SD4 – Tema 3 – Peduli terhadap Makhluk Hidup – Bagian 1 – Hewan dan Tumbuhan

Tema 3 – Peduli terhadap Makhluk Hidup .

Subtema 1 – Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku.
Subtema 2 – Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku.
Subtema 3 – Ayo Cintai Lingkungan.

TEMA 3 – Peduli Terhadap Makhluk Hidup.

Kami akan belajar mengenal pahlawan-pahlawan yang ada di Indonesia agar kami lebih memahami perjuangannya dan nilai-nilai positif yang bisa dicontoh.

Kerja Sama dengan Orang Tua : Ajaklah orang tuamu untuk membaca teks tentang pahlawan. Setelah itu diskusikan sikap-sikap positif dari pahlawan tersebut yang bisa kamu contoh.

Belajar dari Lingkungan : Kamu bisa mengamati orang-orang di sekitar kamu yang mempunyai semangat juang untuk orang lain.

Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku.

Tahukah kalian makanan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia? Bacalah atau Dengarkan teks berikut dalam hati. Pahamilah isinya dengan baik.

Padi adalah tanaman yang sangat penting di Indonesia. Padi menghasilkan beras. Banyak penduduk Indonesia yang mengonsumsinya. Padi dapat tumbuh di daerah panas dengan curah hujan tinggi. Daerah utama penghasil padi adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Karawang, Jawa Barat, dikenal sebagai lumbung padi nasional.Pertumbuhan padi dibagi menjadi 3 tahap besar. Pertama-tama, benih atau biji padi dimasukkan ke dalam karung goni dan direndam satu malam di dalam air mengalir supaya perkecambahan benih bersamaan. Selanjutnya, benih-benih ini ditanam di lahan sementara. Petani juga mengairi, memberi pestisida dan pupuk pada tanaman ini. Bibit yang telah siap dipindahtanamkan ke sawah. Biji atau benih tadi akan tumbuh berkecambah hingga muncul ke permukaan. Bakal akar dan tunas menonjol keluar. Lalu, batangnya memanjang. Selanjutnya, tanaman padi berbunga hingga gabah matang, berkembang penuh, keras, dan berwarna kuning. Gabah adalah bulir padi yang terbungkus dalam sekam (kulit padi). Gabah ini nantinya yang akan dijadikan benih lagi.Tahap pertumbuhan padi berlangsung antara 110 hari hingga 130 hari. Setelah panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga sekam (kulit padi) terlepas dari isinya. Bagian isi inilah, yang berwarna putih, kemerahan, ungu, atau bahkan hitam, yang disebut beras.

Jawablah pertanyaan berikut!
1. Apa isi bacaan di atas? Tentang Makanan Pokok yaitu Beras, dan Cara menanam Padi sampai dengan menghasilkan Beras untuk memenuhi makanan pokok Indonesia yaitu Beras atau Padi Tersebut.

2. Mengapa tanaman tersebut penting bagi masyarakat Indonesia? Karena sebagian besar pendudukan Indonesia makanannya adalah Nasi dari Beras / padi tersebut.

3. Dimana tanaman tersebut dapat tumbuh? Padi dapat tumbuh di daerah panas dengan curah hujan tinggi

4. Berapa lama proses tanaman tersebut?  110 sampai dengan 130 hari

5. Apa yang dimaksud dengan gabah? Gabah adalah buah dari padi, masih berkulit, setelah tidak berkulit disebut beras, setelah di tanak menjadi Nasi.

Tukarkan jawabanmu dengan seorang teman. Diskusikan jika ada perbedaan antara jawabanmu dengan jawaban teman.

Indonesia memiliki beragam tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan pokok. Beras (padi), sagu, dan singkong adalah beberapa di antaranya. Di daerahmu pasti banyak tumbuhan yang dapat dimanfaatkan. Ada mangga, pisang, seledri, tebu atau lainnya. Pilihlah salah satu tanaman yang sering kamu manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tulislah pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang tanaman tersebut. Pertanyaanmu harus dapat menjawab rasa ingin tahumu.

Karena banyak dikonsumsi oleh masyarakat, tanaman padi bisa saja berkurang jumlahnya . Oleh sebab itu, petani harus menjaganya.

Berikut adalah beberapa cara untuk mempertahankan padi tetap dapat dinikmati masyarakat Indonesia.
1. Menjaga bibit agar dapat ditanam kembali.
2. Menjaga lahan pertanian. Jangan sampai lahan digunakan untuk kebutuhan lainnya, misalnya dijadikan untuk mendirikan bangunan.
3. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Sampah akan menyebabkan banjir. Apabila terjadi banjir, maka tanaman padi tidak akan tumbuh.
4. Saluran air dijaga agar tetap mengalir.
5. Penggunaan beras yang tidak berlebihan. Jumlah penduduk yang meningkat akan meningkatkan kebutuhan yang besar terhadap padi. Penggunaan beras sesuai kebutuhan akan sangat membantu.

Berdasarkan penjelasan di atas, tulislah pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang bagaimana melestarikan tanaman yang kamu pilih. Selain itu, tulislah juga pertanyaan mengenai bagaimana menjaga keseimbangan agar tanaman tersebut tidak habis.

Pantai.
Pantai adalah daerah yang berbatasan langsung dengan laut, Pantai ada yang landai dan ada pula yang terjal. Pantai yang landai biasanya digunakan untuk objek wisata.

Dataran Tinggi.
Dataran tinggi adalah permukaan bumi yang ketinggiannya 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi biasanya dimanfaatkan untuk peristirahatan, objek wisata dan usaha perkebunan.

Dataran Rendah.
Dataran rendah adalah permukaan bumi yang datar dengan ketinggian kurang dari 200 meter dari atas permukaan laut. Pada umumnya dataran rendah berada di sekitar pesisir pantai. Dataran rendah banyak digunakan untuk berbagai keperluan, di antaranya pertanian, peternakan, perumahan dan industri serta beberapa jenis kegiatan perkebunan seperti perkebunan kelapa dan tebu.

Berikut ini adalah mata pencaharian yang ada di Indonesia berdasarkan pembagian daerahnya.
a. Mata Pencaharia Daerah Pantai
Daerah pantai yang landai merupakan lahan bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, karena selain lautnya tenang juga pantai yang landai merupakan tempat yang kaya akan ikan. Kehidupan penduduk di provinsi yang wilayahnya berupa kepulauan dengan pulau-pulau kecil, seperti Nusa Tenggara dan Kepulauan Maluku. Pada umumnya, selain menangkap ikan, mereka juga menyelam untuk mengambil mutiara dan budidaya rumput laut dan kerang mutiara. Sedangkan, di daratan pantai nelayan membudidayakan tambak ikan, komoditi yang diunggulkan adalah bandeng dan udang.

b. Mata Pencaharia Daerah Dataran Rendah,
Daerah rendah yang landai merupakan lahan yang baik untuk pembudidayaan pertanian, perkebunan, palawija, dan lain-lain. Kondisi yang demikian makin mendukung karena iklim Indonesia yang tropis menyebabkan lamanya penyinaran sinar matahari terhadap bumi banyak menyebabkan turunnya curah hujan dan banyaknya proses pelapukan, baik yang terjadi pada tumbuh-tumbuhan maupun yang terjadi pada bebatuan. Hal ini memungkinkan suburnya tanah yang ada di wilayah Indonesia. Selain dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, atau palawija, dataran rendah yang landai juga menyimpan potensi yang lain, misalnya terdapat sungai-sungai dan danau yang airnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kehidupan.

c. Mata Pencaharia Daerah Dataran Tinggi,
Dengan relief yang beranekaragam, Indonesia juga memiliki wilayah yang beriklim. Junghun telah membuat zonasi yang didasarkan pada ketinggian tempat, karena ketinggian tempat sangat berpengaruh terhadap suhu udara. Zonasi, artinya pembatasan wilayah berdasarkan ketinggian di atas permukaan air laut. Dengan zonasi ini, Indonesia dapat merealisasikannya dalam hal teknik kesesuaian cuaca, misalnya untuk kelapa dan tebu ditanam di daerah tropis, tetapi jika dipaksakan menanam di daerah dataran tinggi, hasilnya tidak akan memuaskan.
Pada ketinggian antara 700 meter cocok untuk perkebunan karet, lebih dari 700 meter lebih cocok untuk ditanami perkebunan teh, dan di atas 1.000 meter cocok untuk ditanami hutan pinus. Gunung api juga memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Belerang, sumber air panas, panorama indah, sumber energi panas bumi, seperti kawah Kamojang, kawah Gunung Salak.

Tulislah pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang karakteristik alam di mana tumbuhan pilihanmu hidup. Tambahkan pertanyaanmu ke dalam daftar pertanyaan sebelumnya.
Nah, sekarang kamu memiliki daftar pertanyaan yang sangat banyak dan beragam mengenai tumbuhan yang kamu pilih. Simpan pertanyaanmu baik- baik.

Pembelajaran 2.

Apa lagi manfaat tumbuhan di sekitar kita? Apa hak dan kewajiban kita?

Sebelumnya kamu sudah belajar tentang tanaman padi. Betapa banyak manfaat padi. Sebagian besar orang Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan utama. Begitu juga Beni. Beni makan nasi sebagai makanan pokoknya.

Setiap hari Beni, Adik, dan kedua orangtuanya selalu makan malam bersama. Di keluarga Beni semua orang diberi kesempatan untuk mengambil nasi sendiri. Ibu Beni selalu berpesan, ambil secukupnya. Adik Beni, sering tidak menghabiskan nasinya. Alasannya karena ia sudah kenyang. Sering kali Ibu mengingatkannya. Namun, adik Beni belum juga mau menghabiskannya. Berbeda dengan adiknya, Beni selalu menghabiskan makanannya. Dia selalu mengambil secukupnya.

Diskusikan dengan kelompokmu.
1. Apa yang dilakukan adik Beni terhadap makanannya? Jelaskan alasanmu.
Jawab : Mengambil Makanan berlebih, sehingga makanan selalu bersisa, merupakan tindakan yang tidak bijaksana, tidak hemat dan menyia-nyiakan makanan.

2. Apa yang dilakukan Beni terhadap makanannya? Jelaskan alasanmu.
Jawab : Makan secukupnya, sehingga makanan selalu habis tidak bersisa, merupakan tindakan yang bijaksana, hemat dan tidak menyia-nyiakan makanan.

3. Manakah yang menurutmu telah bersikap bijak terhadap makanan? Beni atau adiknya? Jelaskan alasanmu. Beni yang bijaksana.

4. Ketika adik Beni membuang makanan, siapa saja yang dia rugikan? Jelaskan alasanmu.
Orangtua yang telah bekerja dn menyiapkan, Pak tani yang telah menanam dan merawat padi sampai berbuah.

5. Ketika adik Beni makan malam, apakah dia sudah mendapatkan haknya? Jelaskan alasanmu.
Sudah, yaitu hak untuk dicukupi kebutuhan terhadap makanan.

6. Ketika adik Beni membuang makanannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan alasanmu.
Belum melakukan kewajiban, seharusnya menjaga makanan dengan memakan sampai habis tidak menyia-nyiakan makanan.

7. Ketika Beni menghabiskan makanannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan alasanmu. Sudah melakukan kewajiban,karenann di manfaatkan dengan baik;

Tanaman mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Selain untuk makanan, tanaman juga menghasilkan oksigen. Kita berhak menikmati manfaat dari tanaman. Namun, kita juga wajib untuk bijak menggunakannya. Salah satu cara bijak dalam menikmati manfaat dari tanaman adalah dengan tidak membuang-buang makanan.

Bayangkan kalau semua orang seperti adik Beni, berapa banyak nasi yang terbuang sia-sia setiap hari? Berapa banyak sumber daya alam dan energi yang terbuang setiap hari?
Bagaimana dengan kamu? Sudahkah kamu memanfaatkan makananmu dengan baik?

Proses Menyiapkan Nasi :

  1. Sawah dibajak selama Hari ke 1.
  2. Padi ditanam  , Hari ke 21-30 .
  3. Padi mulai berbiji  : Hari ke-100 .
  4. Padi dipanen : Hari – 120.
  5. Padi diambil dari sawah : Hari 122.
  6. Padi di jemur dan di giling hari ke – 130.
  7. Padi Menjadi beras siap di masak hari ke-132 .

Jadi lamanya waktu untuk proses menyiapkan nasi mulai dari bibit adalah 132 Hari. sehingga kita boleh menyia-nyiakan makanan tersebut.

Bijak memanfaatkan tumbuhan berarti kita menghematnya, tidak membuang-buangnya, tidak mengambil secara berlebih dan tidak merusaknya. Ketika kita tidak memanfaatkan tumbuhan dengan baik berarti kita sudah mengambil hak orang lain untuk menikmati lingkungan yang nyaman.

Cara pencegahan kepunahan tumbuhan:
1. Menebang hutan secara terencana. Pohon yang ditebang adalah pohon yang sudah tua. Penebangan pohon diiringi dengan reboisasi. Reboisasi adalah penanaman kembali hutan yang telah ditebang pohonnya. Penebangan dengan cara ini dinamakan sistem tebang pilih.
2. Melindungi dan mengembangkan tumbuhan. Perlindungan terutama dilakukan terhadap tumbuhan langka. Contohnya, Tumbuhan dilindungi di hutan wisata, kebun raya, dan hutan lindung. Selain itutumbuhan dapat dilindungi di taman nasional dan cagar alam. Khusus tumbuhan laut, tempat perlindungannya berupa taman laut.

Tahukah kamu bahwa diperkirakan 1,3 miliar ton makanan hilang atau dibuang setiap tahunnya. Fakta dari PBB. Diperkirakan 1,3 miliar ton adalah bilangan taksiran. Sekarang, bagaimana cara menaksirkan bilangan desimal? 

Untuk menaksirkan bilangan desimal kamu bisa membulatkannya. Caranya hampir sama dengan kamu membulatkan bilangan bulat.

Bagaimana cara melakukakan pembulatan bilangan desimal ke bilangan bulat? Bagimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke persepuluh? Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke perseratus Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal
Apa manfaat pembulatan bilangan desimal?
Bagaimana pembulatan membantumu memecahkan masalah?

Bilangan 0,1 sampai dengan 0,4  di bulatkan menjadi 0.

Bilangan 0,5 sampai dengan 0,9 dibulatkan menjadi 1.

Pra Karya :  KOLASE.

Keberadaan barang-barang bekas seperti, majalah lama, koran bekas, pakaian, kardus, kaleng, plastik kemasan, dan daun-daun kering di sekitar rumah kita acapkali dirasakan mengganggu kebersihan dan kenyamanan hidup.

Semua ini benar adanya jika barang-barang bekas itu hanya dilihat sebagai “limbah” atau rongsokan yang tidak berguna. Namun jangan buru-buru Anda buang barang-barang bekas itu sebab Anda dapat menyulap “limbah” itu menjadi barang-barang yang “berharga”. Sentuhan ide-ide kreatif yang segar dan ketrampilan artistik yang Anda miliki akan menghasilkanmacam kreasi kolase yang unik dan tidak ada duanya.

Pengertian dan Cara Membuat Karya Seni Kolase dengan Benar

Ketika masih di Sekolah Dasar Anda mengenal istilah “kolase” melalui aktivitas menghias kendi atau hiasan dinding dengan biji-bijian atau potongan perca. Mendekorasi permukaan suatu benda dengan menempelkan sesuatu di permukaannya adalah jenis kria yang tertua diciptakan oleh manusia. Menurut para ahli diperkirakan kegiatan ini bermula di Venice, Italia kira-kira pada abad 17 saat kota Venice menjadi terdepan dalam hal percetakan di Eropa. Seni kolase berkembang pesat di Perancis, Inggris, Jerman dan kota-kota lain di Eropa.

Pengertian Kolase

Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari bermacam-macam bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase adalah karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan bermacam-macam macam paduan bahan. Selama bahan itu dapat dipadukan dengan bahan dasar, akan menjadi karya seni kolase yang dapat mewakili persaan estetis orang yang membuatnya.

Pengertian dan Cara Membuat Karya Seni Kolase dengan Benar

Seni kolase berlawanan sifatnya dengan seni lukis, pahat atau cetak dimana karya yang dihasilkan tidak lagi memperlihatkan bentuk asal material yang dipakai. Pada seni lukis, misalnya, dari kanvas putih menjadi lukisan yang berwarna-warni. Dalam seni kolase bentuk asli dari material yang digunakan harus tetap terlihat. Jadi kalau menggunakan kerang-kerangan atau potongan-potongan foto, material itu wajib masih dapat dikenali bentuk aslinya meskipun sudah dirakit menjadi satu kesatuan.

Pemanfaatan bahan baku kolase yang bermacam-macam akan menghasilkan karakter bentuk kolase yang unik dan menarik yang dapat dibedakan menjadi : kolase dua dimensi dan kolase tiga dimensi untuk fungsi yang berbeda.

Unsur-unsur rupa yang terdapat pada kolase antara lain :

Titik dan Bintik: titik adalah unit unsur rupa yang terkecil yang tidak mempunyai ukuran panjang dan lebar, sedang bintik adalah titik yang sedikit lebih besar. Unsur titik pada kolase dapat diwujudkan dari butir-butir pasir laut. Sedang bintik dapat diwujudkan dari lada atau biji-bijian yang berukuran kecil dan sejenisnya.
Garis: adalah perpanjangan dari titik yang mempunyai ukuran panjang namun relatif tidak mempunyai lebar. Ditinjau dari jenisnya garis dapat dibedakan menjadi: garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus dan garis spiral. Unsur garis pada kolase dapat diwujudkan dari potongan kawat, lidi, batang korek, benang dan sebagainya.
Bidang: adalah unsur rupa yang terjadi sebab pertemuan beberapa garis. Bidang dapat dibedakan menjadi bidang horizontal, vertikal, melintang. Aplikasi unsur bidang pada kolase bisa berupa bidang datar (2D) dan bidang bervolume (3D).
Warna: adalah unsur rupa yang penting dan salah satu wujud keindahan yang dapat dicerap oleh indera penglihatan manusia. Warna secara nyata dapat dibedakan menjadi warna primer, sekunder dan tertier. Unsur warna pada kolase dapat diwujudkan dari unsur cat, pita/renda, kertas warna, kain warna-warni dan sebagainya.

Cara Membuat Karya Seni Kolase dengan Benar

Bahan-bahan pembuatan kolase antara lain:
1. Serutan Kayu
Untuk bahan kolase dapat digunakan serutan kayu yang wajib dikeringkan dahulu. Hal ini dimaksudkan agar warnanya tidak berubah, lalu serutan kayu dipotongpotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan siap untuk ditempel.

2. Kaca
Kaca yang digunakan adalah bekas potongan kaca yang biasa didapat di tempat orang yang memasang bingkai untuk gambar pajangan yang sudah tidak digunakanlagi. Agar kaca berwarna, dapat digunakan kaca biasa yang dicat. Kalau pemotong kacatidak ada, kaca dapat dibentuk dengan cara mengetok atau menghempaskan ke atas permukaan yang keras. Dengan cara ini akan diperoleh ukuran kaca yang tidak teratur dan tidak sama besar. Dalam pengolahan kaca diharapkan berhati-hati agar tidak terluka.

3. Batu
Batu yang cocok adalah batu akik sebab memiliki bermacam-macam warna, lalu diasah sehingga warnanya akan kelihatan lebih cemerlang.

4. Logam
Untuk kolase sebaiknya dipilih bekas-bekas logam yang gampang didapat, seperti seng, kuningan, dan aluminium. Plat logam dapat dipotong-potong dengan ukuran yang dikehendaki, lalu baru didatarkan ke bidang dasar kolase.

5. Keramik
Keramik mempunyai warna yang cukup banyak. Untuk keperluan membuat kolase dapat digunakan bekas potongan keramik untuk lantai rumah. Bahan ini dapat dipotongpotong, sesuai ukuran yang dikehendaki.

6. Tempurung (batok kelapa)
Untuk bahan kolase sebaiknya dipilih tempurung dari kelapa setengah tua sampai kelapa tua, lalu dibersihkan dari serat-serat sabut itu dihaluskan dengan ampelas. Setelah halus, baru dipotong dengan ukuruan yang dikehendaki.Tempurung dapat dipotong-potong dengan gergaji besi sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

7. Biji-Bijian
Biji-bijian diperoleh dari tumbuh-tumbuhan, biji-bijian ini banyak pula macamnya, demikian pula bentuk, ukuran, warna, dan teksturnya. Biji-bijian ini hendaknya dikeringkan terlebih dahulu agar warnanya tidak berubah lagi demikian pula penyusutannya. Bila perlu, dapat pula digoreng tanpa minyak.

8. Daun-daunan
Daun-daunan adalah bahan kolase yang sangat gampang diperoleh. Untuk dijadikan bahan kolase, diambil daun kering atau daun yang sudah gugur. Pilihlah warna daun kering yang berbeda-beda agar dalam penyusunannya menjadi sebuah lukisan atau desain akan lebih mudah.

9. Kulit-kulitan
Kulit-kulit berasal dari kulit buah dan kulit batang tumbuh-tumbuhan. Tidak semua kulit buah dapat dijadikan bahan kolase, demikian pula dengan kulit batang, kulit salak, kulit kacang tanah, kulit jeruk, dan kulit rambutan. Kulit batang yang dapat dijadikan kolase di antaranya: rambutan, kulit pisang, dan kelopak bambu. Semua kulit-kulitan haruslah dikeringkan dahulu sebelum digunakan sebagai bahan kolase, lalu dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

10. Kertas Bekas
Untuk bahan kolase sebainya dipilih kertas yang berwarna. Semua kertas berwarna pada dasarnya dapat dijadikan bahan kolase. Kertas-kertas bekas sampul, majalah, poster-poster, almanak-almanak, kemasan rokok atau kemasan produk-produk industri dapat pula digunakan sebagai bahan kolase. Dalam pemakaian, kertas dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.

Teknik Pembuatan Kolase

Siapkan bahan dari barang bekas, seperti koran, majalah, dan kertas. Media dan perangkat yang dibutuhkan: kalender bekas/kertas gambar, pewarna, gunting pensil, dan lem.
Buat gambar bunga (atau gambar lain yang kalian inginkan) di kalender bekas/kertas gambar.
Rencanakan penempelan bahan bekas pada gambar yang sudah kamu buat. Bahan bekas diberi pewarna terlebih dahulu.
Gunting atau sobek bahan bekas menjadi ukuran kecil.
Oleskan lem sedikit demi sedikit pada gambar yang akan ditempeli kertas.
Tempelkan guntingan atau sobekan bahan bekas tadi pada kertas.
Lakukan dengan rapi sesuai kreativitasmu. Usahan tempelan kertas tertata dengan rajin sehingga hasil kolase juga rajin.

Pembelajaran 3.

Lingkungan yang hijau berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Hal ini disebabkan manusia menghirup oksigen yang dihasilkan oleh tumbuhan. Ayo, kita bermain sambil berolahraga di lingkungan segar.

Hari ini kamu akan belajar tentang tumbuhan. Sebelumnya, kamu dan temanmu akan ke luar ruangan untuk berolah raga.

Bola Zig Zag,

Perlengkapan: 2 Bola kecil Aturan bermain:
1. Kelas dibagi menjadi dua kelompok, kelompok A dan B.
2. Setiap kelompok berbaris menghadap ke depan dan berhitung 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
3. Kelompok A dan B saling berhadapan.
4. Perhatikan siapa anggota kelompok di depanmu yang memiliki angka 1, 2, 3 dan seterusnya. Mereka adalah timmu.
5. Anggota nomor 1 melempar bola ke anggota di hadapannya yang memiliki nomor 2. Nomor 2 harus menangkapnya dan melemparkannya ke anggota no 3.
6. Kelompok yang menyelesaikan lempar tangkap tanpa menjatuhkan bola adalah pemenangnya.

Sebelum bermain, lakukan pemanasan terlebih dahulu. Perhatikan arahan dan contoh yang disampaikan gurumu.

Permainan bola zigzag ini dapat divariasikan dengan menggunakan dua bola. Satu bola dimulai dari ujung sebelah kiri dan bola yang lain dari ujung sebelah kanan dan dileparkan secara bersamaan sehingga permainan lebih menarik.

Setelah melakukan permainan, diskusikan keterampilan yang diperlukan dalam permainan bola zig zag tadi dengan menjawab pertanyaan berikut.
Apakah kamu sudah dapat melemparkan bola dengan baik? Jelaskan.
Apakah kamu sudah dapat menangkap bola dengan baik? Jelaskan.
Apa saja keterampilan yang diperlukan dalam permainan bola zig zag ini?
Apa rencanamu untuk lebih meningkatkan keterampilan dalam melempar dan menangkap bola?

Akar

Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya berada di dalam tanah. Untuk beberapa jenis tumbuhan, akar juga terdapat di atas tanah bahkan menggantung. Akar berfungsi sebagai bagian yang mengokohkan tumbuhan. Jika tumbuhan tidak memiliki akar, tumbuhan akan mudah dicabut, mudah roboh ketika diterpa angin, atau hanyut terbawa air ketika turun hujan.
Zat-zat mineral dan air yang dibutuhkan untuk membuat makanan diserap oleh akar dari dalam tanah. Namun, pada beberapa tumbuhan tertentu, akar tidak hanya berfungsi menyerap air dan mineral, tetapi juga berfungsi sebagai penyimpanan cadangan makanan, misalnya pada beberapa tumbuhan umbi-umbian.

Bunga
Bunga merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan.

Daun
Bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Daun banyak mengandung zat warna hijau yang disebut klorofil. Daun terdiri atas tangkai daun, dan helai daun.

Batang
Bagian tumbuhan yang berada di atas tanah adalah batang yang berfungsi sebagai tempat munculnya daun, bunga, dan buah. Batang juga berfungsi mengedarkan mineral dan air yang diserap akar, serta zat makanan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

Buah
Buah merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi melindungi biji.
Contohnya buah mangga dan buah apel. Buah terdiri atas daging buah dan biji. Bagian yang kita makan biasanya daging buahnya.

Biji
Biji merupakan hasil dari pembuahan yang terjadi akibat penyerbukan antara serbuk sari dan putik. Jika biji ditanam akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Biji itu berkeping. Biji ada yang berkeping satu dan ada yang berkeping dua. Biji berkeping satu disebut monokotil dan biji berkeping dua disebut dikotil.

Tahukah kamu bahwa beberapa dari bagian tumbuhan tersebut berfungsi untuk membuat tumbuhan tersebut lestari dan terjaga keseimbangannya, misalnya biji. Biji adalah cikal bakal bagi sebagian tumbuhan untuk terus bertahan sehingga tercipta keseimbangan dan kelestarian.
Bisakah kamu mencari bagian tumbuhan lain yang berfungsi untuk keseimbangan dan kelestarian tumbuhan tersebut?

Diskusikan secara berkelompok dan tuliskan hasilnya.

Setiap tumbuhan memiliki bagian-bagian yang bermanfaat bagi makhluk hidup lain. Di antara tumbuhan tersebut, ada yang memiliki bunga.
Bunga-bunga di sekitar rumah Lani terlihat sangat subur dan beraneka warna. Lani sangat rajin merawat bunga-bunga tersebut. Ia menyiramnya setiap hari dan memberikan pupuk secara teratur.
Bunga tersebut membuat lingkungan rumah Lani menjadi indah dan sejuk dipandang mata. Beberapa jenis bunga menghasilkan wangi, sehingga membuat udara di lingkungan rumah menjadi segar.

Jawablah pertanyaan berikut.
1. Apa kewajibanmu terhadap tanaman yang ada di sekitar?
    Jawab : memelihara yaitu menyiram, memupuk, menyiangi rumput.
2. Manfaat apa yang bisa kamu peroleh dari bunga? Jawab : sebagai bahan menghias ruangan, memberikan rasa indah.
3. Apabila tanamanmu berbunga wangi, apa yang sebaiknya kamu lakukan? Memelihara bunga tersebut dan tidak memetiknya berlebihan.

Memelihara tanaman adalah bagian dari kegiatan menjaga keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam

Ayo, kita menanam tanaman dengan langkah berikut.
1. Pilihlah satu macam biji yang bisa kamu tanam (tomat, kacang hijau, cabe atau lainnya).
2. Siapkan tanah dalam pot kecil, kaleng bekas atau lainnya.
3. Masukkan biji ke dalam tanah kira-kira 3 cm.
4. Siram tanah secukupnya.
5. Simpan tanamanmu di depan kelas.
6. Siramlah tanamanmu setiap hari.

 

BACA JUGA :   SD Kelas 4 - PJOK - Permainan Kasti
Pembelajaran 4.

Sikap baik apa lagi yang bisa kita lakukan untuk tumbuhan di sekitar kita?

Selain menggunakan dengan tidak berlebihan. Tanaman juga perlu kita rawat. Tanaman yang kita rawat menjadi subur. Ketika tanaman subur kita akan mendapatkan manfaat yang lebih baik dari tanaman.
Lani juga senang merawat tanaman.

Lani dan adiknya :
Lani Mempunyai tanaman yang ditanamnya di rumah. Setiap pagi dan sore hari, Lani selalu menyiram tanamannya. Selain menyiram Lani juga memberikan pupuk seminggu sekali. Tanaman Lani tumbuh dengan subur.
Adik Lani juga mempunyai tanaman yang ditanam di rumah. Seringkali, ia lupa untuk menyiram tanamannya. Ia juga jarang memberikan pupuk. Lani sudah sering mengingatkan adiknya. Namun, Adik Lani selalu lupa. Ia lebih senang menonton TV dan bermain. Tanaman miliknya layu dan hampir mati.

Diskusikan dengan kelompokmu.

1. Apa yang dilakukan Lani terhadap tanamannya? Jelaskan : Memelihara tanamannya sehingga tumbuh subur.
2. Apa yang dilakukan adik Lani terhadap tanamannya? Jelaskan : Sering lupa dan tidak memelihara tanamannya, sehingga tidak subur dan hampir mati.
3. Manakah yang menurutmu telah bersikap bijak terhadap tanaman? Lani atau adiknya? Jelaskan alasanmu. Jawab : yang terbaik adalah Lani, yaitu melaksanakan kewajiban memelihara tanamannya.
4. Ketika adik Lani tidak menyiram tanamannya, siapa saja yang dia rugikan?Jelaskan alasanmu. Yang dirugikan adalah Adik Lani sendiri, yaitu tidak bisa menikmati hasil tanamannya.
5. Ketika adik Lani lupa menyiram tanamannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan alasanmu. Tidak melakukan kewajibannya.
6. Ketika Lani menyiram tanamannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibanya? Jelaskan alasanmu. Ya sudah melaksanakan kewajibannya.
7. Mengapa memperoleh hak untuk mendapatkan tanaman subur itu penting? Karena tanaman yang subur akan menghasilkan panen yang baik. sehingga memenuhi kebutuhan kita.
8. Mengapa melakukan kewajiban untuk merawat tanaman itu penting? Yang dengan melakukan kewajiban memeliharan tanaman, kita akan mendapatkan hak memiliki tanaman yang subur dan akan memanen hasil yang baik dan banyak.

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 9.2.5 – LKS - Kayanya Negeriku – Pemanfaatan Kekayaan Alam di Indonesia

Tanaman perlu kita rawat agar terus bisa tumbuh. Oksigen yang diberikan oleh tanaman membantu kita untuk bernafas. Jika semua orang seperti adik Lani, bayangkan apa yang terjadi dengan semua tanaman? Apakah kamu sudah merawat tanamanmu dengan baik? Mengapa kita harus merawatnya?

Kegiatan Baik : memeliharan tanaman,

Kegiatan Buruk : Membakar tanaman atau hutan untuk kepentingan pribadi.

Bilangan Persen acuan,
Beberapa persen mudah untuk diingat. Bilangan-bilangan tersebut juga mudah untuk dioperasikan. Bilangan-bilangan persen berikut bisa kita jadikan acuan ketika kita membulatkan.

pembulatan-pecahan

0%   =   0,0   =    0

25%  =  0,25 = 1/4

50% = 0,5  =  1/2 =  2/4

75% = 0,75 = 3/4

100% = 1,0 = 1

Tabel Lain adalah :

0,1 =  1/10  =  10%
0,2 =  2/10 =   20%
0,3 =  3/10  =  30%
0,4 =  4/10 =   40%
0,5 =  5/10  =  50%
0,6 =  6/10 =   60%
0,7 =  7/10  =  70%
0,8 =  8/10 =   80%
0,9 =  9/10  =  90%
1,0 =  10/10 =   100%.

Membuat pertanyaan yang baik.

membuat-pertanyaan-yg-baik

  1. Sesuai dengan topik,
  2. Jawabannya bukan iya dan tidak,
  3. Menggali lebih banyak informasi,
  4. Diawali dengan apa, siapa, dimana, kapan dan mengapa dan bagaimana ,
  5. Pertanyaan fokus atau tepat sasaran.
  6. Bahasa yang benar.
  7. Antar pertanyaan berkesinambungan.

 

PADI

Padi umumnya tumbuh di daerah yang berhawa panas, banyak mengandung uap air, dan curah hujan yang cukup. Sinar matahari dan suhu sangat mempengaruhi tanaman padi. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi adalah 23 °C. Tinggi tempat yang cocok untuk tanaman padi berkisar antara 0-1500m di atas permukaan laut. Tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi adalah tanah sawah yang terdiri atas kandungan fraksi pasir, debu, dan lempung. Diperlukan pengairan yang cukup agar padi dapat tumbuh dengan baik.
Padi umumnya tumbuh di daerah yang berhawa panas, banyak mengandung uap air, dan curah hujan yang cukup. Sinar matahari dan suhu sangat mempengaruhi tanaman padi. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi adalah 23 °C. Tinggi tempat yang cocok untuk tanaman padi berkisar antara 0-1500m di atas permukaan laut. Tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi adalah tanah sawah yang terdiri atas kandungan fraksi pasir, debu, dan lempung. Diperlukan pengairan yang cukup agar padi dapat tumbuh dengan baik.

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 9-3-2 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

TEH
Teh umumnya tumbuh di daerah pegunungan. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tanaman teh adalah berkisar 13°C – 15° C dengan curah hujan tahunan tidak kurang dari 2.000 mm3.
Sinar matahari dan suhu udara sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman teh. Bila suhu mencapai 30° C, maka akan memperlambat pertumbuhan tanaman teh. Tanah yang cocok untuk tanaman teh adalah tanah yang subur dan banyak mengandung bahan organik dan biasanya terletak di lereng-lereng gunung atau perbukitan.

Apa kesimpulanmu tentang tanaman padi dan teh di atas?  Padi hidup di suhu 23 derajat Celcius (panas), di dataran rendah.  Teh di suhu rendah 13 – 15 derajat celcius, di dataran tinggi.

Apa perbedaan antara tempat hidup tanaman padi dan teh?  Padi didataran rendah, teh di dataran tinggi; Teh pada suhu dingin 13-15 derajat, pada pada suhu panas 23 derajat celcius.

Menurutmu, apakah padi bisa tumbuh dengan baik di pegunungan? Tidak , tidak cocok iklimnya.

Sebaliknya, apakah teh bisa tumbuh dengan baik di sawah? Jelaskan alasanmu. Teh tidak bisa tumbuh di dataran rendah.

Apakah keadaan alam (iklim dan bentuk muka bumi) mempengaruhi pertumbuhan tanaman? Jelaskan!
Sebelum menanam tumbuhan tertentu, apa saja yang perlu diperhatikan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik?

Tumbuhan akan tumbuh dengan baik apabila iklimnya sesuai dengan ciri tumbuhan tersebut.

Kondisi dan karakteristik alam yang berbeda mempengaruhi jenis tumbuhan yang hidup di sekitar wilayah tersebut. Ayo, cari tahu tentang kondisi dan karakteristik alam yang ada di sekitarmu (iklim, lapisan tanah, dan bentuk muka bumi). Tumbuhan apa saja yang cocok tumbuh di wilayah tersebut?
Kamu dapat menggali informasi dari berbagai sumber (buku perpustakaan, internet, atau narasumber).

Tumbuhan di sekitar kita memberi banyak manfaat bagi manusia. Selain untuk makanan, tumbuhan juga dapat dimanfaatkan untuk karya seni, seperti karya seni kolase yang telah kamu buat.

Pada pertemuan sebelumnya kamu dan teman-temanmu telah membuat kolase dari tumbuhan. Pamerkan kolase tersebut di meja masing-masing. Jelaskan hasil karyamu kepada teman satu kelompok secara bergiliran.
Amati hasil karya teman-temanmu tersebut dan beri komentar sebagai bentuk apresiasimu. Tuliskan pada potongan kertas yang telah disediakan di setiap meja.

Apresiasi seni merupakan suatu penilaian terhadap suatu karya seni, mulai dari mengenali, menilai, dan menghargai makna atau nilai-nilai yang terkandung dalam karya seni tersebut.

Pilih salah satu hasil karya temanmu. Tulis apresiasimu atas hasil karya tersebut dengan menjawab pertanyaan berikut.

Apakah kamu masih ingat cara melakukan penaksiran terhadap penjumlahan dan pengurangan pecahan? Coba taksir jumlah beras yang terdapat dalam 3 karung berikut!

Ada 3 karung,  A = 8 1/5 ;   B= 5 3/4 ;  C= 4 2/3  kg.

Taksirlah berat karung A dan B jika digabungkan.   8 + 6 = 14 kg

Taksirlah berat karung A dan C jika digabungkan. 8 + 5 = 13 kg

Taksirlah berat karung A, B, dan C jika digabungkan. 8 + 6 + 5  = 19 kg

Taksirlah selisih berat karung A dan B.   8 – 6 = 2 kg

Taksirlah selisih berat karung A dan C.  8 – 5 = 3 kg.

Taksirlah selisih berat karung B dan C.  6 – 5 = 1 kg.

INGAT !   0 – 0,4  dibulatkan ke bawah  ;  sedangkan 0,5 – 0,9 dibulatkan ke atas; baru di taksir.

 

Pembelajaran 6.

Apakah kamu masih ingat cara bermain bola zig-zag menggunakan bola kecil?
Hari ini kamu dan teman-temanmu akan mempraktikkan kembali permainan bola zig zag. Semakin sering berlatih, tentunya akan membuat kamu semakin terampil. Sebelum bermain, diskusikan kembali secara berpasangan bagaimana cara memainkan permainan tersebut. Diskusikan strategi yang akan kamu terapkan agar dapat melakukan permainan dengan baik secara berkelompok. Tuliskan hasil diskusimu pada kolom berikut.

Bagaimana sikap dan keterampilan yang baik dalam melakukan wawancara?
Agar hasil wawancara maksimal, maka pewancara perlu memperhatikan hal-hal penting berikut, baik sebelum melakukan wawancara, ketika melakukan wawancara, maupun setelah melakukan wawancara.

Sebelum Melakukan Wawancara,
1. Buat janji dan minta kesediaan narasumber untuk diwawancarai.
2. Tunjukkan kesan yang baik, misalnya datang tepat waktu.
3. Berpakaian dengan sopan.
4. Berbicara dan bersikap sopan.
5. Menyiapkan daftar pertanyaan yang sesuai dengan pokok permasalahan.
6. Pertanyaan yang baik mengandung unsur ADIK SIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana).
7. Berlatih agar tidak selalu membaca pertanyaan yang telah disusun.

Ketika Sedang Melakukan Wawancara,
1. Perkenalkan diri sebelum wawancara.
2. Sampaikan tujuan wawancara.
3. Mulai wawancara dengan pertanyaan yang ringan.
4. Cairkan suasana dengan menanyakan tentang kegemaran tokoh.
5. Jika suasana sudah cair, baru hubungkan dengan persoalan yang menjadi topik wawancara.
6. Sebutkan nama narasumber secara lengkap.
7. Bawa buku catatan, alat tulis, atau alat perekam saat melakukan wawancara.
8. Dengarkan pendapat dan informasi dari narasumber secara saksama.
9. Hindari menyela agar keterangan tidak terputus.
10. Hindari minta pengulangan jawaban dari narasumber.
11. Hindari pertanyaan yang berbelit-belit.
12. Hormati petunjuk narasumber.
13. Hindari pertanyaan yang menyinggung dan menyudutkan narasumber.
14. Mampu mengambil kesimpulan dan tidak semua jawaban dicatat.

Setelah Melakukan Wawancara,
1. Mohon diri.
2. Ucapkan terima kasih.
3. Sampaikan permohonan maaf jika selama wawancara ada hal yang kurang berkenan.

 

 

Bagaimana dengan tanaman yang kamu tanam sebelumnya?
Apakah dapat tumbuh dengan baik? Mengapa?
Sebelumnya kamu telah menanam tumbuhan dan merawatnya sesuai dengan jadwal yang telah kamu buat. Sekarang kamu akan melakukan refleksi tentang pertumbuhan dan perawatan terhadap tanaman tersebut dengan menjawab pertanyaan berikut.

Apakah tanamanmu yang kamu tanam dapat tumbuh dengan baik? Mengapa? Jelaskan.
Ya, karena di rawat dengan baik.
Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik selama merawat tanaman tersebut? Jelaskan.
Menyiram, memupuk, menyiangi rumput, menghilangkan hama, dll.

Apa yang belum kamu lakukan dengan baik? Jelaskan.
KAdang lupa.

Apa yang kamu pelajari terkait hak dan kewajiban dalam kegiatan menanam tersebut? Bila merawat dengan baik, melaksanakan kewajiban, akan mendapat hak yaitu mendapat tanaman yang subur.

Apa akibatnya kalau kita melalaikan kewajiban dalam merawat tanaman yang kita tanam? Tanaman kurang subur. tidak berbuah, dapat mati.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *