SD5 Tema 9 – Benda Tunggal dan Campuran – IPA

SD5 Tema 9 – Benda Tunggal dan Campuran. Khusus IPA / Sains.

Air yang belum tercampur oleh apa pun termasuk dalam zat tunggal. Apakah yang dimaksud benda zat tunggal? Apa saja benda-benda di lingkungan kita yang termasuk benda zat tunggal?

Perhatikan berbagai gambar benda yang termasuk dalam zat tunggal berikut.

image

Tampak Gambar Air, Emas 24 Karat, Gula pasir, dan Garam meja.

Berdasarkan gambar-gambar, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Apakah yang dimaksud zat tunggal? adalah jenis zat yang memiliki satu identitas (murni). Secara umum, zat tunggal dibedakan menjadi 2, yaitu unsur dan senyawa.

1. Bawalah benda-benda di sekitarmu yang mengandung zat tunggal ke sekolah. Minimal tiga benda. Lakukan pengamatan terhadap benda yang kamu bawa. Apakah benda yang kamu bawa benar-benar termasuk zat tunggal? Tuliskan benda yang termasuk zat tunggal hasil pengamatan kamu dan teman-temanmu pada kolom berikut.

Zat tunggal :
1, besi.
2, emas.
3, perak.
4, tembaga.
5, oksigen.
6, nitrogen.
7, hidrogen.
8, helium.
9, kalium.
10, kalsium.

campuran :
1, es dawet.
2, tanah.
3, udara.
4, air sirup.
5, air garam.
7, es campur.
8, air teh.
9, air kopi.
10, gula.

 

Semua benda yang ada di sekitar kita termasuk materi. Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Berdasarkan komposisi penyusunnya, materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran.

A, Zat Tunggal.

Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis. Contoh benda termasuk dalam zat tunggal adalah air, garam, gula, dan emas 24 karat.

 

B, Campuran.

Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal. Campuran dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen.

1) Campuran Homogen.

 

Campuran homogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan.

Contoh: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan.

 

2) Campuran Heterogen.

 

Campuran heterogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur sempurna. Pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan.

Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir.

Judul : Membedakan Zat Tunggal dan Campuran.

Kalian telah mempelajari tentang iklan dan unsur-unsurnya. Kalian juga telah mengetahui iklan susu pada halaman 7 termasuk zat tunggal atau campuran. Sekarang, kita akan berlatih membedakan zat tunggal dan campuran dengan bahan-bahan berikut. Ikuti langkah kerjanya dengan baik dan hati-hati.

Langkah kerja:

1. Siapkan lima macam benda seperti kapur tulis, air garam, gula pasir, minuman kopi tumbuk, dan kawat tembaga.

2. Amati zat penyusun kelima benda tersebut.

3. Tuliskan hasil pengamatanmu dalam tabel berikut.

 

Nama Benda – Zat Penyusun

– air : zat penyusun air itu sendiri.

– kapur tulis : zat kapur

– air garam : air dan garam.

– gula pasir : gula pasir itu sendiri.

– minuman kopi tumbuk : air dan kopi.

– kawat tembaga : kawat tembaga itu sendiri.

 

Setelah kalian melakukan kegiatan dan mengisi tabel, maka buatlah kesimpulan dengan meneruskan kalimat berikut.

Zat Tunggal Dalam Unsur dan Senyawa

Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan secara kimia, sedangkan senyawa dapat diuraikan menjadi dua macam atau lebih zat yang lebih sederhana.

Air merupakan suatu zat tunggal. Namun demikian, air dapat diuraikan, misalnya dengan arus listrik, menjadi dua jenis zat tunggal yang baru, yaitu gas hidrogen dan gas oksigen.

Berbeda dengan air, hidrogen dan oksigen tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana. Zat seperti hidrogen dan oksigen, yaitu zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana, disebut unsur; sedangkan zat seperti air, yaitu zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana, disebut senyawa.

1, Zat tunggal adalah ? Pengertian Zat tunggal atau disebut dengan zat murni merupakan suatu zat yang memiliki komposisi konstan (homogen) dan memiliki sifat yang sama (konsisten) di seluruh bagiannya.

2, Contoh zat tunggal yaitu ?

  • Timah,
  • Sulfur,
  • Emas,
  • Tembaga,
  • Berlian,
  • Air,
  • Gula murni (sukrosa),
  • Garam Dapur (natrium klorida)
  • Baking soda (natrium bikarbonat).

3, Zat campuran adalah ? campuran adalah sebuah zat yang dibuat dengan menggabungkan dua zat atau lebih yang berbeda tanpa reaksi kimia yang terjadi (objek tidak menempel satu sama lain). Campuran dapat dipisahkan menjadi komponen aslinya secara mekanis. Campuran dapat bersifat homogen atau heterogen

4, Contoh zat campuran yaitu ? Air Susu, Es Cendol, Tanah.

 

Judul : Air dan Manfaatnya.

Air merupakan contoh zat tunggal. Kamu biasa meminum air putih. Air putih tidak bernoda sedikitpun serta tidak ada warnanya. Begitu jernihnya sehingga kamu bisa berkaca dan melihat wajahmu sendiri di air.

Air yang murni dari air yang terdiri atas satu jenis materi saja sebagai penyusunnya. Air sangat dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Air tidak hanya untuk minum. Namun, berbagai aktivitas manusia banyak yang memerlukan air. Air untuk membersihkan badan dari kotoran. Air untuk mencuci baju yang kotor. Air untuk memasak. Air untuk menyiram tanah supaya subur tanamannya. Dan masih banyak lagi kegunaan air.

Tahukah kamu, emas ada yang termasuk zat tunggal dan ada yang termasuk zat campuran. Emas murni yang memiliki kadar 24 karat temasuk zat tunggal. Sedangkan emas yang sudah dicampur dengan logam tembaga memiliki kadar 22 karat, 20 karat, atau 18 karat. Emas seperti itu termasuk dalam benda zat campuran. Selain itu, ada emas berwarna putih yang dinamakan emas putih. Emas putih juga merupakan benda zat campuran. Emas putih merupakan campuran antara emas, tembaga, dan perak. Campuran tersebut merupakan campuran homogen. Ingatkah kamu dalam pembelajaran 2 bahwa zat campuran ada dua, yaitu campuran homogen dan heterogen? Mari, mengidentifikasikan sifat campuran pada zat.

Mengidentifikasi Sifat Campuran.

Sebelumnya kita telah mempelajari tentang zat tunggal dan zat campuran. Kita juga telah berlatih untuk membedakannya. Sekarang, kita akan berlatih mengidentifikasi sifat zat campuran. Ikuti langkah kerjanya dengan baik dan hati-hati.

Langkah kerja:

1. Sediakan gelas plastik, sendok, air, gula, minyak, pasir, dan pewarna merah.

2. Buatlah campuran sesuai tabel berikut, lalu catat hasil pengamatanmu.

Berilah tanda centang (ü) pada kolom yang sesuai dengan hasil pengamatanmu.

Komponen Penyusun

1) Air + gula : Tercampur Sempurna.
2) air + minyak : Tidak Tercampur.
3) air + pasir : tidak tercampur.
4) air + pewarna makanan : Tercampur Sempurna.
5) minyak + pasir : tidak tercampur.
6) minyak + pewarna makanan : Tidak tercampur.
7) minyak + gula : tidak tercampur.

Pernahkah kamu melihat penjual jamu mencampur air dengan serbuk dari kunyit dan buah asam? Percampuran antara air, serbuk kunyit, dan buah asam menghasilkan minuman kunyit asam. Apakah campuran itu tercampur sempurna atau tidak tercampur sempurna? Ayo, lakukan percobaan berikut. Tuliskan hasil percobaanmu di buku latihanmu, Setelah itu, laporkan hasilnya kepada Ibu/Bapak Gurumu.

image

SD5 Tema 9-2 Benda dalam Kegiatan Ekonomi.

Pada Minggu siang Lani asyik menonton televisi. Di televisi ada iklan sirop. Lani terpengaruh iklan sirop di televisi. Lani ingin membuat es sirop. Lani kemudian meminta ibu untuk mengajarkan cara membuat es sirop. Saat hendak membuat es sirop, ternyata gula di dapur habis. Ibu lalu meminta Lani membeli gula di warung. Dengan senang hati, Lani membeli gula ke warung.

Setelah membeli gula, Lani dan ibunya melanjutkan membuat es sirop. Dalam larutan sirop terdapat dua penyusun larutan, yaitu air dan gula. Oleh karena itu, sirop termasuk zat campuran. Air dan gula sebagai penyusun larutan sirop merupakan zat tunggal. Itulah contoh zat tunggal dan zat campuran. Bagaimanakah perbedaan antara zat tunggal dan zat campuran? 

Air mineral merupakan materi berbentuk cairan. Air mineral termasuk zat tunggal yang berupa senyawa. Air mineral tidak memiliki rasa dan bau. Air sangat penting bagi kehidupan manusia. Manusia membutuhkan 8 liter air mineral dalam satu hari satu malam. Air mineral “AQUADA” membantu kita mencukupi kebutuhan tubuh akan 8 liter air.

Minuman ringan manis sama dengan air mineral. Minuman ringan manis adalah materi yang berbentuk cairan. Akan tetapi, minuman ringan manis bukan zat tunggal, minuman ringan manis merupakan zat campuran homogen.

Secangkir kopi sama dengan minuman ringan. Secangkir kopi adalah materi yang berbentuk cairan dan merupakan zat campuran. Akan tetapi, secangkir kopi tumbuk bukan zat campuran homogen seperti minuman ringan manis, melainkan zat campuran heterogen.

Kamu telah memahami tentang materi, zat tunggal, dan zat campuran. Apa sebenarnya materi, zat tunggal, dan zat campuran itu?

1, Materi adalah setiap objek atau segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Banyak jenis materi di lingkungan sekitarmu. Misalnya air, batu, pasir, tanah, kayu, besi, emas, plastik, dan oksigen atau udara. Materi yang banyak jenisnya tersebut dapat dikelompokkan menjadi benda padat, cair, dan gas. Berdasarkan komponen penyusunannya, materi dibedakan atas zat tunggal dan campuran.

2, Zat tunggal atau disebut zat murni adalah zat yang komponen penyusunnya hanya satu zat atau materi. Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa.

a) Unsur adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Ada dua jenis unsur, yaitu unsur logam dan nonlogam. Contoh unsur logam adalah perak, besi, emas, dan platina. Adapun contoh unsur nonlogam antara lain hidrogen, oksigen, nitrogen, dan karbon.

b) Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur. Contoh unsur senyawa adalah garam, air, dan gula.

3, Zat campuran adalah zat yang komponen penyusunnya terdiri atas dua atau lebih zat atau materi. Berdasarkan sifatnya, zat campuran terdiri atas zat campuran homogen dan zat campuran heterogen.

a) Zat Campuran Homogen adalah campuran yang terdiri atas dua materi atau zat yang dapat menyatu secara merata. Contoh campuran homogen antara lain sirop (campuran gula, pewarna, dan air), larutan oralit (campuran air dan garam), dan udara (campuran gas-gas).

b) Zat campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. Contoh campuran heterogen antara lain air kopi tumbuk, air dengan tanah, dan air dengan minyak.

Kamu telah mengetahui adanya zat campuran homogen dan zat campuran heterogen. Apakah kamu sudah bisa menuliskan perbedaan antara campuran

homogen dan campuran heterogen? Coba sekarang lakukan percobaan di bawah ini. Selanjutnya, berdasarkan hasil percobaanmu tuliskan perbedaan-perbedaan antara zat campuran homogen dan campuran heterogen. Lakukan percobaan secara kelompok. Satu kelompok minimal terdiri atas 6 anak. Bapak/Ibu Guru akan membantumu membagi kelompok dan mendampingimu melakukan percobaan.

Setiap kelompok membuat dua percobaan. Untuk melakukan dua percobaan, anggota kelompok dibagi dua. Dua percobaan yang harus dilakukan setiap kelompok yaitu membuat larutan air gula dan air kopi. Adapun bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan sebagai berikut.

1, Peralatan :
a, Gelas plastik transparan,
b, Sendok plastik.

2, Bahan :
a, Air,
b, Gula putih,
c, Kopi bubuk.

Langkah-langkah percobaan sebagai berikut :

1, Percobaan pertama, masukkan air ke dalam gelas plastik transparan. Selanjutnya, masukkan gula putih ke dalam gelas yang sudah berisi air. Aduk gula hingga larut dalam air. Diamkan beberapa saat.

2, Percobaan kedua, masukkan air dalam gelas plastik transparan. Selanjutnya masukkan kopi bubuk ke dalam gelas yang sudah berisi air. Aduk kopi hingga larut dalam air. Diamkan beberapa saat.

3, Bandingkan hasil kedua larutan bersama teman satu kelompokmu.

4, Buat laporan hasil percobaanmu dengan menuliskan hal-hal berikut.
a, Nama anggota kelompok,
b, Percobaan yang dilakukan,
c, Alat dan bahan yang digunakan.
d, Hasil percobaan.

5. Presentasikan laporan yang kalian buat di depan kelompok lain. Kemudian, kumpulkan hasil laporan kepada Bapak/Ibu Guru.

Zat campuran dan zat tunggal selalu kamu temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, air minum dan adonan masakan atau kue yang dibuat ibumu. Sekarang, coba kamu tanyakan cara ibu membuat makanan yang pernah disajikan buat keluargamu, misalnya adonan bakwan, kue, dan minuman. Tuliskan adonan bahan makanan yang ibu sampaikan. Tuliskan pula zat campuran adonan yang ibu buat. Tuliskan dalam buku tugas hasil tanya jawab kamu dengan ibumu. Kumpulkan kepada Bapak/Ibu Guru untuk dinilai.

Siti membantu ibu menyiapkan minuman. Ibu menyiapkan hidangan kecilnya. Ibu ingin membuat bakwan. Adonan bakwan sudah ibu siapkan sebelum memulai bekerja bakti membersihkan rumah. Jadi, ibu tinggal menggorengnya. Inilah adonan bakwan yang siap digoreng ibu.

image

Coba kamu perhatikan adonan bakwan yang dibuat Ibu Siti. Adonan bakwan yang terdiri atas tepung terigu dan sayuran tidak tercampur secara merata. Materi dalam adonan sifat dan bentuknya masih kelihatan. Berdasarkan ciri adonan tersebut, dapat kamu ketahui bahwa adonan bakwa yang siap digoreng Ibu Siti merupakan zat campuran heterogen. Ibu segera menggoreng adonan bakwan.

Sementara itu, Siti sibuk menyiapkan berbagai minuman. Inilah minuman yang dibuat Siti.

1) Air dalam gelas pada gambar hanya terdiri atas satu zat, yaitu air mineral. Air dalam gelas tersebut tidak berubah rasa dan tidak berubah bentuk. Oleh karena itu, air putih dalam gelas tersebut merupakan zat tunggal.

wps8DE6.tmp

2) Segelas es teh yang dibuat Siti merupakan zat campuran heterogen. Contoh campuran heterogen adalah teh dengan air. Selain itu, ada perasan jeruk nipis dan es.

wps8DF7.tmp

3)  Segelas kopi yang dibuat Siti pada gambar merupakan perpaduan tiga materi, yaitu air, gula putih, dan bubuk kopi. Perhatikan dasar gelas pada adonan kopi tersebut. Dalam dasar gelas tampak adanya endapan kopi yang tidak larut sempurna dengan air dan gula. Berdasarkan ciri adonan kopi tersebut dapat kamu pahami  bahwa  air  kopi  termasuk  zat  campuran heterogen.

image

4) Segelas teh manis yang dibuat Siti pada gambar merupakan perpaduan tiga materi yaitu air, teh, dan gula putih. Perpaduan antara air, gula, dan teh pada gelas tampak tercampur merata atau sempurna. Materi (air, teh, dan gula putih) tidak memisah. Berdasarkan ciri teh manis tersebut dapat kamu pahami bahwa teh manis termasuk zat campuran homogen.

image

Ayo Diskusi.

Kamu telah mengetahui beberapa contoh zat pada materi. Sekarang, diskusikan dengan teman satu kelompokmu untuk mencari contoh lain materi yang termasuk zat tunggal, zat campuran homogen, dan zat campuran heterogen. Berikan alasan mengapa materi tersebut termasuk zat tunggal, zat campuran homogen, atau zat campuran heterogen. Setiap kelompok minimal membuat lima contoh materi. Buatlah laporan hasil diskusi kelompokmu. Kumpulkan hasilnya kepada Bapak/Ibu Guru untuk dinilai.

image

Masih ingatkah kamu air sirop dan air kopi termasuk materi campuran? Tentu kamu masih ingat bukan? Termasuk campuran heterogen atau campuran homogenkah air sirop dan air kopi? Ayo amati kembali.

1. Air sirop merupakan campuran atas tiga materi atau zat benda tunggal, yaitu air mineral, gula, dan sari buah (tergantung rasanya). Perhatikan campuran ketiga zat tersebut. Setelah dicampur menjadi air sirop, ketiga zat (air mineral, gula, dan sari buah) tidak dapat dipisah-pisah lagi. Artinya, ketiga zat telah tercampur sempurna. Jadi, air sirop termasuk materi campuran homogen.

wps54D4.tmp

2. Air kopi bubuk merupakan campuran atas tiga materi atau zat benda tunggal yaitu air mineral, gula, dan serbuk kopi. Perhatikan campuran ketiga zat tersebut! Setelah dicampur menjadi air kopi, antara air dan kopi masih bisa dipisahkan. Bubuk kopi yang sudah tercampur air memisahkan diri di dasar gelas. Artinya, zat-zat penyusun air kopi tidak tercampur secara sempurna. Jadi, air kopi termasuk materi campuran heterogen.

wps54D5.tmp

Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut.

1) Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa.
2) Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya.
3) Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap.
4) Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya.

Kamu telah memahami komponen penyusun campuran. Pada dasarnya, komponen penyusun campuran bisa berupa campuran unsur dengan unsur, unsur dengan senyawa, dan senyawa dengan senyawa. Pernahkah kamu membuat minuman susu? Ketika membuat minuman susu kita mencampurkan susu bubuk dengan air panas. Setelah itu diaduk secara merata sehingga susu bubuk yang awalnya berwujud padat menjadi tidak terlihat. Susu bubuk yang telah bercampur dengan air dinamakan campuran. Jadi, campuran dapat didefinisikan sebagai materi yang terdiri atas dua jenis zat atau lebih.

Sekarang, coba kamu tuliskan beberapa jenis campuran (kamu bebas menentukan jeniscampurannya).Selanjutnya,identifikasikomponenpenyusuncampurannya dan tuliskan pula sifat-sifat atau ciri-ciri campuran tersebut. Diskusikan bersama teman satu kelompokmu.

Tahukah kamu? Udara merupakan benda yang tidak terlihat oleh mata, namun sangat dibutuhkan oleh manusia, bahkan hewan sekalipun. Udara yang bersih dan sehat adalah udara yang kaya akan oksigen. Sedangkan udara yang telah tercampur dengan asap rokok, asap kendaraan bermotor, dan asap-asap buangan pabrik merupakan udara yang tidak bersih. Kandungan dalam udara yang tercemar asap-asap tersebut, tidak lagi banyak mengandung oksigen. Kandungan udaranya sudah tercampur zat-zat lain yang sangat merugikan kesehatan.

Selain itu, benda lain yang tidak kalah penting bagi manusia adalah air. Air tidak hanya digunakan untuk minum. Air juga sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci alat-alat rumah tangga, dan mencuci baju. Air merupakan benda tunggal. Akan tetapi, sebenarnya air terbentuk atas hidrogen dan oksigen. Hidrogen dan oksigen dalam air tidak dapat dipisahkan, kecuali dengan reaksi kimia tertentu. Berbeda dengan tanah. Dalam tanah dapat kamu jumpai adanya kerikil, batu, dan pasir yang dapat kamu pisahkan dengan tangan.

Secara umum, benda-benda di lingkungan sekitar kita (materi) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu zat tunggal dan campuran.

1, Zat tunggal.

Zat tunggal adalah zat yang terdiri dari sejenis materi. Zat tunggal dapat juga disebut zat murni. Salah satu contoh zat tunggal adalah air.

Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa.

a) Unsur : Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana. Contoh: besi, emas, aluminium, karbon, nitrogen, tembaga, perak, seng, dan oksigen.

b) Senyawa : Senyawa terbentuk oleh perikatan kimia dari dua atau lebih jenis unsur. Sebagai contoh adalah air. Air terbentuk dari oksigen dan hidrogen. Contoh senyawa yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari misalnya, garam dapur, gula pasir, asam cuka, soda kue, dan vitamin c.

2, Campuran.

Campuran adalah gabungan dari dua zat atau lebih yang sifat asalnya tidak hilang sama sekali. Campuran dapat dibentuk dari gabungan unsur dengan unsur, senyawa dengan unsur, atau senyawa dengan senyawa.

Beberapa contoh campuran, antara lain: air laut, air sungai yang kotor, air kopi, air teh, larutan garam, larutan gula, sirop buah, baja, kuningan, udara, dan tanah.

Agar kamu lebih memahami tentang zat tunggal, lengkapilah tabel penggolongan unsur dan senyawa berikut.

Nama Zat

1, Air : Senyawa.
2, Tembaga : Unsur.
3, Gula : Senyawa.
4, Perak : Unsur.
5, Garam : Senyawa.
6, Hidrogen : Unsur.
7, Besi : Unsur.
8, Asam cuka : Senyawa.
9, Oksigen : Unsur.
10, Emas :  Unsur.
11, Tembaga : Unsur.
12, Garam : Senyawa.

Benda atau materi yang berada di lingkunganmu dapat memberikan manfaat bagi kehidupan. Benda atau materi ada yang termasuk zat tunggal (unsur dan senyawa) maupun ke dalam campuran. Sebagai contoh, air adalah zat tunggal yang merupakan senyawa. Air sangat berguna bagi kehidupan manusia. Air berguna untuk minum, mandi, mencuci pakaian, dan lain-lain. Air juga bermanfaat bagi hewan dan tumbuhan. Banyak benda atau materi di sekitarmu yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan.

Coba renungkan tentang kegunaan benda-benda atau materi yang berada di sekitar kamu, baik itu materi yang termasuk zat tunggal (unsur dan senyawa), maupun materi yang tergolong campuran. Tulislah hasil renunganmu dalam buku tugas dan kumpulkan kepada Bapak/Ibu Guru untuk dinilai.

Ibumu pasti sering memasak untuk menyiapkan makanan bukan? Apakah kamu biasa untuk membantu Ibu menyiapkan makanan di rumah. Coba perhatikan saat Ibumu memasak. Jika ingin lebih jelas, kamu dapat bertanya bahan-bahan apa yang digunakan. Cermatilah! Bahan-bahan tersebut termasuk zat tunggal atau campuran. Bekerja samalah dengan Ibumu terkait fungsi bahan-bahan yang digunakan dalam masakan.

Saat Ibu kantin membuat teh manis untuk Edo, berarti Ibu kantin membuat suatu campuran. Campuran yang dibuat oleh Ibu kantin yaitu campuran antara gula pasir dan air teh sebagai pelarut. Kamu juga dapat membuat campuran sendiri. Misalnya, saat kamu membuat susu. Kamu akan mencampurkan susu dengan air. Saat kamu membuatkan kopi untuk ayahmu, kamu akan mencampurkan kopi, gula, dan air.

Pada dasarnya, suatu campuran dapat berupa unsur dengan unsur ataupun unsur dengan senyawa. Komposisi unsur-unsur atau senyawa penyusun suatu campuran tidak tertentu. Sifat asli zat-zat pembentuk campuran masih tampak, sehingga komponen penyusun campuran tersebut dapat dikenali dan dapat dipisahkan lagi. Ada dua macam campuran, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Pada subtema sebelumnya telah dibahas hal tersebut.

 

BACA JUGA :   Nama Zat Tunggal atau Unsur

4, Coba amati segelas air gula. Gula tercampur sempurna dengan air sehingga campuran antara gula dengan air tampak jernih. Berarti dalam hal ini gula tercampur rata dengan air. Termasuk campuran apakah peristiwa ini? Berikan penjelasannya.

 

5. Cobalah amati segelas air yang di dalamnya terdapat pasir. Apakah pasir dapat larut dengan sempurna sehingga larutan terlihat jernih? Tentu tidak bukan? Termasuk campuran apakah peristiwa ini?

 

Sekarang kamu telah memahami tentang campuran dan mengetahui contoh-contoh campuran. Cobalah untuk bereksperimen dengan membuat campuran seperti pada kegiatan berikut.

Buatlah kelompok dengan anggota 5 orang. Kemudian, lakukan percobaan berikut ini. Percobaan ini untuk menentukan jenis campuran beberapa benda. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan percobaan.

1, Alat dan bahan.
2, Langkah percobaan.
3, Buatlah kesimpulan dari percobaan yang kalian lakukan dengan menentukan jenis campuran.
4, Buatlah laporan hasil percobaan kalian.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *