SD4.2.7. Agama Katolik : Tokoh Perjanjian lama

SD4.2.7. Agama Katolik : Gereja – Tokoh dalam perjanjian lama.

Pada Pelajaran 3 telah kita pelajari bersama mengenai hidup beriman di dalam masyarakat. Pada pelajaran ini, kita mempelajari “hidupberiman dalamGereja”. Bagian ini, secaralebihkhususkita akan mempelajari tradisi Gereja, khususnya tradisi doa sebagai ungkapan iman Gereja. Doa merupakan salah satu unsur yang penting di dalam kegiatan peribadatan Gereja. Namun, kita menyadari bahwa kehidupan doa yang terpelihara di dalam tradisi Gereja, tidak terlepas dari akar tradisi Yahudi di dalam perjanjian lama. Dari akar tradisi ini, Yesus memperkenalkan tata cara serta kehidupan doa di dalam setiap karya-Nya.

Pelajaran tentang doa ini terdiri dari hal-hal berikut.

A. Ungkapan Syukur Tokoh-tokoh Perjanjian Lama
B. Doa Syukur Gereja
C. Doa Pribadi
D. Doa Bersama
E. Doa Spontan

 

A. Ungkapan Syukur Tokoh-Tokoh di dalam Tradisi Perjanjian Lama.

Ungkapan syukur bangsa Israel tentu tidak terlepas dari Musa, yang telah memimpin mereka keluar dari Mesir. Ungkapan syukur atau madah Musa ditujukan untuk mengakui kemuliaan Tuhan Pencipta yang sempurna, setia, adil, dan benar. Tuhan yang mengasihi bangsa Israel, yang memiliki rencana indah bagi bangsa pilihan-Nya. Demikian pula ungkapan syukur Daud, yang mewarnai seluruh Mazmur ciptaannya. Di dalam nyanyiannya, Daud mengakui kesetiaan dan penyertaan Allah. Bimbingan, perlindungan, belaskasih serta pengampunan Tuhan, sangat ia rasakan. Apakah kita selalu bersyukur di dalam berbagai situasi hidup kita? Bersyukur bukan ungkapan jika kita telah berhasil, tetapi ungkapan iman kita. Kita bersyukur karena Tuhan selalu menyertai kita dalam berbagai situasi, baik suka maupun duka, ketika kita gagal maupun kita berhasil.

1. Pesan Kitab Suci tentang Ungkapan Syukur.

Bacalah teks Kitab Suci ini!

Nyanyian Musa.
(Ul 32:1-14)
Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku. Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan. Sebab nama TUHAN akan kuserukan: Berilah hormat kepada Allah kita, Gunung Batu, yang pekerjaan-Nyasempurna,karenasegalajalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia. Berlaku busuk terhadap Dia, mereka yang bukan lagi anak-anak-Nya, yang merupakan noda, suatu angkatan yangbengkok dan belat-belit.

BACA JUGA :   SD Kelas 4-2 Agama Katolik - Bab 4 Gereja

Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap TUHAN, hai bangsa yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?

Ingatlahkepadazamandahulukala,perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu, tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka mengatakannya kepadamu. Ketika Sang Maha tinggi membagi-bagikan milik pusaka kepada bangsa-bangsa, ketika Ia memisah-misah anak-anak manusia, maka Ia menetapkan wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Israel. Tetapi bagian TUHAN ialah umat-Nya, Yakub ialah milik yang ditetapkan bagi-Nya. Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya. Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia. Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras, dadih dari lembu sapi dan susu kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; dan domba-domba jantan dari Basan dan kambing-kambing jantan, dengan gandum yang terbaik; juga darah buah anggur yang berbuih engkau minum.

Jawablah pertanyaan berikut!
• Apa alasan Musa menyanyikan lagu itu?
• Apa isi nyanyian Musa tersebut?

Memasukiusiatuadanmenjelangwafatnya,Musamengenang kembali perjalanan hidup Bangsa Israel. Perjalanan sejarah di manaAllahtetapsetiakepadaumat-Nya. IamenyelamatkanIsrael dariperbudakandanpenganiayaan.Allahyangmenyelamatkan, membimbing dan menuntun Israel menuju tanah yang dijanjikan-Nya. Nyanyian ini merupakan ungkapan iman Musa, yang seharusnya mencerminkan iman Bangsa Israel terhadap Allah yang selalu menyertai mereka.
2. Mengenal Salah Satu Mazmur Syukur.
Tuhan adalah Gembalaku
(Bdk. Mzm 23:1-6)

BACA JUGA :   SD4.2.5. Agama Katolik : Menghormati Hidup.

Ayat 1
Tuhan adalah Gembalaku, Takkan kekurangan aku
Dia membaringkan aku, Di padang yang berumput hijau

Koor
Dia membimbingku ke air yang tenang Dia menyegarkan jiwaku
Dia menuntunku di jalan yang benar Oleh kar’na namaNya

Sekalipun aku berjalan Dalam lembah kekelaman

Ayat 2
Aku tidak takut bahaya, Sebab Engkau besertaku GadaMu dan tongkatMu, Itulah yang menghibur aku

Sekalipun aku berjalan Dalam lembah kekelaman
(Sumber: max4christ.blogspot.com/2010/07/tuhan-adalah-gembalaku.html)

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut!
• Apa latar belakang syukur atau pujian pada Mazmur tersebut?
• Apa perasaan yang diungkapkan oleh Daud?

Daud adalah gembala domba yang pandai menciptakan lagu pujian/Mazmur. Ia mengiringi nyanyian pujiannya dengan iringan kecapi. Nyanyian Daud diciptakan pada semua situasi kehidupan yang dihadapinya, ada lagu syukur, lagu pujian, lagu ratapan, lagu penyesalan, lagu gembira, ada pula lagu dalam kegagalan. Pada Mazmur 23 yang berjudul Tuhan adalah gembalaKu, Daud mengungkapkan pujian serta rasa syukurnya kepada Tuhan. Tuhan dilukiskan sebagai gembala yang setia, yang selalu menjamin hidup setiap orang, yang menjaga, dan melindungi. Gambaran Allah seperti itulah yang dirasakan dan dialami Daud di dalam hidupnya. Tentu saja gambaran Allah sebagai gembala tidak terlepas dari pengalaman hidupnya sebagai penggembala yang menjaga dan menggembalakan domba-domba miliknya.

Apakah aku suka berterimakasih kepada orang-orang di sekitarku? Apakah aku suka berdoa sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan?

 

3. Tata Cara dan Makna Perayaan Paskah Yahudi.

(Keluaran 12:1-12)
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir: “Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun. Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap- tiap rumah tangga. Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 8.1.2 - Daerah Tempat Tinggalku - Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

Kamu harus mengurungnya sampai hariyang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israelyangberkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya. Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit.

Janganlah kamu memakannya mentah atau direbus dalam air; hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perutnya. Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api. Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN. Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN.

Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
• Bagaimana bentuk perayaan Paskah Yahudi?
• Apa maksud perayaan Paskah Yahudi?

Untuk di Ingat.
Perayaan paskah Yahudi, merupakan perayaan syukur bangsa Israel. Mereka bersyukur atas pertolongan Allah yang membebaskan mereka dari perbudakan bangsa Mesir. Peristiwa pembebasan tersebut dirayakan setiap tahun sebagai perayaan syukur seluruh bangsa, dalam bentuk perjamuan syukur yang dilakukansecarabersama-sama.Perjamuanmakanpaskahterdiri dari perjamuan makan daging domba yang telah dipersiapkan menurut peraturan Tuhan. Daging tersebut dimakan bersama roti tidak beragi dan sayur pahit dengan cara makan yang buru-buru (lht. Kel 12:1-20).

4. Ungkapan Syukur kepada Tuhan
Renungkanlah pengalamanmu yang pantas kamu syukuri! Jika kita mengingat dan mengenang kembali pengalaman hidup kita, hal-hal baik apa yang pantas kita syukuri? Ungkapkanlah rasa syukurmudalambentukdoa,nyanyian, puisiatauniatuntukbertindak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *