{"id":132,"date":"2016-03-06T20:03:23","date_gmt":"2016-03-06T13:03:23","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/?p=132"},"modified":"2017-09-13T13:53:23","modified_gmt":"2017-09-13T06:53:23","slug":"sd3-tema5-3-melestarikan-olahraga-dan-permainan-tradisional-di-daerahku-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd3-tema5-3-melestarikan-olahraga-dan-permainan-tradisional-di-daerahku-1\/","title":{"rendered":"SD3-Tema5.3-Melestarikan Olahraga dan Permainan Tradisional di Daerahku #1"},"content":{"rendered":"<p><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Subtema 3:\u00a0Melestarikan Olahraga dan Permainan\u00a0Tradisional di Daerahku. Semua anak senang bermain. Permainan yang\u00a0baik adalah permainan yang mengajakmu untuk\u00a0bergerak dan berpikir. Melestarikan Olahraga dan Permainan\u00a0Tradisional di Daerahku. Permainan tradisional selain\u00a0mengajakmu untuk bergerak dan\u00a0berpikir, juga banyak mengajarkan\u00a0kebersamaan, kerjasama, tenggang rasa\u00a0dan sikap adil. Permainan tradisional\u00a0juga menampilkan kebiasan-kebiasaan\u00a0baik bangsa kita. Selain itu permainan\u00a0tradisional menunjukkan ciri khas\u00a0dan kekayaan budaya masing-masing daerah. Itulah sebabnya mengapa\u00a0permainan dan olahraga tradisional\u00a0perlu dipertahankan dan dilestarikan. Permainan modern yang bermunculan\u00a0memang menarik untuk kita mainkan,\u00a0namun permainan tradisional tidak\u00a0boleh kita lupakan.\u00a0Mari kita lestarikan permainan\u00a0dan olahraga tradisional, dengan\u00a0terus memainkan dan menciptakan\u00a0permainan tradisional khas bangsa kita. Festival Rare Ada kegiatan apa didaerahmu untuk\u00a0memeriahkan Hari Anak Nasional? Di kota Denpasar diselenggarakan Festival Rare Bali\u00a0selama 3 hari. Acara ini dibuka dengan pawai\u00a0budaya. Lebih dari 1200 anak ikut memeriahkan pawai\u00a0budaya ini. Mereka menampilkan berbagai\u00a0permainan anak khas Bali seperti masepit-sepitan,\u00a0manten-mantenan, trompag, tajog, dan\u00a0deduplak. Ada juga pertunjukan ngelawang\u00a0yang pemainnya mengenakan topeng barong\u00a0yang unik. Selain itu, juga ada marching band\u00a0yang dipadu dengan blegenjur atau perkusi\u00a0tradisional. Dalam festival ini, anak-anak bisa mengikuti\u00a0berbagai perlombaan seperti lomba mewarnai,\u00a0lomba lukis, permainan tradisional, membuat\u00a0kerajinan dari barang bekas, lukisan wayang,\u00a0ukiran kayu, dan lainnya. Melalui kegiatan ini, kita dapat melestarikan\u00a0permainan tradisional. Anak-anak pun bergembira, berkreasi, dan belajar tentang\u00a0nilai-nilai budaya daerah unik yang harus dilestarikan. sumber : bobo.kidnesia.com. Festival artinya :\u00a0Festival biasanya berarti \\\"pesta besar\\\" atau sebuah acara meriah yang diadakan dalam rangka memperingati sesuatu. Atau juga bisa diartikan dengan hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting atau bersejarah, atau pesta rakyat. Pawai artinya :\u00a0iring-iringan orang, mobil, kendaraan, dan sebagainya; perarakan. PERTANYAAN : Di kota manakah Festival Rare dilaksanakan? Jawab : Denpasar Bali Apa saja permainan tradisional Bali yang\u00a0ditampilkan? Jawab : \u00a0masepit-sepitan,\u00a0manten-mantenan, trompag, tajog, dan\u00a0deduplak. Berapa banyak anak yang ikut memeriahkan\u00a0Festival Rare Bali? Jawab : 1200 anak. Apa jenis perlombaan yang dapat diikuti oleh\u00a0anak-anak dalam festival tersebut? Jawab :\u00a0mewarnai,\u00a0lomba lukis, permainan tradisional, membuat\u00a0kerajinan dari barang bekas, lukisan wayang,\u00a0ukiran kayu. Apa manfaat diadakannya acara festival\u00a0budaya? Jawab : Dapat melestarikan permainan dan budaya tradisional. Kamu sudah mengenali beragam seni rupa dan\u00a0musik dari berbagai daerah pada pelajaran\u00a0sebelumnya. Selain seni rupa dan seni musik,\u00a0sekarang kita akan mempelajari aneka seni tari\u00a0dan seni teater tradisional dari berbagai daerah. Tahukah kamu gerakan tarian mempunyai\u00a0bermacam-macam arti? Ada tarian yang menceritakan suasana permainan anak, ada juga\u00a0yang menceritakan suasana kegembiraan, ada pula\u00a0tari persembahan untuk menyambut tamu. Tari Pendet adalah tarian\u00a0yang berasal dari Bali. Tari Yapong yang berasal\u00a0dari Betawi. Tari Reog Ponorogo yang\u00a0berasal dari Jawa Timur. Dengan mengenal tarian daerah, kita akan\u00a0mengetahui kekayaan kebudayaan di daerah kita\u00a0masing-masing. Diskusikan dengan temanmu,\u00a0jenis tarian yang berasal dari daerahmu. Tuliskan\u00a0hasil diskusimu ! Tahukah kamu lagu \u201cCublak-Cublak Suweng\u201d ?\u00a0Lagu ini mengiringi permainan anak tradisional\u00a0di daerah Jawa Timur. Dengan memainkannya,\u00a0kita juga melestarikannya. Menarilah bersama\u00a0temanmu dengan diiringi lagu tersebut. Ciptakan\u00a0gerakanmu sendiri. Judul : Cublak-Cublak Suweng. Cublak cublak suweng, Suwenge tinggelenter, mambu ketundung gudhel, Pak empong lera lere, Sopo ngguyu ndelekake, sir, sir, pong dele kopong, sir, sir, pong dele kopong. Permainan Engklek Benar, permainan Engklek atau Tapak Gunung!\u00a0Permainan ini dapat ditemukan di berbagai\u00a0wilayah di Indonesia, di Sumatra, Jawa, Bali,\u00a0Kalimantan, dan Sulawesi, dengan nama yang\u00a0berbeda-beda . Perhatikan bentuk yang ada pada permainan\u00a0engklek, bangun datar apa saja yang ada di\u00a0dalamnya?\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <br \/>\n<strong>Subtema 3:\u00a0Melestarikan Olahraga dan Permainan\u00a0Tradisional di Daerahku.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semua anak senang bermain. Permainan yang\u00a0baik adalah permainan yang mengajakmu untuk\u00a0bergerak dan berpikir.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Melestarikan Olahraga dan Permainan\u00a0Tradisional di Daerahku.<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permainan tradisional selain\u00a0mengajakmu untuk bergerak dan\u00a0berpikir, juga banyak mengajarkan\u00a0kebersamaan, kerjasama, tenggang rasa\u00a0dan sikap adil. Permainan tradisional\u00a0juga menampilkan kebiasan-kebiasaan\u00a0baik bangsa kita. Selain itu permainan\u00a0tradisional menunjukkan ciri khas\u00a0dan kekayaan budaya masing-masing<br \/>\ndaerah. Itulah sebabnya mengapa\u00a0permainan dan olahraga tradisional\u00a0perlu dipertahankan dan dilestarikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permainan modern yang bermunculan\u00a0memang menarik untuk kita mainkan,\u00a0namun permainan tradisional tidak\u00a0boleh kita lupakan.\u00a0Mari kita lestarikan permainan\u00a0dan olahraga tradisional, dengan\u00a0terus memainkan dan menciptakan\u00a0permainan tradisional khas bangsa kita.<\/p>\n<blockquote>\n<h2><strong>Festival Rare<\/strong><\/h2>\n<\/blockquote>\n<p>Ada kegiatan apa didaerahmu untuk\u00a0memeriahkan Hari Anak Nasional? Di kota<br \/>\nDenpasar diselenggarakan Festival Rare Bali\u00a0selama 3 hari. Acara ini dibuka dengan pawai\u00a0budaya.<\/p>\n<p>Lebih dari 1200 anak ikut memeriahkan pawai\u00a0budaya ini. Mereka menampilkan berbagai\u00a0permainan anak khas Bali seperti masepit-sepitan,\u00a0manten-mantenan, trompag, tajog, dan\u00a0deduplak. Ada juga pertunjukan ngelawang\u00a0yang pemainnya mengenakan topeng barong\u00a0yang unik. Selain itu, juga ada marching band\u00a0yang dipadu dengan blegenjur atau perkusi\u00a0tradisional.<\/p>\n<p>Dalam festival ini, anak-anak bisa mengikuti\u00a0berbagai perlombaan seperti lomba mewarnai,\u00a0lomba lukis, permainan tradisional, membuat\u00a0kerajinan dari barang bekas, lukisan wayang,\u00a0ukiran kayu, dan lainnya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, kita dapat melestarikan\u00a0permainan tradisional. Anak-anak pun<br \/>\nbergembira, berkreasi, dan belajar tentang\u00a0nilai-nilai budaya daerah unik yang harus<br \/>\ndilestarikan.<\/p>\n<p>sumber : bobo.kidnesia.com.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Festival artinya :\u00a0Festival biasanya berarti &#8220;pesta besar&#8221; atau sebuah acara meriah yang diadakan dalam rangka memperingati sesuatu. Atau juga bisa diartikan dengan hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting atau bersejarah, atau pesta rakyat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pawai artinya :\u00a0iring-iringan orang, mobil, kendaraan, dan sebagainya; perarakan.<\/p>\n<p>PERTANYAAN :<\/p>\n<ol>\n<li>Di kota manakah Festival Rare dilaksanakan? Jawab : Denpasar Bali<\/li>\n<li>Apa saja permainan tradisional Bali yang\u00a0ditampilkan? Jawab : \u00a0masepit-sepitan,\u00a0manten-mantenan, trompag, tajog, dan\u00a0deduplak.<\/li>\n<li>Berapa banyak anak yang ikut memeriahkan\u00a0Festival Rare Bali? Jawab : 1200 anak.<\/li>\n<li>Apa jenis perlombaan yang dapat diikuti oleh\u00a0anak-anak dalam festival tersebut? Jawab :\u00a0mewarnai,\u00a0lomba lukis, permainan tradisional, membuat\u00a0kerajinan dari barang bekas, lukisan wayang,\u00a0ukiran kayu.<\/li>\n<li>Apa manfaat diadakannya acara festival\u00a0budaya? Jawab : Dapat melestarikan permainan dan budaya tradisional.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kamu sudah mengenali beragam seni rupa dan\u00a0musik dari berbagai daerah pada pelajaran\u00a0sebelumnya. Selain seni rupa dan seni musik,\u00a0sekarang kita akan mempelajari aneka seni tari\u00a0dan seni teater tradisional dari berbagai daerah.<\/p>\n<p>Tahukah kamu gerakan tarian mempunyai\u00a0bermacam-macam arti? Ada tarian yang<br \/>\nmenceritakan suasana permainan anak, ada juga\u00a0yang menceritakan suasana kegembiraan, ada pula\u00a0tari persembahan untuk menyambut tamu.<\/p>\n<ul>\n<li>Tari Pendet adalah tarian\u00a0yang berasal dari Bali.<\/li>\n<li>Tari Yapong yang berasal\u00a0dari Betawi.<\/li>\n<li>Tari Reog Ponorogo yang\u00a0berasal dari Jawa Timur.<\/li>\n<li>Dengan mengenal tarian daerah, kita akan\u00a0mengetahui kekayaan kebudayaan di daerah kita\u00a0masing-masing. Diskusikan dengan temanmu,\u00a0jenis tarian yang berasal dari daerahmu. Tuliskan\u00a0hasil diskusimu !<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah kamu lagu \u201cCublak-Cublak Suweng\u201d ?\u00a0Lagu ini mengiringi permainan anak tradisional\u00a0di daerah Jawa Timur. Dengan memainkannya,\u00a0kita juga melestarikannya. Menarilah bersama\u00a0temanmu dengan diiringi lagu tersebut. Ciptakan\u00a0gerakanmu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Judul : Cublak-Cublak Suweng.<\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Cublak cublak suweng,<br \/>\nSuwenge tinggelenter,<br \/>\nmambu ketundung gudhel,<br \/>\nPak empong lera lere,<br \/>\nSopo ngguyu ndelekake, sir,<br \/>\nsir, pong dele kopong, sir,<br \/>\nsir, pong dele kopong.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<h3 style=\"text-align: left;\">Permainan Engklek<\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Benar, permainan Engklek atau Tapak Gunung!\u00a0Permainan ini dapat ditemukan di berbagai\u00a0wilayah di Indonesia, di Sumatra, Jawa, Bali,\u00a0Kalimantan, dan Sulawesi, dengan nama yang\u00a0berbeda-beda .<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Perhatikan bentuk yang ada pada permainan\u00a0engklek, bangun datar apa saja yang ada di\u00a0dalamnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: left;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Subtema 3:\u00a0Melestarikan Olahraga dan Permainan\u00a0Tradisional di Daerahku. Semua anak senang bermain. Permainan yang\u00a0baik adalah permainan yang mengajakmu untuk\u00a0bergerak dan berpikir. Melestarikan Olahraga dan Permainan\u00a0Tradisional di Daerahku. Permainan tradisional selain\u00a0mengajakmu untuk bergerak dan\u00a0berpikir, juga banyak mengajarkan\u00a0kebersamaan, kerjasama, tenggang rasa\u00a0dan sikap adil. Permainan tradisional\u00a0juga menampilkan kebiasan-kebiasaan\u00a0baik bangsa kita. Selain itu permainan\u00a0tradisional menunjukkan ciri khas\u00a0dan kekayaan budaya masing-masing [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,19,278,279,274],"class_list":["post-132","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd3","category-sd3-tema5","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-melestarikan-permainan-tradisional","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":138,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132\/revisions\/138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}