SD5. Tema 1 – Wujud Benda dan Cirinya – Pembelajaran 4

SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya.

Pembelajaran 4.

Hari ini Pak Tagor mengajak anak-anak untuk melakukan kegiatan di luar kelas. Anak-anak menyambutnya dengan gembira. Di mana mereka akan melakukan kegiatan?

Oh, ternyata mereka menuju ke belakang sekolah. Di sana terdapat hamparan sawah dan sungai. Namun sayang, sawahnya tidak lagi subur. Sungainya pun juga tercemar.

Siti dan teman-teman telah memahami bahaya perilaku membuang sampah ke sungai. Pak Tagor menceritakan salah satu bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan jika berlebihan dalam menggunakannya, yakni pestisida. Simak cerita Pak Tagor di bawah ini.

Judul Bacaan : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN PESTISIDA.

Pestisida merupakan bahan kimia beracun yang digunakan untuk mengendalikan jasad pengganggu yang merugikan kepentingan manusia. Di Indonesia petani yang paling banyak menggunakan berbagai jenis pestisida ialah petani sayuran, petani tanaman pangan, dan petani tanaman hortikultura buah-buahan. Pestisida memang banyak memberi manfaat dan keuntungan. Keuntungan itu di antaranya: cepat menurunkan populasi jasad pengganggu tanaman, mudah dan praktis cara penggunaannya, mudah diproduksi secara besar-besaran, serta mudah diangkut dan disimpan. Manfaat lain adalah secara ekonomi penggunaan pestisida relatif menguntungkan.
Namun, bukan berarti penggunaan pestisida tidak menimbulkan dampak buruk. Akhir-akhir ini disadari bahwa pemakaian pestisida, khususnya pestisida sintetis, ibarat pisau bermata dua. Di balik manfaatnya yang besar bagi peningkatan produksi pertanian, terselubung bahaya mengerikan.

Dampak buruk penggunaan pestisida dapat dikelompokkan atas 3 bagian sebagai berikut.
1. Pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia.
2. Pestisida berpengaruh buruk terhadap kualitas lingkungan.
3. Pestisida meningkatkan perkembangan populasi jasad penganggu tanaman.

Disadur dari: usitani.wordpress.com

1. Apakah pestisida itu? Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest (“hama”) yang diberi akhiran -cide (“pembasmi”). Sasarannya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu.

2. Mengapa penggunaan pestisida yang berlebihan akan berdampak negatif?
3. Apa saja dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pestisida yang berlebihan?

Menyebabkan dampak negative sebagai berikut : 1) Dapat meracuni manusia dan hewan domestic
Meracuni organisme yang berguna, misalnya musuh alam,I hama,lebah dan serangga yang membantu penyerbukan, dan satwa liar yang mendukung fungsi kelestarian alam. 2) Mencemari lingkungan dengan segala akibatnya, termasuk residu pestisida. 3) Menimbulkan strain hama baru yang resisten terhadap pestisida. 4) Menimbulkan terjadinya resurgensi hama atau peristiwa meningkatnya populasi hama setelah diperlakukan dengan pestisida tertentu. 5) Menyebabkan terjadinya ledakan hama sekunder dan hama potensial. 6). Memerlukan biaya yang mahal karena sifat ketergantungan keberhasilan budi daya tanaman pada pestisida.

Beberapa pemakaian zat yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam:
1. Pembersih.
Salah satu contoh bahan pembersih adalah detergen. Detergen mengandung bahan aktif ABS (Alkil Benzena Sulfonat). Bahan ini merupakan bahan kimia yang sulit terurai oleh mikroorganisme, sehingga menyebabkan pencemaran air dan tanah. Selain itu, busa yang berlimpah dapat menutup permukaan air dan mengakibatkan pencemaran lingkungan.

2. Pewangi / Parfum.
Pewangi dalam bentuk semprot mengandung kloro fluoro karbon (CFC). Bahan ini menyebabkan tipisnya lapisan ozon. lapisan ozon yang semakin tipis bahkan jika berlubag, sangat berbahaya bagi kehidupan dibumi.

3. Pestisida.
Penggunaan pestisida yang berlebihan, dapat menyebabkan hama kebal terhadapnya, bahkan memicu munculnya spesies baru. Spesies ini hanya bisa dikendalikan dengan pestisida dalam dosis yg lebih tinggi lagi. Hal ini tentunya akan menimbulkan pencemaran yang lebih besar baik terhadap lingkungan ataupun manusia.Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.

Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.

  • Menebang pohon secara liar.
  • Tidak menaati undang2 mengenai alam .
  • Tidak melakukan Terasering di tanah curam, Tidak melakukan Lahan berpindah.
  • Membuang limbah tanpa di uraikan kembali.
  • Penebangan pohon liar
  • Membuang sampah sembarangan.
  • Menangkap ikan secara besar2an.
  • Pembakaran hutan liar.
  • Asap pabrik.
  • Asap kendaraan.

Dampak Penebangan Hutan Secara Liar adalah sebagai berikut :

1. Hilangnya kesuburan tanah.
Ketika hutan di babat pohon-pohonnya, hal ini mengakibatkan tanah menyerap sinar matahari terlalu banyak sehingga menjadi sangat kering dan gersang. Hingga nutrisi dalam tanah mudah menguap. Selain itu, hujan bisa menyapu sisa-sisa nutrisi dari tanah. Oleh sebab itu, ketika tanah sudah kehilangan banyak nutrisi, maka reboisasi menjadi hal yang sulit dan budidaya di lahan itu menjadi tidak memungkinkan.

2. Turunnya sumber daya air.
Pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air, melalui akar pohon menyerap air yang kemudian di alirkan ke daun dan kemudian menguap dan dilepaskan ke lapisan atmosfer. Ketika pohon-pohon ditebang dan daerah tersebut menjadi gersang, maka tak ada lagi yang membantu tanah menyerap lebih banyak air, dengan demikian, akhirnya menyebabkan terjadinya penurunan sumber daya air.

3. Punahnya keaneka ragaman hayati.
Meskipun hutan hujan tropis hanya seluas 6% dari permukaan bumi, tetapi sekitar 80-90% dari spesies ada di dalamnya. Akibat penebangan liar pohon secara besar-besaran, ada sekitar 100 spesies hewan menurun setiap hari, keanekaragaman hayati dari berbagai daerah hilang dalam skala besar, banyak mahluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan telah lenyap dari muka bumi. (baca : cara mencegah hutan gundul)

4. Mengakibatkan banjir.
Salah satu fungsi hutan adalah menyerap dengan cepat dan menyimpan air dalam jumlah yang banyak ketika hujan lebat terjadi. Namun ketika hutan digunduli, hal ini tentu saja membuat aliran air terganggu dan menyebabkan air menggenang dan banjir yang mengalir ke pemukiman penduduk. (baca : penyebab banjir )

5. Global Warming.
Deforestasi juga berdampak pada pemanasan global. Pohon berperan dalam menyimpan karbondioksida yang kemudian digunakan untuk menghasilkan karbohidrat, lemak dan protein yang membentuk pohon, dalam biologi proses ini disebut fotosintesis. Ketika terjadi deforestasi, banyak pepohonan yang dibakar, ditebang, yang mengakibatkan lepasnya karbondioksida di dalamnya, hal ini menyebabkan tingginya kadar karbondioksida yang ada di atmosfir. Dengan melihat dampaknya yang sangat mengerikan, maka pelestarian hutan perlu dan Harus segera dilaksanakan. Eksploitasi hutan yang terus menerus terjadi, berlangsung sejak dahulu hingga sekarang tanpa dibarengi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak.

Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal sudah kita ketahui, hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air. Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian semakin merebak dari dulu hingga kini, demikian pula penebangan hutan semakin tak terkendali, baik untuk memenuhi kebutuhan industri kayu , untuk bahan bagunan, bahan perkakas rumah tangga, maupun untuk bahan bakar. Kita bisa menghitung berapa volume kayu untuk semua kebutuhan tadi, dan berapa dari luar Jawa yang masuk, dan berapa yang dihasilkan oleh Perhutani.

Dampak Perburuan Burung secara liar : Burung di hutan menjadi sepi tanpa kicau burung (silent forest), juga mengganggung keseimbangan hutan / alam; yaitu burung yang menjadi penebar biji-bijian dan tumbuh tidak ada lagi, demikian juga penyerbukan tanaman menjadi terganggung akibat tidak adanya burung.

 

BACA JUGA :   SD Kelas 4 - PJOK - Gerakan Dasar Senam Irama

Anak-anak sangat senang belajar di luar kelas. Mereka merasa dekat dengan alam. Namun, di samping itu mereka juga sedih. Sawah yang sebelumnya menjadi tumpuan kehidupan ekonomi masyarakat kini sudah tidak lagi produktif, karena sudah tidak subur lagi.

Oleh karena sawahnya tidak lagi produktif, banyak masyarakat yang berpindah profesi dan bahkan ada yang berpindah tempat. Ada yang beralih profesi menjadi tukang bangunan, pedagang asongan, dan lain-lain. Ada juga yang mencari pekerjaan dan berpindah tempat tinggal ke kota.

Keseimbangan alam yang terganggu pada akhirnya juga mengakibatkan perubahan pada perilaku manusia.

1. Sosial .
Dahulu : Interaksi dan komunikasi dilakukan dengan tatap muka langsung (kunjungan) –
Sekarang : Dengan majunya teknologi komunikasi, interaksi dan komunikasi dilakukan dengan alat komunikasi, seperti telepon.
Masa Depan : Ketergantungan manusia akan alat komunikasi modern semakin besar.

2. Ekonomi :
dulu; kegiatan ekonomi dilakukan dgn sistem barter.
sekarang: kegiatan ekonomi dilakukan dengan mnggunakan uang.
masa depan : mungkin dilakukan dengan sistem online kalau jual beli barang cukup dengan transfer uang.

3. Pendidikan :
dulu; seorang guru lebih terdorong untuk mengabdikan diri dan guru sekrang: meningkatkn kecerdasan perstasi dan keterampilan.
masa depan : mempersiapkan siswa dengan menghadapi persaingn globalisasi.

4. Budaya :
dulu ; kehidupan berhubungan langsung dengan alam.
sekarang : alam dikendalikan dengan pengetahuan manusia menunjang kehidupan yang lebih baik.
masa depan: segala sesuatu bersifat canggih dan serba praktis.

Bagaimana Sikapmu ? Setuju atau tidak ?   apa alasannya.

1. Media massa dan elektronik memilik peran yang besar dalam mempengaruhi perubahan perilaku manusia.
Setuju. Karena penduduk bumi sekarang di era informasi, sangat tergantung akan media informasi dan elektronik, hampir tiap hari mereka menggunakannya.

2. Pendidikan bukan alat yang tepat untuk mengubah perilaku manusia.
Tidak Setuju. Pendidikan merupakan salah satu faktor untuk mengubah perilaku, misalnya kesehatan sekarang lebih maju. Kedokteran canggih yang dulu tida bisa di lakukan saat ini bisa dilakukan. Kemampuan menguasai teknologi hanya bisa terjadi apabila masyarakat mendapatkan pendidikan yang baik.

3. Perubahan perilaku manusia selalu berdampak negatif.
Tidak Setuju; Perilaku manusia berusaha untuk menjadi lebih baik; meskipun ada sebagian kecil yang berpikir negatif, atau tanpa sengaja berdampak buruk.

4. Orang yang tidak mau berubah adalah orang yang tidak mau maju.
Setuju. Orang harus berubah, terlebih berubah ke hal yang lebih baik dan maju.

5. Penggunaan teknologi modern cenderung merusak lingkungan alam.
Tidak Setuju. Teknologi modern bila di gunakan secara baik maka dampaknya juga baik, yang bukan teknologinya tetapi cenderung tujuan manusia sendiri yang salah, sebagai contoh teknologi nuklir bisa untuk sumber tenaga listrik, tetapi juga bisa untuk membuat Bom yang merusak.

 

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 9-3-1 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

Contoh : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN SMARTPHONE.

Dewasa ini kemajuan teknologi tidak terbendung khususnya perkembangan gadget atau lebih di kenal dengan nama smartphone.Gadget canggih udah bukan barang mewah lagi, sampai anak kecil pun udah pada punya gadget. Gadget yang beredar sekarang rata-rata berharga ratusan ribu untuk yang paling murah, hingga jutaan rupiah untuk gadget kelas menengah ke atas. Hal itu karena para produsen smartphone berlomba-loba untuk menggaet konsumen lebih banyak dengan menghadirkan smartphone yang murah-meriah yang di khususkan untuk kalangan menegah ke bawah agar mereka tidak ketinggalan teknologi dan dapat mengikuti perkembanagan teknologi. Gadget yang beredar saat ini rata-rata mempunyai sistem operasi Blackberry OS dengan Blackberry, Android OS dengan banyak vendor yang menggunakannnya seperti Samsung, Sony, HTC, dll serta IOS dengan Applenya. Masing-masing dari Operating System Smartphone tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi pada kesempatan kali ini akan di bahas bahaya penggunaan smartphone baik pada kalangan dewasa maupun anak-anak. Smartphone saat ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita. Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, saat berada di mana saja , kapan saja kita selalu tidak ketinggalan memainkan smartphone kita. Akan tetapi tahukah anda bahwa di balik kebiasaan kita yang hampir setiap hari tidak bisa pisah dari smartphone itu menimbulkan dampak negatif yang cukup mencengangkan bagi kesehatan fisik maupun psikis kita. Utnuk mengetahui dampak negatif yang di timbulkan oleh smartphone bagi kesehatan marilah kita simak uraian berikut:

Dampak negatif bagi kesehatan fisik.
1.Penglihatan menjadi terganggu. Dalam dunia kedokteran di kenal istilah Computer Vision Syndrome/CVS yang merupakan gejala (sindrom) yang di akibatkan karena sering melihat layar, dalam hal ini termasuk layar smartphone. Gejala-gejala akibat CVS Mata kering/Dry Eyes. Normalnya mata kita akan berkedip 16-20 kali permenit, akan tetapi saat melihat layar handphone mata kita hanya berkedip 6-8 kali permenit. Bisa kita bayangkan mata kita kan menjadi kering bila dalam semenit hanya berkedip selama 6 kali.
2.Sakit kepala. Ini di akibatkan karena posisi leher yang salah dan tegang pada mata yang memicu timbulnya sakit kepala karena seringnya melihat layar handphone.
3.Pandangan kabur (Blurry Vision). Hal ini akibat dari tegangnya otot mata yang tidak mampu fokus lagi pada jarak yang berbeda Bisa mengakibatkan terjadinya rabun jauh. Seringnya melihat layar pada waktu yang lama dapat meregangkan otot mata yang mana didesain untuk fokus secara alami pada jarak 20 kaki.
4.Timbulnya gangguan pendengaran akibat terlalu lama meggunakan speaker. Pengguna yang rata-rata menggunakan 10 menit atau lebih dalam sehari dapat meningkatakan resiko mendapatkan gangguan pendengaran.
5.Kelainan postur tubuh. Biasanya gangguan arthritis serta penyakit degeneratif lainyya banyak di temui pada usia 40-50 tahun. Akan tetapi kini di temukan juga pada pengguna smartphone berusia muda akibat postur tubuh yang salah.

a. Sebutkan contoh perubahan perilaku manusia yang terjadi pada bacaan tersebut! Terlalu sering menggunakan Smartphone.

b. Jelaskan faktor penyebab perubahannya! dari Komunikasi manusia ke manusia menjadi komonikasi dengan alat, bahkan menggunakan alat / smarphone untuk hiburan terus menerus.

c. Jelaskan dampak perubahan perilaku manusia pada bacaan tersebut! berdampak negatif penurunan hubungan manusia dengan manusia lain; dan buruk terhadap kesehatan karena pola yang salah dalam penggunaan alat tersebut.

 

BACA JUGA :   Alat Pernafasan Pada Hewan - Materi Pelajaran SD Kelas 5

Amatilah kehidupan bertetangga di daerah tempat tinggalmu.
Fokuskan pengamatan pada kebutuhan-kebutuhan dalam hidup bertetangga. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut!

No. Aspek Kebutuhan Contoh kebutuhan
1. Jasmani

2. Rohani

2. Mengapa kita harus saling memenuhi kebutuhan hidup dalam bertetangga?

 

3. Apa yang akan terjadi jika di antara tetangga tidak ada sikap saling memenuhi kebutuhan ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *