SD5 – IPA – Daur Air

Sumber : http://gretha.my.id/audiobuku/sd-kelas-5-ilmu-pengetahuan-alam-5-bse-saling-temas-choiril-a/

Air memberi kehidupan pada semua makhluk hidup. Dengan demikian, air digunakan secara terus-menerus oleh semua makhluk hidup. Apakah air yang ada di bumi ini dapat habis? Sebenarnya air yang ada di bumi ini tidak akan pernah habis. Akan tetapi, mengapa akhir-akhir ini banyak daerah mengalami kekeringan?

Air memang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di dunia. Air tidak pernah habis. Air senantiasa tersedia di Bumi karena air selalu mengalami daur atau siklus. Namun, walaupun air mengalami daur, negeri kita sering dilanda kekeringan. Salah satu penyebab kekeringan berasal dari kegiatan manusia. Apa saja kegiatan manusia yang memengaruhi daur air? Mari simak uraian berikut untuk mengetahui jawabannya!

A, Daur Air dan Kegiatan Manusia yang Memengaruhinya.

Manusia dan makhluk hidup lain tidak dapat lepas dari air. Air memang diperlukan bagi kehidupan kita. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan tidak terkecuali untuk pusat pembangkit listrik. Untungnya, air senantiasa tersedia di Bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam. Mengapa air selalu tersedia di Bumi? Hal ini karena air mengalami daur (siklus).

A-1, Daur Air. 

Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi. Daur air ini terjadi melalui proses evaporasi (penguapan), presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan). Perhatikan skema proses daur air di bawah ini!

Air di laut, sungai, dan danau menguap karena pengaruh panas dari sinar matahari. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan kemudian akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan juga ada yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau. Kondisi ini akan menambah jumlah air di
tempat tersebut.

Air di sungai akan mengalir ke laut. Di lain pihak sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan.
Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah. Secara sederhana daur air dapat digambarkan seperti di samping ini.

 

BACA JUGA :   SD Kelas 6 - Perkembangbiakan Manusia

Tampak gambar bagan proses daur air : Air – Evaporasi – Uap air – Presipitasi – Udara Jenuh uap air – Kondensasi – Awan – Hujan, kembali ke siklus awal air.

Akhir-akhir ini kekeringan terjadi di mana-mana. Padahal secara teori, air tidak akan pernah habis. Apakah faktor yang memengaruhinya? TErjadinya gangguan pada siklus air tersebut.

 

A-2 KegiatanManusiayang Memengaruhi Daur Air.

Coba amati kembali proses daur air di depan! Proses daur air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang mengalir di permukaan tanah dan masuk sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Ada juga air yang tergenang membentuk danau.

Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air).

Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah peresapan air biasa terdapat di hutan-hutan. Tetumbuhan hutan mampu memperkokoh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi akan teresap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kokoh dan tidak mudah longsor.

Nah, menyimak uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan.
Saat ini telah banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Biasanya hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan- kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan.

Di perkotaan hingga di pedesaan kini marak pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton. Penutupan tanah dengan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan.

BACA JUGA :   SD6 - Perkembangbiakan pada Hewan

Nah, apa kira-kira akibatnya jika daerah peresapan air semakin berkurang? Apabila daerah peresapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.
Apa tindakan kita agar daur air di bumi berjalan baik? Coba lakukan kegiatan berikut!

Daur air merupakan sebuah proses yang berkesinambungan. Kita akan menikmati air sampai waktu yang tidak terbatas apabila daur air tersebut tidak terganggu. Kegiatan apa saja yang dapat memengaruhi atau mengganggu proses daur air? Diskusikan topik tersebut bersama teman-temanmu! Catatlah hasil diskusi secara rapi di dalam buku kerjamu!

Saat ini ketersediaan air semakin berkurang akibat kegiatan manusia. Kini saatnya kita memulai tindakan penghematan air. Menurutmu tindakan seperti apa yang dapat dilakukan untuk menghemat air?

 

B, Tindakan Penghematan Air.

Cobalah kamu mengamati penggunaan air di rumahmu! Air digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, memasak, dan mencuci piring. Berapa banyak air yang digunakan di rumahmu setiap hari?
Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetapi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat, terutama jika air diperoleh melalui pompa air listrik atau PDAM. Semakin sering kita menghidupkan pompa tersebut, semakin besar tagihan listrik yang harus kita bayar. Demikian juga jika kita menggunakan air dari PDAM. Semakin banyak air yang kita pakai, tagihan air perbulannya juga semakin besar. Mungkin kamu belum dapat membayangkan tentang pemborosan penggunaan air. Nah, melalui kegiatan berikut, kamu akan mengetahui salah satu sebab pemborosan penggunaan air.

Percobaan : Mengetahui Tingkat Pemborosan Air.
1, Sediakan satu buah gelas (ukuran ±300 mL)!
2, Bukalah keran air sekecil mungkin sehingga air hanya menetes perlahan-lahan! Apabila tidak ada kran air di sekolahmu, dapat diganti dengan penampung air, misalnya ember atau kaleng bekas. Buatlah lubang kecil pada penampung air itu, kemudian isilah dengan air hingga penuh! Usahakan lubang itu cukup kecil sehingga air hanya keluar dengan menetes.
3, Tampunglah tetesan air tersebut hingga gelas penuh!
4, Catatlah waktu yang diperlukan oleh tetesan air untuk memenuhi gelas tersebut!
5, Seandainya keran atau tandon air di rumahmu bocor sehingga air menetes seperti pada percobaan ini, berapa liter air yang terbuang sia-sia selama satu hari (24 jam)?
6, Tulislah laporan dan kesimpulan kegiatan ini, kemudian kumpulkan kepada bapak atau ibu guru!
Catatan: Lakukan kegiatan ini di dalam laboratorium bersama gurumu!

BACA JUGA :   SMP Kelas 1 - Besaran Fisika dan Pengukurannya

Percobaan di atas telah menunjukkan pemborosan air yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga. Dari jumlah air yang terbuang, kamu dapat memperkirakan pemborosan yang terjadi, bukan? Sekarang, apa tindakanmu untuk menghemat pemakaian air?

Air yang digunakan di rumah-rumah penduduk berasal dari sumur maupun ledeng (PDAM). Berdasarkan pengetahuanmu tentang pemborosan air, diskusikanlah bersama kelompokmu mengenai cara-cara menghemat air! Jangan lupa mencatat hasil diskusi di dalam buku kerjamu!

Tindakan penghematan air dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.
a, Menutup kran setelah menggunakannya. Ingat, jangan sampai air bersih terbuang sia-sia!
b, Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman. Hal ini dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan air bersih.
c, Tidak mencuci kendaraan setiap hari. Membersihkan kendaraan bisa dengan mengelapnya saja.
d, Menggunakan air seperlunya, artinya tidak berlebih-lebihan untuk keperluan apa pun.
Itulah beberapa cara penghematan air. Terapkanlah dalam kehidupanmu sehari- hari! Usahakan untuk menghemat air, terutama di lingkungan keluargamu!

Rangkuman :

1, Daur air dimulai dari menguapnya air dari berbagai sumber. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan udara tidak dapat lagi menampung uap air. Jika suhu uap air turun, uap air ini akan berubah menjadi titik-titik air (mengembun). Titik-titik air ini membentuk awan. Titik-titik air turun menjadi hujan.

2, Kegiatan yang memengaruhi daur air sebagai berikut.
a,Penebangan pohon secara liar.
b,Betonisasi atau pengaspalan jalan, terutama jalan-jalan di kampung.

3.Cara menghemat air sebagai berikut.
a,Menutup keran setelah menggunakannya.
b,Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman.
c,Tidak mencuci kendaraan setiap hari.
d,Menggunakan air seperlunya.

 

1.Air di bumi tidak pernah habis walaupun terus-menerus digunakan. Hal ini disebabkan air mengalami . . . .
a, penambahan.
b, perputaran.
c, pencampuran.
d, pengurangan.

Jawab : B – Perputaran air atau sering di sebut Siklus Air.

2.Air hujan dapat menjadi air tanah karena proses . . . .
a, penguapan.
b, pengembunan.
c, pengendapan.
d, peresapan.
Jawab : D-Peresapan, yaitu peresapan air hujan kedalam tanah.

3.Uap air naik ke udara membentuk . . . .
a, awan.
b, pelang.i
c, air.
d, es.

4.Uap air yang suhunya turun akan ber- ubah menjadi air. Air ini akan berkumpul di angkasa kemudian turun menjadi . . . .
a.hujan c. angin
b.kabut d. pelangi

5.Air di permukaan Bumi mengalami penguapan karena mendapat . . . .
a.panas bumi
b.panas matahari
c.tiupan angin
d.terpaan hujan

6.Air di Bumi selalu tersedia karena adanya . . . .
a.lautan c. mata air
b.hujan d. daur air

7.Pohon-pohon mempunyai arti penting dalam daur air. Pohon-pohon tersebut berfungsi untuk . . . .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *