{"id":116,"date":"2016-03-06T18:00:31","date_gmt":"2016-03-06T11:00:31","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/?p=116"},"modified":"2017-09-13T13:53:29","modified_gmt":"2017-09-13T06:53:29","slug":"sd3-tema5-2-permainan-tradisional-di-daerahku-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd3-tema5-2-permainan-tradisional-di-daerahku-5\/","title":{"rendered":"SD3.Tema5.2-Permainan Tradisional di Daerahku #5"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Permainan tradisional dapat dilakukan di\u00a0tempat terbuka maupun tertutup. Permainan\u00a0yang dilakukan di tempat terbuka umumnya\u00a0membutuhkan area yang luas seperti lapangan.\u00a0Contohnya bermain layang-layang, tarik tambang,\u00a0dan gobak sodor. Beberapa permainan juga dapat\u00a0dimainkan di dalam kelas atau rumah. Contohnya\u00a0congklak, bekel, atau catur.\u00a0Coba sebutkan permainan lain yang belum\u00a0disebutkan, baik yang dimainkan di dalam maupun\u00a0di luar ruangan. Salah satu contoh permainan di dalam ruangan\u00a0yaitu Gol-golan. Cobalah mainkan permainan \u2018golgolan\u2019\u00a0bersama seorang temanmu. Ikuti petunjuk permainan berikut: Siapkan selembar\u00a0kertas dari buku\u00a0tulismu dan 2 buah\u00a0pensil. Bagilah area dalam\u00a0kertas ke dalam dua\u00a0area, area untuk\u00a0kamu dan untuk\u00a0temanmu. Lipatlah kertas\u00a0tersebut. Tanpa\u00a0melihat area\u00a0temanmu,\u00a0gambarkan 10\u00a0gawang sederhana\u00a0tersebar di seluruh\u00a0areamu. Begitu pula\u00a0dengan temanmu. Perhatikan letak\u00a0gawang yang \u00a0digambarkan\u00a0oleh temanmu,\u00a0gambarkan bola kecil\u00a0di areamu. Warnai\u00a0bola tersebut dengan\u00a0tebal. Lipat kertas ke berbagai arah yang\u00a0memungkinkan bola tersebut jatuh tepat digawang temanmu. Tebalkan bagian belakang\u00a0bola hitammu. Lakukan bergantian. Bila bola jatuh tepat di gawang, coretlah\u00a0gawang tersebut. Kamu akan menang bila\u00a0dapat menggolkan banyak bola secara tepat di\u00a0area lawanmu. Permainan gol-golan adalah permainan mengenai\u00a0pencerminan bangun datar lingkaran. Masih\u00a0ingatkah kamu mengenai materi pencerminan? Permainan Tradisional lainnya. Kamu tentu telah memahami bahwa beberapa\u00a0jenis permainan tradisional membutuhkan\u00a0kerjasama. Nah, sekarang kita akan membuat\u00a0lomba antarkelompok. Beberapa di antara kamu\u00a0dapat menjadi panitia dan beberapa yang lainnya\u00a0menjadi pemain. Diskusikan bersama temanteman dan gurumu mengenai posisimu.\u00a0Permainan yang akan diadakan adalah lomba\u00a0berpindah tempat dengan kertas dan lomba lari\u00a0terikat. Kamu akan membutuhkan bantuan tiga\u00a0orang teman yang bertugas untuk mempersiapkan\u00a0alat lomba, mengawasi perlombaan, dan mencatat\u00a0skor. Siswa yang lain dapat membentuk lima\u00a0kelompok untuk berlomba. Perhatikanlah alat yang\u00a0dibutuhkan dan aturan permainan setiap lomba. Lomba berpindah tempat dengan kertas. Waktu: 15 menit. Alat yang dibutuhkan: kertas koran bekas. Aturan lomba: Setiap kelompok diberi kertas dengan jumlah\u00a0sama banyaknya dengan anggota kelompok Seluruh anggota kelompok harus dapat\u00a0berpindah dari ujung lapangan ke ujung\u00a0lainnya, dengan memindahkan kertas secara bergilir. Lomba memindahkan batu dengan kaki terikat. waktu: 15 menit Alat yang dibutuhkan: lima buah batu untuk\u00a0setiap kelompok, lima utas tali (satu utas untuk\u00a0setiap kelompok). Aturan lomba: Setiap anggota kelompok diikat kakinya\u00a0secara berpasangan. Setiap pasang akan berlari dari ujung satu,\u00a0ke ujung lainnya untuk mengambil batu dan\u00a0kembali ke ujung semula. Setelah sampai, tali pengikat dilepas dan\u00a0diberikan kepada pasangan selanjutnya. Jika ditengah perjalanan tali terlepas, maka\u00a0mereka harus mengulang dari awal. Perlombaan yang kamu lakukan yaitu permainan\u00a0di luar ruangan. Dalam permainan kelompok\u00a0ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar\u00a0permainan tersebut berjalan dengan baik. Sekarang\u00a0berdiskusilah dengan temanmu dan jawab\u00a0pertanyaan berikut: Apa saja yang dibutuhkan agar lomba\u00a0permainan kelompok berjalan lancar? \u00a0Bekerja sama, Sportif. Apa yang terjadi jika seluruh siswa ingin\u00a0menjadi penanggungjawab lomba? Mengadakan pemilihan penanggungjawab, karena penanggung hanya boleh 1 orang. Apa yang terjadi jika dalam perlombaan tidak\u00a0ada kerjasama kelompok? Akan Kalah dan terjadi pertengkaran. Ceritakanlah secara singkat pengalamanmu\u00a0berlomba atau mengatur lomba.\u00a0Bagaimana pentingnya menjaga kerja\u00a0sama dalam mengadakan sebuah acara\u00a0di sekolah. Bacakan pengalamanmu\u00a0di depan teman-teman dan gurumu. Mengatur kegiatan lomba atau mengikuti lomba\u00a0berkelompok sangat membutuhkan kerja sama.\u00a0Kamu dan teman-teman tentu memiliki sifat\u00a0yang berbeda. Perbedaan tersebut harus dapat\u00a0menyatukan kalian. Jika terjadi perselisihan saat\u00a0bekerja sama dengan temanmu, diskusikanlah\u00a0jalan keluarnya secara damai. Dengan demikian\u00a0tujuan bersama akan mudah tercapai. Misalnya\u00a0kemenangan dalam lomba atau kesuksesan atau\u00a0kelancaran acara lomba. Coba sebutkan apa saja yang akan terjadi bila\u00a0kamu tidak dapat bekerja sama dengan temanteman\u00a0dalam kelompokmu. Lompat Tali Karet Tahukah kamu permainan lompat tali karet?\u00a0Pernahkah kamu melakukannya? Bacalah cara\u00a0bermain lompat tali karet berikut, dan ceritakan\u00a0kembali secara tertulis cara bermain permainan\u00a0tersebut tanpa membaca kembali teks yang tertera. Langkah-Langkah Permainan\u00a0Lompat Tali Karet : Siapkan tali karet sepanjang 2-3 meter. Lakukan hompimpah, 2 orang terakhir\u00a0bertugas memegang tali karet di masingmasing\u00a0ujungnya. Tali karet akan semakin tinggi, setiap\u00a0orang harus dapat melaluinya dan kaki\u00a0pemain diperbolehkan menyentuh karet. Apabila ada pemain yang gagal melompati\u00a0tali karet harus berhenti dan berganti\u00a0memegang tali karet. Pertama-tama tali karet dipegang setinggi\u00a0lutut dan pusar. Pada tahap ini setiap\u00a0pemain harus melompatinya tanpa\u00a0menyentuh tali. Tingkat selanjutnya setinggi pinggang,\u00a0dada, bahu, telinga dan kepala. Setiap pemain harus melompatinya. Kamu telah memahami bahwa dalam permainan\u00a0tradisional dibutuhkan kerja sama untuk mencapai\u00a0kemenangan. Berbagai kegiatan di sekolah pun\u00a0membutuhkan kerjasama agar mendapatkan hasil\u00a0yang baik. Salah satu kegiatan yang membutuhkan kerja\u00a0sama yaitu piket kelas. Tentunya di kelasmu\u00a0telah terdapat jadwal piket bukan? Kamu harus\u00a0senantiasa mematuhi jadwal yang telah dibuat,\u00a0agar kelas selalu bersih dan terawat. Kebersihan sekolah yang harus dijaga selain di\u00a0dalam ruangan juga di luar ruangan. Kebun sekolah\u00a0juga harus dibersihkan agar tidak banyak nyamuk\u00a0yang bertelur. Nyamuk dapat menyebabkan\u00a0penyakit demam berdarah yang berbahaya. Kali ini\u00a0kita akan membersihkan kelas dan kebun sekolah. KERJA PIKET KELAS ! Kamu telah memahami tugas yang harus dilakukan\u00a0kelompok piketmu. Diskusikan tugas-tugas tersebut dan\u00a0isilah tabel yang tersedia. Apabila satu tugas dirasa\u00a0berat, laksanakan oleh dua atau tiga orang anggota\u00a0kelompok. Apakah tugas seluruh anggota kelompokmu\u00a0terlaksana? Jawab : Ya terlaksana. Apa yang menyebabkan tugas membersihkan\u00a0kelas dan kebun sekolah dapat berjalan lancar? Jawab : Rajin Piket, Bekerja sama antar teman. Apa kendala yang kamu hadapi sehingga\u00a0kegiatan membersihkan kelas dan kebun\u00a0sekolah tidak dapat berjalan dengan baik? Jawab : Datang terlambat, Malas, Lupa. Apa saja kegiatan di sekolah yang\u00a0membutuhkan kerja sama yang telah kamu\u00a0lakukan? Jawab : Piket, tugas kelompok, permainan kelompok. Dalam kondisi apakah kerjasama tidak boleh\u00a0dilaksanakan? Jawab : mengerjakan Ulangan, Mengerjakan tugas perorangan. Karya Seni. Karya seni dapat dibuat\u00a0dengan memanfaatkan\u00a0prinsip pencerminan\u00a0sebuah benda. Contohnya\u00a0adalah dalam membuat\u00a0permainan wayang.Tokoh\u00a0wayang terlebih dahulu\u00a0dijiplak ke medianya.\u00a0Bisa dari kulit hewan ataupun karton. Selain\u00a0wayang kreasi menjiplak dedaunan di atas kain\u00a0juga merupakan contohnya. Kamu telah mempelajari pencerminan bangun\u00a0datar beraturan. Bagaimana bila bentuk tak\u00a0beraturan dicerminkan terhadap berbagai sumbu\u00a0datar? Lakukan percobaan berikut! Siapkan sebuah kertas gambar dan daun yang\u00a0berbentik unik. Usapkan cat air di atas daun. Letakkan daun tersebut di atas kertas. Sisi yang\u00a0telah diberi cat menghadap ke atas. Lipat kertas dan perhatikan hasil yang tercetak\u00a0pada halaman sebelahnya. Lakukanlah dengan model daun yang berbeda. Judul : Bermain Ular-Ularan. Salah satu permainan anak-anak di Jawa Tengah\u00a0adalah ular-ularan. Permainan yang biasa\u00a0dilakukan pada malam hari saat bulan purnama ini\u00a0sangat menyenangkan. Cara bermain ular-ularan adalah sebagai berikut : Ajak enam orang atau lebih teman-temanmu. Seorang anak menjadi penangkap ular dan yang\u00a0lainnya menjadi ular. Caranya dengan berbaris\u00a0ke belakang sambil meletakkan tangan di\u00a0pundak teman yang ada di depan. Lakukan hompimpa untuk menentukan anak\u00a0yang menjadi penangkap ular. Yang kalah\u00a0menjadi penangkap ular. Penangkap ular harus dapat menangkap ekor\u00a0ular (anak yang paling belakang). Kepala ular harus dapat mempertahankan agar\u00a0ekor ular tidak tertangkap. Caranya adalah\u00a0berkelok-kelok untuk menghindar penangkap\u00a0ular. Jika anak yang paling belakang (ekor ular)\u00a0tertangkap, maka ia akan menjadi penangkap\u00a0ular. Begitu seterusnya. Sumber: Buku Bahasa Indonesia BSE Pada permainan ular-ularan, agar tidak mudah\u00a0tertangkap, anak-anak yang mendapat giliran\u00a0menjadi ular harus saling berpegangan dengan erat\u00a0dan tidak bercerai-berai. Mereka harus kompak dan\u00a0bekerjasama. Itulah yang disebut persatuan. KEHIDUPAN DI DESA. Siti tinggal di desa. Desa tempat tinggal Siti rukun\u00a0dan damai. Terciptanya hidup rukun dan damai\u00a0adalah berkat adanya persatuan dan kesatuan di\u00a0antara sesama warga. Tetangga Siti berasal dari\u00a0suku yang berbeda-beda. Agamanya pun berbedabeda. Setiap warga saling menghormati perbedaan\u00a0itu. Jika ada tetangga yang sakit, mereka akan\u00a0saling menjenguk dan membantu.\u00a0Bagaimana dengan lingkungan tempat\u00a0tinggalmu? Apakah kamu mengenal baik\u00a0tetanggamu? Ceritakanlah keadaan tempat tinggalmu! Apakah kamu mengenal tetanggamu? Apakah kamu pernah bermain dengan\u00a0tetanggamu? Pernahkah kamu menolong tetanggamu?\u00a0Tuliskanlah contoh pertolongan yang kamu\u00a0berikan pada tetanggamu! Pernahkah kamu ditolong oleh tetanggamu?\u00a0Tuliskan contoh pertolongan yang diberikan oleh\u00a0tetanggamu! Apakah kamu pernah melakukan kegiatan\u00a0bersama tetanggamu? Menurutmu, apakah warga di lingkunganmu\u00a0mempunyai rasa persatuan yang kuat? Rasa persatuan tidak hanya perlu diterapkan di\u00a0lingkungan tempat tinggal, namun juga penting\u00a0diterapkan dalam permainan.\u00a0Salah satu permainan yang memerlukan rasa\u00a0persatuan yang tinggi antar pemainnya adalah\u00a0sepak bola. Tahukah kamu, di daerah Cirebon, Jawa Barat, ada\u00a0permainan tradisional yang dikenal dengan nama\u00a0Sepak Bola Api. Bola yang digunakan terbuat dari\u00a0batok kelapa yang dilumuri minyak tanah dan\u00a0dibakar. Permainan ini biasa dimainkan oleh orang\u00a0dewasa saat malam hari. Permainan dengan bola api terlalu berbahaya\u00a0untuk anak-anak, mari kita memainkan sepak bola\u00a0dengan bola biasa.\u00a0Lakukanlah pemanasan terlebih dahulu. Pada permainan sepak bola, kita harus berlatih\u00a0menendang, menggiring bola, dan menembakkan\u00a0bola ke gawang lawan. menendang dengan\u00a0kaki luar, menendang dengan\u00a0kaki dalam, menggiring bola, menembak\u00a0bola ke\u00a0gawang. Olahraga Pacu Jalur Pacu Jalur adalah jenis olah raga perahu dayung\u00a0tradisional yang berasal dari Riau. Perahu yang\u00a0digunakan memiliki panjang sekitar 25 sampai\u00a0dengan 40 meter dengan awak perahu sebanyak\u00a040 sampai dengan 60 orang. Pada awalnya, pacu jalur diselenggarakan di\u00a0kampung-kampung di sepanjang sungai Kuantan\u00a0untuk memperingati hari besar Islam. Kini\u00a0diselenggarakan juga setiap tahun pada bulan\u00a0Agustus dalam rangkaian peringatan kemerdekaan\u00a0Indonesia. Pacu Jalur biasanya diadakan di Sungai\u00a0Batang Kuantan yang pada zaman dahulu hanya\u00a0digunakan oleh para datuk dan bangsawan. Setiap daerah berusaha untuk melestarikan\u00a0permainan dan olahraga tradisional melalui\u00a0beragam cara. Ada yang melalui ajang perlombaan,\u00a0ada juga yang melalui festival. Di Sekolah Edo akan dilaksanakan Festival\u00a0Permainan Anak. Festival ini akan menampilkan\u00a0permainan tradisional dari berbagai daerah. Selain\u00a0itu, ada lomba-lomba permainan tradisional. Setiap\u00a0anak bekerjasama untuk mempersiapkan festival\u00a0itu .\u00a0Agar persiapan festival berjalan lancar,\u00a0maka setiap anak perlu bekerja sama dalam\u00a0mempersiapkannya. Bentuk-Bentuk Permainan. Bermain layang-layang sangatlah menyenangkan.\u00a0Layang-layang merupakan salah satu permainan\u00a0yang perlu dilestarikan. Setiap tahun ada festival\u00a0layang-layang. Banyak orang dari berbagai daerah\u00a0datang untuk mempertontonkan layang-layangnya.\u00a0Bentuk layang-layangnya pun sangat beragam. Ada\u00a0layangan yang bentuknya 2 dimensi dan ada yang\u00a03 dimensi.\u00a0Layangan yang paling unik dan dapat terbang\u00a0dengan baik akan mendapatkan gelar juara layang-layang. Layang merupakan salah satu bentuk bangun datar, bentuk bangun datar lainya adalah : persegi, persegi panjang, jajaran genjang, trapesium, segitiga, lingkaran , dan segiempat, dan seterusnya. .\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p style=\"text-align: justify;\">Permainan tradisional dapat dilakukan di\u00a0tempat terbuka maupun tertutup. Permainan\u00a0yang dilakukan di tempat terbuka umumnya\u00a0membutuhkan area yang luas seperti lapangan.\u00a0Contohnya bermain layang-layang, tarik tambang,\u00a0dan gobak sodor. Beberapa permainan juga dapat\u00a0dimainkan di dalam kelas atau rumah. Contohnya\u00a0congklak, bekel, atau catur.\u00a0Coba sebutkan permainan lain yang belum\u00a0disebutkan, baik yang dimainkan di dalam maupun\u00a0di luar ruangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu contoh permainan di dalam ruangan\u00a0yaitu Gol-golan. Cobalah mainkan permainan \u2018golgolan\u2019\u00a0bersama seorang temanmu. Ikuti petunjuk<br \/>\npermainan berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Siapkan selembar\u00a0kertas dari buku\u00a0tulismu dan 2 buah\u00a0pensil.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bagilah area dalam\u00a0kertas ke dalam dua\u00a0area, area untuk\u00a0kamu dan untuk\u00a0temanmu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lipatlah kertas\u00a0tersebut. Tanpa\u00a0melihat area\u00a0temanmu,\u00a0gambarkan 10\u00a0gawang sederhana\u00a0tersebar di seluruh\u00a0areamu. Begitu pula\u00a0dengan temanmu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Perhatikan letak\u00a0gawang yang \u00a0digambarkan\u00a0oleh temanmu,\u00a0gambarkan bola kecil\u00a0di areamu. Warnai\u00a0bola tersebut dengan\u00a0tebal.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lipat kertas ke berbagai arah yang\u00a0memungkinkan bola tersebut jatuh tepat digawang temanmu. Tebalkan bagian belakang\u00a0bola hitammu. Lakukan bergantian.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bila bola jatuh tepat di gawang, coretlah\u00a0gawang tersebut. Kamu akan menang bila\u00a0dapat menggolkan banyak bola secara tepat di\u00a0area lawanmu.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permainan gol-golan adalah permainan mengenai\u00a0pencerminan bangun datar lingkaran. Masih\u00a0ingatkah kamu mengenai materi pencerminan?<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Permainan Tradisional lainnya.<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu tentu telah memahami bahwa beberapa\u00a0jenis permainan tradisional membutuhkan\u00a0kerjasama. Nah, sekarang kita akan membuat\u00a0lomba antarkelompok. Beberapa di antara kamu\u00a0dapat menjadi panitia dan beberapa yang lainnya\u00a0menjadi pemain. Diskusikan bersama temanteman<br \/>\ndan gurumu mengenai posisimu.\u00a0Permainan yang akan diadakan adalah lomba\u00a0berpindah tempat dengan kertas dan lomba lari\u00a0terikat. Kamu akan membutuhkan bantuan tiga\u00a0orang teman yang bertugas untuk mempersiapkan\u00a0alat lomba, mengawasi perlombaan, dan mencatat\u00a0skor. Siswa yang lain dapat membentuk lima\u00a0kelompok untuk berlomba. Perhatikanlah alat yang\u00a0dibutuhkan dan aturan permainan setiap lomba.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lomba berpindah tempat dengan kertas.\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Waktu: 15 menit.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Alat yang dibutuhkan: kertas koran bekas.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Aturan lomba:\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setiap kelompok diberi kertas dengan jumlah\u00a0sama banyaknya dengan anggota kelompok<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Seluruh anggota kelompok harus dapat\u00a0berpindah dari ujung lapangan ke ujung\u00a0lainnya, dengan memindahkan kertas secara<br \/>\nbergilir.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lomba memindahkan batu dengan kaki terikat.\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">waktu: 15 menit<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Alat yang dibutuhkan: lima buah batu untuk\u00a0setiap kelompok, lima utas tali (satu utas untuk\u00a0setiap kelompok).<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Aturan lomba:\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setiap anggota kelompok diikat kakinya\u00a0secara berpasangan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setiap pasang akan berlari dari ujung satu,\u00a0ke ujung lainnya untuk mengambil batu dan\u00a0kembali ke ujung semula.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setelah sampai, tali pengikat dilepas dan\u00a0diberikan kepada pasangan selanjutnya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jika ditengah perjalanan tali terlepas, maka\u00a0mereka harus mengulang dari awal.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlombaan yang kamu lakukan yaitu permainan\u00a0di luar ruangan. Dalam permainan kelompok\u00a0ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar\u00a0permainan tersebut berjalan dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang\u00a0berdiskusilah dengan temanmu dan jawab\u00a0pertanyaan berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apa saja yang dibutuhkan agar lomba\u00a0permainan kelompok berjalan lancar? \u00a0Bekerja sama, Sportif.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apa yang terjadi jika seluruh siswa ingin\u00a0menjadi penanggungjawab lomba? Mengadakan pemilihan penanggungjawab, karena penanggung hanya boleh 1 orang.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apa yang terjadi jika dalam perlombaan tidak\u00a0ada kerjasama kelompok? Akan Kalah dan terjadi pertengkaran.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ceritakanlah secara singkat pengalamanmu\u00a0berlomba atau mengatur lomba.\u00a0Bagaimana pentingnya menjaga kerja\u00a0sama dalam mengadakan sebuah acara\u00a0di sekolah. Bacakan pengalamanmu\u00a0di depan teman-teman dan gurumu.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengatur kegiatan lomba atau mengikuti lomba\u00a0berkelompok sangat membutuhkan kerja sama.\u00a0Kamu dan teman-teman tentu memiliki sifat\u00a0yang berbeda. Perbedaan tersebut harus dapat\u00a0menyatukan kalian. Jika terjadi perselisihan saat\u00a0bekerja sama dengan temanmu, diskusikanlah\u00a0jalan keluarnya secara damai. Dengan demikian\u00a0tujuan bersama akan mudah tercapai. Misalnya\u00a0kemenangan dalam lomba atau kesuksesan atau\u00a0kelancaran acara lomba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba sebutkan apa saja yang akan terjadi bila\u00a0kamu tidak dapat bekerja sama dengan temanteman\u00a0dalam kelompokmu.<\/p>\n<h1 style=\"text-align: center;\">Lompat Tali Karet<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah kamu permainan lompat tali karet?\u00a0Pernahkah kamu melakukannya? Bacalah cara\u00a0bermain lompat tali karet berikut, dan ceritakan\u00a0kembali secara tertulis cara bermain permainan\u00a0tersebut tanpa membaca kembali teks yang tertera.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah-Langkah Permainan\u00a0Lompat Tali Karet :<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Siapkan tali karet sepanjang 2-3 meter.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lakukan hompimpah, 2 orang terakhir\u00a0bertugas memegang tali karet di masingmasing\u00a0ujungnya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tali karet akan semakin tinggi, setiap\u00a0orang harus dapat melaluinya dan kaki\u00a0pemain diperbolehkan menyentuh karet.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apabila ada pemain yang gagal melompati\u00a0tali karet harus berhenti dan berganti\u00a0memegang tali karet.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pertama-tama tali karet dipegang setinggi\u00a0lutut dan pusar. Pada tahap ini setiap\u00a0pemain harus melompatinya tanpa\u00a0menyentuh tali.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tingkat selanjutnya setinggi pinggang,\u00a0dada, bahu, telinga dan kepala. Setiap<br \/>\npemain harus melompatinya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu telah memahami bahwa dalam permainan\u00a0tradisional dibutuhkan kerja sama untuk mencapai\u00a0kemenangan. Berbagai kegiatan di sekolah pun\u00a0membutuhkan kerjasama agar mendapatkan hasil\u00a0yang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu kegiatan yang membutuhkan kerja\u00a0sama yaitu piket kelas. Tentunya di kelasmu\u00a0telah terdapat jadwal piket bukan? Kamu harus\u00a0senantiasa mematuhi jadwal yang telah dibuat,\u00a0agar kelas selalu bersih dan terawat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebersihan sekolah yang harus dijaga selain di\u00a0dalam ruangan juga di luar ruangan. Kebun sekolah\u00a0juga harus dibersihkan agar tidak banyak nyamuk\u00a0yang bertelur. Nyamuk dapat menyebabkan\u00a0penyakit demam berdarah yang berbahaya. Kali ini\u00a0kita akan membersihkan kelas dan kebun sekolah.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\">KERJA PIKET KELAS !<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu telah memahami tugas yang harus dilakukan\u00a0kelompok piketmu. Diskusikan tugas-tugas tersebut dan\u00a0isilah tabel yang tersedia. Apabila satu tugas dirasa\u00a0berat, laksanakan oleh dua atau tiga orang anggota\u00a0kelompok.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apakah tugas seluruh anggota kelompokmu\u00a0terlaksana? Jawab : Ya terlaksana.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apa yang menyebabkan tugas membersihkan\u00a0kelas dan kebun sekolah dapat berjalan lancar? Jawab : Rajin Piket, Bekerja sama antar teman.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apa kendala yang kamu hadapi sehingga\u00a0kegiatan membersihkan kelas dan kebun\u00a0sekolah tidak dapat berjalan dengan baik? Jawab : Datang terlambat, Malas, Lupa.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apa saja kegiatan di sekolah yang\u00a0membutuhkan kerja sama yang telah kamu\u00a0lakukan? Jawab : Piket, tugas kelompok, permainan kelompok.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Dalam kondisi apakah kerjasama tidak boleh\u00a0dilaksanakan? Jawab : mengerjakan Ulangan, Mengerjakan tugas perorangan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karya Seni.<\/p>\n<p>Karya seni dapat dibuat\u00a0dengan memanfaatkan\u00a0prinsip pencerminan\u00a0sebuah benda. Contohnya\u00a0adalah dalam membuat\u00a0permainan wayang.Tokoh\u00a0wayang terlebih dahulu\u00a0dijiplak ke medianya.\u00a0Bisa dari kulit hewan ataupun karton. Selain\u00a0wayang kreasi menjiplak dedaunan di atas kain\u00a0juga merupakan contohnya.<\/p>\n<p>Kamu telah mempelajari pencerminan bangun\u00a0datar beraturan. Bagaimana bila bentuk tak\u00a0beraturan dicerminkan terhadap berbagai sumbu\u00a0datar?<\/p>\n<p>Lakukan percobaan berikut!<\/p>\n<ol>\n<li>Siapkan sebuah kertas gambar dan daun yang\u00a0berbentik unik.<\/li>\n<li>Usapkan cat air di atas daun.<\/li>\n<li>Letakkan daun tersebut di atas kertas. Sisi yang\u00a0telah diberi cat menghadap ke atas.<\/li>\n<li>Lipat kertas dan perhatikan hasil yang tercetak\u00a0pada halaman sebelahnya.<\/li>\n<li>Lakukanlah dengan model daun yang berbeda.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Judul : Bermain Ular-Ularan.<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu permainan anak-anak di Jawa Tengah\u00a0adalah ular-ularan. Permainan yang biasa\u00a0dilakukan pada malam hari saat bulan purnama ini\u00a0sangat menyenangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara bermain ular-ularan adalah sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ajak enam orang atau lebih teman-temanmu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Seorang anak menjadi penangkap ular dan yang\u00a0lainnya menjadi ular. Caranya dengan berbaris\u00a0ke belakang sambil meletakkan tangan di\u00a0pundak teman yang ada di depan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lakukan hompimpa untuk menentukan anak\u00a0yang menjadi penangkap ular. Yang kalah\u00a0menjadi penangkap ular.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Penangkap ular harus dapat menangkap ekor\u00a0ular (anak yang paling belakang).<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kepala ular harus dapat mempertahankan agar\u00a0ekor ular tidak tertangkap. Caranya adalah\u00a0berkelok-kelok untuk menghindar penangkap\u00a0ular.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jika anak yang paling belakang (ekor ular)\u00a0tertangkap, maka ia akan menjadi penangkap\u00a0ular. Begitu seterusnya.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: Buku Bahasa Indonesia BSE<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada permainan ular-ularan, agar tidak mudah\u00a0tertangkap, anak-anak yang mendapat giliran\u00a0menjadi ular harus saling berpegangan dengan erat\u00a0dan tidak bercerai-berai. Mereka harus kompak dan\u00a0bekerjasama. Itulah yang disebut persatuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KEHIDUPAN DI DESA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siti tinggal di desa. Desa tempat tinggal Siti rukun\u00a0dan damai. Terciptanya hidup rukun dan damai\u00a0adalah berkat adanya persatuan dan kesatuan di\u00a0antara sesama warga. Tetangga Siti berasal dari\u00a0suku yang berbeda-beda. Agamanya pun berbedabeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap warga saling menghormati perbedaan\u00a0itu. Jika ada tetangga yang sakit, mereka akan\u00a0saling menjenguk dan membantu.\u00a0Bagaimana dengan lingkungan tempat\u00a0tinggalmu? Apakah kamu mengenal baik\u00a0tetanggamu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ceritakanlah keadaan tempat tinggalmu!<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apakah kamu mengenal tetanggamu?<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apakah kamu pernah bermain dengan\u00a0tetanggamu?<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pernahkah kamu menolong tetanggamu?\u00a0Tuliskanlah contoh pertolongan yang kamu\u00a0berikan pada tetanggamu!<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pernahkah kamu ditolong oleh tetanggamu?\u00a0Tuliskan contoh pertolongan yang diberikan oleh\u00a0tetanggamu!<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Apakah kamu pernah melakukan kegiatan\u00a0bersama tetanggamu?<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Menurutmu, apakah warga di lingkunganmu\u00a0mempunyai rasa persatuan yang kuat?<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rasa persatuan tidak hanya perlu diterapkan di\u00a0lingkungan tempat tinggal, namun juga penting\u00a0diterapkan dalam permainan.\u00a0Salah satu permainan yang memerlukan rasa\u00a0persatuan yang tinggi antar pemainnya adalah\u00a0sepak bola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah kamu, di daerah Cirebon, Jawa Barat, ada\u00a0permainan tradisional yang dikenal dengan nama\u00a0Sepak Bola Api. Bola yang digunakan terbuat dari\u00a0batok kelapa yang dilumuri minyak tanah dan\u00a0dibakar. Permainan ini biasa dimainkan oleh orang\u00a0dewasa saat malam hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permainan dengan bola api terlalu berbahaya\u00a0untuk anak-anak, mari kita memainkan sepak bola\u00a0dengan bola biasa.\u00a0Lakukanlah pemanasan terlebih dahulu.<br \/>\nPada permainan sepak bola, kita harus berlatih\u00a0menendang, menggiring bola, dan menembakkan\u00a0bola ke gawang lawan.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">menendang dengan\u00a0kaki luar,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">menendang dengan\u00a0kaki dalam,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">menggiring bola,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">menembak\u00a0bola ke\u00a0gawang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Olahraga Pacu Jalur<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pacu Jalur adalah jenis olah raga perahu dayung\u00a0tradisional yang berasal dari Riau. Perahu yang\u00a0digunakan memiliki panjang sekitar 25 sampai\u00a0dengan 40 meter dengan awak perahu sebanyak\u00a040 sampai dengan 60 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya, pacu jalur diselenggarakan di\u00a0kampung-kampung di sepanjang sungai Kuantan\u00a0untuk memperingati hari besar Islam. Kini\u00a0diselenggarakan juga setiap tahun pada bulan\u00a0Agustus dalam rangkaian peringatan kemerdekaan\u00a0Indonesia. Pacu Jalur biasanya diadakan di Sungai\u00a0Batang Kuantan yang pada zaman dahulu hanya\u00a0digunakan oleh para datuk dan bangsawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap daerah berusaha untuk melestarikan\u00a0permainan dan olahraga tradisional melalui\u00a0beragam cara. Ada yang melalui ajang perlombaan,\u00a0ada juga yang melalui festival.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Sekolah Edo akan dilaksanakan Festival\u00a0Permainan Anak. Festival ini akan menampilkan\u00a0permainan tradisional dari berbagai daerah. Selain\u00a0itu, ada lomba-lomba permainan tradisional. Setiap\u00a0anak bekerjasama untuk mempersiapkan festival\u00a0itu .\u00a0Agar persiapan festival berjalan lancar,\u00a0maka setiap anak perlu bekerja sama dalam\u00a0mempersiapkannya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Bentuk-Bentuk Permainan.<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bermain layang-layang sangatlah menyenangkan.\u00a0Layang-layang merupakan salah satu permainan\u00a0yang perlu dilestarikan. Setiap tahun ada festival\u00a0layang-layang. Banyak orang dari berbagai daerah\u00a0datang untuk mempertontonkan layang-layangnya.\u00a0Bentuk layang-layangnya pun sangat beragam. Ada\u00a0layangan yang bentuknya 2 dimensi dan ada yang\u00a03 dimensi.\u00a0Layangan yang paling unik dan dapat terbang\u00a0dengan baik akan mendapatkan gelar juara layang-layang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Layang merupakan salah satu bentuk bangun datar, bentuk bangun datar lainya adalah : persegi, persegi panjang, jajaran genjang, trapesium, segitiga, lingkaran , dan segiempat, dan seterusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Permainan tradisional dapat dilakukan di\u00a0tempat terbuka maupun tertutup. Permainan\u00a0yang dilakukan di tempat terbuka umumnya\u00a0membutuhkan area yang luas seperti lapangan.\u00a0Contohnya bermain layang-layang, tarik tambang,\u00a0dan gobak sodor. Beberapa permainan juga dapat\u00a0dimainkan di dalam kelas atau rumah. Contohnya\u00a0congklak, bekel, atau catur.\u00a0Coba sebutkan permainan lain yang belum\u00a0disebutkan, baik yang dimainkan di dalam maupun\u00a0di luar ruangan. Salah satu contoh permainan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,278,5,279,274],"class_list":["post-116","post","type-post","status-publish","format-audio","hentry","category-sd3","category-sd3-tema5","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-permainan-tradisional","tag-sekolah","tag-suara","post_format-post-format-audio"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":157,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116\/revisions\/157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}