oleh koran tersebut, Rojas mengungkapkan bahwa dirinya merasakan gejala sakit sejak Desember 2005. Dokter menyatakan dirinya terkena stroke yang dapat menyebabkan Parkinson. Penyakitnya semakin memburuk. \u201cBeberapa kali saya jatuh di jalan,\u201d kenangnya, seraya menambahkan bahwa suatu kali ia hampir ditabrak taksi. Dia merasa seperti kehilangan kendali setiap kali berjalan. Ketika penyakitnya kian memburuk, Rojas teringat perjalanannya ke Roma. Kala itu senja hari, 27 Desember 2001, dia bertemu dengan Paus JP-II. Pertemuannya itu terjadi setelah Misa. Bahkan Rojas pun sempat bercakap-cakap sebentar dengan Paus kelahiran Polandia itu. Dalam ingatan perjumpaan yang sangat berharga itu, Rojas berteriak di tengah rasa sakitnya, \u201cAku punya teman! Dia juga menderita parkinson.\u201d Pada malam itu, dia pun berdoa mohon kesembuhan melalui perantaraan Beato JP-II. \u201cBapa, datang dan sembuhkan aku, tumpangkan tanganmu di kepalaku\u201d, ucapnya. Setelah berdoa, Rojas tidur lelap. Keesokan harinya, dia bangun tanpa rasa sakit. Dia merasakan penyakit parkinson yang dideritanya telah sembuh. Dia juga semakin yakin, JP-II telah menyembuhkannya. \u201cYa, JP-II telah memberi saya keajaiban dengan menyembuhkan saya!\u201d\u00a0katanya. Rojas pun berjanji untuk menyebarluaskan devosi kepada Beato JP-II. Dalam El Tiempo, Dr Antonio Schlesinger Piedrahita, neurolog ternama di Kolombia menyatakan Rojas sembuh, dan dalam keadaan sehat. Sebelumnya, seorangsusterwargaPerancis, SrMarie Simon-Pierre, mengalami kesembuhan dari penyakit yang sama, setelah berdoa dengan perantaraan JP-II. Mukjizat penyembuhan itu membuka jalan lebar beatifikasi JP-II. Pada Mei 2011, Paus JP-II dibeatifikasi oleh Paus Benediktus XVI. Sekarang, setelah kesembuhan penyakit parkinson biarawati Perancis itu, Rojas juga telah membuktikan mukjizat kesembuhan dari penyakit yang sama. Banyak pendapat muncul bahwa mukjizat kesembuhan ini akan membuka jalan kanonisasi Beato JP-II. sumber : (Hidupkatolik.com, Benidiktus W. \/ Y. Prayogo\/ 21 Juli 2012 23:56 WIB). Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut! 1. Apa inti kisah di atas? 2. Siapa yang disembuhkan? 3. Pernahkah kamu mendengar bahwa ada anggota keluargamu atau orang lain di sekitarmu mengalami suatu mukjizat dalam hidupnya? Ceritakan mukjizat apa yang dialami itu! 4. Apakah dalam hidupmu, kamu sendiri pernah mengalami mukjizat? 5. Apakah menurut kamu pada zaman ini masih terjadi mukjizat dalam kehidupan manusia? Jelaskan! \u00a0 2. Yesus Membuat Mukjizat-mukjizat. Simak kisah-kisah mukjizat Yesus berikut ini! Yesus Menyembuhkan Hamba Seorang Perwira (Mat 8:5-10) \u201cKetikaYesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya: \u201cTuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.\u201d Yesus berkata kepadanya: \u201cAku akan datang menyembuhkannya.\u201d Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: \u201cTuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.\u201d Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya:\u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel\u201d. \u00a0 Yesus Mengusir Setan (Luk 4: 31-44) Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: \u201cHai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mudengankami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Al-lah.\u201dTetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: \u201cDiam, keluarlah dari padanya!\u201d Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: \u201cAlangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar.\u201d Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu. Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon.Adapunibumertua Simondemamkeras danmerekameminta kepadaYesus supaya menolong dia. Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itu pun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka. Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang- orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Ia pun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka. Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: \u201cEngkau adalah Anak Al-lah.\u201d Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias. Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka:\u201cJuga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Al-lah sebab untuk itulah Aku diutus.\u201d Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! \u2022 Apa saja mukjizat yang dilakukan Yesus di Kapernaum? ... \u2022 Mengapa Yesus bisa mengusir setan dan menyembuhkan berbagai penyakit? Yesus menunjukkan bahwa Al-lah adalah Maha Kuasa, Al-lah mencintai Manusia. Manusia harus percaya itu. \u00a0 RANGKUMAN. Dalam tugas-Nya memaklumkan Kerajaan Al-lah, selain mengajar dengan menggunakan banyak perumpamaan, Yesus pun membuat banyak mukjizat. Mukjizat adalah suatu tanda di mana Al-lah bertindak. Mukjizat-mukjizat itu dibuat Yesus sebagai bukti bahwa Al-lah mengasihi manusia. Selain itu, mukjizat dibuat untuk menyatakan kemuliaan Al-lah di dalam diri Yesus. \u201cKarena pekerjaan Al-lah harus dinyatakan di dalam dia\u201d (Yoh 9:1-3). Dengan kuasa dan kasih-Nya, Yesus menyembuhkan banyak orang dari berbagai macam penyakit, mengusir setan bahkan menghidupkan orang mati. Mukjizat menjadi tanda bahwa Al-lah hadir untuk menyelamatkan manusia. Selain Yesus menunjukkan kuasa dan kasih-Nya, mukjizat terjadi jika orang memiliki iman. Iman menjadi syarat bagi terjadinya suatu mukjizat. Hal itu ditunjukkan dalam berbagai mukjizat Yesus, sebagaimana ditunjukkan oleh perwira:\u201ckatakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh\u201d (Mat 8:8). Oleh karena imannya itulah, hamba sembuh. Atas imannya itu pula Yesus memuji perwira: \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel\u201d. Dari kisah mukjizat Yesus, kita dapat melihat kesatuan yang erat antara kata dengan tindakan Yesus. Kata-kata Yesus menjelaskan perbuatan-Nya, dan tindakan Yesus menguatkan kata-kata-Nya. Contoh Yesus berkata: \u201cAkulah kebangkitan dan hidup\u201d. Kata- kataYesus menjadi nyata ketika ia membangkitkan Lazarus. \u201cAkulah gembala yang baik\u201d. Kata-kata Yesus itu Ia laksanakan dengan menginap di rumah Zakheus si pemungut cukai. \u00a0 \u00a0\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Female\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n<p><strong>SD4.2.2. Agama Katolik : Mukjizat Yesus..<\/strong><\/p>\n<p>Mukjizat sebagai tindakan keilahian Yesus juga terjadi pada saat seorang perwira memohon Yesus untuk menyembuhkan hambanya. Pada peristiwa itu, hamba tersebut sembuh bukan karena Yesus datang ke rumahnya, tetapi iman perwira tersebut. Hal itu tercermin pada kata-katanya: \u201cTuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, makahambakuituakansembuh\u201d.Selainkuasailahi,Imanmenjadi syarat utama bagi terjadinya suatu mukjizat.Peristiwa mukjizat menunjukkan hubungan antara kata-kata dengan tindakan Yesus. Sabda atau kata-kata Yesus diwujudkan di dalam tindakan nyata. Sebaliknya, tindakan atau mukjizat Yesus menguatkan kata-kata-Nya.<\/p>\n<p><strong>1. Mukjizat-Mukjizat yang Terjadi pada Zaman Ini.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Simaklah kisah berikut ini!<\/strong><br \/>\n<strong>Penyembuhan Berkat Perantara Yohanes Paulus II.<\/strong><\/p>\n<p>Mantan Walikota Huila, Kolombia, Marco Fidel Rojas memberi kesaksian, bahwa dirinya mengalami kesembuhan secara ajaib atas penyakit parkinsonnya berkat doa melalui perantara Beato Yohanes Paulus II (JP-II). Kesaksiannya itu dilaporkan sebuah koran terbitan Kolombia, El Tiempo. Menurut Koran El Tiempo, demikian catholicnewsagency.com, Selasa, 17\/7, testimoni Rojastelah dikirim ke ke kantor Kongregasi Penggelaran Kudus di Vatikan, untuk diperiksa berkaitan dengan proses kanonisasi Beato JP-II. Pada hari yang sama, ewtn.com juga melansir hal tersebut.<\/p>\n<p>Disebutkan oleh koran tersebut, Rojas mengungkapkan bahwa dirinya merasakan gejala sakit sejak Desember 2005. Dokter menyatakan dirinya terkena stroke yang dapat menyebabkan Parkinson. Penyakitnya semakin memburuk. \u201cBeberapa kali saya jatuh di jalan,\u201d kenangnya, seraya menambahkan bahwa suatu kali ia hampir ditabrak taksi. Dia merasa seperti kehilangan kendali setiap kali berjalan.<\/p>\n<p>Ketika penyakitnya kian memburuk, Rojas teringat perjalanannya ke Roma. Kala itu senja hari, 27 Desember 2001, dia bertemu dengan Paus JP-II. Pertemuannya itu terjadi setelah Misa. Bahkan Rojas pun sempat bercakap-cakap sebentar dengan Paus kelahiran Polandia itu. Dalam ingatan perjumpaan yang sangat berharga itu, Rojas berteriak di tengah rasa sakitnya, \u201cAku punya teman! Dia juga menderita parkinson.\u201d Pada malam itu, dia pun berdoa mohon kesembuhan melalui perantaraan Beato JP-II. \u201cBapa, datang dan sembuhkan aku, tumpangkan tanganmu di kepalaku\u201d, ucapnya.<\/p>\n<p>Setelah berdoa, Rojas tidur lelap. Keesokan harinya, dia bangun tanpa rasa sakit. Dia merasakan penyakit parkinson yang dideritanya telah sembuh. Dia juga semakin yakin, JP-II telah menyembuhkannya. \u201cYa, JP-II telah memberi saya keajaiban dengan menyembuhkan saya!\u201d\u00a0katanya. Rojas pun berjanji untuk menyebarluaskan devosi kepada Beato JP-II. Dalam El Tiempo, Dr Antonio Schlesinger Piedrahita, neurolog ternama di Kolombia menyatakan Rojas sembuh, dan dalam keadaan sehat.<\/p>\n<p>Sebelumnya, seorangsusterwargaPerancis, SrMarie Simon-Pierre, mengalami kesembuhan dari penyakit yang sama, setelah berdoa dengan perantaraan JP-II. Mukjizat penyembuhan itu membuka jalan lebar beatifikasi JP-II. Pada Mei 2011, Paus JP-II dibeatifikasi oleh Paus Benediktus XVI. Sekarang, setelah kesembuhan penyakit parkinson biarawati Perancis itu, Rojas juga telah membuktikan mukjizat kesembuhan dari penyakit yang sama. Banyak pendapat muncul bahwa mukjizat kesembuhan ini akan membuka jalan kanonisasi Beato JP-II.<br \/>\nsumber : (Hidupkatolik.com, Benidiktus W. \/ Y. Prayogo\/ 21 Juli 2012 23:56 WIB).<\/p>\n<p>Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut!<br \/>\n1. Apa inti kisah di atas?<br \/>\n2. Siapa yang disembuhkan?<br \/>\n3. Pernahkah kamu mendengar bahwa ada anggota keluargamu atau orang lain di sekitarmu mengalami suatu mukjizat dalam hidupnya? Ceritakan mukjizat apa yang dialami itu!<br \/>\n4. Apakah dalam hidupmu, kamu sendiri pernah mengalami mukjizat?<br \/>\n5. Apakah menurut kamu pada zaman ini masih terjadi mukjizat dalam kehidupan manusia? Jelaskan!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>2. Yesus Membuat Mukjizat-mukjizat.<\/strong><br \/>\nSimak kisah-kisah mukjizat Yesus berikut ini!<\/p>\n<p>Yesus Menyembuhkan Hamba Seorang Perwira<br \/>\n(Mat 8:5-10)<\/p>\n<p>\u201cKetikaYesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya: \u201cTuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.\u201d Yesus berkata kepadanya: \u201cAku akan datang menyembuhkannya.\u201d Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: \u201cTuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.\u201d<\/p>\n<p>Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya:\u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel\u201d.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yesus Mengusir Setan<br \/>\n(Luk 4: 31-44)<\/p>\n<p>Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.<\/p>\n<p>Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: \u201cHai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mudengankami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Al-lah.\u201dTetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: \u201cDiam, keluarlah dari padanya!\u201d Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: \u201cAlangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar.\u201d Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.<\/p>\n<p>Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon.Adapunibumertua Simondemamkeras danmerekameminta kepadaYesus supaya menolong dia. Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itu pun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka. Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang- orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit.<\/p>\n<p>Ia pun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka. Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: \u201cEngkau adalah Anak Al-lah.\u201d Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias. Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka:\u201cJuga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Al-lah sebab untuk itulah Aku diutus.\u201d Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.<\/p>\n<p>Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!<br \/>\n\u2022 Apa saja mukjizat yang dilakukan Yesus di Kapernaum? &#8230;<\/p>\n<p>\u2022 Mengapa Yesus bisa mengusir setan dan menyembuhkan berbagai penyakit? Yesus menunjukkan bahwa Al-lah adalah Maha Kuasa, Al-lah mencintai Manusia. Manusia harus percaya itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>RANGKUMAN.<\/p>\n<p>Dalam tugas-Nya memaklumkan Kerajaan Al-lah, selain mengajar dengan menggunakan banyak perumpamaan, Yesus pun membuat banyak mukjizat. Mukjizat adalah suatu tanda di mana Al-lah bertindak. Mukjizat-mukjizat itu dibuat Yesus sebagai bukti bahwa Al-lah mengasihi manusia. Selain itu, mukjizat dibuat untuk menyatakan kemuliaan Al-lah di dalam diri Yesus. \u201cKarena pekerjaan Al-lah harus dinyatakan di dalam dia\u201d (Yoh 9:1-3).<\/p>\n<p>Dengan kuasa dan kasih-Nya, Yesus menyembuhkan banyak orang dari berbagai macam penyakit, mengusir setan bahkan menghidupkan orang mati. Mukjizat menjadi tanda bahwa Al-lah hadir untuk menyelamatkan manusia.<\/p>\n<p>Selain Yesus menunjukkan kuasa dan kasih-Nya, mukjizat terjadi jika orang memiliki iman. Iman menjadi syarat bagi terjadinya suatu mukjizat. Hal itu ditunjukkan dalam berbagai mukjizat Yesus, sebagaimana ditunjukkan oleh perwira:\u201ckatakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh\u201d (Mat 8:8). Oleh karena imannya itulah, hamba sembuh. Atas imannya itu pula Yesus memuji perwira: \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel\u201d.<\/p>\n<p>Dari kisah mukjizat Yesus, kita dapat melihat kesatuan yang erat antara kata dengan tindakan Yesus. Kata-kata Yesus menjelaskan perbuatan-Nya, dan tindakan Yesus menguatkan kata-kata-Nya. Contoh Yesus berkata: \u201cAkulah kebangkitan dan hidup\u201d. Kata- kataYesus menjadi nyata ketika ia membangkitkan Lazarus. \u201cAkulah gembala yang baik\u201d. Kata-kata Yesus itu Ia laksanakan dengan menginap di rumah Zakheus si pemungut cukai.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD4.2.2. Agama Katolik : Mukjizat Yesus.. Mukjizat sebagai tindakan keilahian Yesus juga terjadi pada saat seorang perwira memohon Yesus untuk menyembuhkan hambanya. Pada peristiwa itu, hamba tersebut sembuh bukan karena Yesus datang ke rumahnya, tetapi iman perwira tersebut. Hal itu tercermin pada kata-katanya: \u201cTuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[54,271,275,273,272,277,276,55,71,278,279,119,274],"class_list":["post-1342","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd4-agama-katolik","tag-agama","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-kelas-4","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-semester-2","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1342"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1342\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1390,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1342\/revisions\/1390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}